Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN INKUIRI TERBIMBING BERBASIS TRI HITA KARANA DAPAT MENINGKATKAN SIKAP SOSIAL DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS ., Ni Made Wira Astami; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan sikap sosial dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS tema ekosistem melalui penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis Tri Hita Karana.Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB SD Negeri 23 Pemecutan tahun ajaran 2015/2016, sebanyak 29 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observai dan (2) tes. Metode observasi digunakan untuk memperoleh data sikap sosial dengan instrument lembar observasi. Metode tes digunakan untuk memperoleh data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS. Tes yang digunakan berupa soal objektif pilihan ganda biasa. Data yang di dapatkan dari metode observasi dan metode tes dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan sikap sosial siswa setelah penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis Tri Hita Karana. Pada siklus I, 17 (58.62%) nilai siswa dalam predikat sangat baik, dan pada siklus II mengalami peningkatan, yaitu 22 (75,86%) nilai siswa dalam predikat sangat baik. Untuk penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa pada siklus I, 18 (62,07%) siswa mendapat nilai minimal B+, dan pada siklus II mengalami peningkatan, yaitu 23 (79,31%) siswa mendapat nilai minimal B+. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing berbasis Tri Hita Karana dapat meningkatkan sikap sosial dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS tema ekosistem, siswa kelas VB SD Negeri 23 Pemecutan.Kata Kunci : inkuiri terbimbing, tri hita karana, sikap sosial, kompetensi pengetahuan IPS. This research’s purposes were (1) to improve the social behavior and (2) to enhance the Social science competency with ecosystem as a theme through the implementation of inquiry teaching model as Tri Hita Karana as a base. This research was the observation toward the action of the class as the subject within 2 cycles. The subject of this research was the student of VB’s grade of SD Negeri 23 Pemecutan year of 2015/2016, amounted 29 students. The data collection’s methods were (1) observation and (2) test. The observation method was used to obtain the data which related to the competency of social science knowledge. The test was performed by giving some general multiple choice tests. The data was obtained by the observation method and testing method which were analyzed by the descriptive statistics analysis method and the quantitative statistics analysis method.The result of this research shows that there is an increase of the students’ behavior after the implementation of guided inquiry model with Tri Hita Karana as a base. On the 1st cycle, 17 (58,62%) of students’ score reach the very satisfactory result, and on the 2nd cycle get an increment, 22 (75,86%) students’ score reach the very satisfactory result. For the comprehension of competency of students’ social science knowledge on the 1st cycle, 18 (62,07%) students’ score get B+ at the minimum, and on the 2nd cycle get an increment, 23 (79,31%) students’ score get B+ at the minimum.Therefore, this research could be concluded that the implementation of guided inquiry model with Tri Hita Karana as a base could improve the social behavior and the comprehension of competency of social science knowledge with ecosystem theme, the students of VB grade SD Negeri 23 Pemecutan.keyword : guided inquiry, tri hita karana, social behavior, comprehension of competency social science knowledge
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 KEDISAN KECAMATAN TEGALLALANG KABUPATEN GIANYAR TAHUN AJARAN 2014/2015 ., I Ketut Suardika; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4139

