Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PELATIHAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI KERIPIK PARE: PENDEKATAN AKUNTANSI BIAYA PADA KELOMPOK WANITA TANI KANAAN DESA MANUSAK KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG Bano, Maria; Chamdra, Santhy; Mahendra, Bayu; Kapa, Maximilian M.J.
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37164

Abstract

Artikel ini membahas pelatihan perhitungan harga pokok produksi keripik pare sebagai makanan siap saji dari pare (Momordica charantia). Keripik pare merupakan makanan ringan yang mulai banyak diminati karena manfaatnya bagi kesehatan. Dalam rangka memastikan kelayakan usaha, penting untuk mendalami perhitungan harga pokok produksi secar. Pelatihan ini menggunakan pendekatan akuntansi biaya, meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead. Hasil Pelatihan ini berdampak pada peningkatan pemahaman terkait biaya yang harus ditanggung dalam proses pengolahan hingga produksi keripik pare serta implikasinya terhadap penentuan harga jual.
ANALISIS PROSES PEMBERDAYAAN UMKM AGRIBISNIS BERBASIS CSR Mahendra, Bayu; Nistiani, Senti
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.862 KB) | DOI: 10.54199/pjse.v1i1.16

Abstract

Pemberdayaan adalah sebuah proses dan tujuan. Sebagai proses pemberdayaan adalah serangkaian kegiatan untuk memperkuat kekuasaan atau keberdayaan kelompok lemah dalam masyarakat, termasuk individu-individu yang mengalami masalah kemiskinan.. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan indepth interview, observasi partisipasi, dan data sekunder. Penelitian ini berfokus pada kajian proses pemberdayaan melalui program CSR yang dilakukan PT. Angkasa Pura I terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dibidang Agribisnis Proses pemberdayaan melalui program CSR yang dilaksanakan PT. Angkasa Pura I kepada UMKM telah dilaksanakan sesuai dengan aturan dan pedoman yang berlaku. Perkembangan UMKM yang memanfaatkan program CSR dari PT. Angkasa Pura I sudah berjalan dengan baik yang ditandai dengan mulai berkembangnya asset usaha hingga pola berfikir dalam berusaha
Transformasi Limbah Organik menjadi Pupuk Bernilai Ekonomis bagi Kelompok Tani Hidup Baru Bayu Mahendra; Suroto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Agri Hatantiring Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal PKM Agri Hatantiring Volume 4 Nomor 2 Edisi Juni 2025
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/7b484030

Abstract

Ketergantungan petani terhadap pupuk kimia menyebabkan peningkatan biaya produksi dan penurunan kualitas tanah secara berkelanjutan. Di sisi lain, limbah organik pertanian dan rumah tangga di pedesaan belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mentransformasikan limbah organik menjadi pupuk bernilai ekonomis guna meningkatkan kemandirian dan efisiensi usaha tani pada Kelompok Tani Hidup Baru di Kelurahan Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11–20 Mei 2025 dengan melibatkan 29 peserta yang terdiri dari 20 anggota kelompok tani, 4 mahasiswa, dan 5 dosen. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (Participatory Rural Appraisal) melalui tahapan survei, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi kuantitatif berbasis pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 56,4 menjadi 84,2 (peningkatan 49,29%). Produksi pupuk organik padat mencapai 1.250 kg dan pupuk organik cair 300 liter per siklus. Analisis kelayakan usaha menunjukkan nilai Benefit-Cost Ratio (BCR) sebesar 1,78 yang menandakan usaha layak dikembangkan. Program ini mampu menekan biaya pupuk hingga 32% per musim tanam serta membuka peluang usaha berbasis kelompok. Kata kunci: limbah organik, pupuk organik, pemberdayaan masyarakat, analisis ekonomi, pertanian berkelanjutan
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK SEBAGAI PENDUKUNG PERTANIAN ORGANIK KELOMPOK TANI HIDUP BARU Bayu Mahendra; Ernantje Hendrik; Selfius P. N. Nainiti; Maximilian M. J. Kapa; Paulus Un
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan Vol. 1 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (JPMB), Oktober 2025
Publisher : Yayasan Nusa Cendekia Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64020/jpmb.v1i3.23

Abstract

Farmer groups have an important role in the development of the agricultural sector. The production of organic vegetables not only supports environmental sustainability, but also increases the added value of agricultural products. However, in its implementation, Farmer Groups often face various obstacles, one of which is the limited availability of organic fertilizers. Organic fertilizers can support plant production and can replace the role of chemical fertilizers. Another problem faced by Farmer Groups, especially the New Living Farmers Group, is the increasing difficulty of obtaining chemical fertilizers. In addition to the increasingly expensive price of chemical fertilizers, the circulation of fake fertilizers in the market is also a challenge for farmers. This condition encourages the need for a more sustainable solution in meeting the fertilizer needs of Farmer Groups, namely by producing their own organic fertilizers independently.