Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI PROGRAM LAHAN PANGAN PEKARANGAN MANDIRI Mahendra, Bayu; Suyatno, Sugeng; Suprapto, Suprapto; Riyanto, Ari Budi; Suwarni, Suwarni
Perwira Journal of Community Development Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v4i1.277

Abstract

Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan di Desa Senon Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga. Jika dilihat berdasarkan letak geografis posisi Desa Senon sangat strategis sebab dilalui sungai Klawing dan jalan raya sehingga perekonomian mengembang pesat. Selain itu desa ini memepunyai potensi untuk dikembangkan, salah satunya dengan penanaman jumlah tanaman yang dapat digunakan sebagai tanaman pangan dan obat keluarga sebagaimana hal ini menjadi penting karena ketahanan pangan menjadi fokus pemerintah dalam hal pembangunan manusia. Metode Pelaksanaan yang dilakukan pada kegiatan pengabdian ini adalah dalam bentuk penyuluhan menggunakan alat bantu media Audio Visual kepada masyarakat di desa Senon. Hasilnya adalah masyarakat Desa Senon memperoleh pemahaman dan wawasan tentang manfaat tanaman seperti kentang, cabai, tomat, jeruk, jahe dan kunyit untuk dijadikan sebagai konsumsi keluarga dan obat keluarga serta dapat mempraktekannya di lahan masing – masing.
ANALISIS PROSES PEMBERDAYAAN UMKM AGRIBISNIS BERBASIS CSR Mahendra, Bayu; Nistiani, Senti
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.862 KB) | DOI: 10.54199/pjse.v1i1.16

Abstract

Pemberdayaan adalah sebuah proses dan tujuan. Sebagai proses pemberdayaan adalah serangkaian kegiatan untuk memperkuat kekuasaan atau keberdayaan kelompok lemah dalam masyarakat, termasuk individu-individu yang mengalami masalah kemiskinan.. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan indepth interview, observasi partisipasi, dan data sekunder. Penelitian ini berfokus pada kajian proses pemberdayaan melalui program CSR yang dilakukan PT. Angkasa Pura I terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dibidang Agribisnis Proses pemberdayaan melalui program CSR yang dilaksanakan PT. Angkasa Pura I kepada UMKM telah dilaksanakan sesuai dengan aturan dan pedoman yang berlaku. Perkembangan UMKM yang memanfaatkan program CSR dari PT. Angkasa Pura I sudah berjalan dengan baik yang ditandai dengan mulai berkembangnya asset usaha hingga pola berfikir dalam berusaha
PROGRAM BANTUAN MESIN POMPA AIR BAHAN BAKAR GAS TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH KABUPATEN PURBALINGGA Mahendra, Bayu; Suyatno, Sugeng; Suprapto, Suprapto; Suwarni, Suwarni
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v4i1.276

Abstract

Pemerintah sangat mendukung perkembangan ketahanan pangan di Indonesia, bentuk dukungan itu diantaranya adalah bantuan pompa air berbahan bakar gas yang bertujuan meningkatkan efiseiensi bagi petani padi di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini termasuk dalam penelitian yang menganalisis kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk sektor pertanian. Metode deskriptif kuantitatif digunakan peneliti dalam penelitian ini, sehingga dapat menggambarkan usaha tani padi yang dilakukan petani dan total pendapatan petani padi yang menggunakan pompa air berbahan bakar gas. Menghitung rata-rata pendapatan petani padi dengan pompa air berbahan bakar gas dan membandingkan dengan pendapatan petani padi dengan pompa air berbahan bakar minyak. Sampel dari penelitian ini diperoleh setelah memilah populasi yang ada yaitu dari petani padi sawah desa Kaligondang yang menerima bantuan pompa air berbahan bakar gas dan memiliki kesamaan luas lahan dan jenis padi yang sama. Diperoleh 20 sampel yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. dari analisis deskriptif terlihat bahwa terjadi peningkatan rata-rata pendapatan sebesar Rp. 810.802 dari biaya Rp. 8.134.333 menjadi Rp. 8.945.135 Dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan bakar gas untuk pompa air dapat pendapatan petani sebesar 10%.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK SEBAGAI PENDUKUNG PERTANIAN ORGANIK KELOMPOK TANI HIDUP BARU Bayu Mahendra; Ernantje Hendrik; Selfius P. N. Nainiti; Maximilian M. J. Kapa; Paulus Un
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan Vol. 1 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (JPMB), Oktober 2025
Publisher : Yayasan Nusa Cendekia Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64020/jpmb.v1i3.23

