Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Salinitas yang Berbeda terhadap Embriogenesis dan Daya Tetas Telur Ikan Nila Salin (Oreochromis niloticus) pada Bak Inkubator Endah Sih Prihatini; Faisol Mas’ud; Fuquh Rahmat Shaleh; Moch Saad, S.Pi.,M.Si; Ika Purnamasari; Mukti Ali; M. Khairul Anam; Zahrul Arief Intasar
Grouper: Fisheries Scientific Journal Vol 14, No 1 (2023): Grouper : Jurnal Ilmiah Perikanan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v14i1.160

Abstract

Inkubator merupakan alat penetas telur ikan yang sudah sejak lama digunakan, aliran air yang dihasilkan di dalam inkubator terjadi upwelling air yang mengakibatkan telur ikan selalu bergerak dan terjadi oksigenasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh salinitas berbeda terhadap embriogenesis, daya tetas dan survival rate ikan nila salin pada bak inkubator serta untuk mengetahui salinitas terbaik yang dapat menghasilkan daya tetas telur dan survival rate ikan nila. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara observasi secara langsung dan dokumentasi. Observasi dilakukan dengan mengamati objek secara langsung apabila terjadi gejala-gejala pada subjek yang diteliti, observasi yang dilakukan yaitu proses embriogenesis, hatching rate dan survival rate. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan 4 ulangan. Masing-masing perlakuan diulangi 4 kali sehingga jumlah percobaan sebanyak 20 unit. Penempatan hewan uji coba ke dalam 5 perlakuan secara acak. Perlakuan A: salinitas 0 ppt  Perlakuan B: salinitas 5 ppt, Perlakuan C : salinitas 10 ppt, Perlakuan D : salinitas 15 ppt, Perlakuan E : salinitas 20 ppt. Analisis data yang digunakan menggunakan analisis ANOVA atau uji F, dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan untuk mengetahui signifikansi pengaruh perlakuan. Perlakuan salinitas berbeda pada penetasan telur ikan nila salin memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap embriogenesis, daya tetas dan suvival rate telur ikan nila salin pada bak inkubator. Perlakuan dengan salinitas 0, 5 dan 10 ppt merupakan salinitas terbaik untuk menghasilkan daya tetas dan survival rate tertinggi telur ikan nila salin di bak inkubator.
Sosialisasi Mitigasi Bencana Banjir dengan Melibatkan Peran Serta Masyarakat di Pesisir Danau Tempe Kabupaten Wajo Mukti Ali; Sri Aliah Ekawati; Ariuddin Akil; Mimi Arifin; Ihsan Ihsan; Wiwik Wahidah Osman; Yashinta K. Dewi; Abdul Rachman; Isfa Sastrawati; Marly Valenti P; Venny Veronica N; Laode Muh. Asfan Mujahid; Gafar Lakatupa; Sri Wahyuni; Jayanti Mandasari; Suci Anugrah Yanti; Dewa Sagita Alfadin N; Muh. Fachrul Razy; Masfirah Sriwulandari
JURNAL TEPAT : Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): Kesadaran Teknologi untuk Mengatasi Permasalahan Kemasyarakatan
Publisher : Faculty of Engineering UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jurnal_tepat.v6i1.294

Abstract

The coastal of Lake Tempe is located in Watallipue Village, Wajo Regency, which is one of the flood-prone residential areas. The flood disaster that occurred in the coastal area of Lake Tempe caused various problems to arise both from physical and non-physical aspects. Flooding in Watallipue Village occurs almost every year due to the overflow of Lake Tempe and surrounding rivers with heights ranging from 1m to 5m. Based on field observations, 100% of the coastal communities of Lake Tempe have been affected by floods. At the time of the flood, people living in a radius of 50-100m from the river bank were evacuated to a safe place because the flood reached a height of 5-6m. The purpose of this community service activity is to socialize flood disaster mitigation by involving community participation. The implementation method is in the form of community service. Data collection techniques are observation, documentation and interviews. The data analysis techniques are descriptive qualitative and spatial. As a first step, interviews and questionnaires were distributed to 56 respondents to determine the level of understanding of flood mitigation. Initial interviews showed only 23 of the 56 communities knew of the efforts that could be made in mitigating the impact of flooding. In addition, there are only 12 people who know the importance of signs, evacuation routes and temporary evacuation sites. Based on these conditions, socialization was carried out in the form of FGDs related to the concept of disaster mitigation by involving the community. The form of implementation of this concept is that the community plays a role in determining evacuation routes during floods, determining evacuation points in the area around the residence and compiling efforts to reduce the risk of flooding in the coastal area of Lake Tempe. The community conveyed that they were active in discussions and had high hopes for the government's assistance in efforts to mitigate flood disasters on the shores of Lake Tempe. The results of this activity show an increase in public understanding of flood mitigation. The post-test results showed that 56 respondents (100%) understood the efforts that can be made in reducing the impact of flood disasters and the importance of providing signs, evacuation routes and temporary evacuation sites.
Homeschooling: Sebuah Model Pendidikan Alternatif Berbasis Keluarga Sadiyah Sadiyah; Anis Setiyanti; Mukti Ali; Nur Hamid; Wildan Syauqi
Journal Education And Islamic Studies Vol 1 No 2 (2023): Journal Education And Islamic Studies
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062//JEDIES.2023.v1i2.332/4

