Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Komang Citra Padma Utami; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran CIRC dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional di kelas V SD No.4 Tuban tahun pelajaran 2013/2014. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD No.4 Tuban yang banyaknya 101 orang siswa. Setelah disetarakan dan diundi sampel dalam penelitian ini adalah Kelas VB sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 36 dan Kelas VC sebagai kelompok kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 35. Jenis penelitian menggunakan eksperimen semu atau kuasi eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Data tentang hasil belajar konsep pengukuran dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Data analisis dengan t-test melalui tahapan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran CIRC dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional ( thitung = 2,240 > ttabel = 2,000 ) dengan db = 69 ( ∑n-2 = 71 – 2 = 69 ) dan taraf signifikansi 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CIRC berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPA Kelas V SD No.4 Tuban Tahun Pelajaran 2013/2014Kata Kunci : Model Pembelajaran CIRC , hasil belajar IPA. This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned through learning model CIRC with students that learned through conventional teaching in fifth grade of SD No. 4 Tuban year 2013/2014 . The study population was all students in the fifth grade which are contains 101 students. After synchronized and samples drawn in this study was 5th B grade as experimental group which are contains 36 students and 5th C grade as a control group which are contains 35 students. Types of research are using quasi-experimental or quasi-experimental . The study design used is Non- Equivalent Control Group Design . Data on study results was collected with instruments measuring the concept of a multiple choice test . This data analysis was by t - test with stage test for normality and homogeneity tests . The results showed , there was a significant differences between students who take lessons with CIRC learning model with students who take conventional learning ( of t = 2.240 > t table = 2.000 ) with db = 69 ( Σn - 2 = 71-2 = 69 ) and significance level of 5 % . It can be concluded that the learning model CIRC was significantly affect science learning outcomes in fifth grade of SD No. 4 Tuban year 2013/2014.keyword : Learning models CIRC , learning outcomes IPA
TREND KARAKTERISTIK DEMOGRAFI PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI BALI (2013-2018) I Wayan Darsana; Ni Luh Putu Suariyani
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 7 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.426 KB) | DOI: 10.24843/ACH.2020.v07.i01.p05

Abstract

ABSTRAK Skizofrenia di Indonesia berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2007, 2013 dan 2018 menunjukan bahwa prevalensi skizofrenia mengalami peningkatan dan penurunan yang fluktuatif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat trend kesehatan jiwa (skizofrenia) di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali berdasarkan karakteristik demografi periode 2013 - 2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan rancangan longitudinal deskriptif study. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien RSJ yang mengalami skizofrenia yang tercatat di register serta merupakan kasus baru periode 1 Januari 2013 - 31 Desember 2018. Karakteristik yang dicari dalam penelitian ini adalah umur, jenis kelamin, status perkawinan, pekerjaan, pendidikan, dan asal pasien. Pasien gangguan jiwa di RSJ Provinsi Bali selama enam tahun terakhir 64% nya merupakan pasien skizofrenia. Gangguan jiwa skizofrenia lebih banyak terjadi pada umur dewasa sebesar (58%), berjenis kelamin laki-laki (66%), sebanyak (58%) tidak kawin, (88%) tidak bekerja, tidak sekolah (33%) dan asal pasien dari Kabupaten Gianyar sebanyak (16%). Berdasarkan trend menunjukan bahwa trend kunjungan gangguan jiwa mengalami penurunan disetiap tahunnya, hanya mengalami peningkatan trend ditahun 2017 dan trend kembali turun ditahun 2018. Adanya penguatan sistem surveilans yang terpadu dan terintegrasi dari Puskesmas hingga RSJ Provinsi Bali sangat diperlukan agar data pasien gangguan jiwa skizofrenia menjadi lebih baik dan terintegrasi. Kata kunci: Skizofrenia, Trend, Karakteristik ABSTRACT Schizophrenia in Indonesia based on the results of Basic Health Research in 2007, 2013 and 2018 showed that the prevalence of schizophrenia had a fluctuating increase and decrease. This study aims to look at the trend of schizophrenia in the Mental Hospital (RSJ) of Bali Province based on the demographic characteristics of the period 2013 - 2018. This study was a descriptive study using a desain longitudinal study. The sample in this study were all RSJ patients who had schizophrenia recorded in the register and were new cases in the period 1 January 2013 - 31 December 2018. Characteristics sought in this study were age, sex, marital status, employment, education, and patient's origin. Mental patients in RSJ in Bali Province for the past six years 64% were schizophrenic patients. Schizophrenia mental disorders occur more at the age of adults (58%), male sex (66%), as many (58%) do not marry, (88%) do not work, do not go to school (33%) and the origin of patients from Gianyar Regency as much (16%). There is an integrated and integrated surveillance system from the Health Service Center to the Provincial Hospital in Bali so that schizophrenic mental patients data get better and integrated. Keywords: Skizofrenia, Trend, Characteristics
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI I Wayan Sudarsana
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1165

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai  melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X.3 SMA Negeri 1 Kubu tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian  adalah guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas X.3 SMA Negeri 1 Kubu, berjumlah 32 orang yaitu 19 orang putra dan 18 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar berguling senam lantai secara klasikal sebesar 7,0 (aktif), dan pada siklus II sebesar 7,7 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 0,7. Persentase hasil belajar berguling senam lantai secara klasikal pada siklus I sebesar 71,9%, pada siklus II sebesar 84,4% maka mengalami peningkatan sebesar 12,5%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X.3 SMA Negeri 1 Kubu tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes agar menggunakan model pembelajaran STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai pada siswa.   Abstract: This study aims to improve the activity and results of learning the roll  floor gymnastics through the implementation of cooperative learning model STAD on X.3 grade students of SMA Negeri 1 Kubu the Academic Year 2012/2013. This study classified as action research. Implementation of the study using 2 cycle stages of planning, implementation, evaluation / observation, reflection. The research subjects eighth grade students of SMA Negeri 1 Kubu are 32 students consisted of  19 boys and 18 students woman. Analysis of the data using as analysis statistik deskriptif. The results of the analysis of the data in the first cycle of learning activities roll floor gymnastics in the classical by 7.0 and by 7.7 in the second cycle. From the first cycle to the second cycle increased by 0.7. Percentage of roll in the classical learning  in the first cycle by 71.9%, on the second cycle of 84.4%, then an increase of 12.5%. Based on the data analysis and discussion, it is concluded that the activities and learning outcomes roll floor gymnastics improved through learning models Cooperative Study Student Teams Achievement Division (STAD) In Grade X.3 SMA Negeri 1 Kubu the Academic Year 2012/2013 ". It is suggested that teachers penjasorkes to use type STAD cooperative learning model because it can increase activity and learning outcomes roll floor gymnastics in students.   Kata-kata Kunci:  Kooperatif STAD, aktivitas, hasil belajar, dan berguling senam lantai.
PENERAPAN METODE PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA JEPANG SISWA KELAS X AP 2 SMKN 1 NUSA PENIDA TAHUN AJARAN 2017/2018 I Wayan Sudarsana; Kadek Eva Krishna Adnyani; Ni Nengah Suartini
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v4i1.14662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Jepang siswa dengan penerapan metode picture and picture, dan mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan metode picture and picture dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Jepang. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X AP 2 SMKN 1 Nusa Penida tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 36 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan kuesioner. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Pada hasil pretest menunjukkan kondisi awal siswa dengan persentase ketuntasan 14% dengan rata-rata nilai 44. Sedangkan pada siklus I, persentase ketuntasan siswa adalah 53%, dengan rata-rata nilai 67. Pada siklus II, persentase ketuntasan siswa adalah 92%, dengan rata-rata nilai 81. Respons siswa terhadap penerapan metode picture and picture tergolong sangat positif dengan skor rata-rata 41,5 pada siklus I dan 41,7 pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode picture and picture dapat meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Jepang siswa. Hal ini disebabkan oleh pengaruh gambar-gambar kosakata yang efektif, dapat menumbuhkan minat belajar siswa dan fokus dalam pembelajaran di kelas. Kata Kunci : metode pembelajaran, picture and picture, penguasaan kosakata bahasa Jepang 本研究の目的は、Picture and Picture方法の使用が学習者の日本語文法能力を向上させるために効果があるか、日本語文法能力を向上させることでPicture and Picture方法の使用に対する学習者の反応を明示することである。本研究は2周期に渡る実践研究である。研究対象は2017年度ヌサペニダ宿泊設備高等学校観光コース10年生2組の36名である。データの収集は、インタビュー、観察、およびで行った。また、データの分析は定性的および定量的記述法を使用した。これは 予備テストで標準を越えた学習者は14%で、平均点が44点だったのに対し、第一周期終了時では53%、平均点が67点、第二周期終了時では92%, 平均点が81点に上がったことからいえる、Picture and Picture方法の使用に対する学習者の反応は良好であった。第一周期では学習者の反応の平均点は 41,5で、良好であった。第二周期では学習者の反応の平均点は41,7 点で、良好で あった。本研究の結果は、Picture and Picture 方法の使用は学習者の日本語文法能力を向上させた。それは効果的ながその文法能力の写真影響からによって引き起こさせる、深刻なと学習の関心成長するができる。keyword : 方法、Picture and Picture、文法能力
TENUN RANGRANG DI DESA PEJUKUTAN KECAMATAN NUSA PENIDA KABUPATEN KLUNGKUNG I Wayan Sudarsana .; Drs. Gede Eka Harsana Koriawan .; Drs.Mursal .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.2415

Abstract

Pada umumnya masyarakat Bali hanya mengenal kain tenun gringsing, kain tenun songket maupun kain tenun endek. Ada jenis kain yang berasal dari Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, dinamakan kain tenun rangrang. Proses pembuatan kain tenun rangrang menggunakan alat tradisional dinamakan alat tenun cagcag. Tujuan penelitian ini untuk memberikan informasi tentang sejarah keberadaan, alat dan bahan, proses pembuatan sampai motif hias yang terdapat pada kain tenun rangrang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini adalah perajin tenun rangrang di Dusun Karang, Desa Pejukutan yang berjumlah 81 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 6 orang yang ditentukan melalui pendekatan porposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis domain dan taksonomi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sejarah keberadaan tenun rangrang diperkirakan sudah ada sejak zaman kerajaan Majapahit dengan nama cerik bolong, kemudian berkembang menjadi nyrangnyang, terakhir menjadi rangrang. Setelah nyaris punah, tenun rangrang kembali diproduksi tahun 2011. Alat yang digunakan adalah tenun cagcag. Bahan yang dipergunakan: benang metris dan rayon, pewarna alami menggunakan daun tarum, daun jati, kulit kayu (jamblang, mangga, kepundung/menteng, mengkudu), dan kayu secang/sepang, penguat warna alami digunakan tunjung/mimusops elengi, kapur tohor/calcium carbonate, dan tawas/potasium alum sulfide, sedangkan pewarna kimia menggunakan pewarna direk dan nandrin, serta metanol sebagai penguat pewarna kimia. Proses pembuatan tenun rangrang, yaitu pengolahan serat, pewarnaan, dan proses tenun. Motif yang terdapat pada tenun rangrang, yaitu motif pinggiran gunung, motif utama (wajik, iled, bianglala, jalur, porosan, skoci, gablak, silang, taji, dan sirang).Kata Kunci : tenun rangrang, pewarna alami, motif hias In general, Balinese people only know about woven cloth of gringsing, woven cloth of songket and also woven cloth of endek. There is a kind of cloth which comes from Pejukutan Village, Nusa Penida, Klungkung Regency that we called woven cloth of rangrang. The process to make this woven cloth of rangrang is using a traditional tool that we called cagcag. The purpose of this research is to give information about the existence, tools, materials and also the process how to make it until the kinds of motif in woven cloth of rangrang. This research is a kind of descriptive qualitative research. The population of this research is the entire rangrang woven craftsman at Karang Orchard, Pejukutan Village with the number of 81 people. The samples of this research are 6 people who are determine by using approach technique of porposive sampling. The process of collecting the data was using methods of observation, interview and documentation. The data which was founded is then analyzed by using the technique of domain and taxonomy analysis. The result of this research shows that the history of the existence of rangrang woven was estimated exist since the era of Majapahit kingdom with the name of cerik bolong, Then it is develop become nyrangnyang, and for the last it becomes rangrang. After almost extinct, rangrang woven was reproduced again at 2011. The tool that used is called cagcag. The materials that used are: metris yarn and rayon, for natural dyes are using indigofera suffruticosa, disambiguasi, cortex of (syzygium cumini, mangifera indica, baccaurea racemosa, morinda citrifolia), and caesalpinia sappan. For strengthen the color, it is using mimusops elengi, calcium carbonate, and potassium alum sulfide. For chemical dyes are using direk and nandirin, also methanol for strengthen the color. The process how to make rangrang woven are consists of manufacturing the fiber, coloring and the process of weaving. Any kinds of motif that exist in rangrang woven are the motif of pinggiran gunung and also the main motif (wajik, iled, bianglala, jalur, porosan, skoci, gablak, silang,taji and sirang).keyword : tenun rangrang, pewarna alami, motif hias
