Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan pengetahuan taPeningkatan pengetahuan tentang kesehatan melalui penyuluhan kesehatan di panti asuhan Nurul Haq Samarindaentang kesehatan melalui penyuluhan kesehatan di panti asuhan Nurul Haq Samarinda Rimba Jagat Cahya Purnama; Norma Lisa; Aisyah Amalia; Aldo Pratama; Anisa Rahmadani; Aryantinur Azizah; Paula Mariana Kustiawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26763

Abstract

Abstrak Anak-anak panti asuhan memiliki pengetahuan yang masih minim tentang kesehatan mengenai kebersihan mencuci tangan dan bahaya narkoba. Berdasarkan analisis situasi yang dilakukan tim pengabdi dengan mitra, masalah mengenai kesehatan terkait kebersihan mencuci tangan dan bahaya narkoba menjadi isu yang sangat penting untuk dibicarakan di lingkungan mereka. Selama ini belum ada kegiatan pemberian informasi tentang kesehatan mengenai kebersihan mencuci tangan dan bahaya narkoba. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak panti asuhan tentang kesehatan mengenai kebersihan mencuci tangan dan bahaya narkoba melalui penyuluhan kesehatan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian yaitu dengan penyuluhan yang dilakukan dengan beberapa tahapan, diantaranya persiapan, pelaksanaan penyuluhan, monitoring dan evaluasi kegiatan. Sasaran dalam kegiatan penyuluhan ini sebanyak 20 orang anak-anak panti asuhan. Evaluasi kegiatan penyuluhan kesehatan dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test untuk mengetahui dampak kegiatan penyuluhan kesehatan yang dilakukan. Setelah dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan terjadinya peningkatan pengetahuan anak-anak di panti asuhan tersebut terhadap kesadaran kebersihan mencuci tangan dan bahaya narkoba. Pendampingan program kesehatan mengenai kebersihan mencuci tangan dan bahaya narkoba perlu dilakukan secara berkala pada anak-anak panti asuhan sehingga dapat meningkatkan pemahaman anak-anak tentang kesehatan untuk menjaga kebersihan agar selalu mencuci tangan dengan baik dan benar serta menghindari penyalahgunaan narkoba. Kata kunci: anak-anak; narkoba; pencegahan; penyuluhan; cuci tangan Abstract The orphanage children have a few knowledge about health regarding hygiene hand washing and the dangers of drugs. Based on the situation analysis conducted by the service team with partners, health issues related to hand washing hygiene and the dangers of drugs are very important issues to be discussed in their environment. So far there have been no activities to provide information about health regarding hand washing hygiene and the dangers of drugs. The purpose of this service activity is to increase the knowledge of orphanage children about health regarding hand washing hygiene and the dangers of drugs through health counseling. The method of implementing community service activities is by counseling which is carried out in several stages, including preparation, implementation of counseling, monitoring and evaluation of activities. The targets in this counseling activity were 20 orphanage children. Evaluation of health counseling activities is carried out by giving pre-test and post-test to determine the impact of health counseling activities carried out. The results showed that there was an increase in audience knowledge about health counseling regarding hand washing hygiene and the dangers of drugs. Health program assistance regarding hand washing hygiene and the dangers of drugs needs to be carried out regularly for orphanage children so that it can increase children's understanding of health to maintain cleanliness to always wash hands properly and correctly and avoid drug abuse. Keywords: children; drugs; prevention; counseling; washing hand
In Silico Analysis of Momordica charantia L. as Antidiabetic Agents of GSK-3β Receptors and It's Antioxidant Activity Pramesthi, Asri Dwi Endah Dewi; Khairunnisa, Khairunnisa; Zuliet, Aurelia Nabilla; Putri, Melani Pebriana; Kustiawan, Paula Mariana
Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Vol. 22 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/pharmacon.v22i2.13447

