Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

AGAMA DAN KEKUATAN : MEMAHAMI DINAMIKA POLITIK DALAM PRAKTIK KEAGAMAAN Akmir, Akmir; Alvin kurniawan; Aldhy ruslansyah; Indah saputri; Miftahul Rizkiah; Muh.Rifkal
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dinamika hubungan antara agama dan kekuasaan politik dalam berbagai konteks sosial dan politik. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi pustaka dan studi kasus di beberapa negara, penelitian ini menyoroti bagaimana agama dapat berfungsi sebagai alat legitimasi kekuasaan serta sebagai instrumen perlawanan terhadap kekuasaan yang dianggap tidak sah. Studi kasus di Iran, Polandia, dan Amerika Serikat menunjukkan bahwa agama sering kali digunakan untuk melegitimasi kekuasaan politik, sementara dalam situasi tertentu, agama menjadi alat mobilisasi untuk melawan rezim otoriter. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa meskipun ada pemisahan formal antara agama dan negara di negara-negara sekuler, agama tetap memiliki pengaruh yang signifikan dalam politik, khususnya dalam pembentukan opini publik dan kebijakan sosial.Selain itu, globalisasi berperan dalam memperkuat identitas agama sekaligus memicu radikalisasi dalam politik, terutama di negara-negara yang merasa terancam oleh dominasi budaya Barat. Media sosial juga menjadi instrumen penting dalam memediasi hubungan antara agama dan politik, memobilisasi dukungan, dan menyebarkan pesan-pesan agama yang berkaitan dengan politik. Kesimpulannya, agama memiliki peran yang kompleks dan signifikan dalam politik kontemporer, baik sebagai sumber legitimasi maupun sebagai alat perlawanan, yang dipengaruhi oleh globalisasi dan perkembangan media modern.
DINAMIKA HUBUNGAN ANTARA AGAMA LOKAL DAN AGAMA RESMI: PERSPEKTIF HUKUM DAN SOSIAL Akmir, Akmir; Nurul Sakinah Darsal; Gita Syahriana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji hubungan antara agama lokal dan agama resmi, dengan fokus pada perspektif hukum dan sosial. Agama lokal sering kali berada dalam posisi marginal dibandingkan dengan agama-agama besar yang diakui secara resmi, namun memiliki pengaruh yang signifikan dalam membentuk identitas sosial dan budaya masyarakat. Penelitian ini menganalisis tantangan yang dihadapi agama lokal dalam interaksi dengan agama-agama yang diakui negara, serta bagaimana dinamika tersebut mempengaruhi hubungan antar kelompok masyarakat. Penelitian ini juga mengungkapkan peran hukum dalam melindungi hak kebebasan beragama dan keberagaman, serta bagaimana masyarakat beradaptasi dalam kerangka sosial yang lebih luas
KONTRIBUSI KITAB HADIS DALAM PEMBENTUKAN ETIKA SOSIAL ISLAM: STUDI TERHADAP KITAB RIYADHUS SHALIHIN Akmir, Akmir; Nurul Sakinah Darsal; Arlin M. Akas; Gita Syahriana; Muh. Aldiansyah S
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi kitab Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi dalam pembentukan etika sosial Islam. Kitab ini mengandung hadis-hadis yang memberikan pedoman hidup tentang hubungan antarindividu dalam masyarakat, dengan menekankan nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, dan tolong-menolong. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis konten terhadap hadis-hadis yang terdapat dalam Riyadhus Shalihin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab ini memainkan peran penting dalam pembentukan etika sosial Islam melalui beberapa aspek utama. Pertama, nilai kedermawanan dan kesabaran yang terkandung dalam hadis-hadis tersebut dapat memperkuat solidaritas sosial. Kedua, ajaran mengenai hubungan keluarga mengajarkan pentingnya saling menghormati dan keharmonisan dalam rumah tangga. Ketiga, hadis-hadis tersebut mendorong masyarakat untuk menjaga hubungan baik dengan tetangga dan bekerja sama dalam menghadapi tantangan sosial. Keempat, nilai-nilai yang diajarkan dalam kitab ini tetap relevan untuk diterapkan dalam menghadapi masalah sosial kontemporer, seperti ketidakadilan dan kesenjangan sosial. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa penerapan ajaran dari Riyadhus Shalihin dapat meningkatkan solidaritas sosial dan kepercayaan antarindividu dalam masyarakat. Secara keseluruhan, kitab ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembentukan etika sosial umat Islam yang lebih adil dan harmonis.
