Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS TANAMAN INAI (Lawsonia inermis L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI Defi Lusi Anggraeni; Paula Mariana Kustiawan
Jurnal Farmagazine Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v10i1.611

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki bebagai macam tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Salah satu tanaman yang dapat dijadikan obat tradisional adalah tanaman inai. Tanaman inai (Lawsonia inermis L.) merupakan suatu tanaman yang termasuk dalam keluarga Lythraceae, biasanya tumbuh di daerah yang tropis dan subtropics, misalnya di Negara Persia, Arab, Turki, Yahudi dan Indonesia. Di Indonesia sendiri masih sedikit informasi mengenai potensi tanaman inai (Lawsonia inermis L) sebagai antioksidan dan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai efektivitas tanaman inai (Lawsonia inermis L) sebagai antioksidan dan antibakteri melalui artikel yang terkait. Penelitian yang dilakukan yaitu berupa literature review demikian metode yang digunakan berupa pengumpulan artikel terkait menggunakan mesin pencari seperti Google Schoolar, Sciencedirect dan Pubmed. Tanaman inai efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri dengan zona hambat 26.1mm. Lawsonia inermis juga memiliki aktivitas sebagai antioksidan dengan efektivitas IC50 sebesar 4.8µg/ml. Tumbuhan L. Inermis memiliki efktivitas yang tinggi sebagai antioksidan dan antibakteri sehingga dapat berpotensi untuk dikembangkan menjadi suatu produk.
EDUKASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK YANG BENAR DAN PELATIHAN PEMBUATAN JAJANAN SEHAT UNTUK MENCEGAH STUNTING PADA ANAK Helni Helni; Luthfiyah Mega Srikandi Dimar; Rofidatul Husna; Jundy Eko Wahyudi; Khalish Arsy Al Khairy Siregar; Paula Mariana Kustiawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15408

Abstract

ABSTRAKEdukasi masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang benar dan pelatihan pembuatan jajanan sehat merupakan dua hal yang penting untuk mencegah stunting pada anak. Stunting adalah kondisi kesehatan yang disebabkan oleh malnutrisi kronis dan merupakan masalah kesehatan yang sangat serius di negara-negara berkembang. Salah satu penyebab utama stunting adalah penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Antibiotik yang digunakan secara tidak tepat dapat menyebabkan resistensi antibiotik dan menurunkan efektivitas obat dalam mengatasi infeksi. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan edukasi masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang benar. Metode kegiatan melalui penyuluhan tentang penggunaan antibiotik, pelatihan pembuatan cemilah sehat, pemberian kuesioner pretest dan posttest, pemberian pamflet dan prototipe cemilan sehat bagi peserta. Secara keseluruhan, peningkatan edukasi masyarakat dalam penggunaan antibiotik yang benar dan pelatihan pembuatan jajanan sehat adalah langkah yang efektif dalam mencegah stunting pada anak. Kedua upaya ini dapat membantu meningkatkan kesehatan dan gizi anak, serta mencegah berkembangnya masalah kesehatan yang lebih serius di masa depan. Kata kunci: antibiotik; resistensi antibiotik; stunting; penyuluhan; pelatihan ABSTRACTTwo essential variables in avoiding childhood stunting are public education on the proper use of antibiotics and training in the preparation of healthy snacks. Stunting is a medical disorder induced by persistent malnutrition that is a major public health issue in underdeveloped nations. Antibiotic usage is one of the leading causes of stunting. Inappropriate antibiotic use can lead to antibiotic resistance and reduce antibiotic effectiveness in treating infections. As a result, it is vital to educate the public about antibiotic usage. Antibiotic advice, training in the production of healthy snacks, presentation of pretest and posttest questionnaires, and distribution of brochures and prototypes of healthy snacks to participants are all part of the activity. Overall, increasing public education on antibiotic safety and training in the preparation of nutritional snacks are good methods to reducing childhood stunting. These two measures can help enhance children's health and nutrition while also avoiding the emergence of more serious health issues in the future. Keywords: antibiotics; stunting; counseling; training
Antioxidant activity of ethanolic extract Tetragonula testaceitarsis propolis combined with of Lepisanthes amoena leaves Yogi Pratama; Paula Mariana Kustiawan
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v9i1.303

