ABSTRAKPerkembangan bahasa anak merupakan indikator penting dalam pertumbuhan kognitif dan sosial, namun paparan gawai yang tinggi dan interaksi orang tua yang terbatas diduga memperlambat kemampuan berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh interaksi orang tua dan screen time terhadap keterlambatan perkembangan bahasa pada anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linier berganda. Sampel terdiri atas 42 anak usia dini dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis hasil menunjukkan bahwa interaksi orang tua berpengaruh signifikan terhadap perkembangan bahasa (B = 0,270; p < 0,001), dan screen time juga berpengaruh signifikan (B = 0,814; p < 0,001). Uji simultan ANOVA menghasilkan F hitung sebesar 356,145 (p < 0,001) dan model regresi menjelaskan 94,8% variasi perkembangan bahasa anak (R² = 0,948). Temuan ini menegaskan bahwa rendahnya interaksi responsif orang tua dan tingginya intensitas screen time meningkatkan risiko keterlambatan perkembangan bahasa. Implikasi penelitian menunjukkan pentingnya manajemen screen time dan penguatan kualitas interaksi orang tua–anak untuk mendukung optimalisasi perkembangan bahasa pada anak usia dini.Kata Kunci: interaksi orang tua; keterlambatan perkembangan bahasa; screen time anak