Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

EFEKTIVITAS PELARUT PERTALITE DAN TRICHLOROETHYLENE DALAM PROSES PENGUJIAN KADAR ASPAL PADA LAPIS PERKERASAN AC-WC Hanifah Durrotul Hikmah; Suryanto Suryanto; Nurokhman Nurokhman
CivETech: Civil Engineering and Technology Journal Vol. 7 No. 2 (2025): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/civetech.v7i2.3023

Abstract

Sangat penting memeriksa hasil uji ekstraksi campuran aspal untuk menentukan penyebab hilangnya kandungan aspal selama ekstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kadar aspal hasil ekstrasi campuran aspal AC-WC pada sampel material di laboratorium, untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya perbedaan hasil kadar aspal pada jenis pelarut yang berbeda, untuk mengetahui hubungan grafik pengujian gradasi agregat tehadap nilai kadar aspal berdasarkan dua jenis pelarut yang berbeda dan untuk mengetahui efektifitas dari dua jenis pelarut untuk pengujian esktrasi kadar aspal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstraksi. Berdasarkan hasil penelitian ekstraksi kadar aspal dari enam sampel dengan dua jenis pelarut yang berbeda didapatkan nilai kadar aspal dari hasil pengujian ekstraksi menggunakan pelarut trichlorethylene dan pertalite berturut-turut rata-rata dari tiga sampel yaitu 6,35% dan yaitu 6,01%. Pengujian menggunakan trichloroethylene menghasilkan kadar aspal lebih tinggi dan mendekati spesifikasi Bina Marga 2018. Selain itu, pengujian ekstraksi menggunakan pelarut trichloroethylene juga lebih efektif dan menghasilkan kadar aspal yang akurat.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar PKn Melalui Metode Demonstrasi pada Siswa Kelas V Semester II SD Negeri Jembayat 03 Kecamatan Margasari Tahun Pelajaran 2017/2018: Array Nurokhman Nurokhman
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2019): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v3i1.489

Abstract

Kegiatan Penelitian dilakukan pada siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2017/2018 SD Negeri Jembayat 03 Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar PKn materi memahami kebebasan berorganisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Pembelajaran menggunakan metode demonstrasi. Data yang dihimpun berupa hasil belajar PKn yang terdiri atas data kondisi awal, data siklus I, dan data siklus II. Analasis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif komparatif yaitu membandingkan kondisi awal, data siklus I dan data siklus II. Keadaan awal sebelum guru menerapkan metode demonstrasi, hasil PKn rendah dan nilai rata-ratanya masih jauh dibawah nilai KKM. Pada kondisi awal rata-rata kelas 68,1 dengan ketuntasan belajar 41,9% pada siklus I nilai rata-rata 75,0 (naik 10,13%), ketuntasan belajar 70,96% (naik 29,6%). Pada siklus II rata-rata kelas 83,70 jika dibandingkan dengan kondisi awal naik 22,91% ketuntasan belajar 93,55 dengan demikian dari 31 siswa yang tidak tuntas hanya 2 orang siswa. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa secara teoretik maupun secara empirik, melalui pembelajaran dengan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar PKn materi memahami kebebasan berorganisasi di kelas V semester II SD Negeri Jembayat 03 Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal Tahun Pelajaran 2017/2018.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG MENCARI KPK DAN FPB DENGAN POHON FAKTOR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MACHT PADA SISWA KELAS V SD NEGERI KERTAHARJA 03 SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2017/2018: Array Nurokhman, Nurokhman
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang akan dijawab dalam penelitian ini adalah apakah model pembelajaran Make a macht dapat meningkatkan hasil belajar siswa, pada mata pelajaran matematika materi mencari KPK dan FPB dengan pohon faktor pada siswa kelas V SDN Kertaharja 03 semester 1 tahun pelajaran 2017/2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap bahwa penerapan model pembelajaran Make a macht dapat meningkatkan hasil belajar siswa, .Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Pengumpulan datanya menggunakan tes dan observasi. Analisis datanya menggunakan deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian di SD Negeri Kertaharja 03 Kabupaten Tegal. Obyek tindakan dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa. Penelitian ini berlangsung selama 5 bulan mulai bulan 01 Agustus 2017 sampai dengan bulan 30 Desember 2017 Subyek penelitian adalah siswa kelas V SDN Kertaharja 03 semester 1 tahun pelajaran 2017/2018 sebanyak 27 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran make a macht dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus 1 mencapai 79,25 dan pada siklus 2 mencapai 88,14 naik sebesar 8,89 poin. Ketuntasan klasikal siklus 1 mencapai 56 % siklus 2 mencapai 97 % naik sebesar 41 %. Peneliti menyimpulkan dengan menggunakan model pembelajaran make a macht dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Etika Bermedia Sosial dan Pencegahan Penyebaran Hoaks di Kalangan Karyawan PT Perkasa Kabupaten Tegal Gilang Fajar Al-Fatih; Panca Dina Ayu; Nurokhman Nurokhman; Putri Deti Ratih; Hasna Sausan Salsabila
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 7 No 1 (2026): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v7i1.979