KONTRIBUSI KECERDASAN KECERDASAN INTERPERSONAL DAN SIKAP PERCAYA DIRI TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS KELAS V I Komang Triana Prawijaya; I Wayan Sujana; I Wayan Darsana
Media Komunikasi FPIPS Vol. 17 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v17i2.22226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikankecerdasan interpersonal dan sikap percaya diri terhadap kompetensipengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Dr. Soetomo Kecamatan DenpasarSelatan. Penelitian ini menggunakan rancangan “ex post facto” dengan jenisstudi korelasi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswakelas V SD Gugus Dr. Soetomo dengan jumlah populasi sebanyak 222 siswa.Sampel ditentukan menggunakan teknik proporsional random samplingsehingga mendapatkan sampel sebanyak 135 siswa. Dalam penelitian inimenggunakan metode pengumpulan data dengan teknik non tes. Teknik nontes yang digunakan adalah kuisioner untuk mencari data kecerdasaninterpersonal dan sikap percaya diri dan pencatatan dokumen untukmendapat data kompetensi pengetahuan IPS. Analisis uji prasyarat dalampenlitian ini menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, linieritas,multikolinieritas, dan heteroskedastisitas. Penelitian ini menggunakan dua ujihipotesis yaitu analisis linier sederhana dan analisis linier berganda. Analisisregresi ganda diperoleh persamaan regresi = 13,230 +0,381X1 + 0,380X2signifikan antara kecerdasan interpersonal dan sikap percaya diri terhadapkompetensi pengetahuan IPS dan kontribusinya sebesar 9,1%. Hasil inimenunjukan bahwa masih terdapat 90,9% faktor belajar lain yangmemengaruhi kompetensi pengetahuan IPS. Diharapkan dalam penelitian inimampu mengoptimalkan kecerdasan interpersonal dan meningkatkan sikappercaya diri siswa, menjadi acuan untuk meningkatkan mutu pembelajarandan dapat menjadi acuan atau referensi bagi peneliti lain untuk mendalamiobjek penelitian yang sejenis sehingga dapat mengembangkan penelitianselanjutnya dan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran khusunyakompetensi pengetahuan IPS.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING BERBANTUAN MEDIA AUDIO-VISUALTERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS Ni Luh Putu Ekayanti; I Wayan Darsana; I Wayan Sujana
Media Komunikasi FPIPS Vol. 18 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v18i2.22241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan modelpembelajaran mind mapping berbantuan media audio-visual terhadapkompetensi pengetahuan IPS kelas IV SD Gugus VIII Kecamatan Abiansemaltahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimensemu dengan desain penelitian yang digunakan rancangan kelompok nonekuivalen.Populasi dalam penelitian ini seluruh kelas IV SD Gugus VIIIKecamatan Abiansemal tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 260 siswa.Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Metode pengumpulandata dalam penelitian ini menggunakan metode tes. Instrumen yangdigunakan untuk mengumpulkan kompetensi pengetahuan IPS denganmenggunakan tes objektif dalam bentuk pilihan ganda biasa dengan empatpilihan. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan pengolahan data diperoleh hasilpenelitian yaitu nilai rata-rata gain skor kelompok eksperimen (0,53) dan nilai rata-rata gain skorkelompok kontrol (0,45) , maka nilai rata-rata gain skor kelompok eksperimen lebih tinggi dari padanilai rata-rata gain skor kelompok kontrol (0,53>0,45) . Berdasarkan hasil uji-t dengan derajatkebebasan (dk=34+33-2) dan pada taraf signifikan 5% diperoleh thitung > ttabel (3,333>2,000) maka H0ditolak dan Ha diterima. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPSsiswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran mind mapping berbantuan media audio-visualdengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional kelas IV SD Gugus VIII KecamatanAbiansemal tahun ajaran 2018/2019. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruhyang signifikan model pembelajaran mind mapping berbantuan media audio-visual terhadapkompetensi pengetahuan IPS pada kelas IV SD Gugus VIII Kecamatan Abiansemal tahun ajaran2018/2019.