Abstract

Homeschooling is an alternative approach to education that is currently a topic of extensive discussion within the community, among parents, and among educational professionals. This discussion often revolves around concerns related to how children socialize when they are educated at home. In homeschooling, parents take on the responsibility for their child's education and are directly involved in the teaching process. Research indicates that homeschooling is gaining traction in Indonesia due to a lack of trust in formal schools. This lack of trust is rooted in concerns about constantly changing curricula, perceived burdens on students, a sense that children are treated as objects rather than active learners, limitations in nurturing children's creativity and intelligence, as well as emotional, moral, and spiritual considerations. Additionally, parents are worried about the negative external influences their children might encounter and express dissatisfaction with the formal school system. However, one notable drawback of homeschooling is that it tends to result in lower levels of horizontal socialization, meaning that homeschooled students may have limited exposure to a socially diverse and pluralistic environment. They are more likely to be isolated from broader social interactions. This study takes the form of a case study, and its main objective is to describe and understand the perceptions and backgrounds of students who participate in homeschooling, as well as to explore the challenges and issues associated with this educational approach.
Pengaruh Salinitas yang Berbeda terhadap Embriogenesis dan Daya Tetas Telur Ikan Nila Salin (Oreochromis niloticus) pada Bak Inkubator Endah Sih Prihatini; Faisol Mas’ud; Fuquh Rahmat Shaleh; Moch Saad, S.Pi.,M.Si; Ika Purnamasari; Mukti Ali; M. Khairul Anam; Zahrul Arief Intasar
Grouper: Jurnal Ilmiah Fakultas Perikanan Universitas Islam Lamongan Vol. 14 No. 1 (2023): Grouper : Jurnal Ilmiah Perikanan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v14i1.160

Abstract

Inkubator merupakan alat penetas telur ikan yang sudah sejak lama digunakan, aliran air yang dihasilkan di dalam inkubator terjadi upwelling air yang mengakibatkan telur ikan selalu bergerak dan terjadi oksigenasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh salinitas berbeda terhadap embriogenesis, daya tetas dan survival rate ikan nila salin pada bak inkubator serta untuk mengetahui salinitas terbaik yang dapat menghasilkan daya tetas telur dan survival rate ikan nila. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara observasi secara langsung dan dokumentasi. Observasi dilakukan dengan mengamati objek secara langsung apabila terjadi gejala-gejala pada subjek yang diteliti, observasi yang dilakukan yaitu proses embriogenesis, hatching rate dan survival rate. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan 4 ulangan. Masing-masing perlakuan diulangi 4 kali sehingga jumlah percobaan sebanyak 20 unit. Penempatan hewan uji coba ke dalam 5 perlakuan secara acak. Perlakuan A: salinitas 0 ppt  Perlakuan B: salinitas 5 ppt, Perlakuan C : salinitas 10 ppt, Perlakuan D : salinitas 15 ppt, Perlakuan E : salinitas 20 ppt. Analisis data yang digunakan menggunakan analisis ANOVA atau uji F, dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan untuk mengetahui signifikansi pengaruh perlakuan. Perlakuan salinitas berbeda pada penetasan telur ikan nila salin memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap embriogenesis, daya tetas dan suvival rate telur ikan nila salin pada bak inkubator. Perlakuan dengan salinitas 0, 5 dan 10 ppt merupakan salinitas terbaik untuk menghasilkan daya tetas dan survival rate tertinggi telur ikan nila salin di bak inkubator.
The Concept Of Implementing Active Learning Strategies In Islamic Religious Education Learning Firmansyah; Irja Putra Pratama; Mukti Ali; Miftahul Husni; Siti Fatimah
IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Vol. 5 No. 2 (2024): September
Publisher : Master of Islamic Studies Masters Program in the Postgraduate Institute of Islamic Studies Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ijgie.v5i2.3212