Abstract

The illnesses brought on by free radicals are a common source of health issues. Pathogenic processes and tissue damage are both significantly influenced by free radicals. Natural ingredients from Indonesia has been carried out for generations by the community with various kinds of treatments according to existing tribes, for example, such as kelulut bee (Tetragonula testaceitarsis) propolis and kokang (Lepisanthes amoena) leaves. Stingless bee propolis has several bioactivities to prevent diseases. The research about T.  testaceitarsis propolis still limited. The purpose of this research to find out whether the combination of T. testaceitarsis propolis and L. amoena leaves extracts has antioxidant activity. Ethanol extract T. testaceitarsis. propolis and ethanol extract L. amoena leaves was collected and then tested for antioxidant activity using the DPPH method. The results showed that all three concentrations had very strong antioxidant activity. T. testaceitarsis propolis extract (50%) combined with L. amoena leaves (50%) showed strong antioxidant activity (92%) in 25 ppm concetration. Then 75% T. testaceitarsis propolis extract and 25% L. amoena leaves extract had the highest antioxidant activity (95%) at a concentration of 50 ppm concentration. This strong antioxidant activity was prospected to be continued as a pharmaceutical product.
Pencegahan Abrasi dan Peningkatan Sektor Wisata melalui Penanaman Mangrove di Pesisir Pantai Kecamatan Muara Badak Taghfirul Azhima Yoga Siswa; Nur Fithriyanti Imamah; Paula Mariana Kustiawan; Anis Siti Nurrohkayati; Mardiana Mardiana; Jubaidi Jubaidi
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 02 (2023): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i02.2293

Abstract

Posisi daerah pesisir pantai rentan terhadap abrasi, yang merupakan erosi dan hilangnya tanah akibat gelombang laut yang kuat, khususnya yang terjadi di kawasan pesisir pantai area dermaga pantai panrita lopi, jalan poros jembatan pentol desa tanjung limau dan desa salo sumbala kecamatan Muara Badak provinsi Kalimantan Timur. Salah satu solusi efektif dalam pencegahan abrasi adalah dengan menggunakan tanaman mangrove. Tanaman ini memiliki akar yang kuat dan sistem perakarannya yang kompleks, mampu menahan erosi dan menstabilkan tanah di sepanjang garis pantai. Penanaman mangrove dapat memberikan perlindungan fisik terhadap abrasi, serta memberikan manfaat ekologis penting seperti penyediaan habitat bagi spesies laut dan penyerapan karbon dioksida. Upaya pencegahan abrasi melalui pengabdian masyarakat ini dilakukan sebagai langkah untuk menjaga dan memulihkan ekosistem yang rusak. Diharapkan dengan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan penanaman mangrove di pesisir pantai kecamatan Muara Badak ini dapat menjaga keberlanjutan pesisir pantai dan mengurangi kerentanan terhadap abrasi serta meningkatkan daya tarik sektor wisata khususnya pantai – pantai yang ada di kecamatan muara badak.
ANTIOXIDANT ACTIVITY OF EXTRACT COMBINATION FROM Averrhoa bilimbi L. LEAVES AND STINGLESS BEE HONEY Bunga Putri Sari; Paula Mariana Kustiawan
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Suppl. 5, No. 1 (2023)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v0i0.45987

Abstract

Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) leaves and stingless bee honey contains phenolic compounds that can act as antioxidants. This study aims to find out the antioxidant activity of extract combination from stingless bee honey (Trigona spp.) and Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) leaves. This research was used DPPH (2,2-diphenyl-1-picrilhidrazyl) method. Then measured by UV-VIS spectrophotometry. The results showed the greatest IC50 of extract combination from stingless bee honey and Averrhoa bilimbi L. leaves was 2:1  (90,36 ppm) and was classified as strong activity. This activity was influenced by the synergistic effect between the combination of secondary metabolites contained therein.
Phytochemical Analysis and Anti-Inflammatory Activity of The Combination of Trigona apicalis propolis Extract and Honey Paula Mariana Kustiawan; Chaerul Fadly Mochtar Luthfi M; Sinta Ratna Dewi; Jati Pratiwi; Novia Misnawati Aisyiyah; Alfin Syahrian Dwi Nugraha; Irfan Muris Setiawan
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 6 No. 2 (2023): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v6i2.4696

Abstract

Chronic inflammation is common in infectious diseases, rheumatoid arthritis, gout, and autoimmune diseases. However, using non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) is accompanied by dangerous side effects. Therefore, searching for safer alternative therapies without side effects is very important. A natural blend of ingredients produced by stingless bees from plants was potential as a remedy. Meanwhile, the potential of kelulut bee products from East Kalimantan as an anti-inflammatory is still unknown. This study aimed to compare the chemical composition of kelulut bee (Trigona apicalis) products and evaluate the anti-inflammatory effect of honey, propolis, and their combination. Propolis extract and honey were determined as secondary metabolites. An anti-inflammatory in vivo assay triggered the edema using carrageenan on male mice and measured its anti-inflammatory power value. Propolis extract and honey from T. apicalis have a promising anti-inflammatory effect and are significantly higher than the positive control. Meanwhile, combining propolis extract and honey did not enhance the anti-inflammatory effect. In addition, combining honey and propolis preparations with a ratio of 75 : 25 has a better effect on reducing edema volume than the other two combinations. Still, it is not better than the treatment with propolis extract or honey alone. The content of polyphenol compounds found in honey and propolis preparations is thought to have an important role in reducing edema volume.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI N-HEKSAN PROPOLIS LEBAH KELULUT (Geniotrigona thoracica): ANTIOXIDANT ACTIVITY ON N-HEKSANE FRACTION OF STINGLESS BEE’S PROPOLIS (Geniotrigona thoracica) Muhammad Alib Batistuta; Azzah Fatimah Zulfa; Paula Mariana Kustiawan
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i2.340

