Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH DASAR ., Wayan Marta Suantara; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Make A Match berbantuan media gambar dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD yang berjumlah 130 orang. Sebanyak 59 orang siswa yang terpilih sebagai sampel yang ditentukan dengan cara random sampling. Sampel penelitian yaitu 27 orang siswa kelas IV SDN 1 Poh Bergong dan 32 orang siswa kelas IV SDN 5 Jinengdalem. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dengan instrumen pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda (objektif). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) skor rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 14,481 berada pada kategori tinggi, (2) skor rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 8,313 berada pada kategori rendah, (3) hasil analisis uji-t diperoleh thitung sebesar 2,743, sedangkan ttabel dengan db 57 pada taraf signitifikan 5% adalah 2,000. Hal ini berati nilai thitung lebih besar dari ttabel (2,743 > 2,000), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Make A Match berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvesional. Jadi terdapat pengaruh yang positif hasil belajar IPA dilihat dari rata-rata hasil belajar.Kata Kunci : Hasil belajar, Pembelajaran make a match. This research aims to determine the differences in learning outcomes of science between students who learn by using learning model (Make A Match) assisted media like images and students who learn by using conventional learning model for fourth grades in elementary school in Gugus III Buleleng District Lesson Year 2016/2017. This research type is quasi experiment research with program ‘non-equivalent design posttest only controls group design”. The population of this research is all students of fourth grades in elementary school which amounts to 130 people. There are 59 students are selected as a sample that determined by random sampling. The sample of research used 27 students of fourth grades in SDN 1 Poh Bergong and 32 students of fourth grades in SDN 5 Jinengdalem. The data were collected using test method with instrument data collection using multiple choice tests (objective). The data that was obtained and then the data was analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The results of this research showed that (1) the average score of the experimental learning outcomes of the experimental group there was 14.481 as the high category, (2) the average score of the control group's learning outcomes there was 8.313 as the low category, (3) the result of t-test analysis were obtained tcount of 2.743, on the other hand ttable with db 57 at 5% in significance level is 2,000. It means that the value of tcount is greater than ttable (2.743 > 2,000), so H0 is rejected and H1 is accepted then it can be concluded that there is a difference of science learning outcomes between groups of students who are taught by the learning model of Make A Match assisted by image media and group of students with conventional learning model. So there is a positive effect in learning outcomes of science seen from the average learning outcomes.keyword : Learning outcomes, Learning model make a match.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) DAN YANG KONVENSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV DI SD WONGAYA GEDE TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., I Nengah Indra Pramana; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari perbedaan hasil belajar matematika antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization dan kelas yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Post Test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas IV SD di Wongaya Gede tahun pelajaran 2012-2013. Sampel diambil dengan cara random sampling dengan sampel penelitian yaitu 21 siswa di SD 1 Wongaya Gede sebagai kelas eksperimen dan 20 orang sisa di SD 4 Wongaya Gede sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor hasil belajar matematika pada kelas yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization adalah 22,000 yang berkategori sangat tinggi, sedangkan pada kelas yang belajar dengan model pembelajaran konvensional adalah 19,600 yang berkategori tinggi.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization, konvensional, dan hasil belajar. This study aimed to explore the differences in learning outcomes between the mathematics classroom learning with cooperative learning model Team-Assisted Individualization and classroom learning with conventional learning models. This study was a quasi-experimental study (quasi experiment) with a research design that is used is Post Test Only Control Group Design. The population in this study is the fourth grade in the 2012-2013 school year Wongaya Gede. Samples were taken by means of random sampling with a sample of 21 students in elementary school is 1 Wongaya Gede as the experimental class and 20 in the rest of the SD 4 Wongaya Gede as the control class. The results showed the average score on the mathematics learning outcomes classroom learning with cooperative learning model Team-Assisted Individualization is 22,000 categorized very high, whereas in classroom learning with conventional learning models are categorized high 19,600.keyword : cooperative learning model Team-Assisted Individualization, conventional, and learning outcomes.
