Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA PEMBELAJARAN SEJARAH DI KELAS XI IPS SMAN 1 SUKASADA Ida Ayu Widya Pratiwi; Tuty Maryati; Ketut Sedana Arta
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v11i2.64111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pola pendidikan karakter yang diterapkan di SMAN 1 Sukasada, (2) pola pendidikan karakter yang diterapkan pada pembelajaran Sejarah di kelas XI IPS SMAN 1 Sukasada, dan (3) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dan siswa dalam penerapan pola pendidikan karakter pada pembelajaran Sejarah di kelas XI IPS SMAN 1 Sukasada. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi yang selanjutnya dipaparkan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan karakter di SMAN 1 Sukasada diterapkan dengan baik pada kegiatan intrakurikuler maupun esktrakurikuler sekolah. Selain itu pendidikan karakter juga diterapkan pada proses pembelajaran termasuk pada pembelajaran Sejarah. Implementasi pendidikan karakter pada pembelajaran Sejarah diterapkan pula pada kelas XI IPS melalui berbagai bentuk kegiatan dalam tahapan pembelajaran di dalam maupun luar kelas. Penerapan pendidikan karakter pada pembelajaran Sejarah di kelas XI IPS juga mengalami kendala- kendala yang dihadapi oleh guru maupun siswa. Perbedaan latar belakang keluarga dari siswa menjadi menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi proses implementasi pendidikan karakter tersebut, Ketidakmampuan guru mengembangkan perangkat pembelajaran yang terintegrasi dengan pendidikan karakter juga akan mempengaruhi proses implementasi pola pendidikan karakter yang diinginkan.   Kata kunci: Implementasi, Karakter, Pendidikan
Pengembangan Media Pembelajaran IPS berbasis Platform TikTok untuk Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa SMP I Gusti Ketut Kripna Dewi; I Wayan Kertih; Tuty Maryati
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i2.65019

Abstract

Motivasi dan hasil belajar pada mata pelajaran IPS SMP di Singaraja sangat rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Menjelaskan tahapan pengembangan media pembelajaran IPS berbasis Platform TikTok untuk meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa kelas VII SMP di Singaraja; (2) Mengkaji peningkatan motivasi belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran berbasis Platform TikTok sebagai media pembelajaran IPS siswa kelas VII SMP di Singaraja; (3) Menganalisis peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan platform TikTok sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran IPS siswa kelas VII SMP di Singaraja. Desain penelitian pada penelitian ini adalah model 4D. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP di Singaraja. Teknik yang digunakan dalam memilih sampel adalah teknik sampling acak sederhana. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, observasi, angket dan tes. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Deskripsi tahapan pengembangan media pembelajaran IPS berbasis Platform TikTok untuk meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa kelas VII SMP di Singaraja; (2) terdapat peningkatan motivasi belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran berbasis Platform TikTok sebagai media pembelajaran IPS kelas VII SMP di Singaraja; (3) terdapat peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan platform TikTok sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran IPS kelas VII SMP di Singaraja. Implikasi penelitian ini adalah (1) pendidik hendaknya memanfaaatkan media pembelajaran sesuai dengan minat siswa; (2) sekolah memfasilitasi siswa khususnya dalam penyediaan jaringan internet yang baik dan stabil; (3) guru lebih kreatif dalam mengelola media yang digunakan.
Sexuality in Usada Rukmini Tatwa Lontar in Balinese Society Ariyani, Luh Putu Sri; Maryati, Tuty; Nengah Bawa Atmadja
MOZAIK HUMANIORA Vol. 23 No. 1 (2023): MOZAIK HUMANIORA VOL. 23 NO. 1
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mozaik.v23i1.39516

