Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Knowledge and Anxiety of the Covid-19 Vaccination Program for Teachers and Employees of SD Kreatif Muhammadiyah Gombong Yuda, Hendri Tamara; Suwaryo, Putra Agina Widyaswara; Fitriyati, Laeli
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Pandemi COVID-19 (Coronavirus Disease- 2019) menjadi peristiwa yang mengancam kesehatan masyarakat secara umum. Saat ini perlu segera dilakukan intervensi tidak hanya dari sisi penerapan protokol kesehatan namun juga diperlukan intervensi lain yang efektif untuk memutuskan mata rantai penularan penyakit, yaitu melalui upaya vaksinasi. Salah satu penerima vaksin adalah para bapak ibu guru di Indonesia. Guru merupakan target primer sasaran kampanye komunikasi vaksinasi untuk menyampaikan pengetahuan tentang program vaksinasi tersebut. Namun banyak berita simpang siur dan hoax yang membuat masyarakat takut dan cemas terhadap program vaksinasi dari pemerintah Tujuan penelitian: penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan kecemasan program vaksinas Covid-19 pada guru dan karyawan. Metode penelitian: Metode penelitian dalam penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan Non Eksperimen Sampel. Penelitian ini menggunakan Teknik total sampling. Jumlah sampel 24 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Tempat penelitian di SD Kreatif Muhammadiyah Gombong Hasil penelitian: Pengetahuan responden tentang Vaksinasi Covid-19 yaitu baik sebanyak 21 responden (87,5 %) dan cukup sebanyak 3 responden (12,5 %). Sejumlah 6 responden (25 %) mengalami kecemasan ringan, 5 responden (20,8 %) kecemasan sedang dan 13 responden (54,2 %) kecemasan berat. Kesimpulan: Penelitian ini menghasilkan data bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik tentang vaksinasi covid-19 dan sebagian besar responden memiliki kecemasan yang berat dalam program vaksinasi covid-19.
Uji Aktivitas Antibakteri Sabun Cair Ekstrak Metanol Daun Mangga Arum Manis (Mangifera indica L. var. arum manis) Terhadap Staphylococcus epidermidis Bahrisy, Afif Hussein Kholid; Fitriyati, Laeli; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang MIPA dan SOSHUM
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Soap making has been done liquid soap preparation safer use of the nature ingridients anextract methanol leaves mango arum manis (Mangifera indica L. var. arum manis). Thekind of research this is experimental. Extract was obtained through means tektikmaceration with methanol solvent. Liquid soap made into three formulation with thevariation of concentration extract F1 7,81g/mL; F2 15,53g/mL; and F3 62.5g/mL then itwill be physical test and zone clear on Staphylococcus epidermidis bacteria with themethods sumuran, Control negative uses a base soap and control positive for the liquidsoap in circulation stood in line. The data obtained tested use of One Way ANOVA.This research result indicates that liquid soap formula 1, 2 and 3 meet physical evaluationpreparation except its viscosity and free alkali. Formula 1, 2 and 3 having antibacterialactivity zone each with a diameter of an obstruent 8,75mm; 10,6mm; and 12mm. Liquidsoap preparation formula 1, 2 and 3 having the difference meaningful and control positiveand negative control with a value of p<0.05. Liquid soap preparation antibacterial activityevery meaningful having the difference with p<0.05 percentage point. Variationconcentration extract methanol leaves mango (Mangifera indica L. var. arum manis) toaffect their antibacterial activity of Staphylococcus epidermidis. Formula 3 byconcentration of the extract 62,5g/ml antibacterial activity have the best compared to aformula 1 and 2.
Basic Training Of Child Pharmacists At SDN 1 Sesaot In The Use Of Appropriate Drugs Early On In West Lombok Wahyuningsih, Riska; Fitriyati, Laeli; Yuniar, Isma
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Training is the systematic process of changing one's behavior in a direction to improve one's knowledge and skills. Little pharmacist or commonly abbreviated as Apocil is a social agenda that is a real action to educate the public, especially children in terms of introduction to pharmacy. Drugs are all single ingredients or mixtures that are used by all beings to the inside and outside , in order to prevent , alleviate , and cure diseases. The purpose of the implementation of this activity is to introduce the profession of pharmacist is part of health workers in the community. the results of 85% of the students know and understand about the pharmacist young and Remedies of a matter that is given before and after the exposure of the material that is given.