Pengaruh Model PBL (Problem Based Learning) Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Tahun Pelajaran 2013/2014 Di SD Segugus 1 Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan ., Ni Luh Kadek Lhistya Dewi; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3773

Abstract

Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Segugus 1 Kecamamatan Marga Kabupaten Tabanan yang dapat dilihat dari capaian rata-rata siswa antara 66 hingga 68 dengan KKM 70. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model PBL (Problem Based Learning) dan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Segugus 1 Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 74 siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 1 Tua yang berjumlah 24 siswa dan siswa kelas V SD Negeri 4 Tua yang berjumlah 24 siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) Hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 19,50. (2) Hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong rendah dengan rata-rata (M) 12,25. (3) Terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas V semester II SD Negeri 1 Tua dan SD Negeri 4 Tua yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran PBL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thit > ttab, thit = 11,69 dan ttab = 2,021).Kata Kunci : Model PBL, model konvensional,hasil belajar IPA Abstract The problem in this study is the low science learning outcomes fifth grade students in elementary school in group 1 of SD in Marga District, Tabanan Regency, that could be seen from the average performance of students between 66 to 68 with the KKM 70. This research aims to know the different of science achievement between students that taught by PBL (Problem Based Learning) model and conventional learning model.The type this research is quasi experimental research. Population in this research is all of students fifth grade at group 1 of SD in Marga District, Tabanan Regency, academic year 2013/2014 which amount 74 students. Sample in this research is students fifth grade of SD Negeri 1 Tua which amount 24 students and students fifth grade of SD Negeri 4 Tua that amount 24 students. Achievement data was collected use objective test. The achievement data was analyzed use descriptive statistic analysis and inferential statistic that is t-test. The result of this research find that : (1) Science achievement of experimental group students was high with average (M) 19,50. (2) Science achievement of control group students was low with average (M) 12,25. (3) There was significant difference of science achievement of students fifth grade semester II of SD Negeri 1 Tua and SD Negeri 4 Tua between a group of students taught by PBL model and a group of students taught by conventional model (thit > ttab, thit = 11,69 and ttab = 2,021)keyword : PBL model, conventional model, science achievement
PENGARUH PEMBELAJARAN TANDUR BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV ., Putu Ariantini; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran TANDUR berbasis kearifan lokal dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional pada siswa kelas IV di Gugus VII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV semester genap di Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 83 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelompok siswa kelas IV SD No. 1 Banjar Bali yang berjumlah 25 orang sebagai kelas eksperimen dan kelompok siswa kelas IV SD No. 2 Banjar Bali yang berjumlah 22 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji?t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 3,71 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,021. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran tandur berbasis kearifan lokal dan kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 20,6 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 18,04, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran TANDUR berbasis kearifan lokal berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : pembelajaran tandur, hasil belajar IPA This research purpose were to know the differences of science?s learning result between students who learnt by tandur learning model based on local wisdom and students who learnt using conventional learning model in grade fourth students Cluster VII District of Buleleng, Buleleng regency in academic year 2014/2015. The type of this research was a quasi experiment. Population of this research was grade fourth students Cluster VII District of Buleleng, Buleleng regency in academic year 2014/2015 which amounts to 83 students. The sample of this study was fourth grade students in SD No. 1 Banjar Bali amounting to 25 students as experimental class and fourth grade students of SD No. 2 Banjar Bali amounting to 22 people as the control class. Science students learning outcome data were collected with a multiple choice test instrument. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of data, obtained t arithmetic = 3,71 dan ttable (at the 5% significance level) = 2,021. That mean tarithmetic > ttable so it can be interpreted that there is there are differences in learning outcomes IPA between students who learnt by tandur learning model based on local wisdom and students who learnt using conventional learning model. Viewed from the results of the calculation of average science learning outcomes experimental group was 20,6 higher than the average results of science learning control group was 18,04, so it can be concluded that the application of tandur learning model based on local wisdom influence on students' learning outcomes in science?s in grade fourth students Cluster VII District of Buleleng, Buleleng regency in academic year 2014/2015. keyword : tandur learning model, science?s learning result
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN ASESMEN KINERJA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA ., Gusti Ayu Made Taria Dewi; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7264

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah penerapan model Problem Based Learning berbantuan asesmen kinerja pada siswa kelas V SD Negeri 2 Sudimara Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan tiap siklus adalah empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 18 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar IPA. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menujukkan bahwa terjadi peningkatan persentase hasil belajar IPA. Berdasarkan hasil tes, pada siklus I rata-rata hasil belajar IPA siswa sebesar 71,17% (kategori cukup tinggi). Selanjutnya, pada siklus II hasil belajar IPA siswa mengalami peningkatan. Rata-rata hasil belajar IPA siswa pada siklus II sebesar 84,94% (kategori tinggi). Peningkatan hasil belajar IPA siswa dari siklus I ke siklus II adalah 13,77%. Jadi, hasil penelitian di atas menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan asesmen kinerja dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 2 Sudimara, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Kata kunci: problem based learning, asesmen kinerja, hasil belajar IPA. This research aimed to improve science learning outcome after application Problem Based Learning model assisted performance assessment of the fifth grade student of elementary school number 2 Sudimara, Tabanan Districts, Tabanan Regency in academic year 2015/2016. This research is classroom action research, which is conducted in two cycles. Each cycle consists of planning phase, conducting treatment, observation and evaluation, as well as reflection. The treatment is conducted in four meetings. The subject of this research are the eighteen students of fifth grade. The object of this research is the improvement of science learning outcome. The data of this research is collected by testing method. The data is analyzed by quantitative descriptive statistic method. The result of this research showed that there was an improvement the science learning outcome. Based on the result test of the first cycle, the average of the students science learning outcome was 71,17% (quite high category). Next on the second cycles, the students science learning outcome was improved. The average of the students science learning outcome on the second cycles was 84,94% (high category). The improvement of science learning outcome from the first cycle until second cycle 13,77%. Therefore, the result of this research showed that the application Problem Based Learning Model assisted performance assessment can improve students science learning outcome of the fifth grade elementary school number 2 Sudimara, Tabanan Districts, Tabanan Regency in academic year 2015/2016.keyword : Keyword: problem based learning, performance assessment, science learning outcome.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SD NEGERI 6 DAUH WARU NEGARA KABUPATEN JEMBRANA ., Ni Made Nedya Andreina Jessica; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw dengan siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah termasuk penelitian eksperimen semu, yang mencoba mengungkapkan perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dan siswa yang diajar dengan model pembelajaran Konvensional. Disebut sebagai penelitian eksperimen semu, karena tidak semua variabel pada setiap kelompok dan kondisi eksperimen dapat dikontrol dan dikendalikan. Sebagai populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswa di SDN 6 Dauh Waru Negara Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2012/2013 dan sebagai sampel penelitian adalah siswa-siswa kelas VI A1 dan kelas VI A2. pengambilan sampel dilakukan melalui Simple Random