Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Keperawatan

Pengaruh Terapi Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Lesiana Lestari; Dedi Pahrul; Asih Fatriansari; Helsy Desvitasari
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v6i1.363

Abstract

Berdasarkan data World Health Organizational (WHO) tahun 2019 mengestimasikan saat ini prevalensi hipertensi secara global sebesar 22% dari total penduduk dunia. Penyakit hipertensi dalam pengobatan tidak hanya menggunakan obat-obatan, tetapi bisa menggunakan alternatif non farmakologis dengan menggunakan metode yang lebih mudah dan murah yaitu dengan menggunakan terapi rendam kaki air hangat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi redam kaki air hangat terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Merdeka Palembang Tahun 2022. Metode penelitian menggunakan One-grouppreandposttest. Dalam penelitian ini populasi dari bulan Januari-Maret 2022 sebanyak 1.630 pasien hipertensi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 39 responden. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan rerata tekanan darah sistolik sebelum dilakukan terapi rendam kaki air hangat yaitu 142 dan tekanan darah diastolik yaitu 90. Rerata tekanan darah sistolik setelah dilakukan terapi rendam kaki air hangat yaitu 130 dan tekanan darah diastolik yaitu 80. Hasil uji statistik diketahui diperoleh nilai p value sebesar 0,000<α 0,05. Kesimpulan: ada pengaruh terapi redam kaki air hangat terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Merdeka Palembang tahun 2022. Diharapkan pihak puskesmas agar dapat mempertimbangkan terapi rendam kaki air hangat sebagai salah satu alternatif pengobatan dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Pengaruh Latihan Batuk Efektif Terhadap Pengeluaran Sputum Pada Penderita Tuberkulosis Paru Di Rumah Sakit Bhayangkara M.Hasan Palembang Lutfiany, Melly Triska; Dedi Pahrul; Setiawan; Asih Fatriansari; Putinah; Apriani
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v6i2.416

Abstract

Penderita Tuberkulosis Paru pada umumnya mengeluhkan sulit untuk bernafas akibat banyaknya sputum di saluran pernafasan yang berlebihan dan ketidaknyamanan saat akan mengeluarkan sputum. Batuk merupakan gejala paling sering ditemukan pada pasien tuberkulosis paru. Batuk efektif dapat membantu pasien mengoptimalisasi pengeluaran sputum. Tujuan penelitian ini pengaruh latihan efektif terhadap pengeluaran sputum pada penderita tuberkulosis paru. Metode penelitian ini menggunakan metode pre – eksperimental dengan pendekatan one group pre test – post test, dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 responden. Hasil analisa univariat didapatkan rerata pengeluaran sputum sebelum dilakukan latihan batuk efektif adalah 2,06 ml dengan standar deviasi 0,73, kemudian rerata sesudah latihan batuk efektif adalah 3,12 ml dengan standar deviasi 0,70. Pada analisa bivariat digunakan uji parametik yaitu Paired Samples T-Test dengan hasil p-value = 0,000 < 0,05. Simpulan dari hasil penelitian ini ada pengaruh latihan batuk efektif terhadap pengeluaran sputum pada penderita tuberkulosis paru di Rumah Sakit Bhayangkara M. Hasan Kota Palembang. Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit tersebut terhadap penderita Tuberkulosis Paru sudah baik, diharapkan kedepannya lebih ditingkatkan lagi pelayanan terutama dalam pelaksanaan latihan batuk efektif.
Analisis Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Pre Sectio Caesarea Di Rsi Siti Khadijah Palembang , Cindy Putri Aurel; Putinah; Asih Fatriansari; Latifah; Abdul Syafei
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v7i1.449

Abstract

Latar belakang : Di Indonesia angka kejadian sectio caesarea telah melewati batas tertinggi WHO yaitu 15,3% dari sampel 20.591 ibu yang bersalin dalam 5 tahun terakhir yang disurvei dari 33 provinsi. Sectio caesarea  yang merupakan salah satu bentuk intervensi medis terencana yang biasanya memerlukan waktu cukup lama, sehingga sangat berisiko terhadap keselamatan jiwa seseorang dan dapat menyebabkan pasien mengalami kecemasan. Tujuan Penelitian : Mengetahui perbedaan teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan kecemasan pada pasien pre sectio caesarea. Metode Penelitian : Menggunakan desain pra experimental dengan rancangan penelitian One-group pre and post test. Teknik pengambilan sampel menggunakan  purposive sampling. Jumlah responden pasien pre sectio caesarea sebanyak 12 responden. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil Penelitian: Menunjukkan pasien pre sectio caesarea sebelum diberi teknik relaksasi genggam jari  didapatkan nilai rata-rata  yaitu 20,50 dan setelah diberi teknik relaksasi mengalami penurunan nilai rata-rata menjadi 12,58. Hasil uji statistik menunjukkan nilai P-Value adalah sebesar 0,000  ≤ α 0,05. Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapat ada perbedaan teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan kecemasan pada pasien pre sectio caesarea di RSI Siti Khadijah Palembang.