Abstract

This study aims to understand the structure, content, and aspects of sexuality based on patriarchal ideology in Lontar Usada Rukmini Tatwa, considered as a cultural text. Thus, to pursue the aim of this study, critical discourse analysis was applied to analyze the text since this analysis technique could deconstruct, interpret, and read cultural texts. The lontar's contents then were analyzed through the following steps, namely conceptualization, conceptualization results, proof, and objectivation. The results of the analysis showed that the structure of the lontar consists of the opening, introduction, content, and the space and time of writing. The results also revealed that the lontar contains recipes for women's beauty and health, husband's courage, sperm health maintenance, and ways to have children for married couples. The contents of the lontars are legitimized religiously and magically so that people believe more in their efficacy. And, it is also found that the contents of this lontar are dominated by erotic and reproductive sexuality discourses based on patriarchal ideology associated with Hinduism. This is symbolized through the phallus as a medium to control women. In conclusion, Lontar Usada Rukmini Tatwa can not only be referred to as an erotic and reproductive sexuality cultural text, but also an ideological cultural text based on Hinduism.
Pemertahanan Identitas Bugis-Bajo Di Desa Sumberkima, Gerokgak, Buleleng, Bali Dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Andi Firdausi Hairul Izul Haj; I Made Pageh; Tuty Maryati
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v12i1.64235

Abstract

The Bugis-Bajo on the coast of Sumberkima Village are interesting to study because tribes that are not native to the area are able to maintain their identity from the various existing tribes. The aims of this study were to: (1) Describe the background to the existence of the Bugis Bajo tribe in Sumberkima Village; (2) Describe the elements of identity that are still maintained by the Bugis Bajo in Sumberkima Village; (3) Describe aspects of the maintenance of Bugis Bajo identity in Sumberkima Village, which have the potential as a source of learning history. The method used in this study is a qualitative descriptive method with the following stages: (1) Determining the research location; (2) Determination of informants. Using purposive and snowball techniques; (3) Data collection techniques. includes observation, interview, and document study; (4) Data validation techniques, namely data triangulation and data analysis techniques. The results of this research are a description of the Background of the Existence of the Bugis-Bajo Tribe in Sumberkima Village, The identities that are still maintained by the Bugis-Bajo in Sumberkima Village include: Bajo Language, Stage Houses, Hereditary knowledge systems, special food, and Traditions . Aspects of Maintaining Bugis Bajo Identity in Sumberkima Village that Have Potential as a Source for Learning History include: historical aspects and socio-cultural aspects. Keywords: Defense, Identity, Ethnicity, Historical Learning Resources.
VALUES OF TOLERANCE IN THE CELEBRATION OF THE PROPHET'S MAULID IN THE VILLAGE TEGALLINGGAH, SUKASADA, BULELENG BALI AND ITS POTENTIAL AS HISTORY LEARNING RESOURCES Muhari Rahman; Tuty Maryati; I Wayan Pardi
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 11 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v11i3.64236

Abstract

This study aims to find out that: (1) the Celebration of the Prophet Muhammad's Birthday inTegallinggah Village (2) the uniqueness of the Prophet Muhammad's Birthday Celebration inTegallinggah Village (3) The values contained in the Prophet Muhammad's Birthday whichcan be used as a source of learning History. The method used in this research is to use adescriptive qualitative research method. This descriptive qualitative research methodemphasizes a quality of research. There are 3 steps used in this descriptive qualitative research,namely observation, interview and document study. The results of the study show that thebirthday of the Prophet Muhammad was introduced for the first time by the Fatimid dynastylong before Al-Barjanzi was born who is known as the maker of poems praising the ProphetMuhammad. However, the Prophet Muhammad's birthday was really popular during the timeof the governor of Ibril (Iraq), namely Abu Sa'id Al-kukburi during the reign of SultanSalahudin Al-ayyubi. After the leadership of Sultan Salahudin Al-ayyubi, the celebration ofthe Prophet's Birthday eventually spread throughout the world, including Indonesia. Theculture that was brought to Indonesia eventually mixed with the local culture so that theelements at Maulid also contained elements or mixing with local culture. The values that canbe used as a source of historical learning are religious values, social values and cultural values.These three values will later be wrapped in the Historical Social Studies Module.Keywords: History of Mawlid, Culture, Historical Teaching Resources
Museum Trinil Di Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur (Koleksi Dan Potensinya Sebagai Media Pembelajaran Sejarah Di SMA: indonesia Ninik styowati, Eva kurnia; Pageh, I Made; Maryati, Tuty
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v12i2.74579

