Claim Missing Document
Check
Articles

KEGIATAN MENULIS PADA EKSTRAKURIKULER JURNALISTIK DI SMA NEGERI 1 MENGWI ., Ni Putu Ana Yuspidayanti; ., Dr. I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.15083

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) hambatan yang dihadapi siswa dalam kegiatan menulis pada ekstrakurikuler jurnalistik di SMA Negeri 1 Mengwi. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IBB dan pembina ekstrakurikuler jurnalistik di SMA Negeri 1 Mengwi. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan kegiatan menulis pada ekstrakurikuler jurnalistik. Data yang dikumpulkan menggunakan metode wawancara, metode observasi, metode kuisioner dan dokumentasi dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) perencanaan kegiatan menulis pada ekstrakurikuler jurnalistik disusun dalam bentuk program kerja. Komponen yang terdapat dalam program kerja tersebut meliputi tujuan, sasaran, uraian kegiatan, nilai karakter, dan indikator karakter. Dalam uraian kegiatan, ada dua kegiatan yaitu kegiatan semester ganjil dan semester genap, (2) pelaksanaan kegiatan menulis pada ekstrakurikuler jurnalistik yaitu pembina menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, dan praktek. Hasil kegiatan menulis yaitu siswa mampu menghasilkan tulisan-tulisan jurnalistik. Tulisan tersebut di koreksi pada akhir pelatihan kegiatan menulis, dan (3) hambatan yang dihadapi siswa dalam kegaiatan menulis meliputi hambatan umum dan khusus. Selain hambatan yang dihadapi siswa, pembina juga mengalami hambatan ketika menulis yaitu keterbatasan pengetahuan terkait kegiatan jurnalistik sehingga metode yang digunakan tidak sesuai. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kegiatan menulis sudah sesuai dengan perencanaan yang telah disusun, serta hasil tulisan siswa dapat dikategorikan baik. Saran dalam penelitian ini, (1) bagi sekolah untuk mencari praktisi yang mampu membina ekstrakurikuler jurnalistik, (2) bagi lembaga pers agar memerhatikan kegiatan jurnalistik yang ada di sekolah.Kata Kunci : jurnalistik, kegiatan, menulis This study aims to investigate (1) the planning, (2) implementation, and (3) obstacles faced by the students in doing writing activities during the jurnalism extracurricular at SMA Negeri 1 Mengwi. This study applied descriptive qualitative research design. The subject of this study was the eleventh grade students of IBB and the jurnalism extracurricular coach at SMA Negeri 1 Mengwi. The object of this study was the writing activity’s implementation of jurnalism extracurricular. The data was collected through interview, observation, questionnaire, and documentation which were analyzed using descriptive qualitative technique. The result of the study shows that (1) the writing activity in jurnalism extracurricular was planned in form of a work program. The component in it includes purpose, objectives, activity details, character value, and character indicator. In activity details, there are two activities such as first semester and second semester activities. (2) The implementation of writing activity in jurnalism extracurricular used lecturing, question and answer, discussion, and practice methods. At the end of the activity, the students can produce jurnalistic writings. Those writings were corrected at the end of the writing training, and (3) the obstacles faced by the students during the writing activity includes general and specific obstacles. Besides the obstacles faced by the students, the coach also experienced the obstacles during writing activity such as lacking of knowledge related to jurnalism activity, thus the method used was not appropriate. The researcher concluded that the implementation of writing activity was in line with the planning, and the students’ writings can be categorized as good writings. The suggestions of this study were (1) for the school to look for competent coach to develop the jurnalism extracurricular, (2) for press intitutions to pay attention to jurnalism activities in school.keyword : Jurnalism, Activity, Writing
PEMBERIAN PENGUATAN (REINFORCEMENT) VERBAL DAN NONVERBAL GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VIII MTSN SERIRIT Aini, Harul; Suandi, Nengah; Nurjaya, Gede
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i1.20246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk penguatan verbal dan nonverbal guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di MTsN Seririt, (2) mendeskripsikan dan menganalisis fungsi masing-masing bentuk penguatan verbal dan nonverbal guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di MTsN Seririt, dan (3) mendeskripsikan dan menganalisis dampak penguatan verbal dan nonverbal guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di MTsN Seririt. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia di MTsN Seririt. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bentuk perilaku verbal guru ketika memberikan penguatan adalah bentuk tuturan deklaratif, imperatif, dan interogatif, sedangkan perilaku nonverbalnya adalah gestural, fasial, dan postural; (2) fungsi perilaku verbal guru ketika memberikan penguatan adalah fungsi ekspresif, direktif, representatif, komisif, dan deklarasi, sedangkan fungsi perilaku nonverbalnya adalah melengkapi dan menekankan; dan (3) dampak perilaku verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan adalah siswa merasa senang dan termotivasi untuk belajar.
