Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan Menulis Descriptive Text Melalui Penggunaan Media Gambar Digital Aritonang, Desi Kristy; Harahap, Dian Anggraini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30770

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks deskriptif siswa dan motivasi mereka untuk belajar bahasa Inggris melalui penggunaan media gambar digital. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan menggunakan model penelitian tindakan Kemmis & McTaggart dan melibatkan 32 siswa kelas tujuh UPTD SMP Negeri 3 Kisaran. Data dikumpulkan melalui tes menulis, kuesioner motivasi, lembar observasi, dan jurnal guru. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kinerja menulis siswa, dengan skor rata-rata meningkat dari 62,5 (pra-tes) menjadi 88,5 pada akhir Siklus II, dan tingkat penguasaan meningkat dari 25% menjadi 95%. Motivasi siswa juga meningkat, dengan skor rata-rata naik dari 2,8 menjadi 4,7 (pada skala 1–5). Temuan menunjukkan bahwa media gambar digital secara efektif berfungsi sebagai petunjuk visual yang merangsang ide, memperkaya kosakata, dan meningkatkan keterlibatan dan antusiasme siswa selama kegiatan menulis. Penelitian ini merekomendasikan integrasi media gambar digital sebagai strategi yang inovatif dan menyenangkan dalam pengajaran menulis.
Penerapan dan Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi Proses Berbentu Audio, Visual, dan Audio Visual dalam Pembelajaran Narrative Text Syaniah, Azmi Ellah; Harahap, Dian Anggraini; Harianti, Eni; Hermoyo, Bambang; Suherna, Suherna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19629

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana penerapan pembelajaran berdiferensiasi proses, berdasarkan gaya belajar audio, visual, dan audiovisual, dapat membantu mendorong peningkatan pemahaman siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 3 Kisaran terhadap narrative text dalam pelajaran Bahasa Inggris. Penelitian menerapkan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mencakup dua siklus, di mana tiap siklusnya melibatkan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasilnya memperlihatkan adanya peningkatan yang cukup signifikan. Dari 67,3 menjadi 83,1, nilai rata-rata siswa meningkat secara signifikan, dan proporsi siswa yang memenuhi KMM (Kriteria Lulus Minimum) meningkat secara signifikan dari 30% menjadi 90%. Lebih lanjut, siswa tampak lebih terlibat selama proses belajar dan merespons secara positif terhadap sumber belajar yang disesuaikan dengan preferensi belajar individu mereka. Temuan ini mengungkapkan bahwasanya selain mampu meningkatkan hasil belajar, pembelajaran berdiferensiasi proses juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih adaptif dan inklusif. Temuan ini selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka yang menekankan pentingnya kebebasan dan keberagaman dalam proses pembelajaran.
Improving Students' Activeness in English Learning through Problem Based Learning Model and Wordwall Interactive Media on the Material 'My School Activities' at Class VII Students of SMP Negeri 3 Kisaran Isnaini, Isnaini; Harahap, Dian Anggraini
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19630

Abstract

Penelitian ini merupakan bentuk tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam mata pelajaran Bahasa Inggris melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) yang dikombinasikan dengan pemanfaatan media Wordwall. Penelitian dilakukan terhadap 32 siswa kelas VII di SMP Negeri 3 Kisaran dan disusun ke dalam dua tahapan siklus. Siklus pertama menerapkan diskusi kelompok menggunakan model PBL pada materi "My Class Schedule". Sedangkan siklus kedua menggunakan media interaktif Wordwall pada materi "My Online Class". Pengumpulan data dilakukan melalui observasi keaktifan siswa, tes (pretest dan posttest), refleksi siswa, dokumentasi. Proses analisis data dilakukan melalui pendekatan deskriptif kuantitatif, yaitu dengan mengkalkulasi nilai rata-rata dari skor yang diperoleh siswa berdasarkan indikator keaktifan siswa dari lima indikator keaktifan, yang kemudian dikonversi ke dalam skala 100. Terdapat peningkatan yang signifikan dalam keaktifan siswa, dari rata-rata skor 67,42 (masuk kategori cukup aktif) pada siklus pertama menjadi 81,83 (kategori sangat aktif) di siklus kedua. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dan media Wordwall dapat meningkatkan keaktifan siswa secara efektif.
KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM UPAYA MEMBANGUN PENDIDIKAN BERKELANJUTAN Manurung, Paisal; Harahap, Dian Anggraini; Dila, Dila; Marbun, Bobby; Irnawati, Irnawati; Fatimah, Silvi; Andini, Meylia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36953