Abstract

ABSTRACT This research aims to determine: (1) the collection of artifacts at the Trinil Museum, (2) the use of the artifact collection at the Trinil Museum as a medium for teaching history in high school. The research method used is the historical research method consisting of Heuristics, Source Criticism, Interpretation, and Historiography. The research results show that the collections at the Trinil Museum are very diverse and valuable in the context of Indonesian prehistory. This collection includes ancient human fossils and cultural products from the prehistoric era. In the context of history learning in high school, the Trinil Museum has enormous potential. The existing collections can be used as real learning media and are rich in information. The use of supplement books as a medium of information whose accuracy is guaranteed can help students to study history in more depth. Keywords: Trinil Museum, Collection, Learning Media, Supplement book
Lontar Tutur Brahma Sapa dan Lontar Dewa Tatwa sebagai Acuan Pemertahanan Tradisi Manak Salah, di Desa Adat Padangbulia, Buleleng, Bali, Indonesia Ariyani, Luh Putu Sri; Bawa Atmadja, Nengah; Maryati, Tuty; Rosyihan Hendrawan, Muhammad
Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage Vol. 12 No. 1 (2023): HERITAGE OF NUSANTARA
Publisher : Center for Research and Development of Religious Literature and Heritage

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31291/hn.v12i1.699

Abstract

Padangabulia Traditional Village is the only village in Bali that maintains the manak salah tradition. Even though the Provincial Government of Bali officially abolished this tradition in 1951 because it was considered to violate religious, Hindu, legal, and health teachings. It is interesting to study this phenomenon through field research using a qualitative approach to find reasons why they still maintain the tradition of manak salah and the rituals that accompany it. Interviews with traditional and religious leaders in Padangbulia village complimented the main data. The results of the study indicated that the maintenance of the tradition of manak salah in this village was legitimized by Lontar Tutur Brahma Sapa and Lontar Dewa Tatwa. These two lontars are sacred texts that are believed to be true. Lontar Tutur Brahma Sapa emphasized thatkembar buncing, male and female twins are wrong because Lord Brahma cursed it. The binarism between humans versus animals reinforces this. Married couples with more than one male and female child were identical to animals. This condition causes contamination of purity or leteh in humans. The Tri Hita Karana ideology outlines that humans are united with fellow human beings and the natural environment and God/gods who reside in temples. This idea causesleteh in humans and spreads to the natural environment and temples. Lontar Dewa Tatwa explains that impurities must be cleaned through a purification ritual, includingmelastito the sea. Whenever there is a case of manak salah, they will implementmelasti at the Buleleng Harbor beach. This creates a unique tradition: this traditional village does not perform melasti at every Nyepi Day celebration but only when there is a manak salah. This ritual not only has a religious-magical function but also has a social function. These functions strengthen Lontar Tutur Brahma Sapa'sposition in maintaining the manak salah tradition.
Marapu: sistem ritual Kematian Pada Suku Loli, Kota Waikabubak, kabupaten Sumba Barat, Provinsi NTT dan potensinya sebagai sumber belajar sejarah salman, jorghia; Pageh, I Made; Maryati, Tuty
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v12i3.79074