KEMAMPUAN GURU DALAM PENYUSUNAN EVALUASI PADA PEMBELAJARAN TEKS EKSEMPLUM BERDASARKAN KURIKULUM 2013 SISWA KELAS IX DI SMPN 1 BANJAR ., Elly Khalimah; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 5, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8767

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan kemampuan guru dalam menyusun evaluasi berkaitan dengan sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada pembelajaran teks eksemplum siswa kelas IX di SMPN 1 Banjar. (2) mendeskripsikan kemampuan guru dalam membuat evaluasi sesuai dengan indikator pada pembelajaran teks eksemplum siswa IX di SMPN 1 Banjar. (3) mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi guru dan cara mengatasinya dalam menyusun evaluasi pada pembelajaran teks eksemplum siswa kelas IX di SMPN 1 Banjar. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia di kelas IX SMPN 1 Banjar. Objek penelitian ini adalah penyusunan evaluasi pada pembelajaran teks eksemplum berdasarkan kurikulum 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Data dianalisis dengan langkah sebagai berikut: mengumpulkan data, menyeleksi data, menyajikan data, dan menyimpulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan ada beberapa hal yang menonjol terkait dengan masalah yang diangkat, yakni (1) kemampuan guru dalam menyusun evaluasi berkaitan dengan kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada pembelajaran teks eksemplum siswa kelas IX di SMPN 1 Banjar. (2) kemampuan guru dalam membuat evaluasi berdasarkan dengan indikator pada pembelajaran teks eksemplum siswa kelas IX di SMPN 1 Banjar. (3) kendala-kendala yang dihadapi guru dan cara mengatasi kendala-kendala dalam menyusun evaluasi pembelajaran teks eksemplum siswa kelas IX di SMPN 1 Banjar. Kata Kunci : Kata Kunci: Evaluasi, teks eksemplum, dan Kurikulum 2013. This study aims to (1) describe the ability of teachers in preparing the evaluation deals with the attitudes, knowledge, and skills in the learning text eksemplum class IX students at SMPN 1 Banjar. (2) describe the teacher's ability to make an evaluation according to the indicators on text learning eksemplum IX student at SMPN 1 Banjar. (3) describe the obstacles faced by teachers and how to overcome them in preparing an evaluation of the instructional text eksemplum class IX student at SMPN 1 Banjar. This study used a qualitative descriptive design. Subjects in this study is the Indonesian teachers in class IX SMPN 1 Banjar. The object of this study was the preparation of the evaluation of the learning curriculum-based text eksemplum 2013. The method used in this research is the method of observation, documentation and interview. This study used a qualitative descriptive analysis techniques. Data were analyzed with the following steps: collecting data, selecting the data, presenting data, and concluded. The results of this study indicate there are some things that stand related to the issues raised, namely (1) the ability of teachers in preparing the evaluation of attitudes related to the competence, knowledge and skills on text learning eksemplum class IX students at SMPN 1 Banjar. (2) the ability of teachers to make an evaluation based on the indicators on text learning eksemplum class IX student at SMPN 1 Banjar. (3) the constraints that teachers face and how to overcome obstacles in preparing the text eksemplum learning evaluation class IX student at SMPN 1 Banjar. keyword : Keywords: Evaluation, eksemplum text, and Curriculum 2013.
PENGGUNAAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF ARGUMENTASI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Ida Ayu Made Darmayanti; I Gede Nurjaya; I Nengah Martha; I Nyoman Sudiana
Prasi: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Vol. 13 No. 01 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.124 KB) | DOI: 10.23887/prasi.v13i1.16443

Abstract

The main objective of this research is to describe the achievement of the Indonesian LanguageEducation students after using the experimental learning method in writing argumentative paragraphand also to find out the obstacles faced when using that learning method. The subject of this study werethe students of Indonesian Language Education Department. The data of this study were collected byusing two methods, they were assignment method and interview. The data collected were analyzed by usingdescriptive qualitative research design. Besides, the aims of this study are that; first, to improve thelearning quality in writing argumentative paragraph. Second, this study is in order to keep the existenceof experimental learning method, and the last one is to persuade and motivate the students to be morecreative and innovative. The result of this study indicated that the achievement of Indonesian LanguageEducation students when using this method was categorized in the highest level that was 90.56 points.And the obstacles found by the Indonesian Language Education students in using this experimentallearning method related with their creativity in writing argumentative paragraph are that; first, theyhave limited information about how to organize the sentences well; second, it is hard for them to find thekey words when they start to make a sentence; and the last one is that not all of them are able to use thespelling order perfectly.Keywords: Experimental Learning Method, writing creativity, argumentative paragraph