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat modern, termasuk di lingkungan kerja. Kemudahan dalam mengakses, menerima, dan menyebarkan informasi melalui berbagai platform digital memberikan banyak manfaat dalam komunikasi dan pertukaran informasi. Namun, penggunaan media sosial yang tidak disertai pemahaman etika digital dan kemampuan verifikasi informasi dapat meningkatkan risiko penyebaran hoaks yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, konflik sosial, serta gangguan komunikasi di lingkungan kerja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman karyawan PT Perkasa Kabupaten Tegal mengenai etika bermedia sosial dan pencegahan penyebaran hoaks. Kegiatan diikuti oleh 27 karyawan dari divisi General Cleaning, Service, dan Security. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup etika bermedia sosial, dampak penyebaran hoaks, serta langkah-langkah sederhana dalam melakukan verifikasi informasi sebelum disebarkan kepada orang lain. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai dari 64,0 pada pre-test menjadi 85,1 pada post-test, atau meningkat sebesar 21,1 poin. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan efektif dalam meningkatkan literasi digital peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih bijak, bertanggung jawab, dan produktif dalam memanfaatkan media sosial
PEMBERDAYAAN PARTISIPATIF PENATAAN PERMUKIMAN KAWASAN KUMUH BANTARAN SUNGAI GAJAHWONG MUJA MUJU YOGYAKARTA Nurokhman Nurokhman; Muchammad Arif Budiyanto; Muhammad Ryan Iskandar; Muhammad Arifin; Fajar Purwoko
Gemi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2022): Gemi
Publisher : Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/gemi.v1i2.1264

