Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN ORGANISASI KEMAHASISWAAN DALAM MENUMBUHKAN NILAI SOLIDARITAS SOSIAL ANTAR MAHASISWA DI LINGKUNGAN FAKULTAS HUKUM DAN ILMU SOSIAL, UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA Zainullah Zainullah; I Wayan Mudana; Tuty Maryati
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i1.28047

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui. (1). Progam kerja apakah yang ada di lembaga organisasi sosial di FHIS yang menumbuhkan nilai solidaritas (2). Apa sajakah hambatan bagi Himpunan Mahasiswa Jurusan dalam menumbuhkan sikap solidaritas antar mahasiswa. (3). Aspek-aspek apa sajakah dari organisasi sosial yang ada di lingkungan FHIS Undiksha yang memiliki potensi sebagai suplemen belajar di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Metode analisis deskriptif dipilih dengan tujuan menggambarkan fenomena yang terjadi sesuai dengan fakta dan apa adanya. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1). Progam kerja yang dapat menumbuhkan nilai solidaritas di HMJ adalah: Clio fun day, bakti sosial, clio ajang sana, clio club, suka duka mahasiswa, mks (malam keakraban sejarah), pemeliharaan taman sejarah sedangkan untuk Perpustakaan meliputi, lomba mendongen, ulang tahun jurusan dan menggalang dana serta menyalurkan bantuan kemanusiaan.2). Hambatan bagi HMJ adalah masalah ekonomi, sumberdaya manusia, kurangnya partisipasi mahasiswa, egois, dan kurangnya rasa disiplin 3). Adapun potesinya yang dapat dijadikan suplemen pembelajaran yaitu nilai toleransi, nilai gotong royong dan rasa tanggung jawaKata kunci: Organisasi Kemahasiswaan, Solidaritas, Mahasiswa FHIS
PENYALAHGUNAAN OBAT BATUK KOMIX SEBAGAI FENOMENA PERILAKU PENYIMPANGAN SOSIAL DI KALANGAN REMAJA DESA SAPEKEN, SAPEKEN, SUMENEP DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA Agus Salim; Tuty Maryati; I Gusti Made Arya Sutha Wirawan
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i1.28051

Abstract

AbstrakFenomena penyalahgunaan Obat Batuk Komix yang dilakukan remaja Desa Sapeken semakin meluas. Meluasnya peilaku penyalahgunaan Obat yang dianggap hanya dilakukan oleh remaja perkotaan, kini telah menyebar. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh buruk yang terjadi secara meluas. Penelitian ini bertuan untuk 1) Menjelaskan alasan remaja Desa Sapeken, Sapeken, Sumenep melakukan penyalahgunaan Obat Batuk Komix. 2) Menganalisis upaya yang dilakukan oleh tokoh masyarakat, keluarga, kelompok masyarakat dan pemerintah dalam menanggulangi penyalahgunaan Obat Batuk Komix yang terjadi di Desa Sapeken. 3) Menjelaskan aspek-aspek yang terdapat dari peri penyalahgunaan Obat Batuk Komix sebagai fenomena perilaku penyimpangan sosial di kalangan remaja Desa Sapeken, Sapeken, Sumenep yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber belajar Soiologi di SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tahap-tahap; 1) Teknik penetuan lokasi penelitian. 2) Jenis dan sumber data, melalui data primer dengan teknik purposive sampling, Data Skunder. 3) Teknik pengumpulan data, melalui teknik observasi, wawancara dan studi dokumen. 4) Teknik keabsahan data dengan cara analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan.Kata kunci: Fenomena, Penyalahgunaan Obat Batuk Komix, Perilaku Penyimpangan Sosial, Sumber Belajar.