Abstract

Diabetes mellitus is included in the group of degenerative diseases with the highest incidence rate globally. This study was conducted to evaluate the potential of bioactive compounds contained in bitter melon (Momordica charantia L.) as antidiabetic and antioxidant agents using an in silico approach. The methods used include molecular docking simulations, pharmacokinetic and toxicological  analyses were carried out using Absorption, Distribution, Metabolism, Excretion, and Toxicology parameters as well as drug suitability tests based on the Lipinski rule of five. The test results showed that bitter melon juice obtained an IC50 of 63.18 μg/ml while vitamin C as a comparison obtained an IC50 of 7.60 μg/ml. The docking results show that the Kaemferol compound has the highest binding affinity (-6.64 Kcal/mol), Quercetin (-6.28 Kcal/mol) and Charantoside I (6.07 Kcal/mol) have stable binding energy, the interaction of charantin, quercetin, kaemferol and charantoside I residues is similar to native ligands such as Valine 135, Cysteine 199, Valine 70 and Lysine 85. Based on the ADMET profile results, the quercetin and kaemferol compounds have high absorption, Caco-2 permeability which supports oral bioavailability, and do not show the ability to penetrate the blood-brain barrier, which indicates safety for the central nervous system, as well as low AMES toxicity and hepatotoxicity. As the conclusion, kaempferol and quercetin compounds have  the potential as GSK-3β inhibitors. Antioxidant activity of bitter melon juice and vitamin C are categorized as strong. Further  research regarding the mechanism of action of Momordica charantia L. as an alternative therapeutic agent in the management of type  2 diabetes is needed. 
Edukasi Faktor Penyakit Tanaman terhadap Kualitas Komoditas Warga Desa Musaping Asslia Johar Latipah; Paula Mariana Kustiawan
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 6 No. 02 (2022): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v6i02.1608

Abstract

Desa Musaping merupakan sebuah desa yang berada di Loa Duri Ulu Kutai Kartanegara dengan mayoritas mata pencaharian masyarakatnya adalah berkebun dan berladang. Terdapat beberapa permasalahan yang kemudian menjadikan potensi perkebunan yang besar ini tidak terlalu dirasakan keuntungannya secara material oleh para pemilik kebun. Tanaman yang ditanam sering terkena penyakit hingga gagal panen. Komoditas seperti pisang, singkong dan pepaya. Menurut kepala desa musaping 4, penyakit pada tanaman ini dialami sejak tahun 2020 dimana ditemukan singkong, pisang dan pepaya mengalami busuk didalam buahnya, namun terlihat sehat jika dilihat secara kasat mata. Kondisi topologi desa yang cukup terjal, membuat jaringan masih belum masuk kedalam desa, sehingga masyarakat juga mengalami kesulitan dalam melakukan literasi digital. Perlu adanya suatu jalan keluar yang dapat memperbaiki kualitas komoditas warga. Pengabdian dimulai dengan mengambil sampel tanah dan tanaman yang bermasalah dari beberapa perkebunan warga. Sampel ini diteliti dan ditemukan bakteri Pseudomonas solanacearum dan jamur Fusarium oxysporum f.sp sebagai penyebab penyakit tanaman di wilayah tersebut. Tim pengabdian kemudian melakukan edukasi kepada warga terkait penyebab penyakit dan cara mengatasinya. Dari 25 warga yang hadir, pada posttest didapatkan pemahaman sebanyak peningkatan dari masyarakat yang tidak mengetahui sama sekali, menjadi 64% atau sebanyak 16 orang yang memahami dari seluruh warga yang hadir. Kata Kunci: edukasi, kualitas komoditas, penyakit tanaman
Pencegahan Abrasi dan Peningkatan Sektor Wisata melalui Penanaman Mangrove di Pesisir Pantai Kecamatan Muara Badak Taghfirul Azhima Yoga Siswa; Nur Fithriyanti Imamah; Paula Mariana Kustiawan; Anis Siti Nurrohkayati; Mardiana Mardiana; Jubaidi Jubaidi
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 02 (2023): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i02.2293

Abstract

Posisi daerah pesisir pantai rentan terhadap abrasi, yang merupakan erosi dan hilangnya tanah akibat gelombang laut yang kuat, khususnya yang terjadi di kawasan pesisir pantai area dermaga pantai panrita lopi, jalan poros jembatan pentol desa tanjung limau dan desa salo sumbala kecamatan Muara Badak provinsi Kalimantan Timur. Salah satu solusi efektif dalam pencegahan abrasi adalah dengan menggunakan tanaman mangrove. Tanaman ini memiliki akar yang kuat dan sistem perakarannya yang kompleks, mampu menahan erosi dan menstabilkan tanah di sepanjang garis pantai. Penanaman mangrove dapat memberikan perlindungan fisik terhadap abrasi, serta memberikan manfaat ekologis penting seperti penyediaan habitat bagi spesies laut dan penyerapan karbon dioksida. Upaya pencegahan abrasi melalui pengabdian masyarakat ini dilakukan sebagai langkah untuk menjaga dan memulihkan ekosistem yang rusak. Diharapkan dengan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan penanaman mangrove di pesisir pantai kecamatan Muara Badak ini dapat menjaga keberlanjutan pesisir pantai dan mengurangi kerentanan terhadap abrasi serta meningkatkan daya tarik sektor wisata khususnya pantai – pantai yang ada di kecamatan muara badak.
Exploring Antidiabetic Properties of Stingless Bee Pollen and Kasturi Mango (Mangifera casturi) Leaves: Comparative Review Khalifah, Chantika Noor; Kustiawan, Paula Mariana
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i2.11550