STRATEGI PEMASARAN USAHA KECIL DAN MENENGAH UMKM DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING DI ERA REVOLUSI INDUSTRI (STUDI KASUS CV. AYYASH MANDIRI KENDARI) Akmir, Akmir; Dewi Rati Ningsih Purwasih; Nur Hijriana Rasyid; Nanda Rahmawati; Ririn Puspita
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh UMKM Ayyash Mandiri dalam menghadapi tantangan dan peluang yang muncul di era Revolusi Industri 4.0, dengan fokus pada penerapan teknologi digital. UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian nasional, terutama di Indonesia, di mana mereka berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penciptaan lapangan kerja. Namun, di era digital ini, UMKM harus mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan teknologi agar tetap kompetitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk mendapatkan wawasan mendalam tentang strategi pemasaran yang diterapkan oleh UMKM Ayyash Mandiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Ayyash Mandiri telah mulai mengadopsi teknologi digital, seperti penggunaan platform e-commerce dan media sosial, untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan efisiensi pemasaran. Selain itu, inovasi produk dan strategi diferensiasi menjadi kunci dalam mempertahankan daya saing. Penelitian juga mengidentifikasi bahwa peningkatan keterampilan dan pengetahuan digital merupakan faktor kunci dalam keberhasilan implementasi strategi pemasaran digital. Namun, terdapat tantangan yang signifikan dalam penerapan strategi ini, termasuk keterbatasan anggaran, kesulitan dalam mengukur efektivitas kampanye, serta infrastruktur teknologi yang belum merata.
ANALISIS KONSEP HIJAB DALAM TAFSIR JALALAIN: TINJAUAN TAFSIR AYAT-AYAT TENTANG PAKAIAN DAN PENUTUP AURAT WANITA Akmir, Akmir; Miftahul Rizkiah Haling; Diah Ramadhani; Indah Saputri
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tafsir Jalalin yang ditulis oleh dua ulama terkemuka, Jalaluddin al-Mahari dan Jalaluddin as-Suyuti, merupakan kumpulan ayat Alquran yang berkaitan dengan hijab dan menutupi area intim wanita. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis tekstual untuk menyelidiki bagaimana Tafsir Jalalin menjelaskan makna hijab dalam konteks sosial dan keagamaan saat itu. Analisis menunjukkan bahwa Tafsir Jalalain menekankan pentingnya hijab sebagai simbol kesopanan dan perlindungan bagi wanita Muslim, dan sebagai ekspresi identitas dan ketaatan terhadap perintah Allah. Penelitian ini juga membandingkan pandangan Tafsir Jalalin dengan pandangan para ahli tafsir lainnya guna memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai tafsir hijab dalam Islam. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Tafsir Jalalin menyajikan pandangan yang seimbang antara norma sosial dan hukum syariah ketika memahami kewajiban berhijab bagi wanita muslim.
Peran Teknologi Digital dalam Pembelajaran Bahasa Arab Akmir, Akmir; Fauziah, Fauziah; Sahib, Muh. Quraisy; Ayulista, Ayulista; Agustian, Agustian; Angraeny, Fiona
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.3195

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam dua puluh tahun terakhir telah memberikan pengaruh besar terhadap pembelajaran bahasa Arab, baik dari segi metode, media, maupun capaian belajar. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tren terbaru penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran bahasa Arab melalui tinjauan literatur sistematis (SLR) terhadap publikasi ilmiah periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital seperti aplikasi ponsel, video interaktif, platform pembelajaran daring, dan media sosial berkontribusi meningkatkan motivasi, minat, serta efisiensi belajar dengan menghadirkan materi yang lebih variatif, kontekstual, dan mudah disesuaikan. Selain itu, teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI)termasuk chatbot, pengenalan ucapan, pemeriksa tata bahasa, dan model bahasa seperti ChatGPT—terbukti mendukung penguasaan keterampilan mendengar, berbicara, membaca, dan menulis melalui pembelajaran yang dipersonalisasi dan umpan balik otomatis. Namun, kajian juga menemukan tantangan seperti ketidakmerataan infrastruktur digital, rendahnya literasi digital di kalangan pengajar, serta kompleksitas bahasa Arab yang masih menjadi hambatan bagi banyak pelajar. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa teknologi digital memiliki potensi besar sebagai pendorong perubahan pedagogis menuju pembelajaran bahasa Arab yang lebih responsif, inklusif, dan berbasis data, sekaligus menekankan perlunya peningkatan kompetensi digital guru agar integrasi teknologi dapat diterapkan secara optimal.
