Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL WORD SQUARE BERBANTUAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD ., Ni Komang Santi Nopiyanti; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7081

Abstract

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan (1) untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar IPA siswa kelas IV di SDN 3 Banyuasri Tahun Pelajaran 2015/2016 setelah penerapan model pembelajaran word square berbantuan mind mapping dan (2) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SDN 3 Banyuasri Tahun Pelajaran 2015/2016 setelah penerapan model pembelajaran word square berbantuan mind mapping. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 3 Banyuasri yang berjumlah 18 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase rata-rata aktivitas belajar IPA siswa secara klasikal mengalami peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 71,33% menjadi 83,75% pada siklus II. (2) Persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa secara klasikal mengalami peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 73,9% menjadi 84,7% pada siklus II. (3) Ketuntasan klasikal hasil belajar IPA siswa juga mengalami peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 61,11% menjadi 88,89% pada siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran word square berbantuan mind mapping dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SDN 3 Banyuasri Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : aktivitas belajar, hasil belajar, mind mapping, word square The aims of this classroom action research (CAR) are (1) to determine the improvement of science learning activities of fourth grade students at SDN 3 Banyuasri in the academic year of 2015/2016 after word square learning model which assisted by mind mapping was application and (2) to determine the improvement of science learning outcomes of fourth grade students at SDN 3 Banyuasri in the academic year of 2015/2016 after word square learning model which assisted by mind mapping was application. The subjects of this research were the fourth grade of SDN 3 Banyuasri which amount were 18 persons. Data collection methods used in this research was observation method and tests method. The data were analyzed by quantitative descriptive analysis method. The results of this research were (1) the average percentage of student’s activities in learning science classically was increased that in the cycle I was 71,33% become 83,75% in the cycle II. (2) The average percentage of student’s science learning outcomes classically was increased that in the cycle I was 73,9% become 84,7% in the cycle II. (3) Classical completeness of student’s science learning outcomes also increased that the cycle I was 61,11% become 88,89% in the cycle II. It showed that the application of word square learning model which assisted by mind mapping can increased the student’s activities and outcomes in learning science of fourth grade students at SDN 3 Banyuasri in academic year of 2015/2016.keyword : learning activities, learning outcomes, mind mapping, word square
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TSTS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI DESA KALIASEM KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG ., I Komang Adi Wijana; ., Drs. Gede Raga, M.Si; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4406

Abstract

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TSTS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI DESA KALIASEM KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG I Komang Adi Wijana1, Gede Raga2, I Wayan Suwatra3 1,2,3Jurusan PGSD, FIP Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Indonesia e-mail: adi.wijana@yahoo.co.id1 , Ragapaud@gmail.com2, suwatra-pgsd@yahoo.co.id Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran Kooperatif Teknik Two Stay Two Stray (TSTS) dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar di Desa Kaliasem Kecamatan Banjar. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan desain penelitian ”non-equivalent posttest only control group design”. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas V SD di desa Kaliasem kecamatan Banjar yang berjumlah 119 orang, dengan sampel penelitian 66 orang siswa kelas V di desa Kaliasem yang terdiri dari 35 orang siswa kelas V di SD N 2 Kaliasem sebagai kelas eksperimen dan 31 orang siswa kelas V di SD N 4 Kaliasem sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini didapatkan dari metode tes. Tes yang digunakan yaitu tes uraian. Data yang didapatkan dari metode tes dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian pada tes hasil belajar IPA siswa menunjukkan bahwa rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran TSTS sebesar 32,54. Sedangkan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional sebesar 18,94. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan thitung > t tabel, dengan nilai thitung sebesar 14,17 dan nilai ttabel sebesar 2,00. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran TSTS dan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : two stay two stray, hasil belajar. Abstract The purpose of this research was to know the difference between IPA learning outcomes of the students that learned using cooperative learning model TSTS and students that learned using the conventional teaching fifth grade elementary school students in the village of Kaliasem . The study was a quasi-experimental study ( quasi experiment ) with the design of the study of "non - equivalent posttest only control group design" . The study population was all fifth grade students in the village of Banjar Kaliasem districts totaling 119 people , with a sample of 66 students of class V in Kaliasem village consisting of 35 fifth grade students in elementary N 2 Kaliasem as an experimental class and 31 students of class V The SD N 4 Kaliasem as the control class . Collecting data in this study is obtained from the test method . The data obtained from the test method analyzed by descriptive and t-test. The results of research on IPA tests learning outcomes of students showed that the average score of learning outcomes of students who take IPA learning by using learning models TSTS at 32,54 . While the average score of IPA learning outcomes students who take learning with conventional learning of 18,94 . Hypothesis testing using t-test showed t count > t table , with a value of t at 14,17 and 2.00 ttable value . Based on these results we can conclude that there are significant differences between IPA learning outcomes of students who take lessons with TSTS learning model with the learning outcomes of students who take social studies learning with conventional learning methods. keyword : two stay two stray, learning outcomes
PENERAPAN MODEL QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA ., I Ketut Trimawan; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah pelaksanaan pembelajaran dengan implementasi model pembelajaran quantum teaching pada mata pelajaran IPA siswa Kelas V SD Negeri 1 Cempaga, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, serta refleksi. Subjek penelitian adalah siswa Kelas V SD Negeri 1 Cempaga Tahun Pelajaran 2013/2014, sebanyak 30 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data tentang hasil belajar IPS siswa. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penerapan model pembelajaran quantum teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA Kelas V SD Negeri 1 Cempaga, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Pada siklus I presentase hasil belajar siswa adalah 66,67% berada pada katagori baik. Namun presentase siklus I ternyata kurang dari kriteria keberhasilan penelitian yaitu 85%, sehingga penelitian dilanjutkan pada siklus II. Ternyata terjadi peningkatan hasil belajar pada siklus II menjadi 86,67% berada pada katagori sangat baik. Jadi, simpulan dari penelitian ini adalah terjadi peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA dengan penerapan model pembelajaran quantum teaching pada siswa Kelas V SD Negeri 1 Cempaga, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : quanrum teaching, pembelajaran IPA, hasil belajar This present study aimed to improve the student learning outcomes after the implementation of quantum teaching in teaching science in five grade of SD N 1 Cempaga in Cluster I Banjar, Buleleng district the academic year 2013/2014. This study is a classroom action research was conducted in two cycles. The subjects were students of five grade of SD N 1 Cempaga in the academic Year 2013/2014, there are 30 students. The data collection in this study was conducted using of tests. Test used to collect Data were analyzed using descriptive-quantitative analysis method.The results showed that, The implementation of quantum teaching learning can improve student learning outcomes in science teaching Five Grade SD Negeri 1 Cempaga Buleleng in the academic Year 2013/2014. Presentase student learning outcomes an increase in cycle I to 66.67% in the category of well, but the result less than 85%, so continue to cycle II. That was an improvement in cycle II to 86.67% at the very good category. The conclusion of this study there is an improvement student learning outcomes in learning science with the implementation of quantum teaching learning to student five grade of SD N 1 Cempaga in Cluster I Banjar, Buleleng district the academic year 2013/2014keyword : quantum teaching learning, learning science, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V SD DI GUGUS III KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Septian Dwi Mahardika; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran STAD dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional di SD gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 101 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 dan 2 Padangbulia yang berjumlah 37 orang dan siswa kelas V SD Negeri 1 dan 2 Silangjana yang berjumlah 31 orang. Tehnik pengumpulan data menggunakan tes essay. Data dinalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran STAD dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model pebelajaran STAD, dengan perhitungan thitung = 2,55 > ttabel = 2,42 dengan signifikansi < 0,05. Rata-rata skor hasil belajar Matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran STAD adalah 68,54 lebih tinggi dari pada kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional yaitu 31,06. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran STAD berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Matematika kelas V SD di Gugus III Kabupaten BulelengKata Kunci : STAD, Hasil belajar, Matematika This study aims to know the difference of math learning outcomes between groups of students who are taught with STAD model and group of students who are taught by conventional learning model In grade V of elementary school in Gugus III Buleleng Sub District year 2016/2017 lesson. This type of research is a quasi experiment. The population of this research consists of Grade V Elementary School in Gugus III of Buleleng regency, which is 101 students in academic 2016/2017. The sample of this research were tauht in 4 school which is class V SD Negeri 1 Padangbulia and SD N 2 Padangbulia amount to 35 students and class V SD Negeri 1 Silangjana and SD 2 Silangjana amount to 31 students. Data collection techniques use essay tests. Data were analyzed using t-test. The results showed that there were differences of Math learning outcomes between groups of students who were taught by using STAD model and group of students who were not learned by using STAD, with tcount = 2,55 > ttable = 2,42 with significance < 0,05. The average score of math learning outcomes of the group of students who were studied with STAD model was 68.54 higher than the group of students who were not studied with conventional learning model that is 31,06. This proves that the STAD model has significant effect on the learning outcomes of math Class V SD in Buleleng regencykeyword : STAD, Learning, Math
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD ., Ni Komang Purnami Apriani; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran Snowball Throwing berbantuan masalah realita dan kelompok siswa yang tidak menggunakan model Snowball Throwing berbantuan masalah realita pada siswa kelas V SD Gugus V Kecamatan Blahbatuh tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus V Kecamatan Blahbatuh. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas V SD Negeri 3 Pering dan SD Negeri 5 Pering. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data hasil belajar, diperoleh thitung sebesar 3,636 Sedangkan, ttabel sebesar 1,68 pada taraf signifikansi 5%. Hal ini berarti, thitung lebih besar dari ttabel (thitung> ttabel). Dilihat dari hasil perolehan rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen adalah 24,77 lebih besar dari rata-rata hasil belajar kelompok kontrol yaitu 14,69. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan masalah realita berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dapat dijadikan refrensi bagi peneliti lain dalam mengadakan penelitian lebih lanjut model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan masalah realita, sehingga diperoleh sumbangan ilmu untuk pengembangan pendidikan.Kata Kunci : Snowball Throwing, hasil belajar IPS. This study aims to determine the significant differences the result of learning between groups of students who followed the learning by using Snowball Throwing learning-assisted reality problem and groups of students which is did not used the model of Snowball Throwing-assisted reality problem of students in grade V Elementary School, Gugus V Blahbatuh district, in the year of 2016/2017. The type of this research is quasi experiment with non-equivalent post-test only control group design. The population of this research is the students in the grade V Elementary School, Blahbatuh district. The sampling technique used is random sampling. The school that became the sample of this research are SDN 3 Pering and SDN 5 Pering in the grade V. The results of the study are collect by using multiple choices or objective. The data obtained were analyzed by suing descriptive statistics and inferential statistic analysis, t-test. Based on the result of data analysis, the learning result is obtaining t-count of 3.636, while t-tabel obtained of 1.68 and 5% in the significant level. It means, t-count is bigger than t-tabel (t-count>t-tabel). It seen from the result of average acquisition of the learning of the experimental is 24.77, it is bigger from the result of the learning of the groups is 14.69. it can be concluded that the learning model of Snowball Throwing-assisted of reality problem has a positive effect of the result on student learning. This research can be used for references for other researchers in conducting further research about Snowball Throwing in conducting further research about Snowball Throwing learning model assisted by reality problem. So, other researcher has a contribution knowledge to the development of education. keyword : snowball throwing, learning outcomes of social.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DENGAN BANTUAN MEDIA SOFTWARE PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS III DESA BENGKEL KECAMATAN BUSUNGBIU ., Wayan Sastrawan; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together dengan bantuan media software pembelajaran dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA Kelas V Gugus III Kecamatan Busungbiu. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri yang ada di gugus III Kecamatan Busungbiu yang berjumlah 182 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Bengkel yang berjumlah 15 siswa sebagai kelompok kontrol dan siswa kelas V SD Negeri 2 Bengkel yang berjumlah 10 siswa sebagai kelompok eksperimen. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t polled varians). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together dengan bantuan media software pembelajaran dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V gugus III kecamatan Busungbiu. Rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together dengan bantuan media software pembelajaran lebih tinggi daripada rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : NHT, Media Software, Hasil Belajar This study aims to determine significant differences between groups of students who learned with using cooperative learning model type numbered heads together with the help of media software learning with a group of students who learned with conventional learning against learning outcomes students in science class lesson V Cluster III District Busungbiu . The study was quasi-experimental research . The study population was all students in fifth grade elementary school that is in group III District Busungbiu totaling 182 people . The samples in this study were fifth grade students of SD Negeri 1 Bengkel are total 15 students as a control group and fifth grade students of SD Negeri 2 Bengkel amounting to 10 students as the experimental group . The research sample was determined by random sampling technique . Science learning outcomes data collected using objective tests . Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics ( t-test polled variance ) . Results of this study indicate that there are significant differences in learning outcomes of students who take the cooperative learning model type numbered heads together with the help of media software learning and students who take the conventional teaching fifth grade group III sub Busungbiu . The average score of students learning outcomes IPA group that learned to use cooperative learning model type numbered heads together with the help of media software learning higher than the average score of student learning outcomes ipa group that learned using conventional learning model.keyword : NHT, Media Software, Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS IV SD ., Dewa Ayu Mega Cahyani; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di kelas IV semester II tahun pelajaran 2016/2017 di SD gugus V Kecamatan Banjarangkan Kabupaten Klungkung. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperiment). Populasi penelitian ini adalah kelas IV di SD Gugus V Kecamatan Banjarangkan yang berjumlah 65 orang siswa. Sebanyak 44 siswa terpilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan melalui metode tes berbentuk pilihan ganda. Data tersebut dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung sebesar sebesar 6,398, dan ttabel dengan db = 24 dan 18 pada taraf signifikansi 5% adalah 2,08. Hal ini berarti nilai thitung lebih besar dari ttabel (6,398 > 2,08), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar PKn kelompok eksperimen adalah 16,02 lebih besar daripada rata-rata hasil belajar PKn kelompok kontrol adalah 8,94, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2016/2017 di SD gugus V Kecamatan Banjarangkan Kabupaten Klungkung.Kata Kunci : STAD, Hasil belajar PKn. This study aims to determine the difference of learning outcomes of Civics between groups of students who were taught by STAD type cooperative learning model and group of students who were taught not to use STAD type cooperative learning model in class IV second semester of academic year 2016/2017 in SD group V District Banjarangkan Klungkung Regency . This type of research is quasi experiment (quasi experiment). The population of this research is class IV in SD Gugus V Kecamatan Banjarangkan which amounts to 65 students. A total of 44 students were selected as samples determined by random sampling technique. Data collected through multiple choice shaped test method. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result showed that t count equal to 6,398, and ttable with db = 24 and 18 at significance level 5% was 2.08. This means the tcount is greater than the ttable (6.398> 2.08), so H0 is rejected and H1 is accepted. So it can be interpreted that there are significant differences in learning outcomes of Civics between groups of students who were taught by STAD type cooperative learning model and group of students who were taught not using STAD type cooperative learning model. Judging from the average calculation of learning outcomes of PKN, the experimental group is 16.02 greater than the average of PKN learning outcomes of the control group is 8.94, so it can be concluded that the application of STAD type cooperative learning model positively influences the students' learning outcomes IV second semester of academic year 2016/2017 at SD group V District of Banjarangkan Klungkung Regency.keyword : STAD, learning outcomes Civics.