SESELEH KRITIK SOSIAL LAN PAIKETAN SOSIOLOGI PANGAWI RING SAJERONING DRAMA KOBARANG APINE SANE KAKAWI OLIH I GEDE DHARNA PUTU LENNA AGUSTINI .; Ida Bagus Rai, S.S., M.Pd .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v2i1.4559

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengtahui (1) isi dari drama “Kobarang Apine”, (2) kritik sosial yang terdapat dalam drama “Kobarang Apine”, dan (3) keterkaitan sosiologi pengarang dengan drama “Kobarang Apine”. Subjek penelitian ini adalah drama “Kobarang Apine” dan I gede dharna selaku pengarang drama “Kobarang Apine”. Objek penelitian ini adalah kritik sosial yang terdapat dalam drama “Kobarang Apine”, dan keterkaiitan sosiologi pengawi dengan drama “Kobarang Apine”. Metode yang dipergunalan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan metode dokumentasi. Intrumen penelitiaan yang digunakan ada dua yaitu istrumen wawancara berupa pedoman wawancara dan intrumen dokumentasi berupa tabel data. Analisis data menggunakan beberapa cara yaitu identifikasi data, reduksi data, klasifikasi data, deskripsi data, interprentasi data dan terahir penyimpulan. Drama “Kobarang Apine” bertemakan tentang kehidupan sosial khususnya dimasyarakat dan keluarga. Ada 5 kritik sosial yang diasampaikan yakni (1) senantiasa menanamkan semangat juang 45 dalam diri generasi muda dan mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya. (2) keberadaaan para pejabat Negara yang kurang memiliki ahlak karena melakukan tidak korupsi. (3) kritik untuk senantiasa menjaga kerukunan dengan keluarga. (4) perbedaan kasta dan kedudukan yang kerap kali membuat manusia merasa berkuasa dan bertindak semena-mena. (5) kritik yang disampaikan kepada semua masyarakat agar tidak bermalas-malasan, mengharapkan bantuan tanpa berusaha terlebih dahulu. Dalam drama ini sangat Nampak jelas keterkaitan sosiologi pengarang dengan cerita didalamnya. Ini terlihat dari cerita yang mnyiratkan kehidupan pengarang sebagai mantan pejuang yang berusaha menghidupi anak-anaknya dan mengarahkan anaknya kejalan yang benar hingga menemui kesuksesan Karena skripsi jurusan Pendidikan Bahasa Bali menggunakan bahasa Bali maka saya lampirkan abstrak berbahasa Bali Tetujon tetilik puniki inggih punika manda uning ring sajeroning (1) daging drama “Kobarang Apine”, (2) kritik sosial ring drama “Kobarang Apine”, lan (3) paiketan sosiologi pangawi ring sajeroning drama “Kobarang Apine”. subjek tetilik puniki inggih punika drama “Kobarang Apine” lan bapak I Gede Dharna pinaka pangawi drama. Sane pinaka objek tetilik puniki wantah daging, kritik sosial lan paiketan sosiologi pangawi ring sajeroning drama “Kobarang Apine”. Kramaning tetilik sane kaanggen inggih punika kramaaning sadu wicara (metode wawancara) lan kramaning dokumentasi (metode dokumentasi). Piranti tetilik sane kaangge inggih punika piranti sadu wicara lan kartu data pinaka piranti dokumentasi. Data tureksa sane kaangge nyelehin data inggih punika identifikasi data, reduksi data, klasifikasi data, deskripsi data, interprentasi data lan pamicutet. Daging drama “Kobarang Apine” inggih punika ngeninin indik penyama brayan utawi kehidupan sosial ring sawengkon makrama lan makulawarga. kritik sosial sane wenten ring sajeroning drama “Kobarang Apine” inggih punika (1) Nglimbakang panegara antuk ngobarang semangat juang 45-ne, antuk nagingin kamerdekaane puniki. (2) Kawentenan para pejabat sane korupsi. (3) Maparisolah sane becik adung teken nyama. (4) Kawentenan pabinaan kasta, warna minab ipun jabatan lan harta brana. (5) Kritik indik para krama sane males, ngaptiang watuan kemanten. Sane kaping tiga, drama “Kobarang Apine” puniki madue paiketan ring sajeroning kawentenan sosiologi pangawinyane. Duanging makeh kawentenan kahuripan pangawi sane kaunggahang ring sajeroning drama punika minab ipun indik pejuangan, indik kahuripan dane dugas kari miara pianak kantun molihang mangupajiwa, lan ngenining indik padewekan dane sane kaunggahang ring ajeroning praginanyane.Kata Kunci : kritik sosial, sosiologi pengarang, dan isi drama In this research, there are 3 kind of data, such as (1) the content of “Kobarang Apine” drama, (2) the sosial critics which contained in “Kobarang Apine” drama, (3) the sociology relationship between the writer with “Kobarang Apine” drama. The subject in this