Abstract

Propolis telah lama diketahui memiliki berbagai aktivitas terapi, salah satunya sabagai antioksidan. Pemanfaatan propolis lebah kelulut Geniotrigona thoracica di Samarinda masih terbatas. Sejauh ini penyarian bioaktivitas hanya terbatas pada proses ekstraksi dan masih sedikit yang bembahas fraksi nonpolar propolis.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada fraksi n-heksan propolis lebah kelulut (Geniotrigona thoracica) asal Samarinda. Ekstrak metanol propolis dilakukan fraksinasi dengan menggunakan partisi cair-cair menggunakan n-heksan dan diambil filtrat nya untuk didapatkan fraksi n-heksan. Fraksi tersebut dilakukan uji DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis dan penentuan aktivitas antioksidan menggunakan parameter IC50. Hasil pengujian menujukkan bahwa nilai IC50 fraksi n-heksan propolis lebah kelulut adalah 143,637 ppm dan termasuk katagori sedang. Hal ini menunjukan fraksi n-heksan juga memiliki potensi pengembangan produk sebagai antioksidan.
ANTIOXIDANT ACTIVITY OF Homotrigona fimbriata PROPOLIS EXTRACT Rabiatul Demiati; Rendri Arista Avimaro; Paula Mariana Kustiawan
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v9i1.916

Abstract

Antioxidant compounds have a role in protecting the body from free radicals, Propolis from Homotrigona fimbriata species is widely used as an alternative to natural healing in East Kalimantan. The secondary metabolite compounds in propolis contain many flavonoids and phenolic compounds. These compounds can be utilized to fight free radicals. The purpose of this study was to determine the antioxidant content of stingless bee (Homotrigona fimbriata) propolis extract. This was a quantitative study of the antioxidant potential of propolis extract. The benchmark antioxidant activity was measured based on its ability to counteract free radicals using the DPPH method. The results of this study showed the presence of secondary metabolites of alkaloids, flavonoids, tannins, and saponins as well as antioxidant activity of Homotrigona fimbriata propolis extract with a value of   95,8 ppm as strong category. This can be caused by differences in geographical location, and various resins found in the trees around the beehive will affect antioxidant activity. Keywords: Homotrigona fimbriata, antioxidant, stingless bee
EDUKASI PENTINGNYA KONSUMSI VITAMIN SERTA POLA PENERAPAN HIDUP SEHAT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 DI KALANGAN ANAK PANTI ASUHAN Romadhona Suci Adinda; Riska Aulia; Rizka Humaira; Tri Purwoningsih; Paula Mariana Kustiawan
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: Januari-April 2024
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v4i1.3189

Abstract

The aim of this education was to increased public knowledge and understanding about the use of vitamins as an effort to prevent Covid-19, and encouraging the public to adopt a healthy lifestyle that can suppress the spread of the Covid-19 virus. Participants in community service are students and orphanage administrators. Consumption of vitamins and a healthy lifestyle will also affect the immune system, especially during the Covid-19 pandemic. The activity method used is the direct counseling method through interactive lectures and activity evaluations. The results of the service activities are increasing awareness of maintaining a healthy lifestyle and understanding of community service participants reaching a value of 81%. The implementation of this activity received a good response and could provide an understanding of the importance of consuming vitamins and maintaining a healthy lifestyle during the pandemic
EDUKASI KEPADA IBU PKK RT 46, KELURAHAN LEMPAKE MENGENAI SWAMEDIKASI PENYAKIT FLU, BATUK DAN DEMAM PADA ANAK Deswita Maharani; Egi Liani Puspita; Ruly Emi Ruswanti; Paula Mariana Kustiawan
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: Januari-April 2024
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v4i1.3191