Abstract

Kawasan Permukiman Kumuh di Bantaran Sungai Gajahwong Muja Muju Kota Yogyakarta merupakan permasalahan yang harus sesuai target Dirjen Cipta karya dengan istilah 100-0-100 (100% akses air bersih-0% luasan kumuh-100% akses sanitasi). Progran Kota Tanpa Kumuh Yogyakarta telah komitmen mendukung dengan mengintegrasikan beberapa program dari sector lain termasuk pembentukan Kelompok Kerja yang terdiri dari pemerintah, swasta, perguruan tinggi dan masyarakat. Universitas Cokroaminoto Yogyakarta sebagai bagian dari Pokja tersebut beruapaya memberikan partisipasinya berupa pemikiran dari dosen dan mahasiswa. Dalam penataan permukiman kumuh di banataran Sungai Gajahwong Muja-Muju menjadi perhatian kampus karena Kawasan Muja Muju-Warungboto-Giwangan merupakan area di sekitar kampus UCY. Adanya Program PTSL yang telah menertibkan status pertanahan dan hunian di Kawasan ini telah memberikan sinergitas dengan Program Kotaku dalam pembenahan perumahan. Tujaun kegiatan mengidentifikasi permasalahan aspek kumuh di Kawasan Permukiman Kumuh Bantaran Sungai Gahajwong Muja Muju, menganalisis infrastruktur yang direncana atau telah dibangun pada skala lingkungan maupun skala kawasan sebagai peningkatan kualitas permukiman kumuh dan menganalisis kelayakan konstruksi berdasarkan peraturan yang berlaku. Metode kegiatan melalui observasi lokasi di Kawasan permukiman Kumuh Bantaran Sungai Gajahwong Muja Muju dengan dukungan data sekunder dari Dinas PUPKP Kota Yogyakarta, Program Kota Tanpa Kumuh Kota Yogykarta, dan data pendukung lainnya. Hasil kegiatan teridentifikasi permasalahan parameter kumuh pada 7 aspek bangunan gedung, jalan, drainase, jaringan air limbah, sarana air bersih, persampahan, proteksi kebakaran dan ketersediaan ruang terbuka publik dengan skor kekumuhan awal 31 pada tahun 2016 (kumuh ringan) dan sekarang tahun 2021 sudah bebas kumuh. Selain perubahan skor juga tampilan Kawasan yang sudah tertangani dan tertata menjadi kawasan asri dan harmoni banatarn sungai menjadi halaman depan rumah setelah adanya pengeprasan hunian untuk akses jalan dengan konsep M3K (Jawa: “mundur, munggah, madep kali”) secara sawadaya.
PENGARUH PENAMBAHAN GROLEN TYPE D TERHADAP PERKEMBANGAN KUAT TEKAN AWAL BETON Nurokhman Nurokhman; Kristiyanto Hery
CivETech: Civil Engineering and Technology Journal Vol. 8 No. 1 (2026): CivETech (in Progress)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kuat tekan beton sebelum umur 28 hari berperan penting dalam percepatan pelaksanaan konstruksi perkerasan kaku. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan admixture Grolen Type D terhadap perkembangan kuat tekan awal beton. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium melalui trial mix di batching plant dengan mutu rencana 15 MPa. Variasi kadar Grolen Type D sebesar 0,5% terhadap berat semen. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari sesuai SNI 1974:2011. Hasil menunjukkan bahwa pada kadar 0,5%, kuat tekan rata-rata mencapai 17,35 MPa (7 hari), 19,88 MPa (14 hari), dan 24,90 MPa (28 hari). Pada kadar 0,7%, kuat tekan umur 7 dan 14 hari masing-masing mencapai 69% dan 89% dari kuat tekan 28 hari. Nilai kuat tekan umur 7 hari telah melampaui mutu rencana. Penambahan Grolen Type D terbukti efektif dalam meningkatkan perkembangan kuat tekan awal beton tanpa menurunkan workability secara signifikan.
PEMANFAATAN LIMBAH ABU TERBANG (FLY ASH) DALAM OPTIMALISASI MUTU BETON RAMAH LINGKUNGAN Nurokhman Nurokhman; Iskandar Muhammad Ryan
CivETech: Civil Engineering and Technology Journal Vol. 8 No. 2 (2026): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan limbah industri sebagai material konstruksi menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Fly ash hasil pembakaran batubara PLTU memiliki kandungan silika dan alumina yang tinggi sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan tambah beton untuk mengurangi konsumsi semen Portland. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan fly ash terhadap karakteristik campuran, perkembangan kuat tekan, dan kuat lentur beton sebagai material alternatif perkerasan kaku. Penelitian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Cokroaminoto Yogyakarta menggunakan metode SNI. Variasi campuran terdiri atas beton mutu fc'15 MPa dengan fly ash 11,3% dan beton mutu fc'35 MPa dengan fly ash 25% terhadap berat semen. Pengujian meliputi karakteristik agregat, slump, kuat tekan umur 7, 14, dan 28 hari serta kuat lentur umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton mutu fc'15 mencapai kuat tekan rata-rata 20,61 MPa pada umur 28 hari, sedangkan beton mutu fc'35 menghasilkan kuat tekan rata-rata 43,39 MPa dengan standar deviasi 3,47 MPa. Pertumbuhan kuat tekan umur 7 hari mencapai 78% dari kuat tekan umur 28 hari sehingga menunjukkan perkembangan kekuatan awal yang lebih baik dibanding beton normal. Hasil pengujian kuat lentur sebesar 4,89 MPa juga memenuhi persyaratan minimum perkerasan kaku. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan fly ash mampu meningkatkan kinerja mekanik beton sekaligus mengurangi penggunaan semen Portland sehingga berpotensi menjadi material konstruksi yang lebih ramah lingkungan