research is the drama which has title “Kobarang Apine” and I Gede dharna as the author of “Kobarang Apine” drama. The object in this research is the sosial critics which contained in the “Kobarang Apine” drama and also the relationship between the writer with “Kobarang Apine” drama. In this research, the writer use tow methods, such us interview and documentation method. There are tow instrument in this research, such as interview instrument that is the guidance of interview and documentation instrument that is data table. The data analisis consist of some goals such us data identification, data reduction, data classification, data descrition, data interpretation, and the counclution. The theme of “Kobarang Apine” drama is about social life especially in the society and family. There are 5 social critics which is told in the drama. That is about corruption, keep the harmony in the family and the diference of “kasta” an position in the society. In this drama is evident the sociology relationship with the author of this drama. Evident from the story in the drama implies about lif of the author as a former combatant countries which fough to raising children to become a successful person. keyword : social critic, author sociology, and theme
SESELEH BASITA PARIBASA BALI RING ALBUM TEMBANG BALI PADA-PADA NGALIH MAKAN LAN SONG BRERONG OLIH A.A RAKA SIDAN NI NENGAH RAMIANI .; Ida Bagus Rai, S.S., M.Pd .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v2i1.4575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskrifsikan keberadaan jenis basita paribasa Bali dalam album lagu Bali pada-pada ngalih makan dan song brerong oleh A.A Raka Sidan, 2) memahami makna basita paribasa Bali yang ada dalam album lagu Bali pada-pada ngalih makan dan song brerong oleh A.A Raka Sidan, 3) menetahui basita paribasa Bali yang ada dalam album lagu Bali pada-pada ngalih makan dan song brerong oleh A.A Raka Sidan, sudah sesuai dengan isi lagu Bali tersebut. Pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu menggunakan metode observasi dan metode dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil dalam penelitian ini yaitu, 1) dari analisis diperoleh delapan jenis basita paibasa Bali yang ada di album lagu bali pada-pada ngalih makan dan song brerong oleh A.A Raka Sidan, hasil tersebut diperoleh dari hasil obserpasi di dua album tersebut, 2) makna basita paribasa Bali di masing-masing lagu yang dianalisis mempunyai makna yang berbeda sesua dengan isi lagu yang disampaikan, dari tujuh belas lagu yang dianalisis diperoleh dua puluh contoh basita paribasa Bali yang mempunyai makna masing-masing , sesuai dengan isi lagu yang disampaikan, 3) semua contoh basita paribasa Bali yang ada dalam album lagu Bali pada-pada ngalih makan dan song brerong oleh A. A Raka Sidan yang dianalisis sudah sesuai dengan isi lagu yang disampaikan. Kata Kunci : analisis, basita paribasa Bali, lagu Bali This study aims to 1 ) can explain the existence of a type Basita paribasa Bali in Bali song album pada-pada ngalih makan and song brerong by AA Raka Sidan , 2 ) to understand the meaning Basita paribasa Bali in Bali song album pada-pada ngalih makan and song brerong by AA Raka Sidan , 3 ) determine whether Basita paribasa Bali in Bali song album pada-pada ngalih makan and song brerong by AA Raka Sidan , is in conformity with the contents of the Bali track. Collecting data in this study , which uses the method of observation and documentation methods . The data obtained were analyzed using qualitative descriptive analysis . The results in this study , namely , 1 ) from the analysis of eight types Basita paibasa Bali which exists bali song on the album pada-pada ngalih makan and song brerong by AA Raka Sidan , the results obtained from the two obserpasi in the album, 2 ) the meaning Basita paribasa Bali in each song has a different meaning analyzed the content of the song sesua delivered , from seventeen songs analyzed gained twenty examples Basita paribasa Bali that have their respective meanings , according to the content of the songs submitted , 3 ) all instances Basita paribasa Bali existing Bali song album pada-pada ngalih makan and song brerong by A. A Raka Sidan were analyzed according to the content of the song has been submitted.keyword : analysis , basita paribasa Bali , Bali song