Abstract

Swamedikasi merupakan upaya yang sering dilakukan seseorang untuk mengatasi gejala suatu penyakit atau penyakit yang dideritanya sebelum berkonsultasi dengan dokter. Swamedikasi akan berdampak buruk jika terjadi kesalahan dalam mengenali gejala, memilih obat, dosis dan keterlambatan dalam mencari informasi. Oleh karena itu, hal ini mungkin menjadi faktor terjadinya kesalahan pengobatan. Batuk dan flu sering terjadi pada anak-anak. Orang tua perlu memperoleh pemahaman dan pengetahuan tentang pengobatan batuk dan flu sendiri yang dapat dilakukan secara farmakologis dan tradisional. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan edukasi pengobatan mandiri kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan edukasi pada masyarakat setempat tentang pengobatan mandiri batuk dan pilek pada anak. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah edukasi melalui leaflet. Edukasi diberikan untuk memberikan pengetahuan kepada peserta dan mencegah kepanikan jika anak mengalami batuk dan flu. Peserta memberikan respon yang baik terhadap pemberian edukasi dan hasilnya menunjukkan bahwa peserta memahami pengobatan mandiri untuk batuk dan flu pada anak (95%)
Co-Authors Aat Arafat Abdul Aziz Abdul Aziz Abdul Aziz Abdullah, Nur Laras Suci Agnes Monica Ahmad Suwandi Ahmad Suwandi Aisyah Amalia Aisyah, Novia Misnawati Aisyiyah, Novia Misnawati al farauqi, Mohamad dziqie aulia Al Khairy Siregar , Khalish Arsy Aldo Pratama Alfin Syahrian Dwi Nugraha Amilia, Andini Nur Andini Nur Amilia Andriani, Ainul Anis Siti Nurrohkayati Anisa Rahmadani Annisa Aulia Annisa Nurul Safitri Arbainsyah Arbainsyah Aryantinur Azizah Asmiranda Agustinur Avimaro, Rendri Arista Ayu Mentari, Ika Azzah Fatimah Zulfa Azzah Fatimah Zulfa Azzah Fatimah Zulfa Bunga Putri Sari Chaerul Fadly Mochtar Chairin Hanifa , Deasy Nur Chanchao, Chanpen Deasy Nur Chairin Hanifa Deasy Nur Chairin Hanifa Defi Lusi Anggraeni Deswita Maharani Dewi , Dea Puspita Dinata, Reviana Amalia Diniatik Egi Liani Puspita Evita Novi Yanti Fadhillah, Reza Nur Fauziah, Fenty Fauziyah, Nur Fenty Fauziah Guseynova, Sabina Hairunnisa, Indah Halida Suryadini Helni Helni Ichsan, Muhammad Nor Ika Ayu Mentari Indah Hairunisa Irfan Muris Setiawan Irsa Nur Hanifah Jati Pratiwi Jubaidi Jundy Eko Wahyudi Kafka Navisa Suwarno Khairun Nisa Khairunnisa Khairunnisa Khalish Arsy Al Khairy Siregar Khalish Arsy Al Khairy Siregar Latipah, Asslia Johar Lestari, Ika Widya Luthfiyah Mega Srikandi Dimar Mardiana Mardiana Meliyana Dwi Pangesti Muhammad Ali Syahbana Muhammad Alib Batistuta Muhammad Alib Batistuta Muhammad Alib Batistuta Muhammad Bayu , Radityo Muhammad Nor Ichsan Nanda Daru Wahdini Nindya Ila Syafira Ramelan Norma Lisa Novia Misnawati Aisyah Novia Misnawati Aisyiyah Novia Misnawati Aisyiyah Novia Misnawati Aisyiyah Nur Supianti Nurfadillah, Mursidah Oktavia Triwanti Pramesthi, Asri Dwi Endah Dewi Pratika, Rika Putri, Melani Pebriana Rabiatul Demiati Ramadhan, Donny Rani, Frederika Erwina Rendri Arista Avimaro Ressandy, Sylvan Septian Rika Nur Junnah Rika Pratika Rimba Jagat Cahya Purnama Riska Aulia Rizka Humaira Rofidatul Husna Romadhona Suci Adinda Ruly Emi Ruswanti Sabina Guseynova Safitri, Annisa Nurul Sarah, Aulia Shella Carlina Tasya Sinta Ratna Dewi Siregar, Khalis Arsy Al Khairy Siregar, Khalish Arsy Al Khairy Siska Siska Siti Rahma Siti Sulayha Suwandi, Ahmad Syahbana, Muhammad Ali Syahrul R, Syahrul Syaifie, Putri Hawa Sylvan Septian Ressandy Taghfirul Azhima Yoga Siswa Tri Purwoningsih Veggy Nadia Yuliawan Veggy Nadya Yuliawan Vera Anitra Vera Herliana Pratiwi Vera Herliana Pratiwi Yanti, Evita Novi Yogi Pratama Yuliawan, Veggy Nadia Zuliet, Aurelia Nabilla