Konflik Internal Umat Islam Dan Peran Aswaja Dalam Membangun Rekonsiliasi Sosial Akmir, Akmir; Akbar Akbar; Ahmad Irfan Rivaldi; Mar’iyah Qibthiyah; Fatmawati Fatmawati
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab konflik internal umat Islam di Indonesia, dampaknya terhadap kehidupan sosial-keagamaan, serta menelaah peran manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) sebagai paradigma moderasi dalam membangun rekonsiliasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah seperti buku, artikel jurnal, dokumen organisasi Islam, serta publikasi akademik lainnya yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui proses identifikasi, pemilahan, dan sintesis konsep-konsep terkait konflik internal dan prinsip Aswaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik internal tidak hanya memicu polarisasi teologis, tetapi juga melemahkan posisi sosial-politik umat, menghambat pembangunan umat, serta menurunkan citra Islam sebagai agama kedamaian. Sementara itu, manhaj Aswaja dengan prinsip tawassuth, tawazun, tasamuh, dan amar ma’ruf nahi munkar terbukti menjadi kerangka moderatif yang mampu mendorong dialog, toleransi, serta rekonsiliasi sosial. Penelitian ini menegaskan pentingnya revitalisasi nilai-nilai Aswaja dalam merawat keberagaman internal Islam dan memperkuat harmoni sosial di Indonesia
DIALEKTIKA ASWAJA DAN KEBERAGAMAN BERAGAMA: STUDI PRAKTIK TOLERANSI DI MASYARAKAT MULTIKULTURAL Akmir, Akmir; Fahrani Fahrani; Tenri Bayang; Sutriani Sutriani; Wilda Wilda
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola perilaku masyarakat serta peran aktor lokal dalam mewujudkan kehidupan toleransi di Desa Pancasila, Mengidentifikasi kendala dalam penerapan praktik toleransi serta solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut, dan mengetahui implikasi praktik toleransi terhadap ketahanan ideologi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan berlokasi di Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan Kepala Desa, Kepala Dusun, dan dua tokoh masyarakat, dokumentasi berupa foto dan dokumen terkait, serta observasi langsung di lokasi penelitian. Analisis data menggunakan model analisis data interaktif melalui tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa dan tokoh masyarakat berperan penting dalam mengakomodasi keberagaman dan menumbuhkan sikap saling menghargai antarumat beragama, sehingga praktik toleransi terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari. Kendala yang muncul antara lain sikap skeptis dalam ibadah, koflik keluarga terkait perbedaan agama, serta keterbatasan pelaksanaan upacara keagamaan. Solusi yang dilakukan berupa penguatan dialog dan keterbukaan dalam keluarga untuk menerima perbedaan sebagai bagian dari kehidupan sosial. Implementasi nilai religius, kemanusiaan, persatuan, demokratis, dan keadilan menjadikan masyarakat Desa Pancasila memiliki ketahanan ideologi yang kuat.