SESELEH WANGUN MIWAH KASUKSMAN AJAH-AJAHAN PAWATEKAN RING GEGURITAN MANTRI SANAK LIMA Ni Komang Cahayuningsih .; Ida Bagus Putra Manik Aryana, S.S., M. .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v2i1.4823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan struktur geguritan Mantri Sanak Lima, (2) mendeskripsikan nilai pendidikan karakter dalam geguritan Mantri Sanak Lima. Subjek penelitian dalan penelitian ini yaitu geguritan Mantri Sanak Lima. Dalam pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan hal-hal sebagai berikut: (1) struktur intriksik dan ekstrinsik dalam geguritan Mantri Sanak Lima. Struktur intrinsik meliputi: tema, alur, latar, tokoh dan penokohan, sudut pandang, amanat, dan gaya bahasa. Dalam unsur ekstrinsik meliputi: nama pengarang, kapan karya sastra tersebut dibuat, pesan yang disampaikan pengarang, dan bagaimana pandangan masyarakat saat membaca karya sastra. (2) Nilai pendidikan karakter dalam geguritan Mantri Sanak Lima terdapat lima belas (15) nilai pendidikan karakter yaitu sadar diri, religius, disiplin, tanggung jawab, mandiri, respek, santun, kerja keras, berorientasi tindakan, tangguh, pluralis, percaya diri, suka menolong, cerdas, dan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif. Karena skripsi jurusan Pendidikan Bahasa Bali menggunakan skripsi bahasa Bali maka saya lampirkan abstrak berbahasa Bali Tetilik puniki matetujon mangda prasida nelatarang: (1) wangun (struktur) geguritan Mantri Sanak Lima, (2) kasuksman ajah-ajahan pawatekan (nilai pendidikan karakter) ring geguritan Mantri Sanak Lima. Subjek ring tetilikan puniki inggih punika Geguritan Mantri Sanak Lima. Kramaning mupulang data punika nganggen kramaning dokumentasi. Data sane sampun mapupul kaselehin nganggen kramaning deskriptif kualitatif. Pikolih lan tetepasan sane kapolihang ring tetilik puniki inggih punika: (1) wangun intrinsik miwah ekstrinsik ring geguritan Mantri Sanak Lima. Struktur intrinsik punika, minakadi: unteng, lelintihan, genah carita, pragina lan pawatekan pragina, pangresep, pabesen, miwah paribasa. Ring wangun ekstrinsik punika, minakadi: sira pangawinyane, pidan karya sastra punika kakaryanin, napi tetujon karya sastra punika kakaryanin, lan punapi pikenoh krama ring sajeroning ngwacen karya sastra. (2) Kasuksman ajah-ajahan pawatekan ring geguritan Mantri Sanak Lima. Punika madaging molas (15) kasuksman ajah-ajahan pawatekan, minakadi: eling ring padewekan (sadar diri), sradha bhakti (religius), pageh ring padewekan (disiplin), sutindih ring swadarma (tanggung jawab), swasta guna (mandiri), respek, alep (santun), pageh makarya (kerja keras), berorientasi tindakan, pageh (tangguh), pluralis, pageh ring padewekan (percaya diri), seneng mapitulung (suka menolong), wikan (cerdas), lan limbak ring papineh (berpikir kritis, kreatif, dan inovatif).Kata Kunci : Geguritan, struktur, dan nilai pendidikan karakter This study aimed to (1) describe the structure of geguritan Mantri Sanak Lima, (2) describe the value of character education in geguritan Mantri Sanak Lima. Role of research subjects in this study was geguritan MantriSanak Lima. Dokumentation method was used in collecting the data. The data obtained were analyzed using deskriptive qualitative method. The results showed that: (1) extrinsic an intrinsic structure in geguritan Mantri Sanak Lima. Intrinsic structure consisted of: theme, plot, setting, characters and characterization, point of view, mandate, and style. Extrinsic structure consisted of: the name of the author, when literature was created, the author's message, and how the view community while reading literary works. (2) The value of character education in geguritan Mantri Sanak Lima 15 consisted of the value of self-aware character education, religion, discipline, responsibility, self-reliance, respect, mannera, hard work, action-oriented, tough, pluralist, self confidence, hepl, intelligent, and critical thinking, creative, and innovative.keyword : value of geguritan, structure, and character education
SESELEH WANGUN LAN KASUKSMAN AJAH-AJAHAN PAWATEKAN RING LELAMPAHAN GATOTKACA DUTA WAYANG CENK BLONK Luh Ekarini .; Ida Bagus Putra Manik Aryana, S.S., M. .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v2i1.4951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan struktur lelampahan Gatotkaca Duta wayang Cenk Blonk, (2) mendeskripsikan nilai pendidikan karakter dalam lelampahan Gatotkaca Duta wayang Cenk Blonk. Subjek penelitian dalan penelitian ini yaitu lelampahan Gatotkaca Duta wayang Cenk Blonk. Dalam pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, wawancara, dan transkripsi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan hal-hal sebagai berikut: (1) struktur intriksik dan ekstrinsik dalam lelampahan Gatotkaca Duta wayang Cenk Blonk. Struktur intrinsik meliputi: tema, alur, latar, tokoh dan penokohan, sudut pandang, amanat, dan gaya bahasa. Dalam unsur ekstrinsik meliputi: nama pengarang, kapan karya sastra tersebut dibuat, pesan yang disampaikan pengarang, dan bagaimana pandangan masyarakat saat membaca karya sastra. (2) Nilai pendidikan karakter dalam lelampahan Gatotkaca Duta wayang Cenk Blonk terdapat empat belas (14) nilai pendidikan karakter yaitu peduli sosial, demokratis, disiplin, toleransi, bersahabat/komunikatif, jujur, kreatif, rasa ingin tahu, mandiri, religious, tanggung jawab,kerja keras, semangat