ANALISIS STANDAR KEBUTUHAN LABORATORIUM KIMIA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI KABUPATEN BANGLI I WAYAN DARSANA .; Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd .; Dr. I Nyoman Tika,M.Si .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.006 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian kondisi alat/bahan laboratorium Kimia mengacu pada kurikulum 2013, use factor dalam proses pembelajaran serta efektifitasnya terhadap capaian hasil belajar. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, pencatatan dokumen, dan wawancara yang dilengkapi dengan angket. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan penyimpulannya didasarkan atas persentase serta dideskriptifkan secara kualitatif. Rata-rata persentase ketersediaan alat/bahan baru mencapai 81,2 % tergolong masih dibawah standar yang ditetapkan pemerintah, identifikasi kebutuhan alat/bahan praktikkum sesuai kurikulum 2013 terdapat 20 judul praktikkum. Kondisi ketersediaan alat sudah mencapai 81,2%, sehingga optimis kurikulum 2013 diimplementasikan. Use Factor alat/bahan terhadap judul praktikkum per tingkat/kelas per semster diperoleh rata-rata used factor 25% tergolong dalam kualifikasi sangat kurang. Efektifitas dari intensitas use factor berada pada kualifikasi sangat kurang dibandingkan dengan rata-rata nilai Ujian Nasional tiga tahun terakhir sehingga dapat disimpulkan efektifitas dari intensitas penggunaan laboratorium tidak memiliki dampak langsung terhadap capaian hasil belajar peserta didik.Kata Kunci : Standar Kebutuhan Alat/Bahan Laboratorium, Implementasi Kurikulum 2013, Capaian hasil belajar Kimia. This study aims to describe and analyze the condition suitability of equipment/materials chemistry laboratory which refers to 2013 Curriculum, use factor in the learning process and laboratory effectiveness against achievement of learning outcomes. Data were collected through observation, recording of documents, and interviews which equipped with a questionnaire. Data were analyzed descriptively and concluded based on percentages and described qualitatively. Average percentage of availability of tools/materials reached 81.2 % which classified as still below the standards setted by the government with 20 titles practicum are used so optimistic that 2013 curriculum to be implemented. Use Factor tools/materials the title practicum per level/per semester gained an average of 25 %, relatively lacking in qualifications. Effectiveness of use factor are at very less qualification if compared to the average value of the National Examination in the last three years so we can conclude the effectiveness of the intensity of the use of Chemistry laboratories do not have a direct impact on the achievement of student learning outcomes.keyword : Standard Needs Equipment / Materials Laboratory , Implementation of Curriculum 2013, The achievement of learning outcomes of Chemistry .
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) BERBASIS TRI HITA KARANA TERHADAPK OMPETENSI PENGETAHUAN IPA Ni Putu Devi Oktavia; I Wayan Darsana; I Gst Agung Oka Negara
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 2 No. 2 (2019): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v2i2.19158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiperbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) berbasis Tri Hita Karana dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 1 Abiansemal Tahun Ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah  Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus 1 Abiansemal yang berjumlah 191 siswa. Sampel diambil dengan teknikRandom sampling. Sampel dalam penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Blahkiuh berjumlah 31 orang siswa sebagai kelompok yang dibelajarkan dengan model Numbered Head Together (NHT)  berbasis Tri Hita Karana dan siswa kelas V SD Negeri 2 Blahkiuh berjumlah 31 orang siswa sebagai kelompok kontrol dengan tidak menggunakan model Numbered Head Together (NHT) berbasis Tri Hita Karana. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa dengan empat jawaban. Model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berbasis Tri Hita Karana berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus 1 Abiansemal Tahun Ajaran 2017/2018.Kata Kunci: Numbered Head Together (NHT), Kompetensi Pengetahuan IPA, Tri Hita Karana.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI I Wayan Sudarsana
