Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pijat Oksitosin untuk Meningkatkan Produksi ASI pada Ibu Menyusui septiana, Ayun Rizqi Septiana; Harina Noviyanti; Latri Lestari; Siswati; Setyowati; Risma Aliviani Putri
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Breast milk is defined as milk produced by the mother's mammary glands after childbirth, which provides complete nutrition and immune protection for the baby, especially in the first 6 months of life. Exclusive breastfeeding is one of the main recommendations in breastfeeding because breast milk contains nutrients and antibodies that are important for the baby's growth and immunity. This Community Service aims to increase the knowledge and understanding of breastfeeding mothers and families about oxytocin massage techniques. This Community Service was carried out in Mukiran Village, Kaliwungu District, Semarang Regency, to 15 breastfeeding mothers, on November 20, 2024. This community service technique uses demonstrations. The results of community service found that the knowledge of breastfeeding mothers about breastfeeding and oxytocin massage mostly had less than 5 people (50%), enough knowledge of 2 people (20%) and good knowledge of 2 people (30%). and about the knowledge of the participants after being educated, most of the participants had good knowledge 6 (60%), enough 3 (30%) and less than 1 (10%). This shows an increase in participants' knowledge after the provision of the education.   Abstrak ASI didefinisikan sebagai susu yang dihasilkan oleh kelenjar payudara ibu setelah melahirkan, yang menyediakan nutrisi lengkap dan perlindungan imun untuk bayi, terutama pada 6 bulan pertama kehidupan.Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif adalah salah satu rekomendasi utama dalam pengasuhan bayi karena ASI mengandung nutrisi dan antibodi yang penting bagi pertumbuhan dan kekebalan tubuh bayi. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu menyusui dan keluarga tentang Teknik pijat oksitosin. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di Desa Mukiran, Kecamatan Kaliwungu, Kab. Semarang, pada Ibu Menyusui sejumlah 15 Orang, tanggal 20 November 2024. Teknik pengabdian Masyarakat ini menggunakan demonstrasi. Hasil pengabdian Masyarakat didapatkan bahwa Pengetahuan ibu menyusui tentang ASI dan pijat oksitosin sebagian besar memiliki pengetahuan kurang 5 orang (50%), pengetahuan cukup 2 orang (20%) dan pengetahuan baik 2 orang (30%). dan tentang pengetahuan peserta yang sesudah diberikan edukasi peserta sebagian besar berpengetahuan baik 6 (60%) cukup 3 (30%) dan kurang 1 ( 10%). Ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah pemberian edukasi tersebut.
Pemberian KIE Tanda Bahaya Masa Nifas Pada Ibu Masa Nifas dan Menyusui Adrestia Rifki Naharani; Rina Febri Wahyuningsih; Ike Putri Setyatama; Siswati
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 4 (2024): Desember: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i4.2192

Abstract

Asuhan masa nifas pada ibu bayi setelah melahirkan membutuhkan perawatan khusus yang ditentukan berdasarkan adanya komplikasi pada masa nifas, tingkat pendidikan ibu, maupun pekerjaan ibu nifas. Tanda bahaya masa nifas merupakan suatu tanda abnormal yang mengindikasikan adanya bahaya atau komplikasi yang dapat terjadi selama masa nifas, apabila tidak dilaporkan atau tidak terdeteksi bisa menyebabkan kematian ibu. Pemberin KIE tentang tanda bahaya masa nifas bertujuan memberikan edukasi kepada ibu nifas sehingga ibu nifas dapat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami salah satu tanda bahaya nifas tersebut.Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Harjosari Kidul diikuti oleh 15 ibu nifas. Setelah diberikan KIE tentang tanda bahaya ibu nifas didapatkan evaluasi bahwa ibu nifas sudah mengetahui dan memahami apa saja yang termasuk tanda bahaya ibu nifas beserta tanda dan gejalanya dan bersedia untuk ke tenaga kesehatan jika mengalaminya.
Effectiveness Music Therapy On Hemodialysis Patients: Scooping Review Nurul Hidayah; Anja Hesnia Kholis; Ratna Puji Priyanti; Novita Surya Putri; Siswati
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 7 No. 3 (2021): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v7iSpecial Edition.261