The Influence of Digital Technology Utilization on Motivation and English Language Learning Ability: a Systematic Literature Review Akmir, Akmir; Putri, Ayla; Ramadhani, Syaefi; Pratiwi, Suci; Cahyani, Agista; Annisa, Annisa
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 7 Nomor 1 Maret 2026 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v7i1.3213

Abstract

The rapid development of digital technology has brought substantial changes to educational practices, particularly in English as a Foreign Language (EFL) learning. This study aims to examine the utilization of digital technology in English learning and analyze its influence on students’ learning motivation and English language abilities. This research employed a qualitative field research approach. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews with English teachers and seventh-grade students, and documentation of digital-based learning activities. The findings indicate that the integration of digital technology such as learning videos, interactive quizzes, and digital visual media positively influences students’ motivation by increasing engagement, participation, and learning enjoyment. In addition, digital technology supports the development of students’ English language abilities, particularly vocabulary mastery and reading comprehension. However, several challenges were identified, including limited instructional time, differences in students’ digital competencies, and teachers’ readiness to integrate technology effectively. Therefore, the successful implementation of digital technology in EFL learning requires careful instructional planning, teacher professional development, and institutional support.
NILAI-NILAI PANCASILA DALAM PERSPEKTIF AKHLAK ISLAM TERHADAP PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DAN KEPEMIMPINAN Akmir, Akmir; Wulandari, Cahaya; Fiqriyah, Nabila; Novitasari, Niken; Nuraisyah, Nuraisyah; Amri, Resky
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.9162

Abstract

ABSTRACT This study analyzes the integration of Islamic values and Pancasila in shaping the character and leadership of the younger generation through education in Indonesia. Various studies indicate that Islam and Pancasila share conceptual alignment in aspects of leadership, social justice, deliberation, tolerance, and humanitarian ethics, which are relevant to strengthening character education. The concept of qawwam in Tafsir al Manar, which emphasizes trustworthiness, justice, moral responsibility, and deliberation, is proven to be relevant to modern educational governance, particularly in fostering educational leadership that is integrity driven and oriented toward public benefit. Meanwhile, the fourth and fifth principles of Pancasila demonstrate theological compatibility with the principles of shura and social justice in Islam, thereby reinforcing democratic practices within educational environments and participatory learning processes. In the context of the younger generation, the integration of Islamic Religious Education and Pancasila Education becomes a strategic approach to addressing the challenges of globalization, digitalization, and moral degradation. These subjects contribute to shaping students who are religious, moderate, tolerant, nationalistic, and resilient in character. Furthermore, the principles of justice and deliberation in Islam provide an ethical foundation for developing a humane and equitable school culture. The findings affirm that the synergy between Islamic values and Pancasila serves as a strategic foundation for strengthening character education and cultivating a civilized generation capable of responding to contemporary challenges. ABSTRAK Penelitian ini menganalisis integrasi nilai nilai Islam dan Pancasila dalam membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda melalui pendidikan di Indonesia. Berbagai kajian menunjukkan bahwa Islam dan Pancasila memiliki keselarasan konseptual dalam aspek kepemimpinan, keadilan sosial, musyawarah, toleransi, dan etika kemanusiaan yang relevan bagi penguatan pendidikan karakter. Konsep qawwam dalam Tafsir al-Manar yang menekankan amanah, keadilan, tanggung jawab moral, dan musyawarah terbukti relevan bagi tata kelola pendidikan modern, khususnya dalam membangun kepemimpinan pendidikan yang berintegritas dan berorientasi pada kemaslahatan. Sementara itu, sila keempat dan kelima Pancasila memiliki kesesuaian teologis dengan prinsip syura dan keadilan sosial dalam Islam, sehingga dapat memperkuat praktik demokrasi dalam lingkungan pendidikan dan pembelajaran yang partisipatif. Dalam konteks generasi muda, integrasi Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Pancasila menjadi strategi penting dalam menghadapi tantangan globalisasi, digitalisasi, dan degradasi moral. Kedua mata pelajaran tersebut berperan dalam membentuk peserta didik yang religius, moderat, toleran, nasionalis, serta memiliki ketangguhan karakter. Selain itu, prinsip keadilan dan musyawarah dalam Islam memberikan dasar etis bagi pengembangan budaya sekolah yang humanis dan berkeadilan. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi nilai Islam dan Pancasila merupakan fondasi strategis dalam memperkuat pendidikan karakter dan membangun generasi berkeadaban yang mampu menjawab tantangan zaman.