kebangsaan, dan cinta tanah air. karena saya jurusan bahasa Bali, maka dari itu saya lampirkan abstrak berbahasa Bali KUUB Tetilikan puniki matetujon mangda prasida nelatarang,(1) wangun (struktur) lelampahan Gatotkaca Duta wayang Cenk Blonk, (2) kasuksman ajah-ajahan pawatekan (nilai pendidikan karakter) ring lelampahan Gatotkaca Duta wayang Cenk Blonk.Subjek ring tetilikan puniki inggih punika lelampahan Gatotkaca Duta wayang Cenk Blonk. Objek ring tetilikan puniki, inggih punika wangun lan kasuksman ajah-ajahan pawatekan.Kramaning mupulang data ring tetilikan puniki nganggen kramaning dokumentasi, sadu wicara, lan kramaning transkripsi. Data sane sampun mapupul kaselehin nganggen kramaning deskriptifkualitaItif.Pikolihlan tetepasan sane kapolihang ring tetilikan puniki inggih punika: (1) wangun intrinsik miwah ekstrinsikring lelampahan Gatotkaca Duta wayang Cenk Blonk. Struktur intrinsik punika, minakadi: unteng, lelintihan, genah carita, pragina lan pawatekan pragina,pangresep, pabesen, miwah paribasa. Ring wangun ekstrinsik punika, minakadi: sira pangawinyane, pidan karya sastra punika kakaryanin, napi tetujon karya sastra punika kakaryanin, lan punapi pikenoh krama ring sajeroning ngwacen karya sastra. (2) Kasuksman ajah-ajahan pawatekan ring lelampahan Gatotkaca Duta wayang Cenk Blonk. Punika madaging petangolas (14) kasuksman ajah-ajahan pawatekaninggih punika urati ring krama (peduli sosial), demokratis, parilaksana sane manut ring uger-uger (disiplin), ngajinin anak tios (toleransi), raket masawitra (bersahabat/komunikatif), arjawa (jujur), akeh madue reragragan (kreatif), rasa meled uning (rasa ingin tahu), nenten nyagerang anak tios (mandiri), srada bakti (religious), sutindih ring swadarma (tanggung jawab), jemet makarya (kerja keras), mabudi darma negara (semangat kebangsaan), lan tresna ring panegara (cinta tanah air). Kruna Jajaton:Gatotkaca Duta, Wayang Cenk Blonk, wangun, kasuksman ajah-ajahan pawatekan Kata Kunci : Gatotkaca Duta, Wayang Cenk Blonk, struktur, nilai pendidikan karakter This study aims to: (1) describe thestructurelelampahanGatotkacaDuta WayangCenkBlonk, (2) describethe value ofcharacter educationinlelampahanGatotkacaDuta WayangCenkBlonk. Research subjectsrole inthis research thatlelampahanGatotkacaDuta WayangCenkBlonk. Incollectingdata usingthe method of documentation, interviews, andtranscription.The collected datawere analyzed usingdescriptivequalitativemethod. The results showedthe followingmatters: (1) structureandextrinsicinlelampahanGatotkacaDuta WayangCenkBlonk. Intrinsicstructureinclude: theme, plot, setting, character and characterization, point of view,the mandate, andstyle. In theextrinsic elementsinclude: the name ofthe author, whenliteraturewas created, the author ofthe message, andhow thepublicviewwhenreadingliterature. (2) The value of character educationinlelampahanGatotkachaAmbassadorCenkBlonkpuppetsarefourteen(14) valuesof character educationisconcernedsocial, democratic, discipline, tolerance, friendship /communicative, honest, creative, curious, independent, the environment care, religious, responsibility,hard work, the national spirit, andlove of the homeland.keyword : Gatotkaca Duta, Wayang Cenk Blonk, structure, describe the value of character education
WANGUN INTRINSIK LAN AJI PANGAJAH-AJAHAN TATA LAKSANA RING SATUA BAWAK MABASA BALI WARSA 1975 Ni Made Ari Puja Astiti .; Ida Bagus Made Ludy Paryatna, S.S. .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v2i1.5405

Abstract

Tetilik puniki matetujon anggen nelatarang (1) wangun intrinsik ring buku Kasusastraan Bali (Satua Bawak Mabasa Bali) Warsa 1975 miwah (2) aji pangajah-ajahan tata laksana ring buku Kasusastraan Bali (Satua Bawak Mabasa Bali) Warsa 1975. Jejering ring tetilik puniki inggih punika buku Kasusastraan Bali (satua Bawak Mabasa Bali) Warsa 1975. Penandang ring tetilik puniki inggih punika nureksain wangun intrinsik lan aji pangajah-ajahan tata laksana. Tetilik puniki nganggen tetilikan deskriptif kualitatif lan pamupulan data nganggen kramaning studi pustaka lan kramaning dokumentasi. Data tureksa sane kaanggen inggih punika (1) identifikasi data, (2) reduksi data, (3) penyorohang data, (4) pangwedaran data, miwah (5) panyutetan. Pikolih ring tetilik puniki inggih punika, kapertama wangun intrinsik sane wenten ring buku Kasusastraan Bali (Satua Bawak Mabasa Bali) Warsa 1975 inggih punika murda, unteng, pragina miwah parisolahnyane, genah pengawi ring carita, lelintihan, latar/setting, bebaosan utawi basa basita, lan piteket. Kaping kalih aji pangajah-ajahan tata laksana sane wenten ring buku Kasusastraan Bali (Satua Bawak Mabasa Bali) Warsa 1975 inggih punika agama, arjawa, awiwahara, teleb makarya, seneng ngawi, meled uning, melanin negara, ngajinin jayanti, kumanyama, tresna ring katreptian, seneng ngawacen, urati ring palemahan, urati ring