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SD Negeri 2 Kedisan tahun ajaran 2014/2015 dan 2) meningkatkan hasil belajar IPS melalui penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Kedisan tahun ajaran 2014/2015. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Kedisan yang berjumlah 19 siswa. Data tentang keaktifan belajar dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keaktifan dan hasil belajar IPS pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Kedisan dari pra siklus ke siklus I dan ke siklus II setelah diterapkannya pendekatan pembelajaran kontekstual. Pada pra siklus diperoleh persentase keaktifan belajar siswa sebesar 61,3% dikategorikan rendah. Pada pelaksanaan siklus I diperoleh persentase keaktifan belajar siswa sebesar 73,8% dikategorikan sedang. Selanjutnya pada siklus II diperoleh persentase keaktifan belajar siswa sebesar 81,5% dikategorikan tinggi. Berkaitan dengan hasil belajar IPS siswa, pada pra siklus diperoleh nilai rata-rata hasil belajar IPS sebesar 61,6 dikategorikan rendah dengan ketuntasan klasikal 47,4%. Pada pelaksanaan siklus I diperoleh nilai rata-rata hasil belajar IPS sebesar 70,5 dikategorikan sedang dengan ketuntasan klasikal 68,4%. Selanjutnya pada siklus II diperoleh nilai rata-rata hasil belajar IPS sebesar 81,1 dikategorikan tinggi dengan ketuntasan klasikal 89,5%. Berdasarkan temuan penelitian ini disimpulkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Negeri 2 Kedisan tahun ajaran 2014/2015Kata Kunci : pendekatan pembelajaran kontekstual, keaktifan, dan hasil belajar IPS The aims of this study are 1) to improve the students’ learning activeness for the fourth grade students of SD Negeri 2 Kedisan in the academic year 2014/2015 and 2) to improve the learning outcomes of social science through the contextual teaching and learning at the fourth grade students of SD Negeri 2 Kedisan in the academic year 2014/2015. The design of this study is Classroom Action Research (CAR) consisted of two cycles. The subjects of this research were the fourth grade students of SD Negeri 2 Kedisan for about 19 students. The data were collected by using observation sheet and the learning outcomes were collected by using a test. The data were analyzed using quantitative descriptive analysis method. The result of this research showed that there were improvements of the learning activeness and the learning outcomes of social science at the fourth grade students of SD Negeri 2 Kedisan from the pre-cycle to the first cycle and the second cycle after implementing contextual teaching and learning. In the pre-cycle the percentage of student’s learning activities is of 61.3% and it was classified at low. In the first cycle the percentage of student’s learning activities is 73,8% and it was classified at moderate. Next, in the second cycle percentage of student’s learning activities is of 81,5% and it was classified at high. Related to the learning outcomes of social science, in the pre-cycle the average value is of 61,6 and it was classified at low with the classical exhaustiveness of 47,4%. In the first cycle the average value is of 70.5 and it was classified at moderate with the classical exhaustiveness of 68,4%. Next, in the second cycle the average value is of 81.1 and it was classified as high with the classical exhaustiveness of 89.5%. Based on the findings, at could be concluded that the application of the contextual teaching and learning approach can improve the activities and the learning outcomes of social science at the fourth grade students of SD Negeri 2 Kedisan in academic year 2014/2015.keyword : contextual teaching and learning, activeness, and learning outcomes of social science
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA TEMA CITA-CITAKU DITINJAU DARI CARA BERTANYA GURU PADA SISWA KELAS IV SD GUGUS BUDI UTOMO TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Ni Wayan Mika Safitri; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan Saintifik menggunakan pertanyaan memotivasi dengan pertanyaan menguji tema Cita-Citaku pada siswa kelas IV SD Gugus Budi Utomo kecamatan Denpasar Timur. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu “The Static Group Pretest-Postest Design”.Populasi adalah siswa kelas IV SD Gugus Budi Utomo berjumlah 328 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling diperoleh SDN 1 Kesiman berjumlah 33 siswa sebagai kelompok eksperimen 1 dan SDN 2 Kesiman berjumlah 37 siswa sebagai kelompok eksperimen 2. Data hasil belajar pengetahuan matematika dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar bentuk pilihan ganda biasa yang dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh rata-rata kelompok eksperimen 1=72.73 dan kelompok eksperimen 2=55.87. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh thitung= 4.05 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% =1.66, dengan kriteria pengujian thitung>ttabel (4.05>1.66) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan Saintifik menggunakan pertanyaan memotivasi dengan pertanyaan menguji. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Saintifik menggunakan pertanyaan memotivasi berpengaruh terhadap hasil belajar pengetahuan matematika tema Cita-Citaku siswa kelas IV SD Gugus Budi Utomo tahun ajaran 2014/2015.Kata Kunci : pendekatan Saintifik, memotivasi, menguji, hasil belajar pengetahuan matematika This research purpose were to know the significant difference of math learning outcomes between students’ group who learned through scientific approach by using motivation question with testing question on the theme of “Cita-Citaku” in the fourth grade at SD Gugus Budi Utomo East Denpasar. This research was a pre-experimental design with “The Static Group Pretest-Postest Design”. The population was all of fourth grade students at SD Gugus Budi Utomo totaling 328 students. The sample was determined by random sampling technique to obtain samples SDN 1 Kesiman with 33 students as research group 1 and SDN 2 Kesiman with 37 students as research group 2. The data about math learning outcomes were collected by using an objective test regular multiple choices and analyzed by t-test. According to the result of analysis, the mean research group 1=72.73 and research group 2=55.87. According to the result of t-test was got tcount=4.05 and ttable at significance level of 5%=1.66, by testing criterion thitung> ttabel (4.05>1.66) so H0 was rejected and Ha was accepted. The results means that there are significant differences of math learning outcomes between students’ group who learned through scientific approach by using motivation question with testing question. Based on data concluded that the implementation of scientific approach using motivation question effected the math learning outcomes theme of “Cita-Citaku” in the fourth grade students at SD Gugus Budi Utomo East Denpasar in the academic year of 2014/2015.keyword : scientific approach, motivation, testing, math learning outcomes
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN IPA DAN SIKAP SPIRITUAL SISWA PADA TEMA CITA-CITAKU KELAS IV SDN 1 GIANYAR ., Diyah Komala Dewi; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7552

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pengetahuan IPA, dan sikap spiritual siswa melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 1 Gianyar tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 39 siswa yang terdiri dari 27 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes dan non tes. Instrumen untuk mengumpulkan data hasil belajar pengetahuan IPA siswa berbentuk tes objektif dan instrumen untuk mengumpulkan data sikap spiritual siswa berbentuk angket. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) nilai persentase rata-rata hasil belajar pengetahuan IPA meningkat sebesar 12,44 dari = 70,76% pada siklus I menjadi = 83,20% pada siklus II, (2) ketuntasan klasikal hasil belajar pengetahuan IPA meningkat sebesar 17,95% yakni 69,23 % pada siklus I menjadi rata-rata 87,18 % pada siklus II, (3) nilai persentase rata-rata sikap spiritual meningkat sebesar 5,81% yakni dari = 80,30% pada siklus I menjadi =86,11% pada siklus II, (4) ketuntasan klasikal sikap spiritual siswa meningkat sebesar 12,82%,yakni dari 74,36% pada siklus I menjadi 87,18% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dapat meningkatkan hasil belajar pengetahuan IPA dan sikap spiritual siswa pada tema cita-citaku kelas IV SDN 1 Gianyar. Kata Kunci : saintifik, portofolio, hasil belajar IPA, sikap spiritual. This classroom action research aimed to improve the learning outcomes of science knowledge and improve the spiritual attitude of the student through the application of scientific approach based on portofolio assessment. The subjects of this study were the fourth grade students of SDN 1 Gianyar academy year 2015/2016 which amount 39 people consist of 27 male students and 12 female students. The method to collect the data which used in this study was test method that was result of the learning process and non test that was questioner. The data which analyzed by descriptive quantitative analysis method and descriptive qualitative analysis. The result of this study showed that (1) the percentage of the average value of the science knowledge increased 12,44 from x Ì… = 70,76 in the cycle I became x Ì… = 83,20 in the cycle II, (2) the classical completeness of the learning