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan dasar upaya membangun pendidikan berkelanjutan di Desa Kwala Sikasim Kabupaten Batubara. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan keterlibatan masyarakat dalam membangun pendidikan berkelanjutan. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), pendekatan partisipatif digunakan dalam melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, pendidik, serta pemuda desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa partisipasi aktif masyarakat, dukungan infrastruktur pendidikan, serta program-program kolaboratif antara pemerintah desa dan lembaga pendidikan memainkan peran kunci dalam keberhasilan inisiatif pendidikan berkelanjutan. Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan juga meningkat seiring dengan adanya program-program yang mendukung pemberdayaan komunitas lokal. Dengan adanya keterlibatan masyarakat yang optimal, diharapkan upaya pembangunan pendidikan berkelanjutan di desa ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak jangka panjang bagi generasi mendatang.
MENINGKATKAN MOTIVASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN KARAKTER ANAK DI MASA DEPAN MELALUI PENDIDIKAN Nasution, Wan Nurul Atikah; Ginting, Datulina; Harahap, Dian Anggraini; Sirait, Raju
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5379

Abstract

Abstract: This community service program aims to determine the effectiveness of community service activities in increasing community motivation and understanding of the importance of character education for children in Perhutaan Silau Village. This study uses an outreach and education approach with lectures as the method, and data collection is carried out through observation during activities and interviews with participants to determine their views and changes in motivation. The results show an average increase in community understanding of 29.4%, with a decrease in the view that education is limited to formal schooling from 50% to 14.7%, and an increase in awareness of the importance of character education at home from 29.4% to 73.5%. In addition, ignorance about the role of the environment in shaping children's character decreased from 20.6% to 11.8%. These findings prove that counseling and education are effective in raising public awareness of the importance of the role of family and environment in children's character education. Keywords: community motivation, character education, socialization, family role Abstrak : Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pendidikan karakter anak di Desa Perhutaan Silau. Penelitian ini memakai pendekatan penyuluhan dan edukasi dengan metode ceramah, serta pengumpulan data dilakukan melalui observasi selama kegiatan, wawancara dengan peserta untuk mengetahui pandangan dan perubahan motivasi mereka. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat rata-rata sebesar 29,4%, dengan penurunan pandangan bahwa pendidikan hanya sebatas sekolah formal dari 50% menjadi 14,7%, dan peningkatan kesadaran pentingnya pendidikan karakter di rumah dari 29,4% menjadi 73,5%. Selain itu, ketidaktahuan tentang peran lingkungan terhadap karakter anak menurun dari 20,6% menjadi 11,8%. Temuan ini membuktikan bahwa penyuluhan dan edukasi efektif dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam pendidikan karakter anak. Kata kunci: motivasi masyarakat, pendidikan karakter, sosialisasi, peran keluarga
IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH AMAN DAN RAMAH ANAK MELALUI PENCEGAHAN TIGA DOSA BESAR PENDIDIKAN DI SD NEGERI 014640 SEI KEPAYANG Syafitri, Ely; Harahap, Dian Anggraini; Gulyanto, Bambang; Azhari, Putri; Nurfazrina, Nurfazrina; Rahmadani, Elfi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5194

Abstract

Abstract: The Safe and Child-Friendly School (SRA) program is a systematic effort to create a safe, inclusive, and violence-free educational environment. This community service activity aims to implement the SRA concept through the prevention of the three major educational sins: violence, bullying, and intolerance at SD Negeri 014640 Sei Kepayang. The implementation method used a participatory approach consisting of three main stages: socialization of the SRA concept, dissemination of knowledge about the three major educational sins, and evaluation of school community understanding. The activity involved lecturers from Universitas Asahan as trainers for teachers and KKN (community service) students as facilitators for pupils. Data were collected through observation and pre–post questionnaires involving 20 teachers and 60 students. The results showed a significant improvement in teachers’ and students’ understanding of the SRA concept, with an average increase of 30–35% in knowledge and awareness indicators. The program successfully fostered a more empathetic, tolerant, and positive school culture. This implementation serves as a best practice model of collaboration between higher education institutions and elementary schools in promoting safe, equitable, and child-centered education. Keywords: safe and child-friendly school; three major educational sins; violence; bullying; elementary education Abstrak: Program Sekolah Aman dan Ramah Anak (SRA) merupakan upaya sistematis untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan konsep SRA melalui pencegahan tiga dosa besar pendidikan, yaitu kekerasan, perundungan (bullying), dan intoleransi di SD Negeri 014640 Sei Kepayang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tiga tahap utama: sosialisasi konsep SRA, pemberian pemahaman tentang tiga dosa besar pendidikan, dan evaluasi peningkatan pemahaman warga sekolah. Kegiatan melibatkan dosen Universitas Asahan sebagai pelatih bagi guru dan mahasiswa KKN sebagai fasilitator bagi siswa. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner pra–pasca kegiatan yang diikuti oleh 20 guru dan 60 siswa. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman guru dan siswa terhadap konsep SRA, dengan rata-rata peningkatan sebesar 30–35% pada aspek pengetahuan dan kesadaran. Program ini berhasil menumbuhkan budaya sekolah yang lebih empatik, toleran, dan berkarakter positif. Implementasi kegiatan ini juga menjadi contoh praktik baik (best practice) kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar dalam mewujudkan pendidikan yang aman dan berkeadilan bagi anak. Kata kunci: sekolah aman dan ramah anak; tiga dosa besar pendidikan; kekerasan; perundungan; pendidikan dasar