Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Discrete Simulation Model Development for Enhancing the Efficiency of Seaweed Production Processes at PT. IHFIM Fole, Asrul; Safitri, Khoerun Nisa; Riska Iva Riana; Nurul Aini
Cognitia : International Engineering Journal Vol. 1 No. 2 (2025): Cognitia : International Engineering Journal
Publisher : Candela Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63288/ciej.v1i2.6

Abstract

This study focuses on improving the efficiency of seaweed production at PT. IHFIM through the development of a discrete event simulation model. The production system includes several main stages such as Pre-Treatment, Initial Rinse, Quality Check, Thermal Drying, Disinfection, and Final Blending. Field observation and actual production data were used to build the simulation model using ProModel software. Model verification was done through running simulations, and validation was conducted statistically using a t-test, confirming that the simulation outputs were consistent with actual conditions. The analysis identified two bottlenecks in the system: Pre-Treatment with 12.88% blocked time and Initial Rinse with 11.60% blocked time. To address these issues, two improvement scenarios were tested. Scenario 1 added an extra tank to the Pre-Treatment stage, which successfully reduced the blockage to 0%. Scenario 2 introduced additional buffer capacity at the Initial Rinse and Quality Check stages, resulting in a 4% reduction in blockage. The results show that increasing capacity at key points can improve material flow and reduce delays. This study concludes that discrete simulation is an effective method for identifying bottlenecks and evaluating operational improvements in agro-industrial production systems
Analysis The Effect of Water Quality and Service Quality on Consumer Loyalty Riana, Riska Iva
Journal of Industrial System Engineering and Management Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Industrial System Engineering and Management (Edisi June)
Publisher : PT. SAFARI AMALIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56882/jisem.v4i1.46

Abstract

Sustainability of water supply services hold contributes to human well-being with individual preferences. So, there is need to assess for the public from various levels of water services in an effort to ensure water provision with the aim of achieving customer satisfaction in its use so that it can build their own loyalty. So therefore, this study was conducted to determine how water quality and service effect consumer loyalty using the Structural Equation Modeling (SEM) by looking for variables that influence quality and success in achieving user loyalty by forming a diagram of the relationship between variables and indicators, confirmatory analysis factors for exogenous and endogenous variables in the initial model, data normality tests and outlier evaluations. The model fit test in this study uses several criteria, including Chi Square, GFI, TLI, CLI, AGFI and RMSEA. Based on the results of this study, it shows that (1) the variable (CS) Consumer Satisfaction value of 0.768, meaning that the variable (CS) Consumer Satisfaction can be explained by (WQ) Water Quality (SQ) Service Quality with a percentage value of 76.8% while 24.2% can be explained by other variables not examined in this study. (2) not all antecendent variables have a significant influence on the consequent variables. Also, not all hypotheses are accepted. All antecedent variables cannot explain the consequent variables because the R2 value is less than 0.5.
PENGUATAN LITERASI KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI KAMPANYE EDUKASI DIGITAL DAN LURING Gorap, Stefanie Inggried; Surur, Andi Ainun Zulkiah; Kartini, Kartini; Riana, Riska Iva; Ilmi, Nurul
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi kesehatan masyarakat menjadi komponen penting dalam menghadapi meningkatnya arus informasi digital, termasuk misinformasi yang berpotensi memengaruhi pengambilan keputusan terkait kesehatan. Mobilitas masyarakat usia produktif yang tinggi serta keterbatasan kemampuan dalam memilih sumber informasi terpercaya semakin memperbesar risiko penyebaran persepsi salah dan perilaku kesehatan yang tidak tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui pendekatan edukasi hybrid, yaitu kombinasi metode digital dan luring. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, penyebaran konten edukasi berupa infografis dan video singkat, serta sesi diskusi untuk mengklarifikasi isu-isu kesehatan aktual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dalam mengenali ciri hoaks kesehatan, memverifikasi kredibilitas sumber, serta mengidentifikasi perilaku preventif yang benar. Antusiasme peserta dalam sesi diskusi mengindikasikan bahwa pendekatan luring masih dibutuhkan untuk menjembatani kesenjangan pemahaman yang tidak dapat dijelaskan melalui materi digital. Di sisi lain, konten digital yang disebarkan kembali oleh peserta menunjukkan adanya efek multiplier yang memperluas jangkauan edukasi. Kesimpulannya, pendekatan edukasi hybrid terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan ketahanan informasi masyarakat. Program lanjutan dalam bentuk pembaruan materi dan pelatihan kader disarankan untuk menjaga keberlanjutan perubahan perilaku.
Performance Evaluation of Fixed Crane Operations Using Overall Equipment Effectiveness Method in Port Container Handling Activities Riana, Riska Iva; Fauziah
Journal of Industrial System Engineering and Management Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Industrial System Engineering and Management (Edisi November)
Publisher : PT. SAFARI AMALIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56882/jisem.v4i2.56