Abstract

Abstract This research aims to find out: (1) why the Marapu death ritual system in the loli Tribe, waikabubak city, West Sumba regency, NTT Province still exists until now in the globalization era, (2) how is the process of the Marapu death ritual system in the Loli Tribe, Waikabubak city, West Sumba Regency, NTT Province, (3) what are the Marapu kamatian ritual systems that can be used as a learning resource. This research is a type of qualitative research using cultural anthropology research methods and religious systems through several steps, namely; (1) heuristics, (2) data validity checking, (3) data techniques and analysis. The results of this research show that; (1) the ritual of marapu's death is a relic of the ancestors of the loli people who are still guarded and preserved to this day, (2) The process of the marapu kematina ritual is carried out for three days and three nights and will be carried out by death, (3) aspects of the marapu death ritual that have the potential as a source of learning history, namely; aspects of knowledge, spiritual, social, heritage, historical which are arranged in the teaching module so that they can be used as a source of history learning. Keyword: "Ritual Marapu". Loli tribe, a source of history learning
TINDAKAN SOSIAL PEREMPUAN DALAM MEMILIH OLAHRAGA RUGBY: STUDI PADA ATLET PUTRI PON BALI DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA Ni Kadek Shantikarini Himawan; Luh Putu Sendratari; Tuty Maryati
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) Faktor-Faktor yang mempengaruhi tindakan perempuan dalam memilih olahraga rugby (2) Bentuk-bentuk tindakan sosial yang dilakukan perempuan dalam memilih olahraga rugby. (3) Aspek-aspek yang terdapat dalam olahraga rugby yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sosiologi di SMA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskritif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumen. Adapun hasil dari penelitian ini adalah (1) Terdapat tiga faktor yang mempengaruhi tindakan perempuan dalam memilih olahraga rugby. (2) Bentuk tindakan sosial perempuan dalam memilih olahraga rugby yaitu tindakan rasionalitas instrumental, tindakan rasionalitas yang berorientasi pada nilai, tindakan afektif, dan tindakan tradisional. (3) Aspek-aspek yang terkandung dalam olahraga rugby yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar adalah aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.
PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT DESA SAMBANGAN, SUKASADA, BULELENG, BALI DARI DESA AGRARIS KE DESA WISATA DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA Sukrawan, Kadek Edi; Mudana, I Wayan; Maryati, Tuty
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.71476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Faktor-faktor ayang melatarbelakangi perubahan status desa dari desa Agraris ke Desa Wisata, (2) bentuk-bentuk perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat dan (3) aspek-aspek dari perubahan sosial di Desa Sambangan, Sukasada, Buleleng, Bali yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sosiologi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun dari hasil penelitian ini adalah (1) perubahan status Desa Sambangan dari desa agraris menjadi desa wisata dipengaruhi oleh beberapa faktor utama yang saling terkait. Potensi alam yang luar biasa, termasuk keberadaan air terjun, sawah terasering, dan ekosistem yang masih terjaga, menjadi daya tarik utama untuk pengembangan sektor pariwisata. (2) Diferensiasi penggunaan lahan yang mengalihkan sebagian lahan pertanian untuk pengembangan fasilitas pariwisata, sambil tetap menjaga keseimbangan dengan sektor pertanian, menjadi langkah penting dalam menjaga kelestarian alam dan mendukung pembangunan berkelanjutan. (3) Selain itu, perubahan minat penduduk terhadap pekerjaan di bidang pariwisata membuka peluang baru yang lebih menjanjikan bagi masyarakat, yang sebelumnya bergantung pada sektor pertanian. Pengelolaan yang bijak dan berkelanjutan terhadap potensi alam, penggunaan lahan yang terencana dengan baik, dan peningkatan keterampilan penduduk dalam sektor pariwisata menjadi kunci sukses transformasi Desa Sambangan menjadi desa wisata yang berkembang pesat.