Abstract

This study aims to elaborate the concept of active learning strategy implementation in Islamic religious education learning, which will be divided into three main discussions, including: 1) the definition of active learning strategies; 2) components and supporting factors of active learning strategies; 3) various methods in active learning strategies; and 4) implementation of active learning strategies in Islamic religious education learning. This research uses a library research approach, to analyze the concept of implementing active learning strategies in Islamic religious education learning in Mel Silberman's book, Active Learning: 101 Strategies To Teach Any Subject. Data collection was carried out using documentation techniques, which were then analyzed inductively. The results showed that active learning strategy is a learning approach that invites students to engage directly through real experiences, empowering them to learn actively in various ways and strategies. Components such as experience, interaction, communication, and reflection are key in implementing active learning strategies. Factors such as teacher attitude and behavior play an important role in supporting active learning. The book "Active Learning: 101 Strategies To Teach Any Subject" by Silberman presents various strategies that can be adapted, including in the context of Islamic religious education learning, such as group resume method, learning starts with a question, information search, quiz team, everyone is a teacher here, and jigsaw learning. All of these will create a learning environment that motivates, engages, and improves students' understanding in Islamic religious education learning.
Peran Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah dalam Membangun Pranata Sosial Firmansyah, Firmansyah; Mukti Ali; Ade Rosad; Dwi Noviani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.7808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam membangun pranata sosial yang tangguh, dengan fokus pada kontribusi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif, toleran, dan berkeadilan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis deskriptif-analitis terhadap berbagai literatur terkait pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan pranata sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Islam tidak hanya membentuk individu yang religius, tetapi juga berperan sebagai katalisator perubahan sosial dengan menanamkan nilai-nilai keadilan, toleransi, dan kasih sayang yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat. Pembelajaran yang bersifat eksperiensial dan kontekstual terbukti efektif dalam menginternalisasi nilai-nilai sosial kepada peserta didik. Implikasi dari penelitian ini mengarah pada pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam yang lebih holistik dan kontekstual, yang tidak hanya berfokus pada aspek ritual keagamaan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sosial secara lebih praktis dan aplikatif. Dengan demikian, pembelajaran Pendidikan Agama Islam diharapkan dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat pranata sosial dan mengatasi tantangan sosial dalam masyarakat yang semakin pluralistik dan mengglobal.
Penyuluhan Kepemimpinan Islami: Strategi Komunikasi dan Manajemen Emosi Rasulullah SAW di Era Digital Rian, Rian Kartika Sari; Gina Agiyani; Mukti Ali
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan Kepemimpinan cerdas (smart leadership) yang merujuk pada keteladanan Nabi Muhammad SAW, dengan fokus pada dua kompetensi utama yang relevan dalam era digital: komunikasi efektif dan manajemen emosi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur yang bersumber dari perspektif Pendidikan Agama Islam, Ilmu Komunikasi, dan Sistem Informasi. Di tengah era digital yang sarat keterbukaan informasi dan komunikasi lintas platform, kemampuan Nabi Muhammad SAW dalam menyampaikan pesan secara persuasif dan empatik, serta keteladanan dalam mengelola emosi, menjadi inspirasi penting bagi pemimpin generasi milenial dan Z. Hasil kajian menunjukkan bahwa model kepemimpinan yang menekankan nilai-nilai humanis, kontekstual, dan spiritual memiliki relevansi tinggi dalam menjawab tantangan kepemimpinan masa kini. Artikel ini menawarkan kerangka konseptual untuk pengembangan gaya kepemimpinan yang efektif dalam mengelola komunikasi dan emosi di ruang digital. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidikan kepemimpinan yang berorientasi nilai dan konteks zaman.
Dalihan Na Tolu: A Cultural Framework for Religious and Social Harmony in Padangsidimpuan Mukti Ali
Sufiya Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 3 (2024): Sufiya Journal of Islamic Studies
Publisher : Yayasan Bayt Shufiya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine the role of Dalihan Na Tolu values in creating harmonious social-religious relations in Neighborhood I of Losung Village, Padangsidimpuan. Dalihan Na Tolu, as the kinship system of the Angkola Batak community, is believed to be not only a guideline in the family structure, but also affects the pattern of social interaction involving various religious backgrounds. This research uses a qualitative approach with a case study method, where data is obtained through in-depth interviews, observation, and documentation. The results showed that Dalihan Na Tolu values are actualized in people's daily lives through mutual respect, help, and maintaining the boundaries of each other's beliefs, both in social interactions, religious events, and death moments. This finding indicates that local wisdom plays a strategic role in building a harmonious and tolerant society culturally and religiously. Thus, Dalihan Na Tolu can be understood as an effective form of cultural articulation in maintaining religious social harmony in the midst of diversity.
Pemantapan Literasi dan Numerasi sebagai Dasar Akademik Mahasiswa Prodi PAI UMJ Siti Shofiyah; Laila Yumna; Mukti Ali; Mahliga Fitriansyah
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 05 (2025): ISSUE JUNI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi dan numerasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Jakarta sebagai fondasi dasar akademik. Permasalahan mendasar yang dihadapi mahasiswa PAI berkaitan dengan lemahnya kemampuan berpikir kritis berbasis bacaan dan pengolahan angka, yang berdampak pada performa akademik mereka di berbagai mata kuliah. Program ini dilakukan melalui pelatihan intensif selama tiga hari yang mencakup pembelajaran berbasis teks-teks keislaman dan konteks numerik dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa. Melalui pendekatan partisipatif dan reflektif, peserta diarahkan untuk meningkatkan keterampilan memahami, menganalisis, dan menyajikan informasi dalam bentuk teks dan angka. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan dasar literasi dan numerasi peserta, ditandai dengan perubahan strategi belajar serta peningkatan partisipasi aktif dalam diskusi akademik. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pendampingan literasi-numerasi berbasis spiritualitas Islam di lingkungan pendidikan tinggi keagamaan.
Analisis Manfaat Program AKLAM dalam Peningkatan Pemanfaatan Laboratorium Fisika Muhammad Qaddafi; Santih Anggereni; Muh. Syihab Ikbal; Mukti Ali; Nur Ika Akbar
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpf.v11i2.37016

