Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Rekonstruksi Pendidikan Islam Transendental: Sintesis Kecerdasan Akal Dan Kekuatan Tauhid Dalam Pemikiran Buya Hamka Nurmansyah, Ahmad Hanafi; Fakhrullah; Abdussyukur
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2026): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol8.iss2.art11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep pendidikan Islam menurut Buya Hamka dan relevansinya terhadap problematika pendidikan modern di Indonesia. Di tengah arus globalisasi yang materialistik, dunia pendidikan sering kali terjebak dalam dikotomi antara sains dan agama yang mengakibatkan degradasi moral dan maraknya kasus perundungan di lingkungan sekolah. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menyintesis pemikiran Hamka mengenai integrasi tauhid, kemerdekaan jiwa, dan pembentukan Pribadi Hebat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan Hamka menawarkan model integratif yang memosisikan akal sebagai instrumen penemuan dan tauhid sebagai kompas moral. Hasil studi ini menyimpulkan bahwa relevansi pemikiran Hamka terletak pada reposisi peran guru sebagai Murabbi dan transformasi kurikulum berbasis integritas spiritual. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pendidikan Islam integratif yang mendamaikan ketegangan antara rasionalitas modern dan spiritualitas tradisional.
Model Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Terpadu Bunayya Kabupaten Gayo Lues Abdussyukur Abdussyukur
Inteligensia: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 2 (2021): September 2021
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/itg.v9i2.74

Abstract

Desain Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Terpadu Bunayya menggunakan target hafalan yang di susun oleh Koordinator Al-Qur’an bersama guru tahfizh berdasarkan target hafalan santri yang telah ditentukan saat rapat kerja (RAKER) pimpinan awal tahun ajaran baru. Koordinator Al-Qur’an bersama tim menentukan model pembelajaran tahfizd yang akan dilaksanakan diantaranya Tahsin, Talaqqi, Ziadah, setoran, murajaah, tasmi’, karantina Qur’an dan Wisuda Qur’an. Koordinator Al-Qur’an menentukan langkah-langkah pembelajaran yang harus diimplementasikan oleh guru Al-qur’an dalam pelaksanaan pembelajaran. Pelaksanaan Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Terpadu Bunayya dilakasanakan empat kali tatap muka setiap hari. Pelaksanaannya dimulai dengan kegiatan pembuka (salam, mengondisikan santri, membaca doa dan murajaah satu surah pendek), Kegiatan Inti (Tahsin, Tahfidz, Setoran, muraja’ah atau Tasmi’) dan Kegiatan Penutup (Penilaian dan Doa). Penilaian pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an yang dilakukan di Pondok Pesantren Terpadu Bunayya dengan sistem setoran hafalan dan tasmi’, bentuk penilaian harian, Mingguan, Bulanan dan Semesteran. Aspek yang dinilai adalah kefashihan, kelancaran hafalan dan capaian hafalan. Dan dilakukan pelaporan secara tertulis capaian hafalan santri kepada pimpinan pesantren dan orang tua santri melalui group whatsapp. Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Terpadu Bunayya terdiri dari 3 faktor yaitu faktor santri, faktor pendidik dan faktor ekternal (keluarga dan lingkungan, semua kendala dapat teratasi berkat terjalinnya kerjasama yang baik dari semua pihak yang terkait.
Parent-Child Communication Patterns in Digital Parenting Based on Islamic Religious Education Wiandani, Muhammad Alfan; Rosada, Rosiana Mahari; Lukianto, Fahmi Azis; Abdussyukur, Abdussyukur
FITRAH: International Islamic Education Journal Vol. 8 No. 1 (2026): Fitrah: International Islamic Education Journal
Publisher : Published by Center for Research and Community Service (LP2M) in cooperation with the Postgraduate Program of UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/fitrah.v8i1.9949

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes in family communication patterns, particularly between parents and children, which have impacted the process of Islamic religious education within the family. This study aims to analyze parent-child communication patterns in the digital parenting era and examine the role of family communication in fostering harmonious Islamic religious education. This study uses a qualitative approach with a literature study. Data were obtained through documentation studies from journals, books, and various relevant scientific sources, then analyzed using content analysis and qualitative descriptive techniques. The results show that the development of digital technology affects the quality of family communication, particularly the reduction in face-to-face interaction and emotional closeness between parents and children. In these conditions, digital parenting becomes an important approach that positions parents as guides, supervisors, and role models in the use of technology. Furthermore, open, compassionate communication based on Islamic values has been proven to strengthen the internalization of religious values and create family harmony. This study contributes to the development of Islamic Religious Education studies by integrating the concepts of family communication, digital parenting, and Islamic values as a relevant communication model in the digital era.