Co-Authors ., AHMAD ROMLI ., Aniqa Faza ., CAHYO BINTORO ., Harisuddin ., I Gede Arcana ., I Made Cahyana Mp ., I Nengah Dodong ., I Ngh Semaranata ., I Wayan Roy Adnyana Putra ., Ida Ayu Putu Ratna Dewi ., Meri Yuliani ., Mia Lutfitasari ., Muh. Reza Khaeruman Jayadi ., N Iputu Sri Widiastuti ., Ni Komang Arya Kusuma Dewi ., Ni Nengah Sariasih ., Ni Pt Ida Yuniastuti ., NURUS MAULIDA ., Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja, M.A. ., RISTI OKDIYANI MISRAN ., SHOLEH ., SITI ROSIDAH ., Syamsia Dwi Wulandari ., Thobiatul Husna ., USI HARIYADI ., USWATUN HASANAH A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Haq Abdul Wafi, Abdul Agistin, Duwi Maulida Agus Budi Setiawan Agus Budi Setiawan, Agus Budi Agus Salim AHMAD ROMLI . Alfarizi, Moh Anak Agung Gede Sugianthara Anantawikrama Tungga Atmadja Andi Firdausi Hairul Izul Haj Angga, I Gusti Agung Aniqa Faza . Arno . Arno ., Arno Ashari, Fajarudin Atiek Urosyidah Ayang Pradana . Ayang Pradana ., Ayang Pradana Bintang Prakasa CAHYO BINTORO . Darmadi, Ni Putu Erna Sri Desak Made Oka Purnawati Dra. Luh Putu Sendratari,M.Hum . Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Drs. Wayan Sugiartha, M.Si. . Duwi Maulida Agistin DWI SURYANTO Fajarudin Ashari Fathurrahim, Fathurrahim G.B. Surya Utama . Gede Okva Wiguna . Ghofur, Moh. Abd. Gita Juliana Haq, Abdul Harisuddin . Husnul Khuluq I Gede Arcana . i gede beni aprisma yasa I Gede Juli Suwirtana Putra . I Gede Justiasa . I Gusti Agung Angga I Gusti Ayu Virgin Septiarini I Gusti Ayu Yuika Megawangi . I Gusti Ketut Kripna Dewi I Gusti Made Arya Sutha Wirawan I Gusti Made Aryana I Ketut Anom Mahartawan . I Ketut Anom Mahartawan ., I Ketut Anom Mahartawan I Ketut Arya Sentana Mahartha I Made Cahyana Mp . I Made Mega Handayana I Made Pageh I Nengah Bawa Atmadja I Nengah Dodong . I Ngh Semaranata . I Nyoman Oka Hendrawan . I Nyoman Oka Hendrawan ., I Nyoman Oka Hendrawan I Nyoman Sukra Adinatha . I Nyoman Tri Esaputra I Putu Anggita Suprarendra . I Putu Eka Arimbawa I Putu Gede Anom . I Wayan Kertih I Wayan Pardi I Wayan Putra Yasa I Wayan Roy Adnyana Putra . I Wayan Suartika I Wayan Widiarta . Ida Ayu Made Rai Saraswati Ida Ayu Putu Ratna Dewi . Ida Ayu Widya Pratiwi Ida Bagus Made Astawa Isty Bunga Herliani Juliana, Gita Kadek Aprianti . Kadek Aprianti ., Kadek Aprianti Kadek Ayu Sutarminingsih . Kadek Maharta Dharma . Kadek Mega Arista Sinta Devi Ketut Sedana Arta Khuluq, Husnul Luh Putu Sri Ariyani M.Si Drs. I Ketut Margi . M.Si. Drs. Wayan Sugiartha . Made Angga Setiawan . Martayana, Putu Hendra Mas Mia Lutfitasari . Moh. Abd. Ghofur Muh. Reza Khaeruman Jayadi . Muhari Rahman N Iputu Sri Widiastuti . Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmaja Nengah Cipta Sari . Nengah Cipta Sari ., Nengah Cipta Sari Ni Kadek Shantikarini Himawan Ni Komang Arya Kusuma Dewi . Ni Luh Gede Lisiana . Ni Luh Suarmini Ni Made Ninik Susantini . Ni Nengah Sariasih . Ni Pt Ida Yuniastuti . Ni Putu Erna Sri Darmadi Ni Wayan Suratni . Ni Wayan Wiwik Astuti . Ninik styowati, Eva kurnia NURUS MAULIDA . Nurvenayanti, Intan Pranata, I Nengah Teguh Wahyu Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja, M.A. . Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja,MA . Rahayuni, Luh Sulistia Ridwan Aditya RISTI OKDIYANI MISRAN . Riza Rizki Sukmarini Rosyihan Hendrawan, Muhammad salman, jorghia Saraswati, Ida Ayu Made Rai Septiarini, I Gusti Ayu Virgin SHOLEH . Sinta Devi, Kadek Mega Arista SITI ROSIDAH . Suarmini, Ni Luh Sukrawan, Kadek Edi Syamsia Dwi Wulandari . Tarsisius Nogu, Gaudensia Yani Nogu Thobiatul Husna . Urosyidah, Atiek USI HARIYADI . USWATUN HASANAH . Wahyu Sumardeni Wirawan, I Gusti Made Arya Suta Wirawan, I Gusti Made Arya Sutha yasa, i gede beni aprisma Zainal Abidin Zainal Abidin Zainullah Zainullah Zainullah, Zainullah