Abstract

This research is a Mixed Methods research with a concurrent triangulation research design, The objectives of this study are: 1) To find out the picture of the arrangement of school laboratory governance after the application of student laboratory work (AKLAM) of the Physics Education study program UIN Alauddin Makassar in the Takalar and Bulukumba areas ”; 2) To find out the description of the use of school laboratories after the application of student laboratory work (AKLAM) of the Physics Education study program UIN Alauddin Makassar in the Takalar and Bulukumba areas"; 3) To find out what contributions have been obtained by the school after the implementation of the Student Laboratory Work Application (AKLAM) of the physics education study program of UIN Alauddin Makassar in the Takalar and Bulukumba areas". Thefocus of this research is one Madrasah Aliyah and one junior high school usingquestionnaires in the form of checklist sheets and interview sheets, the results of the analysis obtained are: 1) for post-AKLAM governance there are two schools that are still sufficient in accordance with school laboratory standards and there is one school that is no longer in accordance with school laboratory standards; 2) for utilization post-AKLAM laboratory, namely the use of the laboratory as a practicum place is still maintained; 3) for the contribution obtained by each post-AKLAM school is very positive
Co-Authors A Fajar Habibullah Abdul Rachman Abdul Rachman Rasyid Abdul Rahman Rasyid Ade Rosad Aferiaman Telaumbanua Ahmad Zainuri Ana Dian Ayu Ananto Yudono Andi Nada Zahirah Andi Nur Jayadi Anis Setiyanti Arifuddin Akil Aris Susanto Ariuddin Akil Azizah Putri Abdi Damayanti, Elok Dewa Sagita Alfadin N Dwi Noviani Endah Sih Prihatini Endang Setianingsih Fadhilah Faisol Mas’ud Faisol Masud Fajri Ismail Fidia Suci Ratnasari Firmansyah Firmansyah Fitha Rachmah Sari Fuquh Rahmat Shaleh Gafar Lakatupa Garaika Gianne Aprilia Triasnita Gina Agiyani Hevi Susanti Ihsan - Ihsan Ihsan Ihsan Latief Ika Purnamasari Ika Purnamasari Iliany Nurul Fitry Irja Putra Pratama Isfa Sastrawati Isratilla Natasya Jami’atul Husna Jayanti A. Munawwara Abdu Mandasari Jayanti Mandasari Laila Yumna Laode M. Asfan Laode Muhammad Asfan Mujahid Loso Judijanto M. Anwar Aini M. Fathien Azmy M. Yamin Jinca Mahliga Fitriansyah Marly Valenti P Marly Valenti Patandianan Masfirah Sriwulandari Miftahul Husni Moch Saad Moch Saad, S.Pi.,M.Si Mohammad Hafid Ardiansya Muchlisah . Muh. Fachrul Razy Muh. Syihab Ikbal Muh. Yamin Jinca Muhamad Fauzi Muhammad Fathien Azmy Muhammad Qaddafi Muntalim Muntalim Ninik Dwi Resky Nur Hamid Nur Ika Akbar Nurwahyuni, Atik Ratna Ekasari Rian, Rian Kartika Sari Sadiyah Sadiyah Santih Anggereni Shirly Wunas SITI FATIMAH Siti Shofiyah Sitti Nur Alam Slamet Trisutomo Sri Aliah Ekawati Sri Wahyuni Suci Anugrah Yanti Susy Asteria Irafany1, Shirly Wunas2, Slamet Trisutomo3, Arifuddin Akil4, Mimi Arifin5, Abd. Rachman Rasyid6 Venny Veronica N Wildan Syauqi Wiwik Wahidah Osman Wulan Purnamasari Yashinta K. Dewi Yashinta Kumala Dewi Sutopo Yashita Kumala Dewi Sutopo Zahrul Arief Intasar