Abstract

The absence of a comparative biochemical analysis between stingless bee pollen and Mangifera casturi leaves prevents the optimization of their synergistic potential in diabetes management. This study aims to evaluate the bioactive profiles and compare the antidiabetic mechanisms of these dua natural products. The investigation utilized a systematic literature review by retrieving peer reviewed articles from PubMed, Scopus, ScienceDirect, and Google Scholar. The selection process followed the PRISMA 2020 framework to ensure a transparent and reproducible screening of literature. Data analysis involved a comparative thematic synthesis to evaluate the correlation between phytochemical groups and glycemic control. Results demonstrate that both materials share homologous flavonoid compounds that improve insulin sensitivity and mitigate oxidative stress. Stingless bee pollen provides superior pancreatic β cell protection while Mangifera casturi shows higher inhibition of carbohydrate hydrolyzing enzymes. This study concludes that both materials offer significant antidiabetic efficacy through complementary molecular pathways. These findings provide a scientific foundation for the development of evidence based complementary medicine. Future research should prioritize clinical trials to determine the optimal dosage for human application.
Uji Toksisitas Akut Ekstrak Propolis Lebah Kelulut Tetrigona apicalis dan Homotrigona fimbriata terhadap Mencit (Mus musculus L.) Syahrul Ramadhan; Paula Mariana Kustiawan
Journal of Pharmascience Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v12i1.20428

Abstract

Propolis merupakan campuran senyawa resin, minyak esensial, dan lilin yang didapatkan dari tunas, daun dan eksudat pohon yang kemudian disekresikan oleh lebah kelulut jenis Trigona sp. Pemanfaatan propolis telah dilakukan secara luas untuk kosmetik dan farmasi, namun penelitian terkait toksisitasnya masih sedikit dieksplorasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan uji toksisitas dalam mengamankan mutu sediaan. Propolis dari dua jenis lebah kelulut asal Kalimantan Timur, yaitu Tetrigona apicalis dan Homotrigona fimbriata masih belum ada penelitian terkait uji toksisitasnya. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui toksisitas akut dua propolis tersebut terhadap mencit (Mus musculus L.). Metode yang digunakan untuk uji toksisitas akut berdasarkan pedoman Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) 425: Acute Oral Toxicity Up and Down Prosedure. Dosis yang diberikan yaitu 2000–5000 mg/kgBB ekstrak propolis lebah kelulut T. apicalisdan H. fimbriata dan untuk nilai LD50 didapatkan dari data kuantitatif yang didapatkan pada pengujian toksisitas akut yang dilakukan. Semua kelompok hewan uji sampai hari ke-14 tidak memperlihatkan ada kematian karena faktor toksisitas dari kontrol. Hasil penelitian menunjukan ekstrak propolis lebah kelulut T. apicalis dan H. fimbriata mempunyai toksisitas akut (LD50) > 5000 mg/kg BB. Kedua propolis tersebut menunjukan aktivitas tidak toksik terhadap hewan uji.
Molecular Docking Investigation of Caffeic Acid Phenethyl Ester (CAPE) Interaction with IL-6 and TNF-α for Anti-Inflammatory Potential Aisyah Nabila; Khalish Arsy Al Khairy Siregar; Paula Mariana Kustiawan
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/jrki.v8i2.719