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1165

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai  melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X.3 SMA Negeri 1 Kubu tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian  adalah guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas X.3 SMA Negeri 1 Kubu, berjumlah 32 orang yaitu 19 orang putra dan 18 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar berguling senam lantai secara klasikal sebesar 7,0 (aktif), dan pada siklus II sebesar 7,7 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 0,7. Persentase hasil belajar berguling senam lantai secara klasikal pada siklus I sebesar 71,9%, pada siklus II sebesar 84,4% maka mengalami peningkatan sebesar 12,5%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X.3 SMA Negeri 1 Kubu tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes agar menggunakan model pembelajaran STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai pada siswa.   Abstract: This study aims to improve the activity and results of learning the roll  floor gymnastics through the implementation of cooperative learning model STAD on X.3 grade students of SMA Negeri 1 Kubu the Academic Year 2012/2013. This study classified as action research. Implementation of the study using 2 cycle stages of planning, implementation, evaluation / observation, reflection. The research subjects eighth grade students of SMA Negeri 1 Kubu are 32 students consisted of  19 boys and 18 students woman. Analysis of the data using as analysis statistik deskriptif. The results of the analysis of the data in the first cycle of learning activities roll floor gymnastics in the classical by 7.0 and by 7.7 in the second cycle. From the first cycle to the second cycle increased by 0.7. Percentage of roll in the classical learning  in the first cycle by 71.9%, on the second cycle of 84.4%, then an increase of 12.5%. Based on the data analysis and discussion, it is concluded that the activities and learning outcomes roll floor gymnastics improved through learning models Cooperative Study Student Teams Achievement Division (STAD) In Grade X.3 SMA Negeri 1 Kubu the Academic Year 2012/2013 ". It is suggested that teachers penjasorkes to use type STAD cooperative learning model because it can increase activity and learning outcomes roll floor gymnastics in students.   Kata-kata Kunci:  Kooperatif STAD, aktivitas, hasil belajar, dan berguling senam lantai.
Co-Authors ., Agus Wahyu Setiawan ., Ayu Candra Dewi Arinata ., Ayu Sintya ., Diyah Komala Dewi ., Gusti Ayu Desy Anggarini ., I Dewa Ayu Ratnadewi ., I Kadek Setiawan ., I Made Nugraha Wicaksana ., I Putu Angga Wijaya Sandy ., Ida Ayu Sri Susanti Atma Sari ., Kadek Anggi Nalasari ., Kadek Ermayanti ., Komang Ayu Wahyuni ., Komang Susanti Martinasari ., L G Putri Andyani ., Luh Dewi Puspawati ., Luh Komang Sugianingsih ., Luh Putu Ria Kurniawati ., Mita Sari Ni Luh Putu ., Ni Kadek Candra Wahyuni ., Ni Kadek Dwi Mega Yanthi ., Ni Kadek Kisri Ani ., Ni Ketut Desi Kristiani ., Ni Luh Gede Dian Citra Agustini ., Ni Luh Gede Yuni Artini ., Ni Luh Pitri Widi Pratiwi ., Ni Luh Putu Evi Anggreni ., Ni Luh Putu Intan Sari Dewi ., Ni Made Astini ., Ni Made Dwi Hendrayani ., Ni Made Dwiantari ., Ni Made Feby Kurniyanthi ., Ni Made Pitria Mulia Sari ., Ni Made Pratiwi Pebriyanti ., Ni Made