Peningkatan volume limbah rumah tangga menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang perlu mendapat perhatian. Salah satu limbah organik yang belum dimanfaatkan secara optimal adalah cangkang telur yang kaya akan kalsium dan mineral penting bagi tanaman. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memanfaatkan limbah cangkang telur sebagai bahan baku pupuk organik cair (POC) sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat di Desa Pallimae, Kecamatan Sabbangparu dalam pengelolaan limbah ramah lingkungan. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, demonstrasi pembuatanĀ POC, dan pendampingan masyarakat melalui proses fermentasi menggunakan EM4 selama 14 hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa POC yang dihasilkan memiliki warna cokelat muda hingga kecokelatan, aroma fermentasi yang tidak menyengat, pH relative netral hingga sedikit basa, serta menghasilkan endapan halus pada dasar wadah. Selain menghasilkan pupuk yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi tanaman, kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan limbah organik dan mengurangi pemanfaatan limbah cangkang telur menjadi POC dapat menjadi alternatif pengelolaan limbah yang ekonomis, ramah lingkungan, dan melindungi pertanian berkelanjutan.