Claim Missing Document
Check
Articles

PREDICTION OF THE CONSEQUENCES OF FIRE AND EXPLOSION AT GAS STATIONS IN BANDA ACEH CITY USING THE ALOHA APPLICATION IN 2020 Mauliany, Fouriza Dinda; Ariscasari, Putri; Zulkifli, Zulkifli
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v8i2.2021

Abstract

The National Fire Protection Association (NFPA) reported 5,020 cases of fire at gas stations, of which 61% of gas station fires were caused by vehicle fires, 27% by technical errors, and 12% caused by other causes. In 2017 at the Simpang Jam gas stationin Banda Aceh, which caused huge losses. Previously, there had never been a study on the impact of fire and explosion risks, especially for gas stations that were close to residential areas in the city of Banda Aceh.. This research is descriptive analytic with a case study design conducted at 2 gas stations in Banda Aceh using secondary data obtained from gas stations and BMKG and then processed using ALOHA software. The results showed that the flammable area at the Batoh Gas Station was 28 yards, with a red zone (17 yards), an orange zone (21 yards), and a yellow zone (28 yards). The flammable area at the Simpang Jam gas station is 24 yards, with a red zone (13 yards), an orange zone (17 yards), and a yellow zone (24 yards). Both gas stations do not have an emergency response plan to anticipate fires and explosions at these gas stations. it is recommended to the managers of Batoh Gas Stations and Simpang Jam Gas Stations to make an emergency response plan and provide training on fire and explosions for each worker, it is hoped that the government will tighten regulations regarding land that must be vacated in hazard zones to minimize the impact of fire and explosions at these gas stations.
THE RELATIONSHIP BETWEEN BASIC SANITATION AND FLY DENSITY LEVELS AT RESTAURANTS IN THE WORKING AREA OF THE LAMPULO HEALTH CENTER, KOTA BANDA ACEH IN 2021 Andriani, Novi; Ariscasari, Putri; Mawardi, Mawardi; Mairani, Tiara
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v10i1.2068

Abstract

Background: The main factor in a restaurant that must always be maintained is the hygiene and sanitation of the restaurant. Based on the results of observations in several restaurants in the working area of the Lampulo Community Health Center,it can be seen that the  sanitation of restaurants does not meet standards, such as the condition of the equipment washing facilities that are not suitable for use, the absence of special trash cans, the absence of covers for prepared food and the absence of facilities for prevention fly. This research aims  to determine the relationship between basic sanitation and the level of fly density at restaurants in the Lampulo Community Health Center Working Area, Kota Banda Aceh in 2021. Method: The research is descriptive analytical with a cross- sectional design. Sampling was taken using a total sampling method of of 50 restaurants. Data analysis used the Chi Square test with the STATA 13 computer program. Results: The results showed that 55.8% of restaurants had a high fly density level. The results of the bivariate analysis show that there is a relationship between ready-made food storage places (p value = 0.019), equipment washing places (p value= 0.013), rubbish disposal places (p value=  0.003), and fly prevention facilities (p value= 0.001). Recommendation: Restaurant owners to improve sanitation facilities in restaurants, maintain environmental cleanliness, and implement health requirements in restaurants.
ASSESSMENT OF OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH RISKS FOR WORKERS OPERATING CRANES ON THE SIGLI-BANDA ACEH TOLL ROAD PROJECT Nasir, Muhammad; Ariscasari, Putri; Abdullah, Asnawi
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v9i1.2050

Abstract

Background: Operating a crane is a high-risk activity at a construction site. In addition to the potential  for serious injuries or death, crane accidents can also result in significant property damage and impact to the project's budget and schedule. Crane accidents can also harm a company's reputation. This research aims to identify dangers and risks in crane work activities on the Sigli-Banda Aceh toll road project, especially section 3. Method: The research was conducted using observation, interviews, and the Job Safety Analysis (JSA) method. Risk analysis using semi-quantitative methods. The sample in this research were 2 Crawler Cranes, 2 Operators and 1 Supervisor.This research was conducted for 4 days from 16 to 19 October 2020. Results: The results of the Crane work activity assessment found 64.7% in the very high/extreme risk category, 23.52% in the high risk category, and 11.76% in the medium risk category. The high and very high/extreme risk value categories are found in lifting activities with identified risks are electric shock, falls from a height, broken bones, broken girders and fatalities. JSA is one of the tools used as a risk management effort. It is recommended that workers always attend the Tool Box Meeting and carry out each stage of work with JSA guidance. Recommendation: The advice given based on this research is to carry out control measures following the results of the hazard and risk assessment identified based on the JSA, carry out routine housekeeping, standby fire extinguishers on each crane, and provide shaded places considering that workers working in the field are exposed to heat exposure.
ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI KLINIK BUMI SEHAT MEULABOH KABUPATEN ACEH BARAT Ramada, Ricki; Dilla Santi, Tahara; Ariscasari, Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33424