Abstract

Efficient container handling is crucial to maintaining productivity and competitiveness in port operations. This study evaluates the performance of fixed crane equipment using the Overall Equipment Effectiveness (OEE) method to identify factors contributing to productivity loss. Data were collected through observation, interviews, and operational records, focusing on loading time, downtime, operation time, processed amount, and defect rate. The analysis assessed three OEE indicators: availability, performance efficiency, and quality rate. Results revealed that crane availability ranged from 84–86%, performance efficiency from 14–21%, and quality rate remained at 100%. The overall OEE value of 12–18% was significantly below the world-class standard of 85%, indicating low operational efficiency. The primary causes of reduced effectiveness included operator negligence, overloading, and insufficient radiator maintenance. To enhance reliability, the study suggests introducing a 200-hour preventive maintenance schedule emphasizing radiator inspection, operator training, and strict load monitoring. The research demonstrates that applying the OEE framework allows port managers to quantify equipment performance, identify major loss sources, and implement targeted strategies to reduce downtime and improve throughput in container handling operations
Diversifikasi Teknologi Pemipilan dan Pengolahan Limbah pada Petani Perbukitan Jumadin, Jumadin; Wabdillah, Wabdillah; Riana, Riska Iva; Yasdin, Yasdin; Alam, Syamsu
PENGABDI PENGABDI: VOL. 6, NO.2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v6i2.80971

Abstract

Abstrak.  Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan utama petani di wilayah perbukitan, khususnya pada aspek produksi jagung dan pemanfaatan limbah pertanian. Selama ini, proses pemipilan jagung masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu lama, tenaga kerja besar, dan menghasilkan pipilan yang kurang bersih. Akibatnya, jagung lebih banyak dijual dalam bentuk tongkol dengan harga rendah, sementara potensi pemanfaatan limbah berupa tongkol belum tergarap secara optimal. Solusi yang ditawarkan adalah penerapan teknologi tepat guna berupa mesin pemipil jagung, disertai dengan sosialisasi pemanfaatan tongkol jagung menjadi briket arang. Metode pelaksanaan meliputi tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan, pendampingan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek produksi, dengan kapasitas mesin mencapai 150–200 kg/jam dibandingkan metode manual yang hanya sekitar 30 kg/jam. Jagung pipilan yang dihasilkan lebih bersih dan bernilai jual lebih tinggi. Mitra juga mengalami peningkatan keterampilan dalam mengoperasikan dan merawat mesin, manajemen produksi, serta pemasaran hasil panen. Dampak lain dari kegiatan ini adalah terbentuknya kesadaran baru terkait pemanfaatan limbah pertanian melalui sosialisasi briket arang tongkol jagung, meskipun implementasinya masih menjadi rencana lanjutan. Program ini secara keseluruhan berhasil meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan keberdayaan petani, sekaligus memperkuat kerja sama kelompok. Dengan demikian, pengabdian ini membuktikan bahwa diversifikasi teknologi pemipilan dan pengolahan limbah mampu menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbukitan. Kata Kunci: Pemipilan Jagung, limbah pertanian, pemasaran kolektif, pemberdayaan masyarakat.
Pelatihan Manajemen Mutu Dan Efisiensi Biaya Untuk Optimalisasi Proses Produksi Di UMKM Dapoer Sani Saleh, Anis; Herdianzah, Yan; Riana, Riska Iva; Fole, Asrul; Rauf, Nurhayati
KATALIS : Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): KATALIS : Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Candela Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63288/jipm.v1i3.12