outcomes of the science knowledge increased 17,95% from 69,23 % in the first cycle to 87,18% in the second cycle, (3) the percentage of the average value of the student spiritual atitude increased 5,81% from x Ì… = 80,30% in the cycle I became x Ì… = 86,11% in the cycle II,(4) the classical completeness of the learning outcomes of the student spiritual atitude increased 12,82% from 74,36 % in the first cycle to 87,18% in the second cycle. Based on the result of this research it can be conclude that the application of the scientific approach based on portofolio assessment can improve the learning outcomes of science knowledge and spiritual attitude of students on the theme cita-citaku of fourth grade students in SDN 1 Gianyar.keyword : scientific, portofolio,learning outcomes of science, spiritual attitude
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Kadek Ermayanti; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model quantum teaching berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Gugus 1 Kuta Utara Tahun Pelajaran 2016/ 2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain eksperimen yang digunakan adalah desain eksperimen kuasi dengan rancagan Non-equivalent. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus 1 Kuta Utara Tahun Pelajaran 2016/ 2017. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD No. 5 Dalung yang berjumlah 34 sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No. 4 Dalung yang berjumlah 34 sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes, dengan tes pilihan ganda biasa. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil analisis diperoleh thitung = 4,60, sedangkan pada taraf signifikansi 5% dengan dk=66 diperoleh ttabel = 2,00. Berdasarkan kriteria pengujian H0 ditolak. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model quantum teaching berbantuan media audio visual dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus 1 Kuta Utara Tahun Pelajaran 2016/2017. Adapun rata-rata nilai hasil belajar IPA yang dibelajarkan melalui model quantum teaching berbantuan media audio visual, yaitu 77,73 dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, yaitu 63,92. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model quantum teaching berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus 1 Kuta Utara Tahun Pelajaran 2016/ 2017. Kata Kunci : IPA, quantum teaching,audio visual This study aimed to determine the effect of quantum models of audio-visual assisted teaching on the science learning outcomes of grade V students in SD Gugus 1 Kuta Utara Lesson Year 2016 / 2017. This research was an experimental study with experimental design used is a quasi experimental with Non-Equivalent. Population in this research were all student of class V at SD Gugus 1 Kuta Utara Lesson Year 2016/2017. The sample of this research were class V students in SD No. 5 Dalung amount 34 as the experimental group and the grade V students in SD No. 4 Dalung amount 34 as the control group. Method of completion data in this research was test method, with ordinary multiple choice test. Then the data is analyzed by using t-test. The result of analysis is tarithmetic= 4,60, while at 5% significance level with dk = 66 result ttable=2,00. Based on test criteria H0 rejected. This shows that there are significant differences of science learning outcomes between students who are taught through quantum models of audio-visual assisted teaching and students that are taught by conventional learning of grade V students in SD Gugus 1 Kuta Utara Lesson Year 2016/2017. The average of science learning outcomes that are learned through quantum models of audio-visual assisted teaching media, that is 77.73 and students are taught by conventional learning, that is 63.92. So the conclution of this research is the quantum model of teaching aided audio visual media is influence the science learning outcomes of grade V students SD Gugus 1 Kuta Utara Lesson Year 2016/2017.keyword : scient, quantum teaching,audio visual