Abstract

Aktivitas pusat layanan kesehatan memunculkan persoalan baru. Sering kali, puskesmas/klinik kurang memperhatikan masalah penanganan limbah medis yang biasanya terdiri dari bekas kain kasa, kapas, plastik, jarum suntik, dan botol infus. Saat ini, banyak puskesmas dan klinik kesehatan swasta yang membuka layanan rawat inap, sehingga limbah medis yang dihasilkan semakin bertambah. Limbah medis sangat berbahaya karena mengandung berbagai jenis penyakit dan racun. Tujuan umum dari penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan sistem pengelolaan limbah medis padat di Klinik Bumi Sehat Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, pada tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang terdiri dari informan inti dan triangulasi dengan jumlah informan sebanyak tiga orang, yaitu kepala sanitasi, petugas kebersihan, dan penanggung jawab klinik. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 9 sampai 16 Oktober 2023. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pemilahan, dilakukan pemisahan antara limbah medis dan non-medis dengan disertai label sesuai karakteristik. Pewadahan tersedia beberapa tempat sesuai karakteristik limbah dan jenisnya, namun wadah belum dilapisi dengan kantong plastik berwarna. Pengangkutan limbah medis padat menggunakan troli dan melewati jalur khusus. Penyimpanan dilakukan di ruang berventilasi, bukan di cold storage, dan lama penyimpanan yang lebih dari 90 hari mengakibatkan bau. Pengolahan akhir limbah medis padat dilakukan oleh pihak ketiga dengan bukti kerjasama dan manifest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan limbah medis padat di Klinik Bumi Sehat sudah sesuai dengan Permenkes No. 7 tahun 2019.
EDUCATION ABOUT HYGIENE DURING MENSTRUATION TO STUDENTS OF MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 BANDA ACEH Wardiati Yusuf; dr. Riza Septiani; Agustina Agustina; Putri Ariscasari
ABDIMU: Jurnal Pengabdian Muhammadiyah Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/abdimu.v3i1.1970

Abstract

Menstruasi merupakan kondisi alami yang dialami oleh perempuan usia subur. Walaupun menstruasi  merupakan  hal  yang  alamiah  yang  dialami,  kejadian  menstruasi  akan  memiliki dampak buruk bagi kesehatan jika tidak dibarengi dengan pengetahuan dan  praktik hygiene yang baik. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banda Aceh tentang manajemen hygiene ketika mengalami menstruasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2022 di Aula MAN 2 Banda Aceh. Kegiatan ini diikuti oleh 150 siswi kelas XI dan XII. Metode edukasi yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi terarah. Diharapkan kepada guru dan petugas kesehatan untuk dapat melakukan edukasi yang berkesinambungan terkait dengan permasalahan kesehatan reproduksi kepada siswi, terutama berkaitan dengan manajemen pada saat menstruasi kepada siswi, sehingga siswi memperoleh pemahaman yang memadai tentang personal hygiene ketika menstruasi.
Analysis of Hypertention Prevention Behavior Based on Health Belief Model at Pulau Nasi, Pulo Aceh Ricinta, Putroe Aliya; Farrah Fahdhienie; Putri Ariscasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 8: AUGUST 2024 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i8.5952