Sampling. Jumlah siswa pada masing-masing kelas adalah sama yakni 22 orang, sehingga jumlah semua siswa adalah 44 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA, bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan Anova satu jalur atau Uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara siswa yang diajar model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh Fhitung = 18,390 > Ftabel =3,44 pada taraf signifikansi 0,05. Berdasarkan temuan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar IPA siswa Kelas VI SDN 6 Dauh Waru Negara. Kata Kunci : Model Kooperatif Tipe Jigsaw, Hasil Belajar. This research aimed to determine and describe the difference learning science outcomes between the students who are taught Jigsaw Cooperatif Learning Model with the students taught Conventional Learning Model. This Research is include the quasi-experiment, which tries to reveal differences in learning science outcomes between students who are taught with a Jigsaw Cooperative Learning Model and students taught with Conventional Learning Model. It referred as a quasi-experimental research ,because not all of the variables in each group and the eksperimental conditions can be controlled. As the population in this research were students in elementary school No.6 Dauh Waru, Jembrana of the year 2012/2013 and the sampel of the research were students 6 grade A1 and 6 grade A2. Sampling is done through Simple Random Sampling. The number of the students on each class is 22 people, so the total number of students is 44. The data collected in this research were the result of learning science, the result of learning science test form used multiple choice.The data were analysed by using Anova one path or the F-test. The result showed that there is a significant difference between students taught Jigsaw Cooperative Learning Model with the Convensional Learning Model. It is show by F count = 18,390 > F table = 3,44 in the level of significance 0,05. Based on the Research above it can be concluded that there were an effect of Jigsaw Cooperative Learning Model to Learning Science Outcomes of students grade 6 Elementary school no 6 Dauh Waru Jembrana.keyword : Jigsaw Cooperative Learning Model, study result
ANALISIS DISKREPANSI PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 SD NEGERI 3 BANJAR JAWA ., Putu Arik Indah Pertiwi; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara implementasi kurikulum 2013 di SD Negeri 3 Banjar Jawa dengan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian proses dan hasil pembelajaran, pengawasan proses pembelajaran, serta untuk mengetahui kendala-kendala yang ditemukan dalam pengimplementasian Kurikulum 2013. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif dengan menggunakan model diskrepansi (discrepancy model). Pengukuran efektivitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal (standar) dengan kondisi riil tentang implementasi Kurikulum 2013 di SD Negeri 3 Banjar Jawa berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013. Data berupa skor semua variabel dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang wilcoxon, kemudian dihitung tanda beda dan besar beda dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) rerata perolehan skor perencanaan pembelajaran adalah 75,1 dengan besar beda -24,9. (2) rerata perolehan skor variabel pelaksanaan pembelajaran 85,4, besar beda -14,6. (3) rerata perolehan skor variabel penilaian hasil pembelajaran 67,5, besar beda -32,5. (4) rerata perolehan skor variabel pengawasan pembelajaran sebesar 91,4, besar bedanya -8,6. Rerata perolehan skor keempat variabel -variabel standar proses sebesar 79,8. Besar beda -20,2. Kesenjangan ini terjadi karena, keterlambatan pendistribusian buku, serta tidak meratanya program pelatihan kepada pendidik.Kata Kunci : Diskrepansi, Pembelajaran, Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 This research was purposed to know the differences between the implementation of 2013 curiculum at SD Negeri 3 Banjar Jawa with Permendikbud Nomor 65 tahun 2013 based on the planning, learning process, evaluation process, and to know the problems find on implementation of 2013 curriculum. The type of this study was evaluative with discrepancy model. Knowing the program effectiveness was done by compare ideal condition of 2013 curriculum’s implementation at SD Negeri 3 Banjar Jawa based on the permendikbud Nomor 65 tahun 2013. Data collected of all varibles was analyzed by using wilcoxon test, then calculated the difference and a big sign different from a predetermine standard. The result showed that (1). the mean score of the learning acquisition plan is a big difference of 75.1 with -24.9 (2). the mean score of the learning acquisition process is a big difference of 85,4 with -14.6. (3) the mean score of the learning acquisition result is a big difference 67.5 with -32.5. (4) the mean score of the learning acquisition control is a big difference 91.4 with – 8.6. The mean score of the four variables acquisitions of standards process of 79.8. -20.2 are big differences. This disparity occurs because of the delay distribution of the book, and unequal training program for teachers.keyword : Discrepancy, Learning, Permdendikbud Nomor 65 Tahun 2013