STRATEGI SEKOLAH DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI MULTIKULTURALISME PADA MASYARAKAT PLURAL (STUDI PADA SMP LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA, BALI) Agus Budi Setiawan; Tuty Maryati; I Gusti Made Arya Suta Wirawan
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v3i1.34219

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Karakteristik dari peserta didik di SMP Laboratorium Undiksha, (2) Nilai-nilai multikulturalisme apa saja yang ditanamkan, dan (3) Strategi yang diterapkan di sekolah dalam menanamkan nilai-nilai multikulturalisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif meliputi: (1) penentuan lokasi penelitian, (2) penentuan informan, (3) pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumen, (4) penjaminan keabsahan data dengan teknik triangulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Seluruh warga SMP Laboratorium Undiksha Singaraja terdiri dari berbagai suku, ras, dan agama, (2) Nilai multikulturalisme yang ditanamkan antara lain gotong royong, toleransi, tenggang rasa, dan komunikasi lintas budaya, (3) Dalam penanaman nilai-nilai multikulturalisme sekolah berperan dalam segi akademik, fasilitator, dan pencipta /penegak aturan.Kata kunci: masyarakat plural, nilai-nilai multikulturalisme, pendidikan multikultur, strategi pendidikan multikultur.
PELATIHAN PENGEMBANGAN DAN PENGEMASAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERDASARKAN KURIKULUM 2013 PADA GURU-GURU SEJARAH DI SMA/SMK KECAMATAN BULELENG. Ketut Sedana Arta; Desak Made Oka Purnawati; I Wayan Putra Yasa; Tuty Maryati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Ganesha Vol 2 No 1 (2021): Maret, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Ganesha FHIS
Publisher : Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.977 KB)

Abstract

The main objective of this training is to increase the insight and skills of history teachers in Buleleng District in understanding the 2013 curriculum and the development and packaging of learning devices in accordance with the demands and needs of the 2013 curriculum. Thus, history teachers in Buleleng District have readiness and adequate ability to implement the 2013 curriculum in accordance with their nature. Training and mentoring for the development and packaging of this learning device will be carried out using two synergistic methods, namely: the method of training and class mentoring / supervision. The training method is used to increase knowledge and insight about the preparation and packaging of historical learning tools based on the 2013 curriculum and its assessment. While the classroom supervision method is used to evaluate the skills of history teachers in Buleleng District in implementing learning tools in their respective classes.
Tokoh Syarif Abdullah Al-Qodry Dan Peranannya Dalam Syiar Islam Di Desa Loloan, Jembrana, Bali Latar Belakang, Peranan Dalam Syiar Islam, dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA/MA M Fathurrahim Alviansyah; I Made Pageh; Tuty Maryati
Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v11i1.50254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) latar belakang Syarif Abdullah Al-Qodry datang ke Desa Loloan, Jembrana, Bali (2) peranan Syarif Abdullah Al-Qodry dalam syiar Islam di Desa Loloan, Jembrana, Bali  (3) aspek-aspek yang terdapat dari peristiwa migrasinya Syarif Abdullah Al-Qodry dan peranannya dalam syiar Islam di Desa Loloan, Jembrana, Bali sebagai sumber belajar sejarah di SMA/MA. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian sejarah dengan langkah-langkah, Heuristik, Kritik Sumber, Interpretasi, dan Historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Syarif Abdullah Al-Qodry merupakan salah satu panglima dari Kesultanan Pontianak yang tidak menerima perjanjian antara Sultan Pontianak dan pihak Belanda pada tahun 1779 yang kemudian membuat beliau dan armadanya pergi keluar wilayah Kesultanan Pontianak dan dengan negosiasi dengan Kerajaan Jembrana, akhirnya berlabuh di wilayah Kerajaan Jembrana. Setelah Syarif Abdullah Al-Qodry diperkenankan menetap di Wilayah Kerajaan Jembrana, beliau membuat perkampungan Muslim yang bernama Loloan, selain itu Syarif Abdullah Al-Qodry juga melakukan Syiar Islam bersama Ulama dari Banyuwangi bernama Syekh Bauzir melalui perdagangan (ekonomi), pengobatan (tasawuf) dan juga pencak silat (pendidikan), serta kesenian. Adapun aspek-aspek yang dapat digunakan sebagai Sumber Belajar Sejarah berdasarkan analisis kurikulum dan silabus ialah aspek kognitif, Afektif, dan Psikomotorik yang kemudian disusun dalam Rencana Program Pembelajaran untuk dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah di SMA/MA.             