Abstract

Introduction: Non-communicable diseases (NCDs) are one of the leading causes of disease worldwide and are a significant public health problem. One of the non-communicable diseases is hypertension. hypertension is the leading cause of premature death worldwide with 1.28 billion sufferers out of a total population of 8.05 billion or 16% of people worldwide suffering from hypertension. Objective: To determine whether there is a relationship between hypertension prevention behavior and a person's Health Belief Model in vulnerability, seriousness, benefits, barriers and cues to action in the community of Pulau Nasi, Pulo Aceh District. Method: This research is a quantitative study that uses an analytic design with a cross sectional approach with the chi square test. This research was conducted on Pulau Nasi, Pulo Aceh District within a period of 3 days with a population of rice islanders who did not experience hypertension totaling 81 respondents. Result: The result showed that hypertension prevention behavior with the characteristics of respondents on Pulau Nasi with female respondents in the age category dominating 20-40 years (75.6%), the last education is middle level as much as (58%), married status as much as (100%) which is dominated by the work of housewives as much as (88.9%) with domicile in alue reuyeung village as much as (33.3%). There is a significant relationship between barriers and hypertension prevention behavior in the health belief model with a (p-value 0.045) and Cues to Action with a (p-value 0.040) and there is no significant relationship between perceived vulnerability with a (p-value 0.103), perceived seriousness with a (p-value 0.445), perceived benefits with a (p-value 0.123). Conclusion: There is a relationship between barriees and cues to action on hypertension prevention behavior in Pulau Nasi, Pulo Aceh sub-district.
ANALISIS RISIKO ERGONOMIS DAN KELUHAN KESEHATAN PEKERJA PRODUKSI ROKOK PT RAMPAGO JAYA SUKAMAKMUR ACEH BESAR TAHUN 2024 Khalidy, Maulana; Zakaria, Radhiah; Ariscasari, Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36824

Abstract

Seiring perkembangan industri di Indonesia, khususnya di sektor industri kecil di Aceh yang banyak mengandalkan pekerjaan manual, perhatian terhadap aspek kesehatan dan keselamatan kerja semakin penting. Industri rokok skala kecil menghadirkan risiko ergonomis tinggi bagi pekerja, seperti gangguan muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders/MSDs), kelelahan, dan stres akibat aktivitas berulang seperti pengelintiran dan pengemasan rokok yang memerlukan postur tubuh statis dalam waktu lama. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko ergonomis dan keluhan kesehatan pada pekerja divisi produksi rokok di PT Rampago Jaya, sebuah industri rokok skala kecil. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan 19 pekerja produksi. Instrumen yang digunakan mencakup Rapid Upper Limb Assessment (RULA) untuk evaluasi risiko ergonomis, Nordic Body Map (NBM) untuk mengidentifikasi keluhan kesehatan, serta Ergonomi Checkpoint untuk menganalisis desain tempat kerja dan pencahayaan. Hasil RULA menunjukkan 78,95% pekerja berada dalam kategori risiko sedang dan 21,05% dalam kategori risiko tinggi. NBM mengidentifikasi keluhan nyeri pada leher, bahu, punggung, dan bokong, meski risiko cedera muskuloskeletal tergolong rendah. Analisis Ergonomi Checkpoint menunjukkan perlunya penyesuaian pada desain tempat kerja dan pencahayaan untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi kerja. Disarankan untuk melakukan penyesuaian ergonomis, menilai risiko secara rutin, dan menerapkan audit ergonomi yang dapat diadaptasi pada industri lainnya. Studi lanjutan diharapkan dapat mengembangkan intervensi ergonomi komprehensif dan melakukan studi longitudinal untuk mengukur efektivitasnya.
Perbedaan Tingkat Kepatuhan terhadap Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) pada Pegawai di Lingkungan Kantor Bappeda dengan Kantor Pertanian Kamila, Saufa Tasyaul; Abdullah, Asnawi; Ariscasari, Putri
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.5341

Abstract

Rokok merupakan masalah kesehatan dunia, merokok tidak hanya membahayakan kesehatan bagi perokoknya saja, akan tetapi membahayakan juga orang-orang yang ada di sekitarnya. Pemerintah Aceh telah memiliki Qanun Nomor 04 Tahun 2022 Tentang Kawasan Tanpa Rokok, yang bertujuan melindungi kesehatan masyarakat dari bahaya akibat merokok, membudayakan hidup sehat dan menekan angka pertumbuhan perokok pemula. Tujuan penelitian ini untuk melihat perbedaan tingkat kepatuhan terhadap Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) pada pegawai di lingkungan Kantor Bappeda dengan Kantor Pertanian Kota Banda Aceh Tahun 2024.Jenis penelitian ini kuantitatif yang bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh pegawai di lingkungan Kantor Bappeda dengan Kantor Pertanian Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 60 responden yang mana 30 dari Kantor Bappeda dan 30 dari Kantor Pertanian Kota Banda Aceh. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 12 -25 Juni 2024. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian, selanjutnya dilakukan analisis univariat dan bivariat menggukan uji chi-square dan regresi logistik menggunakan STATA. Hasil analisis univariat diketahui bahwa 75,0% pegawai tidak patuh dengan kebijakan KTR, 45,0% pengetahuan kurang baik, 5,0% sikap negatif, 73,3% usia >30 tahun, 11,6% ada riwayat penyakit dan 66,67% lama merokok ≥10 tahun. Hasil analisis bivariat menggunakan regresi logistik diketahui bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p-value 0,881), sikap (p-value 0,732) dan usia (p-value 0,503), riwayat penyakit (p-value 0,051), sedangkan terdapat hubungan lama merokok (p-value 0,001) dengan kepatuhan kebijakan KTR pada pegawai di kantor Bappeda dan Pertanian Kota Banda Aceh Tahun 2024.Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas pegawai tidak patuh terhadap kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), dengan lama merokok sebagai faktor signifikan yang mempengaruhi kepatuhan. Disarankan kepada pihak Kantor Bappeda dan Pertanian Kota Banda Aceh agar dapat menjaga kepatuhan terhadap kebijakan KTR, meningkatkan pengetahuan, menjaga sikap agar tidak merokok dilingkungan kantor, sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif kedepannya.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BUDAYA KESELAMATAN KERJA DI STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU) KOTA BANDA ACEH Arya, Rahmat; Agustina, Agustina; Ariscasari, Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41253