Pengaruh Model Pembelajaran Siklus Belajar Empiris Induktif dengan Peta konsep terhadap Pemahaman konsep IPA pada siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014 ., Putu Lia Novi Arini; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran empiris induktif dengan peta konsep dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang sampelnya 201 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD No 1 Panji yang berjumlah 29 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD No 2 Panji yang berjumlah 26 orang sebagai kelas kontrol. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes berbentuk essay. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji–t. Hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,77 lebih besar dari ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Dilihat dari hasil perhitungan rata–rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 36,35 lebih besar dari rata–rata hasil belajar IPA kelompok kontrol, yaitu 27,75 dengan taraf signifikasi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima.Kata Kunci : model pembelajaran siklus belajar empiris induktif dengan peta konsep, hasil belajar ipa This research aims at findings the comparison of student’ understanding inpon the scientifi concept among the students who study using alearning method of inductive empirical method and the students who study using the conventional one. The research is a type of quational experiment of research method. It uses sample of experiments are the students of fifth grade students of elementary school in the year of 2013/2014 especially those are the fifth grade students of SD gugus V kec. Sukasada kab. Buleleng. It consists of 201 students in which it includes 29 studendts as experiment sample class and 26 students of SD no. 2 panji in grade fifth as the control class sample. Data on the understanding of scientific concept of the samples are then collected through the use of test instrument in the form of essay test. Data are obtained through the use of statistical descriptive analysis as well as statistical inferential t-test. The resulf of data analysis, obtained t-count = 5,77 more than t-table (significantlg 5 %) = 2000. It indicates from the average result of science study of experiment class sample is that 36,35 more that it is from the average result of science study of control class sample, that is 27,75. Based on the findings data, and the criteria of test, that t-count > t-table, this, Ho is refused, and Ha is being accepted.keyword : learning model of using inductive empire learning with the concept map, science learning result.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SEMESTER GANJIL GUGUS VI KECAMATAN BANJAR ., Kadek Hendi Sutanto; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Gede Raga, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2272

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan prestasi belajar Matematika antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Matematika Realistik dan model Pembelajaran Konvensional. Penelitian ini tergolong jenis penelitian quasi experiment dengan rancangan penelitian the post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 124 orang. Sampel penelitian diambil melalui teknik simple random sampling. Sampel penelitian yang diperoleh adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Kayuputih dan SD Negeri 3 Kayuputih yang berjumlah 19 dan 37. Instrumen penelitian adalah tes prestasi belajar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan prestasi belajar Matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Matematika Realistik dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Konvensional {sig.2,31)}. Kata Kunci : Pembelajaran Matematika Realistik, Pembelajaran Konvensional, Prestasi Belajar Matematika. This study aimed at analyzing the difference between of mathematics learning achievement student who learned with Realistic Mathematics Learning Model and Conventional Learning Model. The research was quasi experiment by the the post-test only control group design. Research population was the students at grade IV of VI group Elementary School in Banjar district, Buleleng regency on academic year 2013/2014 that consists of 124 people. The sample of this study was SD Negeri 2 Kayuputih and SD Negeri 3 Kayuputih that consists of 19 and 37. Research instrument is achievement learning test. The data were analyzed by descriptive statistics and T-test. The results showed that there was significant effect of Realistic Mathematics Learning Model toward mathematics learning achievement student grede 4 semesters 1 in Banjar districts of Buleleng regency on 2013/2014 studied years. {sig.2,31)}.keyword : Realistic Mathematics Learning Model, Conventional Learning Model, Mathematics Learning Achievement.