Wira Astami ., Ni Wayan Ika Ariesta Dewi ., Pande Made Prista Pradnyana ., Putu Chan Wisjayani Dadri ., Putu Eddy Gunawan ., Putu Eka Trisna Dewi ., Putu Teja Juli Artha ., Sisilia Indah Trisnaningsih Abadi, I B G S Abadi, IB.G. Surya Anggara, I Made Citra Anggara, I Made Citra Artini, Putu Ari Bahari, Ni Ketut Intan Baskara, Dewa Ari Cahyadi, Herry Suwaja Christiawati, Ni Made Diana Cintariasih, Putu Darmayanti, Ni Komang Ayu Mas Darmayanti, Ni Komang Ayu Mas DB. Kt. Ngr. Semara Putra Dessy Wiranti, Ni Putu Dessy Wiranti, Ni Putu Dewa Ayu Indra Wahyuni Dewi, Ni Putu Ayu Ratna Diana Putra, I Dewa Gede Dr. I Gede Meter,M.Pd . Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. Nyoman Wirya . Drs.Mursal . Dwi Lestari, Ni Made Dwi Lestari, Ni Made Ekayanti, Ni Luh Putu feby puspita, ni ketut Gede Eka Harsana Koriawan i b g s abadi I Dewa Ayu Purnama Dewi . I Dewa Gede Diana Putra I Gede Gemaydha . I Gede Mahendra Darmawiguna I Gst Agung Oka Negara I Gusti Ayu Agung Deska Suarniti ., I Gusti Ayu Agung Deska Suarniti I Gusti Ayu Dwi Lestari . I Gusti Ayu Sukmandari . I Gusti Ketut Arya Sunu I Gusti Putu Bagus Sasrawan Mananda I Kadek Putra Jaya . I Kadek Sastra Adi Merta I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Ketut Suardika . I Ketut Swarjana I Komang Ngurah Wiyasa I Komang Triana Prawijaya I Made Diana Putra . I Made Eri Ariawan ., I Made Eri Ariawan I Made Gede Sunarya I Made Putra I Made Saptria Parwata . I Made Suka Somartana . I Nengah Suadnyana I Nyoman Natajaya I Putu Gde Yudara Sandra Putra I Wayan Darmika Yana . I Wayan Sadia I Wayan Suarjana . I Wayan Sujana I Wayan Sujana I Wayan Sukerayasa I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri IB.G. Surya Abadi Ida Ayu Ella Yuanita . Ida Bagus Gede Eka Winata . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Surya Manuaba Indra Wahyuni, Dewa Ayu Israfil, Israfil Juwitasari , Citra Kadek Eva Krishna Adnyani Kadek Galih Candrayani . Kadek Mita Wahyuni . Kadek Sri Wahyuni Indrawati . Komang Ary Trisnadewi . Komang Ayu Sugiartini Pramita Dewi . Komang Citra Padma Utami . Komang Sudamayanto . Komang Yogi Triana Kristiantari, MGR Loka Andari, Ida Ayu Ketut Manik Luh Ayu Tirtayani Luh Putu Ari Surestiani . Luhde Sepdania Wati ., Luhde Sepdania Wati M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Ayu Sintya Dewi ., Made Ayu Sintya Dewi Made Pramesti Yogidibrata ., Made Pramesti Yogidibrata Made Putra Manuaba, I. B. S. Manuaba, I. B. S. Maria Goreti Rini Kristiantari MGR Kristiantari Mita Puspita . Negara, K.Kurnia Kusuma Adi Ngakan Made Anom Wiryasa Ni Kadek Ayu Windari . Ni Kadek Meriani . Ni Kadek Suci Suriani . Ni Ketut Ayu Pramitasari ., Ni Ketut Ayu Pramitasari ni ketut feby puspita Ni Ketut Intan Bahari Ni Komang Tris Utari ., Ni Komang Tris Utari Ni Luh Putu Ekayanti Ni Luh Putu Inca Buntari Agustini Ni Luh Putu Muri Adnyani . Ni Luh Putu Ratih Agustini ., Ni Luh Putu Ratih Agustini Ni Luh Putu Suariyani Ni Made Ayu Wulan Indrayani Ni Made Putri Arini ., Ni Made Putri Arini Ni Nengah Suartini Ni Putu Ayu Widiastiti . Ni Putu Deni Ardiyanti ., Ni Putu Deni Ardiyanti Ni Putu Devi Oktavia Ni Putu Dita Wisna Wati . Ni Putu Eka Dina Lestari Putri Ni Putu Sukma Srijayanti . Ni Wayan Ayu Endang Istorina . Ni Wayan Listiani . Ni Wayan Mika Safitri ., Ni Wayan Mika Safitri Ni Wayan Suniasih Paramitasari, Ketut Citra Pratiwi, Ni Wayan Mita Prawijaya, I Komang Triana Priani, Irul Priyanti, Ni Luh Saras Priyanti, Ni Luh Saras Purwani, Ni Putu Rita Purwani, Ni Putu Rita Purwaningsih, Ni Komang Putra, DB. Kt. Ngr. Semara Putra, DB. Kt. Ngr. Semara Putra, Made Putra, Made Putu Ayu Satya Dewi . Putu Dewi Ariestuti . Putu Eka Andriyani ., Putu Eka Andriyani Rahayuni, IGA Rai Rai Suadnyana Wijaya Ria Yuliana . Suryani, Ni Wayan Tasya Dhevi, Ni Putu Melinda Pramesti Tjok Gede Indra Partha Widhyalestari, Ni Nyoman Tri Angraeni Wijaya, Rai Suadnyana Yohanes Kristianto