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MEDIA ADOBE PREMIERE TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SDN GUGUS 1 KUTA SELATAN ., I Gusti Ayu Sukmandari; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media Adobe premiere dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri Gugus 1 Kuta Selatan. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan pendekatan eksperimen semu dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus 1 Kuta Selatan. Yang meliputi 7 SD yang tersebar dalam 14 kelas yang terdiri dari kelas A dan B dari populasi tersebut sampel yang digunakan adalah SDN 1 Benoa sebagai kelas Experimen dan SDN 7 Benoa sebagai kelas control dengan jumlah siswa sebanyak 80 orang yang ditetapkan sebagai sampel yang menggunakan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah data hasil belajar IPS siswa melalui tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata kelompok kontrol (x1= 77,53 > x2 = 70,15 ). Hasil uji-t terhadap hipotesis yang diajukan dalam penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media Adobe Premiere dan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional (thitung=6,79 > ttabel =2,00). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media Adobe Premiere berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa.Kata Kunci : Model pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation, Hasil belajar IPS This study aimed at finding out significant differences of social science achievement between students learned Cooperative Group Investigation Learning model provide with premiere adobe media and students learned convensionally of SD Negeri Gugus 1 Kuta Selatan. This study used abstract experiment approach with Nonequivalent Control Group Design. The population of the study was all students grade five SD Negeri Gugus 1 Kuta Selatan it consisted of seven SD with fourteen classes, A and B. from those population SD N 1 Benoa was chosen as the experiment class and SD N 7 Benoa as the control class. This study used 80 students selected by means of using random sampling technique. Data on social science achievement was abtained through administering achievement test. The collected data were the anglyzed by using t-test. Based on the data analysis it was found that the average score of the experiment class had higher score than the control class (x1 = 77.53 > x2 = 70.15). the result of t-test through hypothesis shows that there was a significant difference of the social science achievement between the students learned Cooperative Group Investigation Learning model provide with premiere adobe media and the students learning convensionally (tcount = 6.79 > ttable = 2.00). therefore, it can be concluded that Cooperative Group Investigation Learning model provide with premiere adobe affected the sosial science achievement. keyword : Cooperative Group Investigation Learning Model, social science achievement
TENUN RANGRANG DI DESA PEJUKUTAN KECAMATAN NUSA PENIDA KABUPATEN KLUNGKUNG ., I Wayan Sudarsana; ., Drs. Gede Eka Harsana Koriawan; ., Drs.Mursal
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.2415

Abstract

Pada umumnya masyarakat Bali hanya mengenal kain tenun gringsing, kain tenun songket maupun kain tenun endek. Ada jenis kain yang berasal dari Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, dinamakan kain tenun rangrang. Proses pembuatan kain tenun rangrang menggunakan alat tradisional dinamakan alat tenun cagcag. Tujuan penelitian ini untuk memberikan informasi tentang sejarah keberadaan, alat dan bahan, proses pembuatan sampai motif hias yang terdapat pada kain tenun rangrang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini adalah perajin tenun rangrang di Dusun Karang, Desa Pejukutan yang berjumlah 81 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 6 orang yang ditentukan melalui pendekatan porposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis domain dan taksonomi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sejarah keberadaan tenun rangrang diperkirakan sudah ada sejak zaman kerajaan Majapahit dengan nama cerik bolong, kemudian berkembang menjadi nyrangnyang, terakhir menjadi rangrang. Setelah nyaris punah, tenun rangrang kembali diproduksi tahun 2011. Alat yang digunakan adalah tenun cagcag. Bahan yang dipergunakan: benang metris dan rayon, pewarna alami menggunakan daun tarum, daun jati, kulit kayu (jamblang, mangga, kepundung/menteng, mengkudu), dan kayu secang/sepang, penguat warna alami digunakan tunjung/mimusops elengi, kapur tohor/calcium carbonate, dan tawas/potasium alum sulfide, sedangkan pewarna kimia menggunakan pewarna direk dan nandrin, serta metanol sebagai penguat pewarna kimia. Proses pembuatan tenun rangrang, yaitu pengolahan serat, pewarnaan, dan proses tenun. Motif yang terdapat pada tenun