Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penegakan Disiplin Positif Sebagai Upaya Meminimalisir Hukuman Fisik Dan Non Fisik Ernawati, Ernawati; Munasir, Munasir; Anwar, Rosihan; Nurhadi, Hafidin; Nuriana, Didin
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 16 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13762303

Abstract

Violence against children has been at a very high rate for the past two years, even though it has decreased in one year, violence against children in the family environment still occupies the highest position followed by violence in the school environment. So far, it has been revealed from several studies that the cause of violence against children perpetrated by parents is the perception of parents about violence against children. Parents' perceptions related to enforcing discipline in children are always related to punishments that contain both physical and non-physical violence. So far, punishments often target the physical in the form of slaps, pinches, or taunts, verbal punishments such as threats, insinuations, and insults, physical stimulus punishments in the form of glaring and sneering, and punishments that make children uncomfortable, such as standing in front of the class or running around the field at school while sun is hot. As is well known, the impact of punishment can affect cognitive development such as inability to learn language and mathematics, emotional in the form of disturbances in intrapersonal and interpersonal relationships, and socially in children such as aggressive behavior when children are attacked by other people. This study used the literature study method in the form of a study of books and positive discipline modules, as well as journals related to the implementation of positive discipline in upholding discipline in children without violence. The results of the study state that enforcing discipline in children without violence can be carried out using positive discipline methods through the seven principles of positive discipline, namely; internal awareness is not external control, logical consequence is not punishment, encouragement is not reward, connection before correction, understanding is not judgmental, self-control is not controlling others, and is both gentle and firm
Peran kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran melalui suvervisi akademik Munasir, Munasir; Ilyas, R Marpu Muhidin; Erihadiana, Mohamad
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202423501

Abstract

Supervisi akademik merupakan salah satu strategi yang efektif untuk memastikan kualitas pembelajaran di madrasah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran kepala madrasah dalam mengelola dan melaksanakan supervisi akademik untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan datanya yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari penelitian ditemukan bahwa kepala sekolah di MA Miftahul Huda Subang sudah menjalankan perannya dengan baik sesuai dengan program yang telah disusun untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Secara terperinci peran kepala madrasah dalam melaksanakan supervisi akademik yaitu melaksanakan perencana, pelaksanaan dan melakukan evaluasi supervisi. Pada tahap perencaan kepala madrasah menentukan tujuan supervisi, menyusun progra, supervisi dan menentukan instrumen supervisi. Adapun pada tahap pelaksanaan supervisi kepala madrasah mengamati proses belajar mengajar di kelas untuk melihat bagaimana guru mengajar dan bagaimana siswa belajar, kepala madrasah mengadakan pertemuan dengan guru untuk membahas hasil observasi kelas dan memberikan umpan balik dan pemberian umpan balik secara konstruktif dan objektif. Sedangkan kegiatan evaluasi supervisi yaitu kepala madrasah mengevaluasi hasil supervisi untuk melihat apakah tujuan supervisi telah tercapai dan kepala madrasah menyusun laporan supervisi yang memuat hasil observasi, masukan yang diberikan, dan tindak lanjut yang dilakukan.
KESESUAIAN DAN IMPLEMENTASI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGAKOMODASI PERKEMBANGAN PARA MURID SERTA INTEGRASI NILAI NILAI KARAKTER: DALAM MENGAKOMODASI PERKEMBANGAN PARA MURID SERTA INTEGRASI NILAI NILAI KARAKTER Lamhatunnisa, Lamhatun; sinta agustin, putri; saputri lubis, salma; Khoir Fadel, Arfakhsyad; munasir, munasir
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39457

Abstract

The Islamic Religious Education (PAI) curriculum plays a strategic role in shaping students’ faith, morality, and character. To achieve these objectives optimally, the PAI curriculum must be aligned with students’ developmental stages and effectively implemented in educational practice. This article aims to examine the alignment of the PAI curriculum with students’ cognitive, affective, social, and moral-spiritual development, as well as to analyze its implementation in educational settings and the integration of character values. This study employs a library research method by reviewing various sources, including textbooks, scholarly journals, and educational policy documents. The findings indicate that the PAI curriculum has generally been designed in accordance with students’ developmental stages and emphasizes character formation. However, its implementation in practice still faces several challenges, such as gaps in teachers’ competencies, limited facilities, differences in socio-cultural backgrounds, and disparities in digital literacy. Therefore, strengthening teachers’ competencies, promoting instructional innovation, and enhancing collaboration among schools, families, and communities are necessary to ensure that the PAI curriculum functions optimally in shaping a generation that is faithful, morally upright, and socially responsible.
Inovasi Produk UMKM Tahu di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek Melalui Pelatihan dan Pendampingan Digitalisasi Pemasarannya Ermawati, Frida U.; Suaebah, Evi; Fitriana, Fitriana; Munasir, Munasir; Supardi, Zainul Arifin Imam; maftuhin, Wafa
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i1.4380