Abstract

UMKM Dapoer Sani sebagai produsen roti canai menghadapi permasalahan utama berupa ketidakkonsistenan kualitas produk dan tingginya biaya produksi. Permasalahan tersebut disebabkan oleh belum optimalnya penerapan manajemen mutu, ketidakteraturan dalam standar operasional, serta kurangnya efisiensi penggunaan sumber daya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan efisiensi biaya produksi melalui pelatihan manajemen mutu dan pengendalian biaya. Metode pelaksanaan meliputi penyusunan dan penerapan Standard Operating Procedure (SOP) produksi, pelatihan teknik pengendalian mutu berbasis kontrol kualitas, pencatatan dan analisis biaya produksi, serta perancangan ulang tata letak dapur untuk memperbaiki alur kerja. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis data kinerja produksi sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan konsistensi kualitas produk, efisiensi penggunaan bahan baku, dan penurunan biaya operasional hingga 85%. Program ini berhasil meningkatkan produktivitas dan daya saing UMKM Dapoer Sani, sekaligus menjadi model pengembangan kapasitas bagi UMKM sejenis di wilayah sekitar.
Evaluasi Jadwal Produksi Fabrikasi Menggunakan Metode Jalur Kritis Ilmi, Nurul; Riana, Riska Iva; Fauziah, Fauziah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3956

Abstract

Efisiensi operasional dan optimalisasi penjadwalan produksi merupakan faktor penentu bagi daya saing dalam lingkup industri manufaktur dan fabrikasi modern. Perusahaan dituntut untuk mampu merancang sistem yang menjamin produk berkualitas tinggi sekaligus dapat diselesaikan dalam jangka waktu yang optimal. Penjadwalan produksi yang tidak efisien akan berimplikasi langsung pada peningkatan biaya overhead dan risiko keterlambatan pengiriman, sehingga menyebabkan kerugian finansial serta penurunan kepercayaan konsumen. Penelitian ini secara spesifik menganalisis permasalahan inefisiensi waktu pada proyek fabrikasi produk JN 123 di PT AAA. Produk utama yang menjadi objek studi adalah pressure vessel (bejana tekan) yang proses fabrikasinya menuntut presisi dan waktu pengerjaan yang lama. Diketahui bahwa jadwal pengerjaan produk JN 123 ini memerlukan durasi yang panjang, yaitu 232 hari kerja. Tujuan utama penelitian ini adalah mengevaluasi perencanaan jadwal tersebut dan merumuskan penjadwalan baru yang optimal. Metode yang digunakan adalah Metode Jalur Kritis (Critical Path Method), karena mampu mengidentifikasi lintasan kritis dan menentukan durasi minimum penyelesaian proyek. Metode ini diterapkan pada analisis jaringan kerja proyek untuk mengidentifikasi lintasan kritis yang terdiri dari 14 aktivitas krusial (A-B-C-E-F-P-Q-R-S-T-U-V-W-X). Hasil dari optimalisasi waktu menunjukkan bahwa durasi tercepat yang dapat dicapai adalah 381 jam atau setara 40.7 hari kerja. Hasil tersebut memberikan efisiensi waktu sebesar 82.4% dari jadwal awal perusahaan. Implikasi dari temuan ini adalah rekomendasi untuk menggunakan jadwal optimal dengan metode jalur kritis sebagai standar operasional baru, guna meningkatkan laju produksi, menekan biaya, dan menjamin ketepatan waktu pengiriman produk.