Abstract

Farmer groups have an important role in the development of the agricultural sector. The production of organic vegetables not only supports environmental sustainability, but also increases the added value of agricultural products. However, in its implementation, Farmer Groups often face various obstacles, one of which is the limited availability of organic fertilizers. Organic fertilizers can support plant production and can replace the role of chemical fertilizers. Another problem faced by Farmer Groups, especially the New Living Farmers Group, is the increasing difficulty of obtaining chemical fertilizers. In addition to the increasingly expensive price of chemical fertilizers, the circulation of fake fertilizers in the market is also a challenge for farmers. This condition encourages the need for a more sustainable solution in meeting the fertilizer needs of Farmer Groups, namely by producing their own organic fertilizers independently.
PELATIHAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI KERIPIK PARE: PENDEKATAN AKUNTANSI BIAYA PADA KELOMPOK WANITA TANI KANAAN DESA MANUSAK KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG Maria Bano; Santhy Chamdra; Bayu Mahendra; Maximilian M.J. Kapa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37164

Abstract

Artikel ini membahas pelatihan perhitungan harga pokok produksi keripik pare sebagai makanan siap saji dari pare (Momordica charantia). Keripik pare merupakan makanan ringan yang mulai banyak diminati karena manfaatnya bagi kesehatan. Dalam rangka memastikan kelayakan usaha, penting untuk mendalami perhitungan harga pokok produksi secar. Pelatihan ini menggunakan pendekatan akuntansi biaya, meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead. Hasil Pelatihan ini berdampak pada peningkatan pemahaman terkait biaya yang harus ditanggung dalam proses pengolahan hingga produksi keripik pare serta implikasinya terhadap penentuan harga jual.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Limbah Dapur Menjadi Pupuk Organik Cair Berbasis Rumah Tangga Wiwin Yuliani; Novia Indah Lestari; Bayu Mahendra; Putri Wening Ratrinia; Lisa Astria Milasari
Abdibaraya Vol 5 No 01 (2026): Abdibaraya
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/abdibaraya.v5i01.2251

Abstract

The accumulation of household organic waste in residential areas of Tasikmalaya has become an environmental problem due to inadequate waste management at the source level. This condition increases the burden on landfills and poses potential risks of environmental pollution. This community service program aims to enhance community capacity in processing kitchen waste into liquid organic fertilizer (LOF) at the household level using simple, low-cost, and applicable methods. The implementation method includes situation analysis, socialization of the economic value of waste, technical training on LOF production, and assistance during the fermentation process using EM4 bioactivator. The program involved 30 participants, consisting of housewives and environmental cadres. Evaluation was conducted by measuring participants’ knowledge and skills before and after the activity. The results indicate a significant improvement, with participants’ knowledge increasing from 35% to 95%, technical skills from 10% to 85%, and awareness of the economic value of waste from 20% to 90%. The community can now produce LOF independently to support small-scale urban farming in limited land areas. In addition, the utilization of kitchen waste contributes to reducing the volume of waste disposed to landfills. The resulting product can be used as an economical and environmentally friendly alternative fertilizer and has the potential to be developed into a value-added product. Therefore, community empowerment through kitchen waste management is proven effective in promoting household-level food self-sufficiency, increasing environmental awareness, and supporting sustainable waste management practices
PENGARUH BANTUAN MESIN POMPA AIR BAHAN BAKAR GAS TERHADAP PENURUNAN BIAYA OPERASIONAL PETANI PADI SAWAH Suwarni *; Bayu Mahendra
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v3i1.144

Abstract

Irigasi sawah merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pertanian di Indonesia. Dengan curah hujan yang bervariasi dan cuaca yang tidak selalu dapat diprediksi, sistem irigasi yang efisien dan berkelanjutan menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi risiko kekurangan air, dan mendukung ketahanan pangan nasional. Sampel dari penelitian ini diperoleh setelah memilah populasi yang ada yaitu dari petani padi sawah desa Kaligondang yang menerima bantuan pompa air berbahan bakar gas dan memiliki kesamaan luas lahan dan jenis padi yang sama. Diperoleh 15 sampel yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Jika dilihat dari analisis deskriptif terlihat bahwa terjadi penurunan rata-rata biaya bahan bakar sebesar Rp. 62.467 dari biaya Rp. 80.800 menjadi Rp. 18.333 Dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan bakar gas untuk pompa air dapat menurunkan biaya bahan bakar sebesar 75%. Hasil Uji T menunjukkan perbandingan biaya yang dikeluarkan petani antara menggunakan bahan bakar gas dan bahan bakar minyak untuk pompa air dalam membantu irigasi usaha tani padi sawah., hal ini terlihat dari nilai Sig. 0,000 atau <0,005. Hasil uji t dapat dikatakan bahwa penurunan biaya yang dikeluarkan untuk membeli bahan bakar adalah signifikan.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Berbasis Zeolit dan Fermentasi untuk Kelompok Wanita Tani Lahan Kering Bayu Mahendra; Ernantje Hendrik; Matias Kolobani
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1793