Abstract

Background: Music can provide relaxation to the listener and it has become a therapeutic effect. Listening to music during hemodialysis sessions can induce blood pressure, heart rate, respiratory rate, temperature changes, and serum free fatty acids which have beneficial effects on the body's metabolism Aims: to evaluate the effectiveness music therapy to patients undergoing hemodialysis. Design: Search articles using Scopus, Science Direct, PubMed, and Springer link. Articles identified using keywords music AND (therapy or interaction) AND hemodialysis published on 2014 -2018 and found 112 articles. Results: All articles were reviewed using a randomized controlled trial (RCT) design by reviewing the parameters of anxiety, depression, sleep quality, pain level, and vital parameters of music therapy intervention. Conclusion: music therapy has a significant effect when measured by parameters of anxiety, depression, sleep quality, pain level, vital parameters.
Peningkatan Pemahaman Tentang Pengendalian Tekanan Darah Melalui Kualitas Tidur dan Manajemen Stres di Desa Puton Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang Praningsih, Supriliyah; Siswati; Maryati, Heni; Khoiri, Ahmad Nur
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v2i2.121

Abstract

Hipertensi merupakan  penyakit yang bisa terjadi  sejalan dengan penambahan usia.  Semakin bertambah usia tekanan darah semakin meningkat.   tres dan gangguan tidur memicu peningkatan tekanan darah. Stres dapat merangsang saraf simpatis yang mengakibatkan curah jantung dan tekanan darah meningkat.  Kualitas tidur mempengaruhi tekanan darah dengan merubah fungsi sistem saraf otonom dan fungsi fisiologis lainnya. Pengabdian masyarakat bertujuan memberikan pendidikan kesehatan tentang stres dan kualitas tidur yang dapat berpengaruh terhadap tekanan darah. Metode yang digunakan adalah pemberian pendidikan kesehatan mencakup stres dan kualitas tidur yang berhubungan dengan perubahan tekanan darah.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif, dimana peserta  berperan aktif dalam proses dan pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan memahami hubungan stres dan kualitas tidur terhadap perubahan tekanan darah.  memanajemen stres dan meningkatkan kualitas tidur dalam upaya menstabilkan tekanan darah. Pengabdian masyarakat dilaksanakan tanggal 12 Desember 2022 di Desa Puton Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang dihadiri oleh 5 kader kesehatan 1 Bidan dan 20 lansia.  Paserta tampak antusias dengan adanya diskusi dan tanya jawab. Pengabdian masyarakat yang diselenggarakan di Di Desa Puton Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang berlangsung dengan baik dan lancar. Pengalaman lansia menderita hiperteni sangat berpengaruh dalam menghidupkan diskusi, berbagi pengalaman terkait stres dan kualitas hidup dalam pengendalian tekanan darah membantu malancarkan jalannya diskusi.
PSYCOEDUCATION OF YOUNG MOTHER TO REDUCE ANXIETY OF HYPERTENSIVE ELDERLY IN PUTON VILLAGE WORKING AREA OF CUKIR HEALTH CENTER: PSIKOEDUKASI IBU MUDA UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN LANSIA HIPERTENSI DI DESA PUTON WILYAH KERJA PUSKESMAS CUKIR Siswati; Desy Siswi Anjar Sari; Heni Maryati; Mumpuni Dwiningtyas; Firranda Nurmalisyah, Fitri
ABDIMASNU: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 3 (2023): ABDIMASNU
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/abdimasnu.v3i3.245

Abstract

The elderly are a vulnerable age group, where in this phase a person tends to experience a decline in both physical and mental function and thus requires assistance to fulfill daily life activities. Health problems such as high blood pressure (hypertension), diabetes (diabetes mellitus/DM), heart disease, etc. can cause the elderly to be unable to carry out activities and fulfill their daily needs, thus requiring long-term care (PJP). A systematic program is needed to care for the elderly so that their needs can be met, prevent complications, and maintain optimal quality of life for the elderly. At the stage of development of the elderly, individuals experience setbacks both physically, psychologically and socially. Dependence on other people, especially family, becomes very high. Therefore, specific and appropriate assistance is needed to help the elderly carry out their activities optimally and not cause worse conditions or complications. Efforts that have been made to prevent and control hypertension in the elderly include providing psychoeducation to young mothers accompanying the elderly. Bearing in mind that in Puton Village the incidence of hypertension is still high and many people complain of experiencing anxiety due to hypertension. This community service activity was carried out for 1 week starting from the coordination stage to the evaluation. Based on the results of community service, participants understand more about anxiety in elderly people with hypertension so that they can reduce anxiety in elderly people with hypertension and increase the knowledge and ability of young mothers in caring for the elderly at home
Hubungan Kualitas Tidur Dan Stres Dengan Tekanan Darah Lansia Di Desa Puton Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang Praningsih, Supriliyah; Siswati; Maryati, Heni; Priyanti, Ratna Puji
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 9 No 4 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v9i4.25101

