Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Literasi bagi Guru-Guru Sekolah Menengah untuk Meningkatkan Kesadaran dan Kemampuan Literasi Ndakularak, Iona Lisa; Bano, Vidriana Oktoviana; Wadu, Darius Imanuel; Makatita, Audrey Matitaputty; Ndjoeroemana, Yohana
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.779

Abstract

Literasi merupakan landasan penting dalam mendukung pembelajaran yang efektif dan bermakna, namun kurangnya implementasi literasi dalam pembelajaran menjadi tantangan baru bagi guru sekolah menengah. Pelaksanaan penguatan literasi guru di Sekolah Menengah Atas Kristen Payeti bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan literasi di kalangan guru saat ini, di mana literasi tidak hanya dilakukan atau diterapkan oleh guru bahasa Indonesia, tetapi juga oleh semua guru mata pelajaran dalam pembelajaran abad ke-21. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan yang mencakup pengenalan konsep dasar literasi, strategi penguatan literasi dalam pembelajaran, serta implementasi praktik baik dalam pembelajaran berbasis literasi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi implementasi literasi di kelas, serta penggunaan teknologi digital untuk mendukung pengembangan literasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan 63,30% pemahaman tentang pentingnya literasi dan komitmen untuk menerapkan strategi literasi di kelas. Guru-guru juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengeksplorasi sumber daya digital dan mengembangkan bahan ajar berbasis literasi, sehingga kegiatan penguatan literasi ini berkontribusi untuk menjadi langkah awal dalam membangun budaya literasi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Implementasi Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Flip Chart Dilengkapi LKS Teka -Teki Silang Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA PGRI Waingapu : (Implementation of the Problem Based Learning (PBL) Model Assisted by Flip Chart Media Completed with Crossword Puzzle LKS to Improve the Learning Outcomes of Grade Students of SMA PGRI Waingapu) Amah, Serlia Loda Babang; Bano, Vidriana Oktoviana; Ndjoeroemana, Yohana
BIODIK Vol. 11 No. 04 (2025): December 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v11i04.50047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Flip Chart dan LKS Teka-Teki Silang (TTS), serta mengevaluasi peningkatan hasil belajar kognitif dan afektif yang dihasilkan pada 36 siswa Kelas XII-3 SMA PGRI Waingapu. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mengikuti siklus Kemmis dan Mc Taggert dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar kognitif dan afektif siswa di setiap siklus. Peningkatan ketuntasan kognitif tercatat dari Prasiklus yang hanya 23% (8 siswa tuntas) menjadi 56% pada Siklus I (20 siswa tuntas), dan mencapai 84% pada Siklus II (30 siswa tuntas), yang mengindikasikan tercapainya target ketuntasan klasikal. Sejalan dengan itu, kinerja afektif siswa juga mengalami perbaikan drastis, di mana jumlah siswa yang tuntas aspek afektif meningkat dari 8 orang pada Prasiklus menjadi 20 orang pada Siklus I, dan mencapai puncaknya 30 orang pada Siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kombinasi model PBL dengan media Flip Chart dan LKS Teka-Teki Silang (TTS) merupakan tindakan yang sangat efektif dalam mengoptimalkan penguasaan materi maupun pembentukan sikap positif siswa. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Flip Chart dan Lembar Kerja Teka-Teki Silang, serta mengevaluasi peningkatan hasil belajar kognitif dan afektif yang dihasilkan pada 36 siswa Kelas XII-3 SMA PGRI Waingapu. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggert dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Hasil belajar kognitif diukur menggunakan posttest, sedangkan aspek afektif dinilai melalui lembar observasi. peningkatan signifikan pada hasil belajar kognitif dan afektif siswa disetiap siklus. Peningkatan ketuntasan kognitif Prasiklus yang hanya 23% (8 siswa tuntas) menjadi 84% pada Siklus II (30 siswa tuntas), yang mengindikasikan tercapainya target ketuntasan klasikal. Sejalan dengan itu, kinerja afektif siswa meliputi kategori sangat baik, baik, kurang, dan cukup. Mengalami perbaikan drastis, pada prasiklus mencapai 11%, siklus I mecapai 61% dan didukung oleh pencapaian tertinggi pada siklus II sebesar 94%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kombinasi antara model PBL dan media interaktif ini merupakan tindakan yang sangat efektif dalam mengoptimalkan baik penguasaan materi maupun pembentukan sikap positif siswa.