Kata kunci: Latar Belakang, peranan, Sumber Belajar   This study aims to determine: (1) the background of Syarif Abdullah Al-Qodry coming to Loloan Village, Jembrana, Bali (2) the role of Syarif Abdullah Al-Qodry in Islamic preach in Loloan Village, Jembrana, Bali (3) aspects that there are events from the migration of Syarif Abdullah Al-Qodry and his role in Islamic preach in Loloan Village, Jembrana, Bali as a source of learning history in SMA/MA. The research method used is a historical research method consisting of, Heuristics, Verification, Interpretation, and Historiography. The research result showed that: Syarif Abdullah Al-Qodry was one of the commanders of the Pontianak Kingdom who was disappointed with the agreement between the King of Pontianak and the Nethreland in 1779 which then made him and his fleet leave the territory of the Kingdom of Pontianak and finally landed in the territory of the Kingdom of Jembrana. After Syarif Abdullah Al-Qodry was allowed to settle in the Kingdom of Jembrana, he created a Muslim village called Loloan, besides that, Syarif Abdullah Al-Qodry also carried out Islamic Preachings with an Ulama from Banyuwangi named Sheikh Bauzir through with trade (economics), medicine (sufism) and also pencak silat (education), and the arts. The aspects that can be used as History Learning Resources based on curriculum and syllabus analysis are cognitive, affective, and psychomotor aspects which are then compiled in the Learning Program Plan to be used as a history learning resource in High School/Islamic High School.           
Dinamika Kampung Bugis Di Kota Singaraja Buleleng Bali Pasca Kemerdekaan Sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA Riza Rizki Sukmarini; I Made Pageh; Tuty Maryati
Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v11i1.53037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Sejarah berdirinya Kampung Bugis Singaraja Buleleng Bali Pasca Kemerdekaan. (2) Dinamika yang terjadi di Kampung Bugis di Singaraja Buleleng Bali. (3) Aspek-aspek apa saja dari sejarah Kampung Bugis yang dapat digunakan sebagai sumber sejarah lokal di SMA. Penelitian menggunakan metode penelitian sejarah dengan pendekatan kualitatif meliputi: (1) Heuristik: teknik observasi, wawancara, studi dokumen. (2) Kritik Sumber (3) Interpretasi, (4) Historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Keberadaan Kampung Bugis di Singaraja Bali tidak dapat dipisahkan dari kekalahan kerajaan Makassar melawan VOC, tetapi kerajaan Makassar kalah melawan VOC hingga melahirkan perjanjian, dimana pemerintah dan rakyat Makassar tidak boleh berlayar kemana pun kecuali Bali, Banten, Jawa, dll. Banyak bangsawan dan rakyat Bugis meninggalkan daerahnya dan menetap di beberapa daerah nusantara termasuk Bali. Keberhasilan orang-orang Bugis membantu perkampungan di Buleleng disebabkan kemampuannya untuk mendapat restu dari penguasa dengan menjalin baik dengan penduduk pribumi tanpa menimbulkan kekerasan. Awal kedatangannnya, orang-orang Bugis pada abad ke-17 sudah mulai berperan membantu kerajaan Buleleng dibawah pemerintahan I Gusti Panji Sakti. (2) Setiap kelompok sosial pasti mengalami perubahan begitu pula di Kampung Bugis (1) Dinamika politik pemerintahan, (2) dinamika sosial ekonomi, (3) dinamika keberagama budaya, (4) dinamika kehidupan keagamaan, (5) dinamika hubungan antar etnis. (3) Aspek-aspek yang bias dikembangkan menjadi sumber belajar sejarah dalam Sejarah dan dinamika Kampung Bugis di Kota Singaraja Buleleng Bali yaitu: (1) Aspek sejarah, (2) aspek toleransi, (3) aspek kerja sama, (4) aspek budaya.