Abstract

Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, merupakan salah satu sentra produksi kedelai yang memiliki potensi besar dalam mendukung pemenuhan kebutuhan protein masyarakat. Namun, pengolahan kedelai oleh UMKM tahu setempat masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan variasi produk dan pemasaran yang masih dilakukan secara konvensional, sehingga nilai jual dan jangkauan pasar produk belum optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk membantu UMKM meningkatkan nilai tambah dan daya saing melalui inovasi produk serta pendampingan digitalisasi pemasaran. Kegiatan diawali dengan observasi dan identifikasi permasalahan mitra, dilanjutkan dengan penyuluhan, pelatihan praktik pembuatan tahu sutera, pendampingan pemasaran digital, serta evaluasi dampak kegiatan. Pelatihan difokuskan pada penguasaan teknik pembuatan tahu sutera dengan tekstur lebih lembut dan cita rasa yang lebih baik, disertai penerapan higiene dasar dan pengemasan sederhana. Pada aspek pemasaran, mitra didampingi memanfaatkan media sosial dan aplikasi pesan instan untuk promosi, penyusunan katalog produk, dan pengelolaan pemesanan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif pada praktik usaha mitra, ditandai dengan kemampuan memproduksi tahu sutera sebagai produk bernilai tambah, penggunaan kemasan dan label yang lebih informatif, serta mulai aktifnya kanal pemasaran digital. Selain memberikan dampak awal terhadap peningkatan kompetensi produksi dan pemasaran UMKM tahu, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs No. 1 (No Poverty), SDGs No. 2 (Zero Hunger), dan SDGs No. 3 (Good Health and Well-being). Kegiatan ini berpotensi memperkuat keberlanjutan usaha dan meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM secara bertahap. Tofu MSME Product Innovation in Gandusari District, Trenggalek Regency Through Digital Marketing Training and Mentoring  Abstract Gandusari District in Trenggalek Regency is a soybean production center with the potential to meet the community's protein needs. However, the utilization of soybeans by tofu Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) still faces limitations, particularly in product variation and conventional marketing, resulting in relatively low market reach and selling value. This Community Service (PKM) activity aims to increase the added value and competitiveness of tofu MSMEs through product innovation training in making silk tofu (tahu sutera) and digital marketing assistance. The implementation methods included observation and problem identification, program planning, counseling, practical training and mentoring, and impact evaluation. Product innovation training focused on mastering the techniques of producing seasoned silk tofu with a soft texture and improved flavor, accompanied by the application of basic hygiene and simple packaging. Digital marketing assistance was conducted by optimizing social media and instant messaging applications for promotion, product catalogs, and ordering. The results showed a significant increase in the partner's understanding and skills in producing silk tofu and managing digital marketing channels. This activity has successfully opened up new market opportunities and increased the economic value of the partner's tofu products.
Co-Authors Adiyanto, Afandi Putra Alhamidy, Muh. Hakim ali, Mohamad Fikri Aliansah Amanati, Anis Yulia Anam, Muhammad Abil Andy, Agus Anggraeni, Anggian Arrayan, Hamdi Budi Jatmiko Darminto, D Diah Hari Kusumawati Dian Sari, Agung Suci Dwikoranto Dyaz, Nandaru Eni Sugiarti Ermawati, Frida U. Ernawati Ernawati F, Fitriana Famani, Silamai Tya Mariani Fasih Bintang Ilhami, Fasih Bintang Febryan Andinata Fitriana Fitriana Fredina Destyorini Gola, Nofefta Hariyono, Eko hudi, hudi Ilma Aulia, Ilma Ilyas, R Marpu Muhidin Jubaedah, Ubed Kemas A. Zaini T. Khoir Fadel, Arfakhsyad Krisdiana, Anita Kurniasari, Laily Yosie Lamhatunnisa, Lamhatun Lydia Rohmawati MACHFIRO, ARI Mahmudin, Wildan Millenia, Salsabila Happy Mohamad Erihadiana, Mohamad Muhamad Januaripin Muhidin, R Marpu Mustofa, Muh Azam Muyasaroh, Anisa Fitri Nadi Suprapto Nafi’a, Ilman Nahar, Agus Samsul Nugrahani Primary Putri NUGROHO, TANTRIANA nurhadi, hafidin Nuriana, Didin Oka Saputra Pratiwi, Taufanny Putri Qiqi Yuliati Zaqiah, Qiqi Yuliati Rachmawati, Tsaniyah Nabilah Rahayu, Nella Puji Rahmadanty, Ferina Ramdani, Miswan Rizky Firmansyah Rosihan Anwar, Rosihan Royani, Alifia Ruswandi, Uus saputri lubis, salma Sihombing, Rizky Agassy sinta agustin, putri Siti Helmyati Suaebah, Evi Subaidi Subaidi, Subaidi Suroaji, Ahmad Syihabuddin, Dimas Muhamad Triwikantoro Triwikantoro Utama Alan Deta Utami, Yekti Purnama Wafa Maftuhin Wahono Widodo WAHYU YULIANTI, ZUN Wakfiyah, Khofidotul Wijayaningputri, Arinta Rezty Wulancahayani, Entang Zainuddin, Abu ZAINUL ARIFIN IMAM SUPARDI Zainuri, M