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN IKRAR (INISIASI KONTRUKSI-REKONTRUKSI APLIKASI DAN REFLEKSI) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV GUGUS VIII KECAMATAN SERIRIT TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Dayu Komang Widiaheni; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar dengan menggunakan model IKRAR dan siswa yang belajar dengan menggunakan model konvesional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dan menggunakan post tes only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD gugus VIII Kecamatan Seririt Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 152 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD 3 Pangkungparuk yang berjumlah 40 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 1 Pangkungparuk yang berjumlah 36 orang. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional tergolong kriteria tinggi dengan rata-rata (M) = 29,00 , 2) di bandingkan Hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model IKRAR tergolong kriteria sangat tinggi dengan rata-rata (M) = 31,15, 3), model pembelajaran kovesional dan model pembelajaran IKRAR diperoleh ( thitung = 6,33 dan ttab = 1,980). Dilihat dari rata-rata hasil belajar matematika, diketahui rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen adalah 33,15 dan rata-rata hasil belajar kelompok kontrol adalah 29,00. Berdasarkan rata-rata tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran IKRAR mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar Kata Kunci : Kata kunci: model IKRAR, hasil belajar matematika This study aims to know the result of learning mathematics between student who take the IKAR students who take the conventional learning models.this research is a quasi-eksperimental research and using post test only control group design. They study population was all students in IV th grade student of SD gugus VIII in the Seririt District on Akademic year 2015/2016 which amounted to 152 people. Samples of this research that IVth grade student of SD Negeri 3 PangkungParuk wich numbered 40 people and IVth grade student of SD 1 PangkungParuk which numbered 36 people. Data were analyzed using descrivtive statistics and inferential statstics (t- test). 1)The result of this study show that the lerning outicomes of students who take mathematic learning with conventional models relatively high criteria with average (M)=29.00, 2) the result of learning mathematics student who take the IKRAR learning model classified very high criteria with average (M) = 31.15, 3)between student who take the IKRAR learning models with student who take the conventional resurt diperoleh ( thitung = 6,33 dan ttab = 1,980).judging from the average resurt of learning mathematis, discovered that the average learning outocomes of the experimental group was 33.15 and the average learning outcomes of the control group was 29.00. Based on this average.it can be concluded that the IKRAR learning models have an influence on learning outocomes. keyword : Keywords: IKRAR Model,mathematical learning outocomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS I KECAMATAN BULELENG ., Ni Luh Heppy Yesiana Devi; ., Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Semester Ganjil tahun pelajaran 2013-2014 di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment), dengan rancangan penelitian menggunakan non equivalent post-test only control group Design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng sebanyak 205 orang siswa dengan sampel sebanyak 48 orang siswa, yaitu 27 orang siswa kelas V dari SD No. 5 Banyuniang sebagai kelompok eksperimen dan 21 orang siswa kelas V dari SD No. 4 Banyuning sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dan instrumen yang digunakan adalah metode nontes (kuesioner). Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data mengenai motivasi belajar siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh nilai rata-rata siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Based Learning lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional ( = 124> 89,29). Selain itu hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung =21,04 >ttabel = 2,07) ini berarti bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar yang signifikan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh terhadap motivasi belajar IPA pada siswa kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013-2014 di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Based Learning, motivasi belajar This study aimed at finding out the differences in motivation in science subjects among students who learned the subject by using the Problem Based Learning Model and the students who were given Conventional Learning Model in the fifth grade in cluster 1 in Buleleng district academic year 2013/2014. This was a quasi experiment research by the use of Non Equivalent Posttest-Only Control Group Design. The population was the fifth graders in cluster 1 Buleleng district academic year 2013/2014, amounting to 205 students and the sample consisted of 48 ones, 27 students in fifth grade from Elementary School No. 5 Banyuning as the experimental group and 21 ones in fifth grade from Elementary school No. 4 Banyuning as the control group. Data collection in this study was conducted using a non-test (questionnaire). The questionnaire was used to collect data in students’ motivation. The data analysis method used here was descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis t-test. The result showed that average value of students who learned th subject by using the Problem Based Learning Model was higher than the average value of students who were given Conventional Learning Model ( = 124> 89,29). The result of t-test analysis was greater than that of t-table (tcount =21,04 >ttable = 2,07), this meant that there were significant differences in motivation between the motivation of students who learned by using the Problem Based Learning Model and motivation of students who were given Conventional Learning Model. Thus, the Problem Based Learning Model effect on students’ motivation in science subjects in the fifth grade 1st semester in cluster 1 in Buleleng district academic year 2013/2014.keyword : Problem Based Learning, motivation
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN CONCEPT MAPPING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA SD ., Kadek Bagus Chandra Mas; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran yang menggunakan strategi pembelajaran Concept Mapping berbantuan media gambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran konvensional siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 3 Busungbiu yang berjumlah 20 orang sebagai kelas Eksperimen dan siswa kelas V SD N 5 Busungbiu yang berjumlah 20 orang sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar adalah tes hasil belajar dengan teknis tes pilihan ganda. Hasil penelitian yang diperoleh adalah nilai rata-rata kelompok eksperimen sebesar 22,425 dan nilai rata-rata kelompok kontrol sebesar 18,70. Hasil pengujian data post-test diperoleh data dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan homogen. Analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji-t. Kriteria pengujian jika thitung > ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima, dengan dk = n1+n2-2 dan α =5%. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 7,62 dan ttabel sebesar 2,021 maka thitung > ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan strategi pembelajaran Concept Mapping berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Kata kunci: Concept Mapping, media gambar, hasil belajar IPS The aim of this research is to know the difference result of learning IPS between students who follow learning process by using learning strategy Concept Mapping assisted by image as the media and those who follow the conventional learning from the fifth grade students of elementary school in Gugus I of Busungbiu District, Buleleng Regency (2016/2017). This research is kind of quasi-experimental research with non-equivalent control group design. The population that was being used in this research came from the fifth grade students of elementary school in Gugus I of Busungbiu District, Buleleng Regency (2016/2017). The sample that was being taken came from 20 students of fifth grade in SD N 3 Busungbiu as experimental class, and 20 students of fifth grade in SD N 5 Busungbiu as control class. The instrument that was used in gathering the data was the result of learning test with multiple choice technique. The obtained data was 22,425 from the average score of experimental group, and 18,70 from the averange score of control class. The obtained result of post-test data from experimental group, and control group of normal distribution and homogeneous distribution. The data analysis used to test the hypothesis is uji-t. The testing criteria was if thitung > ttable then H0 rejected and H1 accepted, with the dk = n1+n2-2 and α =5%. The hypothesis result was 7,62 of thitung and 2,021 of ttabel that was why H0 rejected and H1 accepted because thitung > ttable. According to that research, it can be concluded that there is a significant effect of Concept Mapping learning strategy assisted by image as the media to the IPS learning result of the fifth grade students of elementary school in Gugus I of Busungbiu District, Buleleng Regency (2016/2017).keyword : Key words : Concept Mapping, image media, IPS learning result