Abstract

Inflammation is a physiological response to tissue injury mediated by pro-inflammatory cytokines, including interleukin-6 (IL-6) and tumor necrosis factor-alpha (TNF-α). Although conventional anti-inflammatory drugs are effective, their long-term use is associated with adverse effects, prompting interest in safer natural alternatives. Caffeic acid phenethyl ester (CAPE), a major bioactive constituent of propolis, has been reported to exhibit anti-inflammatory properties. This study aimed to investigate the interaction of CAPE with IL-6 and TNF-α using molecular docking to evaluate binding affinity and molecular interactions. Docking simulations were performed to predict the binding behavior of CAPE and compare it with diclofenac sodium as a reference compound. CAPE exhibited binding affinities of −5.1 kcal/mol against TNF-α and −5.0 kcal/mol against IL-6, whereas diclofenac sodium showed slightly stronger binding affinities of −5.5 kcal/mol and −5.2 kcal/mol, respectively. In addition, CAPE shared several interacting residues with the reference compound, suggesting a similar binding orientation within the active sites of both proteins. These findings indicate that CAPE possesses favorable binding characteristics toward TNF-α and IL-6. However, the obtained binding affinities represent preliminary predictions of ligand–protein interactions and require further validation through molecular dynamics simulations and experimental studies. This study provides molecular insights into the anti-inflammatory potential of propolis-derived compounds and supports their further exploration as natural lead compounds for anti-inflammatory drug development.
Co-Authors Aat Arafat Abdul Aziz Abdul Aziz Abdul Aziz Abdullah, Nur Laras Suci Agnes Monica Ahmad Suwandi Ahmad Suwandi Aisyah Amalia Aisyah Nabila Aisyah, Novia Misnawati Aisyiyah, Novia Misnawati al farauqi, Mohamad dziqie aulia Al Khairy Siregar , Khalish Arsy Aldo Pratama Alfin Syahrian Dwi Nugraha Amilia, Andini Nur Andini Nur Amilia Andriani, Ainul Anis Siti Nurrohkayati Anisa Rahmadani Annisa Aulia Annisa Nurul Safitri Arbainsyah Arbainsyah Aryantinur Azizah Asmiranda Agustinur Avimaro, Rendri Arista Ayu Mentari, Ika Azzah Fatimah Zulfa Azzah Fatimah Zulfa Azzah Fatimah Zulfa Bunga Putri Sari Chaerul Fadly Mochtar Chairin Hanifa , Deasy Nur Chanchao, Chanpen Deasy Nur Chairin Hanifa Deasy Nur Chairin Hanifa Defi Lusi Anggraeni Deswita Maharani Dewi , Dea Puspita Dinata, Reviana Amalia Diniatik Egi Liani Puspita Evita Novi Yanti Fadhillah, Reza Nur Fauziah, Fenty Fauziyah, Nur Fenty Fauziah Guseynova, Sabina Hairunnisa, Indah Halida Suryadini Helni Helni Ichsan, Muhammad Nor Ika Ayu Mentari Indah Hairunisa Irfan Muris Setiawan Irsa Nur Hanifah Jati Pratiwi Jubaidi Jundy Eko Wahyudi Kafka Navisa Suwarno Khairun Nisa Khairunnisa Khairunnisa Khalifah, Chantika Noor Khalish Arsy Al Khairy Siregar Khalish Arsy Al Khairy Siregar Latipah, Asslia Johar Lestari, Ika Widya Luthfiyah Mega Srikandi Dimar Mardiana Mardiana Meliyana Dwi Pangesti Muhammad Ali Syahbana Muhammad Alib Batistuta Muhammad Alib Batistuta Muhammad Alib Batistuta Muhammad Bayu , Radityo Muhammad Nor Ichsan Nanda Daru Wahdini Nindya Ila Syafira Ramelan Norma Lisa Novia Misnawati Aisyah Novia Misnawati Aisyiyah Novia Misnawati Aisyiyah Novia Misnawati Aisyiyah Nur Supianti Nurfadillah, Mursidah Oktavia Triwanti Pramesthi, Asri Dwi Endah Dewi Pratika, Rika Putri, Melani Pebriana Rabiatul Demiati Ramadhan, Donny Rani, Frederika Erwina Rendri Arista Avimaro Ressandy, Sylvan Septian Rika Nur Junnah Rika Pratika Rimba Jagat Cahya Purnama Riska Aulia Rizka Humaira Rofidatul Husna Romadhona Suci Adinda Ruly Emi Ruswanti Sabina Guseynova Safitri, Annisa Nurul Sarah, Aulia Shella Carlina Tasya Sinta Ratna Dewi Siregar, Khalis Arsy Al Khairy Siregar, Khalish Arsy Al Khairy Siska Siska Siti Rahma Siti Sulayha Suwandi, Ahmad Syahbana, Muhammad Ali Syahrul R, Syahrul Syahrul Ramadhan Syaifie, Putri Hawa Sylvan Septian Ressandy Taghfirul Azhima Yoga Siswa Tri Purwoningsih Veggy Nadia Yuliawan Veggy Nadya Yuliawan Vera Anitra Vera Herliana Pratiwi Vera Herliana Pratiwi Yanti, Evita Novi Yogi Pratama Yuliawan, Veggy Nadia Zuliet, Aurelia Nabilla