Edukasi Bahaya Bahan Kimia Obat Yang Terdapat di Dalam Obat Tradisional Desa Jagasima Klirong Kebumen Rahayu, Titi Pudji; Khuluq, Muh.Husnul; Fitriyati, Laeli
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The wrong use of traditional medicine is when people have expectations that traditional medicine can heal, so their use increases. This Community Service was carried out in Jagasima Village, Klirong District, targeting PKK cadres and villagers. The problem that arises is the lack of public knowledge about traditional medicines that contain medicinal chemicals and without knowing traditional medicines there is no distribution permit from BPOM. This community service aims to realize accuracy, care, awareness, understanding and increase knowledge in using traditional medicines correctly and understanding the dangers of medicinal chemicals in traditional medicines so as to be able to provide explanations and increase knowledge to the public on the use of traditional medicines so that a drug-aware society is realized. The method used was data collection of prospective trainees, discussions with village officials and committees formed by the village, discussions with members, implementation of activities in the form of lectures, discussions, ice breaking and simulations related to traditional medicines and medicines. In conclusion, the community in Jogosima Village as the target was very enthusiastic in participating in this activity. After this activity, the village community can know the dangers of medicinal chemicals found in traditional medicines and can know how to choose good and correct traditional medicines that do not contain medicinal chemicals.
Formulasi Sediaan Gel Antijerawat Ekstrak Etanol Daun Ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) dengan Variasi HPMC sebagai Gelling Agent Sari, Dwi Melinda; Khiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Fitriyati, Laeli
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman ganitri merupakan tanaman yang banyak tersebar di Indonesia dengan kandungan flavonoid, tanin dan fenol yang berpotensi sebagai antijerawat. Pengembangan sediaan daun ganitri sebagai obat antijerawat belum pernah dilakukan. Gel merupakan sediaan topikal yang memiliki potensi lebih baik dibandingkan sediaan topikal lainnya. Gelling agent memiliki peranan penting dalam pembuatan gel karena mempengaruhi sifat fisik sediaan gel. HPMC adalah salah satu jenis gelling agent yang memiliki kestabilan yang baik. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan formula sediaan gel antijerawat ekstrak etanol daun ganitri yang memiliki karakteristik baik dan efektif sebagai antijerawat. Penelitian ini dilakukan dengan membuat 3 sediaan gel menggunakan zat aktif ekstrak daun ganitri 2% dengan memvariasikan konsentrasi HPMC F1 (0,5%), F2 (1,5%), dan F3 (3%). Hasil ketiga formula diuji stabilitas fisiknya dengan dilakukan uji organoleptik, pH, homogenitas, viskositas, daya sebar, daya lekat dan cycling test. Formula dengan karakteristik fisik terbaik diuji aktivitas antibakterinya terhadap Propionibacterium acne dan Staphylococcus aureus menggunakan metode sumuran. Hasil menunjukkan bahwa variasi konsentrasi HPMC mempengaruhi sifat fisik sediaan gel. Hal ini ditunjukan dari hasil uji one way annovap<0,05. Hasil evaluasi fisik terbaik ditunjukkan oleh formula 2 dengan konsentrasi HPMC 1,5%. Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa formula 2 memiliki aktivitas antibakteri dengan kategori sedang terhadap bakteri Propionibacterium acne dan Staphylococcus aureus dengan diameter zona hambat berturut turut 7,03 mm dan 6,83 mm.