rangrang, yaitu motif pinggiran gunung, motif utama (wajik, iled, bianglala, jalur, porosan, skoci, gablak, silang, taji, dan sirang).Kata Kunci : tenun rangrang, pewarna alami, motif hias In general, Balinese people only know about woven cloth of gringsing, woven cloth of songket and also woven cloth of endek. There is a kind of cloth which comes from Pejukutan Village, Nusa Penida, Klungkung Regency that we called woven cloth of rangrang. The process to make this woven cloth of rangrang is using a traditional tool that we called cagcag. The purpose of this research is to give information about the existence, tools, materials and also the process how to make it until the kinds of motif in woven cloth of rangrang. This research is a kind of descriptive qualitative research. The population of this research is the entire rangrang woven craftsman at Karang Orchard, Pejukutan Village with the number of 81 people. The samples of this research are 6 people who are determine by using approach technique of porposive sampling. The process of collecting the data was using methods of observation, interview and documentation. The data which was founded is then analyzed by using the technique of domain and taxonomy analysis. The result of this research shows that the history of the existence of rangrang woven was estimated exist since the era of Majapahit kingdom with the name of cerik bolong, Then it is develop become nyrangnyang, and for the last it becomes rangrang. After almost extinct, rangrang woven was reproduced again at 2011. The tool that used is called cagcag. The materials that used are: metris yarn and rayon, for natural dyes are using indigofera suffruticosa, disambiguasi, cortex of (syzygium cumini, mangifera indica, baccaurea racemosa, morinda citrifolia), and caesalpinia sappan. For strengthen the color, it is using mimusops elengi, calcium carbonate, and potassium alum sulfide. For chemical dyes are using direk and nandirin, also methanol for strengthen the color. The process how to make rangrang woven are consists of manufacturing the fiber, coloring and the process of weaving. Any kinds of motif that exist in rangrang woven are the motif of pinggiran gunung and also the main motif (wajik, iled, bianglala, jalur, porosan, skoci, gablak, silang,taji and sirang).keyword : tenun rangrang, pewarna alami, motif hias
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARD TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA Widhyalestari, Ni Nyoman Tri Angraeni; Putra, DB. Kt. Ngr. Semara; Darsana, I Wayan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 4, No 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v4i1.25011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Question Card terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus I Mengwi Tahun Ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitiaan eksperimen semu (quasy experimental design) dengan rancangan penelitian nonequivalen control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD Gugus I Mengwi yang berjumlah 6 kelas (187 siswa). Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD No. 4 Cemagi dengan 30 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD No. 3 Cemagi dengan 32 siswa sebagai kelompok kontrol. Data tentang kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan instrumen berupa tes objektif pilihan ganda biasa berjumlah 30 butir soal. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji-t. berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata gain skor kelompok eksperimen X = 0.500  > X = 0.262 kelompok kontrol, selanjutnya melalui uji hipotesis diperoleh thitung = 9.231 > ttabel = 2.000 pada taraf signifikan 5% dengan dk = 60 sehingga H0 ditolak Ha diterima. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Question Card terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus I Mengwi Tahun Ajaran 2018/2019. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Question Card berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus I Mengwi Tahun Ajaran 2018/2019.
Gambaran Kemandirian Melakukan Perawatan Diri Pada Pasien Skizofrenia Baskara, Dewa Ari; I Wayan Darsana; Ni Made Ayu Wulan Indrayani
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 3 No 2 (2019): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v3i2.123

Abstract