ANALISIS DISKREPANSI PEMBELAJARAN DENGAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 DI SD NEGERI 1 BUSUNGBIU ., Ketut Ariningsih; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara implementasi kurikulum 2013 di SD Negeri 1 Busungbiu dengan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian proses dan hasil pembelajaran, pengawasan proses pembelajaran, serta untuk mengetahui kendala-kendala yang ditemukan dalam pengimplementasian Kurikulum 2013 khususnya Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 di SD Negeri 1 Busungbiu .Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif dengan menggunakan model diskrepansi (discrepancy model). Sampel penelitian berjumlah 4 orang pendidik di SD Negeri 1 Busungbiu. Data berupa skor semua variabel dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang wilcoxon, dengan teknik ini akan didapatkan tanda beda besar menunjukan bahwa (1) Rerata perolehan skor perencanaan pembelajaran adalah 55,1 dengan besar beda – 44,9. Berarti terjadi kesenjangan sebesar 44,9% dengan kategori cukup besar (CB). (2) Rerata perolehan skor pelaksanaan adalah 79,5 dengan besar beda -20,5. Berarti terjadi kesenjangan sebesar 20,5% dengan kategori kecil (K). (3) Rerata perolehan skor variabel penilaian hasil belajar adalah 76,7 dengan besar beda 23,4. Berarti terjadi kesenjangan sebesar 23,4%. (4) Rerata perolehan skor pengawasan pembelajaran adalah 78,6 dengan besar beda -21,4. Berarti terjadi kesenjangan sebesar 21,4% dengan kategori kecil (K). Kesenjangan tersebut secara umum disebabkan pendidik belum sepenuhnya bisa memadukan mata pelajaran satu dengan mata pelajaran lainnya.Kata Kunci : Diskrepansi, Pembelajaran, Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 The goal of this research is to know how large the discrepancy the implementation of the curriculum in 2013 in SD Negeri 1 Busungbiu with Permendikbud No. 65 of 2013 in terms of lesson planning, implementation of learning, and learning outcomes ssessmentprocess, monitoringthe learning process, and to knowthe constraints thatare foundin theimplementation ofcurriculum2013especiallyPermendikbudNo. 65 of2013inSDNegeri 1Busungbiu. This research includesevaluativeresearchusing the modeldiscrepancy(discrepancy model). These samples included4educatorsinSDNegeri 1Busungbiu. that has been decided. The Analyzes result show that (1) The average of lesson plan score is 55,1 with deffrent amount – 44,9 . it means that there discrepancy 44,9 % with category sizable., (2) The average lesson implementation variable score is 79,5 different large – 20,5. There is discrepancy 20,5% with low category , (3) The average of lesson result assesment variable score is 76,7 difrrent amount – 23,4. There is discrepancy 23,4% with very low category. (4) The averge of lesson control variable score is 78,6. The diffrerence amount with standar is -21,4, there discrepancy 21,4% with low category. keyword : Discrepancy, Learning, Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013
Co-Authors ., Agus Dwi Santoso ., Agus Dwi Santoso ., Cokorda Istri Mas Maharani ., Dayu Komang Widiaheni ., Dewa Ayu Mega Cahyani ., DIOLIA BOANGMANALU ., Fitrotul Maulidah ., Gd Arya Adi Saputra ., Gede Darmanta ., Gede Darmanta ., Gede Pera Surpadiana ., Gusti Ayu Made Taria Dewi ., I Gede Putu Suryawan ., I Kadek Agus Septi Artawan ., I Made Yudha Pranata ., I Nyoman Juniawan ., I Putu Putra Adnyana ., I Putu Saka Selasmena Sribawana ., I Wayan Weda Gustana P ., Ida Ayu Vera Widayanti ., Istikhori Auzan ., Kadek Bagus Chandra Mas ., Kadek Masdana Mahardika ., Kadek Masdana Mahardika ., Ketut Yunita Oktaria Dewi ., Komang Dina Yanti ., Luh Juni Mariani ., Luh Putu Cidrayanti ., Luh Putu Ratna Dewi ., Luh Putu Yuli Rastini ., Luh Putu Yuli Rastini ., Luh Rediasih ., MARYANI NINGSIH ., Muhammad Irfan ., Ni Komang Purnami Apriani ., Ni Komang Santi Nopiyanti ., Ni Luh Widi Hariani ., Ni Made Sintia Wati ., Ni Nengah Yusmiari ., Ni Putu Ayu Rani Puspita Jannu ., Ni Putu Eka Ari Adnyani ., Ni Putu Indah Karunia Dewi ., Ni Putu Widiantari ., Ni Wayan Febri Yuliariska ., Putu Wida Sri Martini ., Septian Dwi Mahardika ., Wayan Marta Suantara Adi Saputra, I Putu Agus Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Agung, A. A. Gede Agung, A. A. Gede Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Arifuddin, David Aulia Deviana Purnamayani Boangmanalu, diolia Boangmanalu, diolia Candra Dwi Fathoni . Desak Putu Parmiti Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri Diartha, Pande Made Pradnya Diartha, Pande Made Pradnya Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Nyoman Wirya . Fitriyani ., Fitriyani Gede Agus Febrianto ., Gede Agus Febrianto Gede Suriadhi . Gusti Ayu Made Mega Pertiwi ., Gusti Ayu Made Mega Pertiwi Hariani, Ni Luh Widi Hariani, Ni Luh Widi I Dewa Kade Tastra I Dewa Made Arta Putra . I Gede Eka Pratama . I Gede Margunayasa I Gede Putu Ekadani Apriana . I Gede Redika A. u . I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Lanang Agung Kartika Putra . I Kadek Mertayasa . I Kadek Suartama I Kadek Teguh Aditya Lorenso ., I Kadek Teguh Aditya Lorenso I Ketut Sandi . I Ketut Trimawan . I Komang Adi Wijana . I Komang Budi Hendrawan . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Agus Putra Wijaya . I Made Ayu Sucini I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Nengah Indra Pramana . I Nyoman Arya Tegeh Mahendra . I Nyoman Jampel I Putu Adi Pratama, I Putu Adi I Putu Agus Adi Saputra I Putu Mahendrawan . I Putu Rudi Artawan . I Wayan Widiana Jannu, Ni Putu Ayu Rani Puspita Jannu, Ni Putu Ayu Rani Puspita Kadek Deni Kurniawiguna ., Kadek Deni Kurniawiguna Kadek Hendi Sutanto . KADEK JIMI KUSUMA DEWI . Kadek Linda Purnama Sari . Kadek Suardani Kadek Sweca Adnyana . Ketut Ariningsih ., Ketut Ariningsih Ketut Pudjawan Komang Eny Kusuma Wardani . Luh Armini ., Luh Armini Luh Ayu Tirtayani Luh Putu Swandewi Anggarayani . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Sumantri Made Yanthi Sudarmi . Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Marheni, Ni Ketut Marlen Tehupeiory . Martini, Putu Wida Sri Martini, Putu Wida Sri Muhammad Fredey Mercury ., Muhammad Fredey Mercury Mutiara Magta Ni Kadek Dewi Martiani . Ni Kadek Novita Dewi ., Ni Kadek Novita Dewi Ni Kadek Suci Tuti Utami ., Ni Kadek Suci Tuti Utami Ni Ketut Sudiarti ., Ni Ketut Sudiarti Ni Komang Susiprayati . Ni Luh Heppy Yesiana Devi . Ni Luh Kadek Lhistya Dewi . Ni Luh Sadewi Widyani ., Ni Luh Sadewi Widyani Ni Made Chindy Aryani Wardani . Ni Made Mas Yoni Pradesa . Ni Made Nedya Andreina Jessica . NI MADE WIRYANI . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Laris . Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Ni Wayan Wiyanthini Dewi ., Ni Wayan Wiyanthini Dewi Ningsih, Maryani Ningsih, Maryani Nyoman Eriasa Adnyana Kusuma . Parta Sanjaya . Prasetya, Wisnu Ady Pratia Sucita, Ni Putu Ayu Jusita Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Purnamayani, Aulia Deviana putra, I Gede Widiartana Putra, Putu Arik Fernanda Putu Ariantini ., Putu Ariantini Putu Arik Indah Pertiwi ., Putu Arik Indah Pertiwi Putu Gilang Marya Putra ., Putu Gilang Marya Putra Putu Lia Novi Arini ., Putu Lia Novi Arini Putu Mas Suatnaya ., Putu Mas Suatnaya S.Pd Luh Putu Putrini Mahadewi . Saiful Rahman Saputra, Gede Arya Adi Saputra, Gede Arya Adi Sucini, I Made Ayu Sunaryadi ., Sunaryadi Sunaryadi, . Wayan Sastrawan . Wiweka, Nyoman Arya Wulan, Ni Putu Jati Dinar Wulan, Ni Putu Jati Dinar Yuli Yanti, Indri Yusmiari, Ni Nengah Yusmiari, Ni Nengah