Abstract

Objective: Hypertension is a disease that causes death silently or is called a silent killer. Many people with hypertension are not aware of the symptoms and problems that occur because there are no warning signs or symptoms (WHO, 2021). Risk factors that can affect the incidence of hypertension include sleep quality and stress. The purpose of this study was to determine the relationship between sleep quality and stress with blood pressure. Methods: This article design used correlational research with a "Cross Sectional" approach. The population of this study was the elderly in Puton Village, Diwek District, Jombang Regency, totaling 35 people. Sleep quality and stress were measured using a questionnaire. Blood pressure was measured using a sphygmomanometer according to standard guidelines. Data analysis by editing, coding, scoring, tabulation and statistical tests were carried out using the Spearman Rank test. Results: Most respondents have poor sleep quality. Most respondents are normal, not experiencing stress. Most respondents have systolic blood pressure with grade 1 hypertension. almost half of respondents have diastolic blood pressure with grade 1 hypertension and grade 2 hypertension. The results of the analysis between sleep quality and systolic and diastolic blood pressure obtained a p value> 0.05 which indicated that there was no relationship between sleep quality and blood pressure, both systolic and diastolic. This is the same as the relationship between stress with systolic and diastolic blood pressure, where the test results obtained a p value> 0.05 which indicates that there was no relationship between stress and blood pressure, either systolic or diastolic Conclusion: In addition to sleep quality and stress, there are other factors that affect blood pressure that cannot be controlled by researchers that have an impact on changes in blood pressure. Controlling the role factors is very necessary to obtain significant results.
Analisis Ketepatan Kode Diagnosis Ibu Bersalin Pasien Umum di Rumah Sakit Emhaka Tahun 2023-2024 Palar, Maria Catherina; Siswati; Dina Sonia; Nanda Aula Rumana
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v13i2.687

Abstract

Pengodean dalam pengolahan informasi rekam medis adalah suatu kegiatan atau proses pemberian kode klasifikasi klinis berdasarkan The International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD). Salah satu elemen dalam kualitas pengodean adalah validity atau ketepatan kode yang diberikan. Kode pada kasus persalinan terdiri dari kode kondisi ibu (O10-O75, O98-O99), metode persalinan (O80-O84), dan outcome of delivery (Z37.-). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran ketepatan kode diagnosis ibu bersalin pada pasien umum di Rumah Sakit Emhaka Kota Bekasi tahun 2023 - 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Dari 41 berkas rekam medis ibu bersalin pasien umum yang dianalisis, didapatkan persentase ketidaktepatan kode kondisi ibu sebesar 75,61%, ketidaktepatan kode metode persalinan sebesar 78,05%, dan ketidaktepatan kode outcome of delivery sebesar 65,85%. Ditinjau dari faktor manajemen 5M (Man, Money, Materials, Machines, Methods), penyebab ketidaktepatan kode yang terjadi ada pada faktor man, money, materials, dan methods. Perlu adanya pembaharuan peraturan yang dijadikan dasar pembuatan kebijakan, pelaksanaan review, pengembangan, evaluasi dan monitoring terhadap SPO yang ada, pengembangan petugas rekam medis melalui pelatihan, serta peninjauan kembali distribusi beban kerja petugas.
Kajian Garap Musikal Reog Bulkiyo di Kabupaten Blitar Mujib Choirul Huda; Siswati
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v5i2.4837