Abstract

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja akibat bahan bakar yang mudah terbakar, sehingga penerapan budaya keselamatan kerja menjadi penting. Penelitian ini bertujuan menganalisis budaya keselamatan kerja pada SPBU di Kota Banda Aceh beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 38 pekerja di 4 SPBU di Kota Banda Aceh yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square menggunakan perangkat lunak STATA MP-17. Hasil menunjukkan bahwa 71,05% pekerja memiliki budaya keselamatan kerja yang baik, 97,37% pekerja mengikuti pelatihan keselamatan, 78,95% memiliki peran pengawas yang baik, 63,16% memiliki peran personal yang baik, dan 63,16% menunjukkan pengaruh rekan kerja yang baik. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara peran pengawas (p=0,0001), peran personal (p=0,0001), dan pengaruh rekan kerja (p=0,0001) terhadap budaya keselamatan kerja. Namun, pelatihan keselamatan tidak menunjukkan hubungan signifikan terhadap budaya keselamatan kerja (p=0,112). Kesimpulan dari penelitian ini adalah peran pengawas, peran personal, dan pengaruh rekan kerja secara signifikan memengaruhi budaya keselamatan kerja, sedangkan pelatihan keselamatan tidak memiliki pengaruh signifikan. Oleh karena itu, disarankan agar SPBU meningkatkan efektivitas pengawasan, memperkuat peran personal, serta membangun dukungan antar pekerja untuk menciptakan budaya keselamatan kerja yang optimal.
ANALISIS REGRESI LINEAR : PENGARUH KUALITAS TIDUR TERHADAP GANGGUAN KESEHATAN MENTAL SISWA PESANTREN AL ZAHRAH KABUPATEN BIREUEN ARLIANTI, NOPA; Ariscasari, Putri; Masykur, Masykur; Wardiati, Wardiati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42813

Abstract

Periode remaja dipandang sebagai masa badai dan stress dimana masa ini merupakan masa puncaknya rasa frustasi, penderitaan, konflik dan krisis penyesusaian yang nantinya akan mengganggu sistem saraf. Masalah kesehatan mental merupakan beban utama penyakit bagi remaja, secara global diperkirakan 1 dari 5 remaja akan mengalami masalah kesehatan mental setiap tahun seperti melukai diri sendiri yang merupakan penyebab utama kematian ketiga bagi remaja, dan depresi merupakan salah satu penyebab utama kecacatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas tidur terhadap gangguan mental pada siswa Pesantren Al-Zahrah Kabupaten Bireuen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 2 SMA sebanyak 60 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Dari beberapa indikator penilaian pengaruh kualitas tidur terhadap gangguan mental siswa, diperoleh hubungan yang signifikan antara kualitas tidur secara subjektif (p-value = 0,001 95% CI, 1.82-4.79) dan gangguan tidur (p-value = 0,034, 95% CI, 0.29-7.18) dengan gangguan kesehatan mental siswa Pesantren Al-Zahrah. Hasil perbandingan gangguan mental antara laki-laki dan perempuan menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan gangguan mental siswa pada siswa laki-laki dan Perempuan. Rata-rata kesehatan mental siswa dalam kondisi sedang ( = 17.55) dengan kondisi kualitas tidur secara subjektif dan siswa yang mengalami gangguan tidur memiliki pengaruh terhadap kesehatan mental siswa di pesantren.