Pengaruh Task-Based Learning Model terhadap Keterampilan Komunikasi dan Kolaborasi Siswa dalam Pembelajaran IPS Wahyu Sumardeni; Ida Bagus Made Astawa; Tuty Maryati
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i1.51045

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum berkembangnya keterampilan komunikasi dan kolaborasi siswa dalam pembelajaran IPS dengan tujuan untuk menganalisis pengimplementasian Task-Based Learning Model dalam pembelajaran IPS pada Kelas VIII, menganalisis pengaruh Task-Based Learning Model terhadap keterampilan komunikasi siswa kelas VIII dalam pembelajaran IPS, menganalisis pengaruh Task-Based Learning Model terhadap keterampilan kolaborasi siswa kelas VIII dalam pembelajaran IPS, dan menganalisis pengaruh Task-Based Learning Model secara simultan terhadap keterampilan komunikasi dan kolaborasi siswa kelas VIII dalam pembelajaran IPS. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian eksperimen semu/quasy eskperimental dengan posttest only control group design. Sampel penelitian ditentukan secara random dengan tehnik undian untuk menetapkan dua (2) dari tiga (3) kelas populasi, yaitu satu sebagai kelompok eksperimen (Kelas VIII-3) dan satu sebagai kelompok kontrol (Kelas VIII-2) setelah terlebih dahulu dilakukan uji kesetaraan. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, angket, dan pencatatan dokumen yang datanya kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan Kuantitatif (Manova) untuk uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengimplementasian Task-Based Learning Model yang dilakukan guru dalam pembelajaran IPS pada Kelas VIII tergolong dalam kriteria baik sekali dengan nilai sebesar 95. Selain itu, terdapat pengaruh Task-Based Learning Model secara signifikan (Fhitung 63,985 dan nilai signifikansi 0,000) terhadap keterampilan komunikasi siswa kelas VIII  dalam pembelajaran IPS, terdapat pengaruh Task-Based Learning Model secara signifikan (Fhitung 49,581 dan nilai signifikansi 0,000) terhadap keterampilan kolaborasi siswa kelas VIII dalam pembelajaran IPS. Secara simultan terdapat pengaruh Task-Based Learning Model  yang signifikan (Fhitung 41,124 dan nilai signifikansi 0,000) terhadap keterampilan komunikasi dan kolaborasi siswa kelas VIII dalam pembelajaran IPS.
Masyarakat Muslim Kampung Sindu Di Desa Keramas, Gianyar, Bali: Sejarah, Integrasi Sosial, Dan Potensinya Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah Di SMA Ridwan Aditya; Tuty Maryati; I Wayan Putra Yasa
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v10i2.43681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) sejarah keberadaan Masyarakat Muslim Kampung Sindu di Desa Keramas, Gianyar, Bali, (2) integrasi sosial yang terbentuk antara umat Muslim dan Umat Hindu di Kampung Sindu, Desa Keramas, Gianyar, Bali, (3) Mengetahui Potensi Masyarakat Muslim Kampung Sindu di Desa Keramas yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sejarah di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah dengan pendekatan kualitatif meliputi: (1) heuristik, (2) kritik sumber atau verifikasi, (3) interpretasi, dan (4) historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: sejarah keberadaan Masyarakat Muslim Kampung Sindu di Desa Keramas Sindu tidak dapat dipisahkan dari sejarah terbentuknya Desa Keramas yang ditemukan oleh I Gusti Agung Putu Agung  putra I Gusti Agung Maruti yang saat itu membawa pengiring Islam. Para pengiring Islam tersebutlah yang merupakan masyarakat awal Kampung Sindu Desa Keramas. Integrasi sosial yang terbentuk antara umat Muslim dan Umat Hindu adanya rasa Toleransi Agama yang tinggi antar masyarakat, adanya Hubungan Sosial, dan adanya Harmonisasi di bidang budaya. Adapun potensi masyarakat Muslim Kampung Sindu di Desa Keramas yang dapat dijadikan Sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA: aspek historis, aspek toleransi, aspek sosial dan Aspek budaya. 