pawongan, lan swadarma.Kata Kunci : intrinsik, pangajah-ajahan tata laksana, cerpen This research aims to describe (1) intrinsic element in the book of Kasusastraan Bali (Satua Bawak Mabasa Bali) Warsa 1975 and (2) the value of character education on the book of Kasusastraan Bali (Satua Bawak Mabasa Bali) Warsa 1975. This research subject is the book Kasusastraan Bali (Satua Bawak Mabasa Bali) Warsa 1975. This research object is to analized intrinsic element and the value of character education. This research uses qualitative descriptive technique and method of data collection used is book study method and documentation method. Data analize method used who are (1) data identification (2) data reduction (3) data classification (4) data description, and (5) conclusion. The result of this study are, first intrinsic element in the book Kasusastraan Bali (Satua Bawak Mabasa Bali) Warsa 1975 are title, theme, character and characterization, point of view, plot, setting, style, and mandate. The second value of character education in the book Kasusastraan Bali (Satua Bawak Mabasa Bali) Warsa 1975 are religious, honest, tolerance, hard work, creativity, curiosity, passion nationality, recognize excellence, friendship, love peace, love reading, care for the environment, sosial care, and responsibilitykeyword : intrinsic, character education, short story
Dialek Bali Aga sane Kaanggen Sajeroning Mabasa Bali ring Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Dewa Ayu Putu Winda Suari .; Ida Bagus Made Ludy Paryatna, S.S. .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v2i1.5408

Abstract

Tetilik puniki matetujon nlatarang indik (1) awinan krama ring desa Sidatapa ngelestariang dialek Bali Aga, (2) kawentenan dialek Bali Aga kaanggen ring Desa Sidatapa, ring aab tanpa wates sekadi mangkin ,(3) basa sane sida kauningin olih krama desa Sidatapa tiosan ring dilek Bali Aga . Jejering tetilik puniki inggih punika krama desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Panandang tetilikanyane inggih punika kawentenan dialek Bali sane keaanggen ri sajeroning mabasa Bali. Tetilik puniki nganggen palihan tetilik deskriptif kualitatif. Ring tetilik puniki nganggen siki kramaning mupulang data inggih punika 1) kramaning dokumentasi. Data tureksa sane kaanggen minakadi: (1) transkrip data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, (4) penyimpulan. Pikolih ring tetilik puniki inggih punika (1) sane ngawinang krama desa Sidetapa ngelestariang dialek bali Aga santukan: 1. wentenyane tetamian saking lelangit sane marupa lontar medaging sumpah mangda krama desa Sidatapa mabasa siki basa dialek Bali Aga, 2 santukan krama desa Sidatapa pacang tetep ngajegang dialek Bali Aga punika mangda tetep kasengguh desa Bali Aga, (2) kawentenan dialek Bali Aga ring aab aor tanpa wates sekadi mangkin kantun manggeh keanggen. Nike polih kacingak saking : 1 karinyane krama desa Sidatapa nganggen dialek Bali Aga ring pagubugan kulawarga, 2 taler karinyane dialek Bali Aga keaanggen ring ranah formal minakadi ring peparuman ring desa adat , (3) tiosan ring basa dialek Bali Aga krama ring desa Sidatapa taler uning indik basa sane lianan minakadi basa Bali Alus, basa Indonesia lan basa Inggris. Basa-basa punika keanggen ri tatkala wenten acara formal lan mabebaosan sareng krama lian desa. Nike matetujon sumangdena sang sane keajak mabebaosan kresep ri tatkala ke ajak mabebaosan. Kata Kunci : Dialek, Bali Aga This study aimed to describe (1) the reasons of Sidatapa villagers preserve Bali Aga dialect, (2) the existence of Bali Aga dialect in globalization era, (3) besides Bali Aga dialect, the villagers are able to speak other languages. The subject of this study was the villagers of Sidatapa village, Banjar sub-district, Buleleng district. The object of this study was the existence of Bali Aga dialect when they use Balinese language. This study was descriptive qualitative study. The method of data collection was documentation. The data were analyzed through (1) data transcription, (2) data reduction, (3) data display, and (4) conclusion. The finding shows (1) the villagers of Sidetapa use Bali Aga dialect because the existence of heritage namely lontar which mentions that the villagers of Sidatapa have to use Bali Aga dialect and they want to be known as Bali Aga village, (2) the existence of Bali Aga dialect in globalization era is preserved. This can be seen through the existence of Bali Aga dialect in family. In formal situation, Bali Aga dialect is utilized in society assembly. Besides Bali Aga dialect, the villagers of Sidatapa also use other languages such as Basa Bali Alus, Bahasa Indonesia, and English. Although the existence of various languages, the villagers preserve Bali Aga dialect. This is the identity of Sidatapa village as one of Bali Aga villages in Bali. keyword : Dialect, Bali Aga.