Pasien skizofrenia sering mengabaikan perawatan dirinya karena stressor yang berat dan sulit ditangani pasien. Akibatnya pasien kurang memperhatikan perawatan diri, sehingga tidak mau merawat dirinya sendiri seperti mandi, berpakaian, berhias, makan, maupun buang air besar dan buang air kecil. Tujuan ini untuk mengetahui gambaran kemandirian melakukan perawatan diri pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 93 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan untuk mengukur kemandirian melaksanakan perawatan diri menggunakan lembar observasi dengan skala pengkajian Gordon. Hasil penelitian menunjukkan kemandirian melakukan perawatan diri mandi sebagian besar yaitu 73 responden (78,5%) dalam kategori memerlukan bantuan, berpakian sebagian besar responden yaitu 76 responden (81,7%) dalam kategori memerlukan bantuan, perawatan diri makan sebagian besar responden yaitu 73 responden (78,5%) dalam kategori memerlukan bantuan, toileting sebagian besar yaitu 47 responden (78,5%) dalam kategori memerlukan bantuan. Kemandirian melakukan perawatan diri pada pasien skizofrenia sebagian besar responden yaitu 59 responden (63,4%) dalam kategori memerlukan bantuan. Disarankan agar hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi perawatan klien dengan deficit perawatan diri, agar membuat kebijakan untuk pasien ganti pakaian agar bisa diusahakan ganti pakaian setiap hari
IMPLEMENTASI PENDEKATAN PEMBELAJARAN SCIENTIFIC MENGGUNAKAN MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS ., Agus Wahyu Setiawan; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa setelah implementasi pendekatan pembelajaran scientific menggunakan model problem based learning pada siswa kelas V SD 14 Pemecutan Denpasar Utara tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD 14 Pemecutan Denpasar Utara tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 32 siswa. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dikumpulkan dengan metode tes pilihan ganda biasa dengan empat option. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, pada siklus I diketahui pencapaian penguasaan kompetensi pengetahuan IPS yaitu76,6% yang berada pada kriteria sedang dan pada siklus II yaitu 87,3% dengan kriteria tinggi. Hasil analisis data menunjukan bahwa penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa meningkat dari siklus I ke siklus II mencapai 10,7%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa implementasi pendekatan pembelajaran scientific menggunakan model problem based learning dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD 14 Pemecutan Denpasar Utara tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : pendekatan scientifik, problem based learning The purpose of this study was to improve student’s competence in mastery IPS knowledge after the implementation of scientific approach learning using model problem based learning on the fifth grade student’s of SD 14 Pemecutan Denpasar Utara in academic year 2015/2016. This study include Classroom Action Research (CAR) which was conducted in two cycles. This subject of this study were the fifth grade students’s of SD 14 Pemecutan Denpasar Utara in academicyear 2015/2016 which consited of 32 student’s. The data of competency mastery knowledge of IPS were collected by using multiple choice test method with 4 options. Data which was gained were analyzed by using descriptive statistics analysis and descriptive kualitative analysis technique. The result of this study showed that in cycle 1 was know the accomplisment competence mastery knowledge IPS, that is 76,6% which position on the creteria and in cycle II, that is 87,3% with the high creteria. The result of data analysis showed that the student’s mastery competency in knowledge IPS improved from cycle I to cycle II reach 10,7%. Thereforeit can be conclude that the complementation of learning scientific approach using model problem based learning can improve the student mastery of competency in knowledge IPS of the fifth grade student’s of SD 14 Pemecutan Denpasar Utara in academic year 2015/2016.keyword : scientific approach, problem based learning