Penerapan Pembelajaran Berbasis Discovery Learning melalui Aplikasi Powtoon pada Materi Pokok Proklamasi Kemerdekaan Indonesia untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas X AP A SMKS Puri Wisata Pancasari Tahun Pelajaran 2021/2022 I Wayan Suartika; Tuty Maryati; I Wayan Putra Yasa
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah minimnya partisipasi siswa kelas X AP A SMKS Puri Wisata Pancasari dalam pembelajaran yang berdampak terhadap menurunnya motivasi dan hasil belajar sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan motivasi belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Discovery Learning melalui Aplikasi Powtoon, dan (2) peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan model Discovery Learning melalui Aplikasi Powtoon. Penelitian ini termasuk kedalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tahapan sebagai berikut (1) penentuan subjek penelitian, (2) menyusun rencana tindakan, (3) melaksanakan tindakan, (4) observasi, (5) evaluasi dan refleksi tindakan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa: (1) motivasi belajar siswa kelas X AP A SMKS Puri Wisata Pancasari pada siklus I yaitu 45,45% mengalami peningkatan ketika siklus II sebesar 54,55% untuk kategori pilihan sangat setuju dan dengan demikian termasuk kategori tinggi; sedangkan (2) hasil belajar siswa kelas X AP A pada siklus I memperoleh nilai rata-rata yaitu 67,27 dan ketuntasan belajar siswa adalah 27,27, mengalami peningkatkan pada siklus II dengan rata-rata ialah 72 sementara ketuntasan belajarnya mencapai 54,55 dengan kategori “sedang”. Berdasarkan penelitian ini dapat diperlihatkan bahwa melalui diterapkannya model pembelajaran Discovery Learning berbantu Aplikasi Powtoon dapat meningkatkan motivasi belajar dan terlebih lagi hasil belajar siswa kelas X AP A SMKS Puri Wisata Pancasari semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022
PONDOK PESANTREN NURUL HUDA (NW) DI DESA SUBGAN, KARANGASEM, BALI KAJIAN TENTANG SEJARAH DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DI SMA/MA Bintang Prakasa; Tuty Maryati; I Wayan Putra Yasa
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v11i2.64072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Sejarah berdirinya Pondok Pesantren Nurul  Huda, Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Huda, Potensi Pondok Pesantren Nurul Huda yang dapat digunakan sebagai sumber belajar dan nilai Pendidikan Karakter di SMA/MA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah melalui beberapa langkah yakni, heuristik ( teknik penentuan informan, observasi, studi dokumen dan wawancara), interpretasi dan historiografi. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dengan model analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan, Pondok Pesantren Nurul Huda berdiri pada tahun 1965 yang diusulkan oleh Abdul Karim melalui kesepakatan warga sekitar, Struktur kurikulum Pondok Pesantren Nurul Huda ini meliputi ranah pengembangan kognitif (pengetahuan tentang agama islam), affective (sikap yang diharapkan sebagai seorang muslim, dan psikomotor (kompetensi berdasarkan bakat dan minat seperti kaligrafi, dll) santri dan santriwati dan nilai nilai Pondok Pesantren sebagai pendidikan karakter sesuai dengan profil pelajar pancasila di SMA/MA adalah beriman,bertakwa kepada tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif.. Kata kunci: media pembelajaran, pendidikan karakter, sistem pendidikan