Abstract

Jurnal berjudul “Kajian Garap Musikal Reog Bulkiyo di Kabupaten Blitar” mengungkap kajian garap musikal dari musik Reog Bulkiyo yang berkembang di Blitar, Jawa Timur. Dua permasalahan yang diungkap pada penelitian ini adalah: (1) Fungsi musik di dalam Pementasan Reog Bulkiyo di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, dan (2) Keterkaitan musik dengan sajian Reog Bulkiyo di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Kedua persoalan tersebut dikaji melalui konsep garap dari Rahayu Supanggah, dan konsep fungsi menurut Merriam. Penelitian ini mengikuti tiga tahap proses penelitian kualitatif: pengumpulan data, analisis, dan penyajian hasil. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa. Pertama, menjelaskan fungsi musik dalam pementasan Reog Bulkiyo. Kedua , Keterkaitan musik dengan sajian pementasan Reog Bukiyo. Garap instrumen musik Reog Bulkiyo terdiri atas pola-pola sederhana, karena tujuan utama pementasan bukan terletak pada garap musikalnya, namun terpenuhinya kebutuhan masyarakat untuk memroses mekanisme emosional atas kejadian lampau yang pernah terjadi.
DAMPAK INTERVENSI MOBILE HEALTH TERHADAP MANAJEMEN DIRI PASIEN GAGAL JANTUNG : A SYSTEMATIC REVIEW DIANITA, Eka Mei; Praningsih, Supriliyah; Siswati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.29837

Abstract

Gagal jantung merupakan penyakit kardiovaskular mempengaruhi 26 juta orang di dunia menyebabkan kematian. Mengelola dan memantau gejala gagal jantung penting untuk meningkatkan status kesehatan. Mobile health digunakan untuk memantau, mengelola gejala pada pasien gagal jantung, mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Intervensi berfokus pada penatalaksanaan nonfarmakologis penting pada pasien gagal jantung. Manajemen diri terdiri dari pemantauan berat badan, pembatasan cairan, modifikasi pola makan, olahraga. Mobile health lebih terintegrasi untuk strategi pengelolaan secara mandiri. Penelitian bertujuan mengevaluasi efektivitas mobile health dalam manajemen mandiri pasien gagal jantung. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan sistematik dilakukan menggunakan PRISMA. Lima database digunakan penelitian ini: Pubmed, Proquest, Science Direct, Spinger, SAGE. Artikel antara tahun 2017-2022. Kata kunci digunakan “kesehatan seluler” DAN “manajemen mandiri” DAN “gagal jantung”. Hasil penelitian dari tiga belas artikel menunjukkan mobile health dapat diterapkan untuk meningkatkan manajemen diri pada pasien gagal jantung. Aplikasi mobile health berbasis buku harian, HF SMART, aplikasi kesehatan seluler Care4myHeart, HOM HEMP, aplikasi mAF dan aplikasi HeartMa. Meskipun intervensi yang berbeda mempunyai dampak yang berbeda terhadap hasil pengelolaan manajemen mandiri, penerapan kesehatan berpotensi dapat diterapkan di negara maju maupun berkembang. Penggunaan kombinasi intervensi mobile health dan tim multidisiplin untuk mencapai efek dan hasil optimal terkait manajemen mandiri pada pasien gagal jantung. Mobile health memberikan manfaat bagi penggunanya, khususnya perbaikan gejala pasien gagal jantung. Penyedia layanan kesehatan dapat secara efektif dan mendukung pasien gagal jantung dalam manajemen mandiri yang komprehensif.
Effectiveness Music Therapy On Hemodialysis Patients: Scooping Review Nurul Hidayah; Anja Hesnia Kholis; Ratna Puji Priyanti; Novita Surya Putri; Siswati
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 7 No. 3 (2021): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v7iSpecial Edition.261

Abstract

Background: Music can provide relaxation to the listener and it has become a therapeutic effect. Listening to music during hemodialysis sessions can induce blood pressure, heart rate, respiratory rate, temperature changes, and serum free fatty acids which have beneficial effects on the body's metabolism Aims: to evaluate the effectiveness music therapy to patients undergoing hemodialysis. Design: Search articles using Scopus, Science Direct, PubMed, and Springer link. Articles identified using keywords music AND (therapy or interaction) AND hemodialysis published on 2014 -2018 and found 112 articles. Results: All articles were reviewed using a randomized controlled trial (RCT) design by reviewing the parameters of anxiety, depression, sleep quality, pain level, and vital parameters of music therapy intervention. Conclusion: music therapy has a significant effect when measured by parameters of anxiety, depression, sleep quality, pain level, vital parameters.