Co-Authors ., Agus Wahyu Setiawan ., Ayu Candra Dewi Arinata ., Ayu Sintya ., Diyah Komala Dewi ., Gusti Ayu Desy Anggarini ., I Dewa Ayu Ratnadewi ., I Kadek Setiawan ., I Made Nugraha Wicaksana ., I Putu Angga Wijaya Sandy ., Ida Ayu Sri Susanti Atma Sari ., Kadek Anggi Nalasari ., Kadek Ermayanti ., Komang Ayu Wahyuni ., Komang Susanti Martinasari ., L G Putri Andyani ., Luh Dewi Puspawati ., Luh Komang Sugianingsih ., Luh Putu Ria Kurniawati ., Mita Sari Ni Luh Putu ., Ni Kadek Candra Wahyuni ., Ni Kadek Dwi Mega Yanthi ., Ni Kadek Kisri Ani ., Ni Ketut Desi Kristiani ., Ni Luh Gede Dian Citra Agustini ., Ni Luh Gede Yuni Artini ., Ni Luh Pitri Widi Pratiwi ., Ni Luh Putu Evi Anggreni ., Ni Luh Putu Intan Sari Dewi ., Ni Made Astini ., Ni Made Dwi Hendrayani ., Ni Made Dwiantari ., Ni Made Feby Kurniyanthi ., Ni Made Pitria Mulia Sari ., Ni Made Pratiwi Pebriyanti ., Ni Made Wira Astami ., Ni Wayan Ika Ariesta Dewi ., Pande Made Prista Pradnyana ., Putu Chan Wisjayani Dadri ., Putu Eddy Gunawan ., Putu Eka Trisna Dewi ., Putu Teja Juli Artha ., Sisilia Indah Trisnaningsih Abadi, I B G S Abadi, IB.G. Surya Anggara, I Made Citra Anggara, I Made Citra Artini, Putu Ari Bahari, Ni Ketut Intan Baskara, Dewa Ari Cahyadi, Herry Suwaja Christiawati, Ni Made Diana Cintariasih, Putu Darmayanti, Ni Komang Ayu Mas Darmayanti, Ni Komang Ayu Mas DB. Kt. Ngr. Semara Putra Dessy Wiranti, Ni Putu Dessy Wiranti, Ni Putu Dewa Ayu Indra Wahyuni Dewi, Ni Putu Ayu Ratna Diana Putra, I Dewa Gede Dr. I Gede Meter,M.Pd . Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. Nyoman Wirya . Drs.Mursal . Dwi Lestari, Ni Made Dwi Lestari, Ni Made Ekayanti, Ni Luh Putu feby puspita, ni ketut Gede Eka Harsana Koriawan i b g s abadi I Dewa Ayu Purnama Dewi . I Dewa Gede Diana Putra I Gede Gemaydha . I Gede Mahendra Darmawiguna I Gst Agung Oka Negara I Gusti Ayu Agung Deska Suarniti ., I Gusti Ayu Agung Deska Suarniti I Gusti Ayu Dwi Lestari . I Gusti Ayu Sukmandari . I Gusti Ketut Arya Sunu I Gusti Putu Bagus Sasrawan Mananda I Kadek Putra Jaya . I Kadek Sastra Adi Merta I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Ketut Suardika . I Ketut Swarjana I Komang Ngurah Wiyasa I Komang Triana Prawijaya I Made Diana Putra . I Made Eri Ariawan ., I Made Eri Ariawan I Made Gede Sunarya I Made Putra I Made Saptria Parwata . I Made Suka Somartana . I Nengah Suadnyana I Nyoman Natajaya I Putu Gde Yudara Sandra Putra I Wayan Darmika Yana . I Wayan Sadia I Wayan Suarjana . I Wayan Sujana I Wayan Sujana I Wayan Sukerayasa I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri IB.G. Surya Abadi Ida Ayu Ella Yuanita . Ida Bagus Gede Eka Winata . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Surya Manuaba Indra Wahyuni, Dewa Ayu Israfil, Israfil Juwitasari , Citra Kadek Eva Krishna Adnyani Kadek Galih Candrayani . Kadek Mita Wahyuni . Kadek Sri Wahyuni Indrawati . Komang Ary Trisnadewi . Komang Ayu Sugiartini Pramita Dewi . Komang Citra Padma Utami . Komang Sudamayanto . Komang Yogi Triana Kristiantari, MGR Loka Andari, Ida Ayu Ketut Manik Luh Ayu Tirtayani Luh Putu Ari Surestiani . Luhde Sepdania Wati ., Luhde Sepdania Wati M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Ayu Sintya Dewi ., Made Ayu Sintya Dewi Made Pramesti Yogidibrata ., Made Pramesti Yogidibrata Made Putra Manuaba, I. B. S. Manuaba, I. B. S. Maria Goreti Rini Kristiantari MGR Kristiantari Mita Puspita . Negara, K.Kurnia Kusuma Adi Ngakan Made Anom Wiryasa Ni Kadek Ayu Windari . Ni Kadek Meriani . Ni Kadek Suci Suriani . Ni Ketut Ayu Pramitasari ., Ni Ketut Ayu Pramitasari ni ketut feby puspita Ni Ketut Intan Bahari Ni Komang Tris Utari ., Ni Komang Tris Utari Ni Luh Putu Ekayanti Ni Luh Putu Inca Buntari Agustini Ni Luh Putu Muri Adnyani . Ni Luh Putu Ratih Agustini ., Ni Luh Putu Ratih Agustini Ni Luh Putu Suariyani Ni Made Ayu Wulan Indrayani Ni Made Putri Arini ., Ni Made Putri Arini Ni Nengah Suartini Ni Putu Ayu Widiastiti . Ni Putu Deni Ardiyanti ., Ni Putu Deni Ardiyanti Ni Putu Devi Oktavia Ni Putu Dita Wisna Wati . Ni Putu Eka Dina Lestari Putri Ni Putu Sukma Srijayanti . Ni Wayan Ayu Endang Istorina . Ni Wayan Listiani . Ni Wayan Mika Safitri ., Ni Wayan Mika Safitri Ni Wayan Suniasih Paramitasari, Ketut Citra Pratiwi, Ni Wayan Mita Prawijaya, I Komang Triana Priani, Irul Priyanti, Ni Luh Saras Priyanti, Ni Luh Saras Purwani, Ni Putu Rita Purwani, Ni Putu Rita Purwaningsih, Ni Komang Putra, DB. Kt. Ngr. Semara Putra, DB. Kt. Ngr. Semara Putra, Made Putra, Made Putu Ayu Satya Dewi . Putu Dewi Ariestuti . Putu Eka Andriyani ., Putu Eka Andriyani Rahayuni, IGA Rai Rai Suadnyana Wijaya Ria Yuliana . Suryani, Ni Wayan Tasya Dhevi, Ni Putu Melinda Pramesti Tjok Gede Indra Partha Widhyalestari, Ni Nyoman Tri Angraeni Wijaya, Rai Suadnyana Yohanes Kristianto