Abstract

Produksi sayuran organik tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan, tetapi juga meningkatkan nilai tambah produk pertanian. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Amenia yang menghadapi masalah utama berupa keterbatasan ketersediaan pupuk organik bermutu, ketergantungan pada pupuk kimia, serta rendahnya pengetahuan dan keterampilan anggota dalam memproduksi pupuk organik secara mandiri. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi pelatihan pembuatan pupuk organik padat dan cair, pendampingan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) produksi, serta praktik langsung aplikasi pupuk organik pada lahan percontohan sayuran organik. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT Amenia tentang pembuatan pupuk organik sebesar 80%, dan sekitar 100% anggota telah mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri sesuai SOP yang disepakati. Aplikasi pupuk organik pada lahan percontohan juga meningkatkan produktivitas sayuran organik sebesar 80% dibanding sebelum kegiatan pengabdian. Manfaat dari kegiatan pengabdian ini adalah KWT Amenia mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri dan menggunakannya untuk usaha tani organik yang sedang dilakukan. Dengan jumlah dan kualitas pupuk organik yang lebih baik, produktivitas sayuran organik meningkat dan pendapatan para wanita tani ikut naik. Pada gilirannya, kondisi sosial ekonomi keluarga tani mengalami perbaikan seiring peningkatan pendapatan dari sektor pertanian di pedesaan, yang secara agregat berkontribusi pada penguatan perekonomian nasional.
Transformasi Limbah Organik menjadi Pupuk Bernilai Ekonomis bagi Kelompok Tani Hidup Baru Bayu Mahendra; Suroto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Agri Hatantiring Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal PKM Agri Hatantiring Volume 4 Nomor 2 Edisi Juni 2025
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/7b484030

Abstract

Ketergantungan petani terhadap pupuk kimia menyebabkan peningkatan biaya produksi dan penurunan kualitas tanah secara berkelanjutan. Di sisi lain, limbah organik pertanian dan rumah tangga di pedesaan belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mentransformasikan limbah organik menjadi pupuk bernilai ekonomis guna meningkatkan kemandirian dan efisiensi usaha tani pada Kelompok Tani Hidup Baru di Kelurahan Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11–20 Mei 2025 dengan melibatkan 29 peserta yang terdiri dari 20 anggota kelompok tani, 4 mahasiswa, dan 5 dosen. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (Participatory Rural Appraisal) melalui tahapan survei, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi kuantitatif berbasis pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 56,4 menjadi 84,2 (peningkatan 49,29%). Produksi pupuk organik padat mencapai 1.250 kg dan pupuk organik cair 300 liter per siklus. Analisis kelayakan usaha menunjukkan nilai Benefit-Cost Ratio (BCR) sebesar 1,78 yang menandakan usaha layak dikembangkan. Program ini mampu menekan biaya pupuk hingga 32% per musim tanam serta membuka peluang usaha berbasis kelompok. Kata kunci: limbah organik, pupuk organik, pemberdayaan masyarakat, analisis ekonomi, pertanian berkelanjutan
THE ROLE OF EXTENSION WORKERS IN INCREASING FARMERS' INCOME THROUGH THE INTEGRATED CROP-LIVESTOCK-FORESTRY (ICLF) SYSTEM IN SASITA MEAN DISTRICT, MALAKA REGENCY Fransiskus Ano Daristan; Paulus Un; Bayu Mahendra
Buletin Ilmiah Impas Vol 27 No 1 (2026): Volume: 27 No.: 1 April Edition 2026
Publisher : Undana Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/impas.v27i1.28676

Abstract

This study aims to (1) determine the role of agricultural extension workers in the implementation of the Integrated Crop-Livestock-Forestry (ICLF) system, and (2) analyze the level of farmers’ income through the implementation of the ICLF system in Sasitamean Subdistrict, Malaka Regency. The ICLF system is an integrated agricultural system that combines crops, livestock, and forestry into a single farming enterprise to improve land efficiency and farmers’ income. This study employed a survey method using a quantitative descriptive approach. The study population consisted of all 70 farmers implementing the ICLF system, with a sample of 35 farmers selected using snowball sampling. The data used included primary data obtained through interviews and questionnaires, as well as secondary data from relevant agencies. Data analysis was conducted using descriptive analysis and income analysis. The results of the study indicate that the role of agricultural extension workers in the implementation of the ICLF system is considered good, with an average score of 3.50 or an achievement level of 70.1%. Most respondents (77.14%) stated that the extension workers played a good role. The average total annual income for farmers was Rp 43,162,856, with average annual production costs of Rp 11,247,051, resulting in an average annual income of Rp 31,915,805. Thus, it can be concluded that the role of extension workers is crucial in supporting the implementation of the ICLF system, and this system has proven.