Uji Aktivitas Anti Bakteri Ekstrak Etanol Kunir Putih (Curcuma mangga Val) Terhadap Bakteri Bacillus subtilis Penyebab Diare Putri, Ferlia Setianifah; Rahayu, Titi Pudji; Fitriyati, Laeli
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah diare merupakan salah satu masalah pencernaan yang dapat berdampak pada kesehatan manusia. Bakteri yang sering ditemukan pada saluran pencernaan manusia yang menyebabkan penyakit diare yaitu Bacillus subtilis. Kunir putih merupakan salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri penyebab diare. Tujuannya untuk mengetahui konsentrasi optimal ekstrak etanol kunir putih (Curcuma mangga Val) yang dapat digunakan dalam menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis penyebab diare. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dimana memvariasikan konsentrasi 15; 30; 50; 75; dan 100% ekstrak etanol rimpang kunir putih yang di ekstraksi menggunakan metode refluks dalam menghambat Bacillus subtilis dengan metode sumuran. Berdasarkan penelitian konsentrasi 15; 30; dan 50% tidak adanya perubahan yang signifikan karena pada saat replikasi hanya dilakukan 3 kali, seharusnya dilakukan sebanyak 5 kali pengulangan, sehingga hipotesa tidak terjawab. Pada konsentrasi 75 dan 100% memiliki perbedaan yang signifikan, sedangkan kontrol negatif dan kontrol positif terdapat perbedaan yang signifikan. Ekstrak rimpang kunir putih (Curcuma mangga Val) yang menghasilkan diameter sangat lemah pada konsentrasi 15% dengan diameter 3,63 mm, untuk hasil yang sangat baik dan kuat terhadap pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis yaitu pada konsentrasi 75% berdiameter 13,63 mm dengan kategori kuat sedangkan konsentrasi 100% berdiameter 21,33 mm dengan kategori sangat kuat. Pengembangan untuk pembuatan formulasi antibakteri, dan pengkombinasian antibakteri dengan tanaman herbal yang lain yang berfungsi sebagai antibakteri.
Penyuluhan dan Pengenalan Penyakit Hepatitis dan Apoteker Cilik kepada siswa Sekolah Dasar di MIBS Kebumen Fitriyati, Laeli; Widiastuti, Tri Cahyani; Maulida, Risqina; Mawwadah, Nazilatul; Nurhalisah, Alvina Dwi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hepatitis adalah peradangan pada hati atau liver. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari infeksi virus, kebiasaan mengonsumsi alkohol, penggunaan obat-obatan tertentu, penyakit autoimun, dan infeksi cacing hati. Hepatitis ditandai dengan gejala berupa demam, nyeri sendi, sakit perut, dan penyakit kuning. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah membantu meningkatkan pengetahuan mengenai hepatitis dan apoteker cilik kepada anak-anak, Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi MIBS di Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, Pembinaan dan pemberdayaan program pendidikan kesehatan dan pelayanan kesehatan di usia sekolah terutama di level sekolah dasar sudah mulai berkembang, program pengenalan terhadap dunia kesehatan ini penting diberikan pada anak-anak sejak dini. Untuk mendukung hal tersebut maka perlu adanya apoteker cilik yang nantinya dapat menyempurnakan program Pendidikan kesehatan dan pelayanan kesehatan di sekolah dasar. mengenalkan profesi Apoteker kepada siswa SD yang termasuk dalam anak usia dini sehingga mindset adanya profesi akan tertanam di benak siswa SD tersebut. 2) Pendidikan tentang obat kepada anak melalui Apoteker Cilik satunya adalah profesi apoteker, dilanjutkan dengan pemberian materi tentang profesi apoteker dengan memberikan leaflet seputar sosok dan tugas Apoteker. Sesi selanjutnya adalah pemberian materi tentang Apoteker cilik, materi ini disuguhkan dengan bernyanyi lagu yang judul “Apoteker Cilik”. Disesi akhir yakni setelah siswa mulai paham tentang peran Apoteker dan pentingnya peran Apocil, maka materi selanjutnya tentang bagaimana menggunakan obat dengan tepat dalam materi ini ditekankan bagaimana siswa siswi harus tepat dalam menggunakan obat, materi ini disajikan dengan menyanyikan lagu apoteker cilik di akhiri dengan tanya jawab seputar materi yang disambut antusias oleh siswa siswi SD MIBS Kebumen.
