Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pendampingan Penerapan Work-Life Balance Islami Bagi Tenaga Kerja Muslim di Industri Kreatif Mulyani, Panca Dina Ayu; Nurokhman, Nurokhman; Al-Fatih, Gilang Fajar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.752

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas tenaga kerja Muslim di industri kreatif melalui penerapan Work-Life Balance Islami. Pendampingan dilakukan sebagai respon terhadap tingginya tekanan kerja, jam kerja panjang, dan rendahnya integrasi nilai-nilai spiritual dalam aktivitas profesional. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan identifikasi masalah, pelatihan interaktif, mentoring, implementasi lapangan, serta evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep Work-Life Balance Islami dengan kenaikan rata-rata nilai dari 65,4 menjadi 84,4. Observasi perilaku juga mencatat peningkatan kedisiplinan ibadah, manajemen waktu, dan ketenangan emosional sebesar 31%. Survei pasca-kegiatan mengindikasikan penurunan tingkat stres kerja sebesar 18% serta peningkatan kepuasan kerja sebesar 22%. Secara keseluruhan, program pendampingan ini terbukti efektif dalam menguatkan keseimbangan profesional dan spiritual tenaga kerja, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kualitas hubungan kerja di lingkungan industri kreatif.
PENGARUH PENAMBAHAN GROLEN TYPE D TERHADAP PERKEMBANGAN KUAT TEKAN AWAL BETON Nurokhman, Nurokhman; Hery, Kristiyanto
CivETech: Civil Engineering and Technology Journal Vol. 8 No. 1 (2026): CivETech (in Progress)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kuat tekan beton sebelum umur 28 hari berperan penting dalam percepatan pelaksanaan konstruksi perkerasan kaku. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan admixture Grolen Type D terhadap perkembangan kuat tekan awal beton. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium melalui trial mix di batching plant dengan mutu rencana 15 MPa. Variasi kadar Grolen Type D sebesar 0,5% terhadap berat semen. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari sesuai SNI 1974:2011. Hasil menunjukkan bahwa pada kadar 0,5%, kuat tekan rata-rata mencapai 17,35 MPa (7 hari), 19,88 MPa (14 hari), dan 24,90 MPa (28 hari). Pada kadar 0,7%, kuat tekan umur 7 dan 14 hari masing-masing mencapai 69% dan 89% dari kuat tekan 28 hari. Nilai kuat tekan umur 7 hari telah melampaui mutu rencana. Penambahan Grolen Type D terbukti efektif dalam meningkatkan perkembangan kuat tekan awal beton tanpa menurunkan workability secara signifikan.
EFEKTIVITAS PELARUT PERTALITE DAN TRICHLOROETHYLENE DALAM PROSES PENGUJIAN KADAR ASPAL PADA LAPIS PERKERASAN AC-WC Hanifah Durrotul Hikmah; Suryanto Suryanto; Nurokhman Nurokhman
CivETech: Civil Engineering and Technology Journal Vol. 7 No. 2 (2025): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/civetech.v7i2.3023

Abstract

Sangat penting memeriksa hasil uji ekstraksi campuran aspal untuk menentukan penyebab hilangnya kandungan aspal selama ekstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kadar aspal hasil ekstrasi campuran aspal AC-WC pada sampel material di laboratorium, untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya perbedaan hasil kadar aspal pada jenis pelarut yang berbeda, untuk mengetahui hubungan grafik pengujian gradasi agregat tehadap nilai kadar aspal berdasarkan dua jenis pelarut yang berbeda dan untuk mengetahui efektifitas dari dua jenis pelarut untuk pengujian esktrasi kadar aspal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstraksi. Berdasarkan hasil penelitian ekstraksi kadar aspal dari enam sampel dengan dua jenis pelarut yang berbeda didapatkan nilai kadar aspal dari hasil pengujian ekstraksi menggunakan pelarut trichlorethylene dan pertalite berturut-turut rata-rata dari tiga sampel yaitu 6,35% dan yaitu 6,01%. Pengujian menggunakan trichloroethylene menghasilkan kadar aspal lebih tinggi dan mendekati spesifikasi Bina Marga 2018. Selain itu, pengujian ekstraksi menggunakan pelarut trichloroethylene juga lebih efektif dan menghasilkan kadar aspal yang akurat.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar PKn Melalui Metode Demonstrasi pada Siswa Kelas V Semester II SD Negeri Jembayat 03 Kecamatan Margasari Tahun Pelajaran 2017/2018: Array Nurokhman Nurokhman
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2019): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v3i1.489

Abstract

Kegiatan Penelitian dilakukan pada siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2017/2018 SD Negeri Jembayat 03 Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar PKn materi memahami kebebasan berorganisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Pembelajaran menggunakan metode demonstrasi. Data yang dihimpun berupa hasil belajar PKn yang terdiri atas data kondisi awal, data siklus I, dan data siklus II. Analasis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif komparatif yaitu membandingkan kondisi awal, data siklus I dan data siklus II. Keadaan awal sebelum guru menerapkan metode demonstrasi, hasil PKn rendah dan nilai rata-ratanya masih jauh dibawah nilai KKM. Pada kondisi awal rata-rata kelas 68,1 dengan ketuntasan belajar 41,9% pada siklus I nilai rata-rata 75,0 (naik 10,13%), ketuntasan belajar 70,96% (naik 29,6%). Pada siklus II rata-rata kelas 83,70 jika dibandingkan dengan kondisi awal naik 22,91% ketuntasan belajar 93,55 dengan demikian dari 31 siswa yang tidak tuntas hanya 2 orang siswa. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa secara teoretik maupun secara empirik, melalui pembelajaran dengan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar PKn materi memahami kebebasan berorganisasi di kelas V semester II SD Negeri Jembayat 03 Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal Tahun Pelajaran 2017/2018.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG MENCARI KPK DAN FPB DENGAN POHON FAKTOR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MACHT PADA SISWA KELAS V SD NEGERI KERTAHARJA 03 SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2017/2018: Array Nurokhman, Nurokhman
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang akan dijawab dalam penelitian ini adalah apakah model pembelajaran Make a macht dapat meningkatkan hasil belajar siswa, pada mata pelajaran matematika materi mencari KPK dan FPB dengan pohon faktor pada siswa kelas V SDN Kertaharja 03 semester 1 tahun pelajaran 2017/2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap bahwa penerapan model pembelajaran Make a macht dapat meningkatkan hasil belajar siswa, .Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Pengumpulan datanya menggunakan tes dan observasi. Analisis datanya menggunakan deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian di SD Negeri Kertaharja 03 Kabupaten Tegal. Obyek tindakan dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa. Penelitian ini berlangsung selama 5 bulan mulai bulan 01 Agustus 2017 sampai dengan bulan 30 Desember 2017 Subyek penelitian adalah siswa kelas V SDN Kertaharja 03 semester 1 tahun pelajaran 2017/2018 sebanyak 27 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran make a macht dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus 1 mencapai 79,25 dan pada siklus 2 mencapai 88,14 naik sebesar 8,89 poin. Ketuntasan klasikal siklus 1 mencapai 56 % siklus 2 mencapai 97 % naik sebesar 41 %. Peneliti menyimpulkan dengan menggunakan model pembelajaran make a macht dapat meningkatkan hasil belajar siswa.