Co-Authors ., Agus Dwi Santoso ., Agus Dwi Santoso ., Cokorda Istri Mas Maharani ., Dayu Komang Widiaheni ., Dewa Ayu Mega Cahyani ., DIOLIA BOANGMANALU ., Fitrotul Maulidah ., Gd Arya Adi Saputra ., Gede Darmanta ., Gede Darmanta ., Gede Pera Surpadiana ., Gusti Ayu Made Taria Dewi ., I Gede Putu Suryawan ., I Kadek Agus Septi Artawan ., I Made Yudha Pranata ., I Nyoman Juniawan ., I Putu Putra Adnyana ., I Putu Saka Selasmena Sribawana ., I Wayan Weda Gustana P ., Ida Ayu Vera Widayanti ., Istikhori Auzan ., Kadek Bagus Chandra Mas ., Kadek Masdana Mahardika ., Kadek Masdana Mahardika ., Ketut Yunita Oktaria Dewi ., Komang Dina Yanti ., Luh Juni Mariani ., Luh Putu Cidrayanti ., Luh Putu Ratna Dewi ., Luh Putu Yuli Rastini ., Luh Putu Yuli Rastini ., Luh Rediasih ., MARYANI NINGSIH ., Muhammad Irfan ., Ni Komang Purnami Apriani ., Ni Komang Santi Nopiyanti ., Ni Luh Widi Hariani ., Ni Made Sintia Wati ., Ni Nengah Yusmiari ., Ni Putu Ayu Rani Puspita Jannu ., Ni Putu Eka Ari Adnyani ., Ni Putu Indah Karunia Dewi ., Ni Putu Widiantari ., Ni Wayan Febri Yuliariska ., Putu Wida Sri Martini ., Septian Dwi Mahardika ., Wayan Marta Suantara Adi Saputra, I Putu Agus Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Agung, A. A. Gede Agung, A. A. Gede Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Arifuddin, David Aulia Deviana Purnamayani Boangmanalu, diolia Boangmanalu, diolia Candra Dwi Fathoni . Desak Putu Parmiti Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri Diartha, Pande Made Pradnya Diartha, Pande Made Pradnya Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Nyoman Wirya . Fitriyani ., Fitriyani Gede Agus Febrianto ., Gede Agus Febrianto Gede Suriadhi . Gusti Ayu Made Mega Pertiwi ., Gusti Ayu Made Mega Pertiwi Hariani, Ni Luh Widi Hariani, Ni Luh Widi I Dewa Kade Tastra I Dewa Made Arta Putra . I Gede Eka Pratama . I Gede Margunayasa I Gede Putu Ekadani Apriana . I Gede Redika A. u . I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Lanang Agung Kartika Putra . I Kadek Mertayasa . I Kadek Suartama I Kadek Teguh Aditya Lorenso ., I Kadek Teguh Aditya Lorenso I Ketut Sandi . I Ketut Trimawan . I Komang Adi Wijana . I Komang Budi Hendrawan . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Agus Putra Wijaya . I Made Ayu Sucini I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Nengah Indra Pramana . I Nyoman Arya Tegeh Mahendra . I Nyoman Jampel I Putu Adi Pratama, I Putu Adi I Putu Agus Adi Saputra I Putu Mahendrawan . I Putu Rudi Artawan . I Wayan Widiana Jannu, Ni Putu Ayu Rani Puspita Jannu, Ni Putu Ayu Rani Puspita Kadek Deni Kurniawiguna ., Kadek Deni Kurniawiguna Kadek Hendi Sutanto . KADEK JIMI KUSUMA DEWI . Kadek Linda Purnama Sari . Kadek Suardani Kadek Sweca Adnyana . Ketut Ariningsih ., Ketut Ariningsih Ketut Pudjawan Komang Eny Kusuma Wardani . Luh Armini ., Luh Armini Luh Ayu Tirtayani Luh Putu Swandewi Anggarayani . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Sumantri Made Yanthi Sudarmi . Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Marheni, Ni Ketut Marlen Tehupeiory . Martini, Putu Wida Sri Martini, Putu Wida Sri Muhammad Fredey Mercury ., Muhammad Fredey Mercury Mutiara Magta Ni Kadek Dewi Martiani . Ni Kadek Novita Dewi ., Ni Kadek Novita Dewi Ni Kadek Suci Tuti Utami ., Ni Kadek Suci Tuti Utami Ni Ketut Sudiarti ., Ni Ketut Sudiarti Ni Komang Susiprayati . Ni Luh Heppy Yesiana Devi . Ni Luh Kadek Lhistya Dewi . Ni Luh Sadewi Widyani ., Ni Luh Sadewi Widyani Ni Made Chindy Aryani Wardani . Ni Made Mas Yoni Pradesa . Ni Made Nedya Andreina Jessica . NI MADE WIRYANI . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Laris . Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Ni Wayan Wiyanthini Dewi ., Ni Wayan Wiyanthini Dewi Ningsih, Maryani Ningsih, Maryani Nyoman Eriasa Adnyana Kusuma . Parta Sanjaya . Prasetya, Wisnu Ady Pratia Sucita, Ni Putu Ayu Jusita Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Purnamayani, Aulia Deviana putra, I Gede Widiartana Putra, Putu Arik Fernanda Putu Ariantini ., Putu Ariantini Putu Arik Indah Pertiwi ., Putu Arik Indah Pertiwi Putu Gilang Marya Putra ., Putu Gilang Marya Putra Putu Lia Novi Arini ., Putu Lia Novi Arini Putu Mas Suatnaya ., Putu Mas Suatnaya S.Pd Luh Putu Putrini Mahadewi . Saiful Rahman Saputra, Gede Arya Adi Saputra, Gede Arya Adi Sucini, I Made Ayu Sunaryadi ., Sunaryadi Sunaryadi, . Wayan Sastrawan . Wiweka, Nyoman Arya Wulan, Ni Putu Jati Dinar Wulan, Ni Putu Jati Dinar Yuli Yanti, Indri Yusmiari, Ni Nengah Yusmiari, Ni Nengah