Uji Cemaran Mikroba Angka Lempeng Total (ALT) Pada Sediaan Jamu Gendong Di Pasar Karanganyar Kabupaten Kebumen Amalia, Putri; Rahayu, Titi Pudji; Fitriyati, Laeli
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jamu adalah warisan leluhur bangsa berupa obat tradisional yang pemanfaatannya dilakukan secara turun temurun sebagai pengobatan maupun pemeliharaan kesehatan. Jamu gendong adalah salah satu jenis jamu yang disenangi masyarakat. Jamu gendong memiliki keamanan dan jaminan yang dikategorikan rendah serta termasuk usaha yang tidak wajib mempunyai ijin edar merupakan pengertian dari usaha jamu gendong. Tujuan untuk mengidentifikasi keamanan sediaan jamu melalui uji parameter angka lempeng total (ALT). Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental deskriptif yaitu mendeskripsikan ALT pada sediaan jamu gendong. Pada uji ALT hanya penjual B,C,E yang memenuhi persyaratan yaitu <105 koloni/gram. Analisis uji statistik dilakukan untuk melihat perbandingan antar penjual. Hasil statistik pada uji AKK menyatakan bahwa urutan sampel dari penjual yang paling bagus yaitu: sampel temulawak penjual E, B, C, D,A ; sampel beras kencur penjual B, C, D, E dan A ; sampel kunyit asam penjual B, C, D, E dan A dan sampel pahitan penjual B, C, D, E dan A. Hasil statistik pada uji ALT menyatakan bahwa urutan sampel dari penjual yang paling bagus yaitu: sampel temulawak penjual C, E dan B , sampel beras kencur penjual C, E dan B, sampel kunyit asam penjual E, C dan B dan sampel pahitan penjual C, B dan E.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Aseton dan Butanol Daun Jati (Tectona Grandis) Safitriyani, Riyan Eka Nurul; Fitriyati, Laeli; Rahayu, Titi Pudji
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antioksidan merupakan zat yang digunakan untuk menghambat atau menghalangi terjadinya radikal bebas. Senyawa polifenol merupakan senyawa metabolit sekunder yang memiliki sifat antioksidan kuat. Tanaman daun jati (Tectona grandis) adalah tanaman yang dapat digunakan sebagai antibakteri, antioksidan, dan antitoksik dikarenakan memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder berupa tannin, antrakuinon, fenolik, antosianin, alkaloid, flavonoid, dan nathoquinon. Mendapatkan aktivitas antioksidan dari ekstrak aseton dan butanol daun jati (Tectona grandis). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan membuat 2 ekstrak daun jati menggunakan pelarut aseton dan pelarut butanol dimaserasi. Dilakukan secarakualitatif (uji tabung) maupun kuantitatif menggunakan metode antioksidan FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power). Hasil menunjukan bahwa ekstrak aseton daun jati (Tectona grandis) dan ekstrak butanol daun jati (Tectona grandis) uji tabung didapatkan hasil positif adanya saponin, polifenol dan flavonoid. Uji aktivitas antioksidan nilai Inhibition Concentration 50 (IC50) yang menangkap 50% radikal FRAP yaitu sebesar 70,848 ppm dan 80,893 ppm termasuk dalam kategori kuat. Ekstrak aseton daun jati (Tectona grandis) dan ekstrak butanol daun jati (Tectona grandis) memiliki aktivitas antioksidan yang kuat. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan metode yang lainnya.
Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Jambu Mete (Anacardium occidentale. L) Dan Daun Mangga Arumanis (Mangifera indica. L. var. arumanis) Sebagai Antibakteri Staphylococcus aureus Sholihah, Rizka Hidayatus; Fitriyati, Laeli; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun jambu mete dan daun mangga arumanis merupakan tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri dan dapat digunakan sebagai suatu alternatif untuk mengobati penyakit infeksi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus. Daun jambu mete mengandung senyawa flavonoid, fenol, steroid, triterpen, asam anakardat, saponin, tanin, alkaloid dan minyak atsiri. Senyawa yang memiliki potensi sebagai antibakteri yaitu flavonoid dan tanin. Daun mangga arumanis mengandung senyawa mangiferin, flavonoid, alkaloid, steroid, polifenol, saponin dan tanin. Senyawa yang memiliki potensi sebagai antibakteri yaitu flavonoid. Flavonoid sebagai antibakteri dengan cara merusak membrane sel bakteri dan tanin sebagai antibakteri dengan cara memprepitasi protein sehingga sel bakteri tidak dapat terbentuk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak daun jambu mete dan daun mangga arumanis. Metode yang digunakan untuk uji aktivitas antibakteri yaitu dengan metode difusi sumuran. Zona hambat tertinggi terdapat pada perbandingan 2:1 Baik konsentrasi 6,25% maupun 12,5% dengan zona hambat 14,7 dan 15,6mm. hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak etanol daun jambu mete dan daun mangga arumanis memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, dengan hasil uji statistik nilai p=0.00<0.05.