Co-Authors ., Anak Agung Alit Sanjaya ., Desak Nyoman Sri Yogini ., Elly Khalimah ., Holifatul Hasanah ., Hurul Aini ., Kadek Agus Dwi Ermawan ., Kadek Ayu Dwi Handayani ., Komang Desy Fridayanti ., Komang Indra Kurniawan ., Komang Try Pradnya Paramitha Dewi ., Ni Km Tian Kusuma d ., Ni Luh Maherni ., Ni Made Sri Witari ., Ni Md Mita Anggraeyani ., Ni Putu Ana Yuspidayanti ., Nilla Godvany ., Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. ., Putu Ayu Hana Indah Cahyani ., Siti Nurlailatul As Adah Aini, Harul Aisyaturradhiah . Anak Agung Alit Sanjaya . Arlina Pratiwi Asih, Sang Ayu Putu Sri Astari, Ni luh Umi Cahyani, Kadek Putri Cahyani, Made Novia Desak Nyoman Sri Yogini Desak Nyoman Sri Yogini . Dewa Ayu Putu Winda Suari . Dewa Ayu Putu Winda Suari ., Dewa Ayu Putu Winda Suari Dewa Gede Acharya G.P. . Dewa Gede Acharya G.P. ., Dewa Gede Acharya G.P. Dewa Putu Ramendra Dewi, Luh Listya Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd . Elly Khalimah . Gde Artawan Gede Gunatama Gede Wira Bayu Ginting, Dios Kaspari Gita Wulandari Harul Aini Hesty Wahyu Asima Holifatul Hasanah . Hurul Aini . I Dewa Gede Budi Utama I Gusti Ayu Agung Manik Wulandari I Kadek Rai Suwena I Made Astika I Made Tegeh I Nengah Martha I Nyoman Yasa I Wayan Artika I Wayan Wendra I Wayan Widiana Ida Ayu Putu Purnami Ida Bagus Made Ludy Paryatna Ida Bagus Putra Manik Aryana Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Rai, S.S., M.Pd . Ika Fransiska Dewi . Ika Fransiska Dewi ., Ika Fransiska Dewi Indrawati, I Gusti Ayu Putri Indrawati K. Theresia Laksmi Savitri Kadek Adi Wira Permata . Kadek Agus Dwi Ermawan . Kadek Ayu Dwi Handayani . Kadek Wirahyuni Kemit, Esterina Meriahta Br Khairah, Muslimatul Komang Desy Fridayanti . Komang Indra Kurniawan . Komang Try Pradnya Paramitha Dewi . Lestari, Ni Kadek Suci Luh Ade Yuningsih Luh Ayu Tirtayani Luh Ekarini . M.Pd Drs. I Nyoman Seloka Sudiara . M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . M.Pd S.S. Ida Bagus Rai . Made Sri Indriani Maria Made Iis Hermawati . Mila Sintia Mochamad Dana Irwantha . Muhammad Hasby Nengah Suandi Ni Kadek Ratih Vidiawati Ni Kadek Sri Wedari . Ni Ketut Suliavitri Niranjani Ni Km Tian Kusuma d . Ni Komang Cahayuningsih . Ni Komang Widya Santi Ni Luh Lina Agustini Dewi . Ni Luh Maherni . Ni luh Umi Astari Ni Made Ari Puja Astiti . Ni Made Ari Puja Astiti ., Ni Made Ari Puja Astiti Ni Made Ermadwicitawati Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Sri Witari . Ni Md Mita Anggraeyani . NI NENGAH RAMIANI . Ni Pt. Ayu Ratih Ni Putu Ana Yuspidayanti Ni Putu Ana Yuspidayanti . Ni Putu Ayu Nila Purmita Sari . Ni Putu Ayu Nila Purmita Sari ., Ni Putu Ayu Nila Purmita Sari Ni Putu Ayu Ratih . Ni Putu Gita Mertasih . Ni Putu Gita Mertasih ., Ni Putu Gita Mertasih Ni Putu Pande Trisna Yuni Paramitha . Nilla Godvany . Nova Avidia Ananda . Nova Avidia Ananda ., Nova Avidia Ananda Noviana, Putu Wiwin Paryatna, Ida Bagus Ludy Pratiwi, Arlina Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. . Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Putu Agus Sanjaya . Putu Ayu Hana Indah Cahyani . Putu Indra Christiawan PUTU LENNA AGUSTINI . Putu Sri Laksmi Dewi Raden Mohamad Herdian Bhakti Ratih, I Dewa Ayu Gede Suwari Ratih, Ni Pt. Ayu Resmawan, Kade Gita Satya Sang Ayu Putu Sri Asih Sang Ayu Putu Sriasih Santi, Ni Komang Widya SAP Sriasih Sarmita, Made Sintia, Mila Siti Nurlailatul As Adah . Suandi, Nengah Sulistianti, Mei Lia Surayani . Surayani ., Surayani Suwena, I Kadek Rai Tantri, Ade Asih Susiari Vidiawati, Ni Kadek Ratih Yogini, Desak Nyoman Sri Yudini, Devi Sandra Yuningsih, Luh Ade Yuspidayanti, Ni Putu Ana