Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

INOVASI PENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN SISWA SD DALAM KEGIATAN JAMBORE DI DESA MALASARI Purwati, Dewi; Fadilah, Hafid; Maulana, Taupik; Fajar, Muhamad Andika; Hermala, Adinda; Sari, Rosa Fiolita; Yustian, Naurah Rabbani; Fitriyani, Sagita; Lisan, Asep Maulana Faisal; Fadilah, Muhamad Reza; Humairoh, Aninda Nishfi; Saputra, Aryo; Ramadhan, Ardika Rifky; Apriansyah; Al-Rasyid, Harun
SAHID MENGABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sahid Bogor Vol 4 No 02 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56406/jurnalsahidmengabdijurnalpengabdianmasyarakat.v4i02.884

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of educational innovation in enhancing elementary school students’ environmental awareness through jamboree activities in Malasari Village. The subjects of this research were elementary school students participating in the jamboree, with a focus on implementing experiential learning strategies in outdoor settings. To measure students’ metacognitive awareness regarding environmental issues, the Metacognitive Awareness Inventory was used and adapted to the context of environmental education. The findings reveal that educational innovation through jamboree activities improved students’ understanding of the importance of environmental conservation, fostered caring attitudes, and encouraged active participation in environmentally friendly practices. This study highlights that experiential, outdoor-based education can be an effective strategy for instilling environmental awareness and values from an early age.
PERANCANGAN MESIN PENCACAH PLASTIK TIPE SHREDDER KAPASITAS 10 KG/JAM UNTUK MATERIAL PET Lukni Arif Budiono; Adam Yusrian Taftanzany; Afrijal Riyanto; Apriansyah; El Halaby Maulana
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v3i1.54343

Abstract

Limbah plastik Polyethylene Terephthalate (PET) sulit terurai secara alami dan menjadi salah satu penyumbang pencemaran lingkungan terbesar. Di lingkungan kampus, limbah ini terutama berasal dari kemasan minuman sekali pakai, dengan volume mencapai 322,4 kg per bulan. Penanganan yang tepat diperlukan untuk mengurangi dampak lingkungan, salah satunya melalui proses pencacahan menggunakan mesin shredder. Penelitian ini bertujuan merancang mesin pencacah plastik tipe shredder berkapasitas 10 kg/jam yang sesuai untuk karakteristik PET serta menghitung kebutuhan daya pengoperasiannya. Metode yang digunakan meliputi perancangan teknis mesin, pemilihan material dan komponen, serta perhitungan kebutuhan daya berdasarkan tegangan geser PET. Perancangan difokuskan pada efisiensi energi, kemudahan perawatan, dan ketahanan terhadap beban kerja berulang. Hasil penelitian menunjukkan mesin memiliki kapasitas 10 kg/jam dengan torsi pisau 102 Nm, putaran minimum 218 rpm, dan kebutuhan daya 4 HP. Mesin menggunakan motor listrik Modern PR007 berputaran 1.420 rpm, gearbox WPA 40, transmisi sabuk-puli, serta pisau dan poros berbahan baja karbon S45C. Bantalan yang digunakan adalah FYTB 25 TF-SKF, sedangkan rangka terbuat dari profil ASTM A 500. Uji kinerja membuktikan mesin mampu mencacah PET menjadi potongan seragam dengan operasi stabil.
Keadilan Penimbangan dalam Transaksi Hasil Tangkapan Nelayan: Analisis Hukum Ekonomi Syariah Amanda; Khoiruddin; Apriansyah
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 2 (2026): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (May)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v6i2.866

Abstract

This study examines the practice of weighing marine products in Rangai Tritunggal Village, Katibung District, South Lampung Regency from the perspective of Islamic economic law. The aim is to describe the weighing practice and analyze its compliance with sharia principles. This research is field research using a descriptive qualitative method. Data collection techniques were conducted through interviews with 15 people consisting of fishermen, traders (pelele), and consumers, supported by a literature review of books, national and international journals. Data analysis was performed descriptively and analytically. The results show that the weighing practice of marine products is conducted using a per-box system containing 25 kg of fish and 5 kg of ice priced at IDR 750,000 per box. After the ice melts, the net weight of the fish shrinks to 23-24 kg, causing losses to consumers. This practice contradicts the principles of justice (al-adl), honesty (al-shidq), and mutual benefit (tawaffuq). Furthermore, this practice violates Q.S. Al-Muthaffifin (83) verses 1-3 and Article 25 of Law Number 2 of 1981 concerning Legal Metrology. Islamic economic law considers this weighing practice invalid (batal) because it contains fraud and uncertainty (gharar) that harms one party
Karakteristik Distribusi Fraksi Sedimen Sebagai Indikator Dinamika Hidrodinamika di Muara Sungai Kapuas Kecil Kalimantan Barat Tia Nuraya; Apriansyah; Yusuf Arief Nurrahman
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 7 No 1 (2026): MANFISH JOUNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi fraksi sedimen dasar di Muara Sungai Kapuas Kecil Kalimantan Barat serta menginterpretasikan implikasinya terhadap karakter lingkungan pengendapan. Sampel sedimen  permukaan diambil dari dasar perairan pada 8 stasiun penelitian, kemudian dianalisis untuk menentukan persentase fraksi pasir, lanau, dan liat menggunakan metode analisis ukuran butir sedimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sedimen dasar didominasi oleh fraksi lanau dan pasir, sedangkan fraksi liat memiliki kisaran yang sedikit. Nilai lanau tertinggi ditemukan pada Stasiun 9 (89,375%) dan Stasiun 16 Sed 3(85,58%), sedangkan yang terendah terdapat pada Stasiun 1 (35,22%). Fraksi pasir menunjukkan variasi yang cukup besar dengan kisaran 2,88–60,78%, di mana nilai tertinggi terdapat pada Stasiun 1 (60,78%). Fraksi liat relatif rendah di seluruh stasiun dengan kisaran 2–10%, dengan nilai tertinggi pada Stasiun 2 (10%). Sebagian besar stasiun didominasi oleh sedimen lanau yang mengindikasikan bahwa Muara Sungai Kapuas merupakan lingkungan dengan energi hidrodinamika rendah hingga sedang yang mendukung proses pengendapan partikel halus. Keberadaan pasir yang tinggi pada Stasiun 1 menunjukkan adanya pengaruh energi arus yang lebih kuat secara lokal. Secara umum, Muara Sungai Kapuas Kecil dicirikan sebagai sistem estuari dengan kecenderungan zona deposisi sedimen halus yang berpotensi mengalami akumulasi dan perubahan morfologi dasar perairan.