Co-Authors ., AHMAD ROMLI ., Aniqa Faza ., CAHYO BINTORO ., Harisuddin ., I Gede Arcana ., I Made Cahyana Mp ., I Nengah Dodong ., I Ngh Semaranata ., I Wayan Roy Adnyana Putra ., Ida Ayu Putu Ratna Dewi ., Meri Yuliani ., Mia Lutfitasari ., Muh. Reza Khaeruman Jayadi ., N Iputu Sri Widiastuti ., Ni Komang Arya Kusuma Dewi ., Ni Nengah Sariasih ., Ni Pt Ida Yuniastuti ., NURUS MAULIDA ., Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja, M.A. ., RISTI OKDIYANI MISRAN ., SHOLEH ., SITI ROSIDAH ., Syamsia Dwi Wulandari ., Thobiatul Husna ., USI HARIYADI ., USWATUN HASANAH A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Haq Abdul Wafi, Abdul Agistin, Duwi Maulida Agus Budi Setiawan Agus Budi Setiawan, Agus Budi Agus Salim AHMAD ROMLI . Alfarizi, Moh Anak Agung Gede Sugianthara Anantawikrama Tungga Atmadja Andi Firdausi Hairul Izul Haj Angga, I Gusti Agung Aniqa Faza . Arno . Arno ., Arno Ashari, Fajarudin Atiek Urosyidah Ayang Pradana . Ayang Pradana ., Ayang Pradana Bintang Prakasa CAHYO BINTORO . Darmadi, Ni Putu Erna Sri Desak Made Oka Purnawati Dra. Luh Putu Sendratari,M.Hum . Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Drs. Wayan Sugiartha, M.Si. . Duwi Maulida Agistin DWI SURYANTO Fajarudin Ashari Fathurrahim, Fathurrahim G.B. Surya Utama . Gede Okva Wiguna . Ghofur, Moh. Abd. Gita Juliana Haq, Abdul Harisuddin . Husnul Khuluq I Gede Arcana . i gede beni aprisma yasa I Gede Juli Suwirtana Putra . I Gede Justiasa . I Gusti Agung Angga I Gusti Ayu Virgin Septiarini I Gusti Ayu Yuika Megawangi . I Gusti Ketut Kripna Dewi I Gusti Made Arya Sutha Wirawan I Gusti Made Aryana I Ketut Anom Mahartawan . I Ketut Anom Mahartawan ., I Ketut Anom Mahartawan I Ketut Arya Sentana Mahartha I Made Cahyana Mp . I Made Mega Handayana I Made Pageh I Nengah Bawa Atmadja I Nengah Dodong . I Ngh Semaranata . I Nyoman Oka Hendrawan . I Nyoman Oka Hendrawan ., I Nyoman Oka Hendrawan I Nyoman Sukra Adinatha . I Nyoman Tri Esaputra I Putu Anggita Suprarendra . I Putu Eka Arimbawa I Putu Gede Anom . I Wayan Kertih I Wayan Pardi I Wayan Putra Yasa I Wayan Roy Adnyana Putra . I Wayan Suartika I Wayan Widiarta . Ida Ayu Made Rai Saraswati Ida Ayu Putu Ratna Dewi . Ida Ayu Widya Pratiwi Ida Bagus Made Astawa Isty Bunga Herliani Juliana, Gita Kadek Aprianti . Kadek Aprianti ., Kadek Aprianti Kadek Ayu Sutarminingsih . Kadek Maharta Dharma . Kadek Mega Arista Sinta Devi Ketut Sedana Arta Khuluq, Husnul Luh Putu Sri Ariyani M.Si Drs. I Ketut Margi . M.Si. Drs. Wayan Sugiartha . Made Angga Setiawan . Martayana, Putu Hendra Mas Mia Lutfitasari . Moh. Abd. Ghofur Muh. Reza Khaeruman Jayadi . Muhari Rahman N Iputu Sri Widiastuti . Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmaja Nengah Cipta Sari . Nengah Cipta Sari ., Nengah Cipta Sari Ni Kadek Shantikarini Himawan Ni Komang Arya Kusuma Dewi . Ni Luh Gede Lisiana . Ni Luh Suarmini Ni Made Ninik Susantini . Ni Nengah Sariasih . Ni Pt Ida Yuniastuti . Ni Putu Erna Sri Darmadi Ni Wayan Suratni . Ni Wayan Wiwik Astuti . Ninik styowati, Eva kurnia NURUS MAULIDA . Nurvenayanti, Intan Pranata, I Nengah Teguh Wahyu Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja, M.A. . Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja,MA . Rahayuni, Luh Sulistia Ridwan Aditya RISTI OKDIYANI MISRAN . Riza Rizki Sukmarini Rosyihan Hendrawan, Muhammad salman, jorghia Saraswati, Ida Ayu Made Rai Septiarini, I Gusti Ayu Virgin SHOLEH . Sinta Devi, Kadek Mega Arista SITI ROSIDAH . Suarmini, Ni Luh Sukrawan, Kadek Edi Syamsia Dwi Wulandari . Tarsisius Nogu, Gaudensia Yani Nogu Thobiatul Husna . Urosyidah, Atiek USI HARIYADI . USWATUN HASANAH . Wahyu Sumardeni Wirawan, I Gusti Made Arya Suta Wirawan, I Gusti Made Arya Sutha yasa, i gede beni aprisma Zainal Abidin Zainal Abidin Zainullah Zainullah Zainullah, Zainullah