Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional MIPA

PERSPEKTIF “OCD” DI KALANGAN PRAKTISI KESEHATAN DAN OLAHRAGA Semarayasa, I Ketut
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dewasa ini, masyarakat diperkenalkan dengan suatu teknik diet baru oleh seorang mentalist Indonesia-Deddy Corbuzier. Teknik diet ini disebut Obsessive Corbuzier‟s Diet (OCD). Teknik diet ini banyak menyita perhatian masyarakat dan bahkan mulai menjadi tren diet masa kini. Diet ini memiliki prinsip diet yang berbeda dengan prinsip diet yang lainnya. Ia memperkenalkan cara-cara baru untuk melakukan diet seperti, puasa, tidak sarapan, jendela makan, dan olahraga ketika perut kosong. Cara-cara baru ini sudah barang tentu menyebabkan munculnya kontroversi di masyarakat, mengingat cara-cara tersebut sangat ekstrim dan berbeda dengan cara-cara lama yang sudah dikenal dan diyakini oleh masyarakat, misal sebelumnya mereka yakin bahwa sarapan pagi penting untuk kesehatan, tiba-tiba dengan diet OCD sarapan menjadi sama sekali tidak penting. Artikel ini memaparkan tentang perspektif OCD di kalangan praktisi kesehatan dan olahraga-bagaimana tanggapan mereka tentang cara diet baru ini dikaji secara ilmu kesehatan dan ilmu olahraga. Subyek penelitian yang digunakan adalah para dosen dan dokter yang bertugas di Fakultas Olahraga dan Kesehatan sebanyak 15 orang. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan interview guide. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif.
PENCEGAHAN DAN PENANGANAN CEDERA PADA ATLET SEPAK TAKRAW Semarayasa, I Ketut
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cedera atau luka adalah sesuatu kerusakan pada struktur atau fungsi tubuh yang dikarenakan suatu paksaan atau tekanan fisik maupun kimiawi. Cedera dimaknai sebagai peristiwa kekerasan yang mengenai (jaringan) tubuh secar tiba-tiba, keras dan intensif. Cedera yang sering dialami atlit sepak takraw, seperti cedera pada lutut, cedera punggung bawah, cedera pergelangan kaki, dan cedera pergelangan tangan. Namun pencegahan dan penangganan yang dilakukan atlit atau pelatih belum maksimal. Banyak faktor yang penyebab terjadinya cedera pada atlit sepak takraw. Sehingga perlu adanya cara pencegahan dan penanganan untuk meminimalisir terjadinya cedera pada atlit sepak takraw.Cedera pada atlit sepak takraw adalah cedera pada sistem otot dan rangka tubuh yang disebabkan oleh aktivitas yang dilakukan, baik ketika atlit tersebut melakukan servis, smash, block, heading maupun ketika melakukan passing. sehingga dapat menimbulkan cacat, luka dan rusak pada otot atau sendi serta bagian lain dari tubuh. Cedera jika tidak ditangani dengan cepat dan benar dapat mengakibatkan gangguan atau keterbatasan fisik. Bahkan bagi atlit cedera ini bisa berarti istirahat yang cukup lama dan mungkin harus meninggalkan sama sekali hobi dan profesinya.Pencegahan dan penanganan cedera pada atlit sepak takraw yang cepat dan professional akan dapat membantu mempertahankan dan juga meningkatkan performa atlit sehingga bisa mencapai prestasi yang maksimal. Dengan memahami pentingnya pencegahan dan penanganan cedera dalam olahraga sepak takraw, maka sudah sepatutnya kita sebagai pembina, dan pelatih harus mengenal dan paham tentang pencegahan dan penanganan cedera pada atlit sepak takraw.Kata-kata kunci: pencegahan, epnanganan, cedera, atlit sepak takraw
PERSPEKTIF “OCD” DI KALANGAN PRAKTISI KESEHATAN DAN OLAHRAGA I Ketut Semarayasa
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dewasa ini, masyarakat diperkenalkan dengan suatu teknik diet baru oleh seorang mentalist Indonesia-Deddy Corbuzier. Teknik diet ini disebut Obsessive Corbuzier‟s Diet (OCD). Teknik diet ini banyak menyita perhatian masyarakat dan bahkan mulai menjadi tren diet masa kini. Diet ini memiliki prinsip diet yang berbeda dengan prinsip diet yang lainnya. Ia memperkenalkan cara-cara baru untuk melakukan diet seperti, puasa, tidak sarapan, jendela makan, dan olahraga ketika perut kosong. Cara-cara baru ini sudah barang tentu menyebabkan munculnya kontroversi di masyarakat, mengingat cara-cara tersebut sangat ekstrim dan berbeda dengan cara-cara lama yang sudah dikenal dan diyakini oleh masyarakat, misal sebelumnya mereka yakin bahwa sarapan pagi penting untuk kesehatan, tiba-tiba dengan diet OCD sarapan menjadi sama sekali tidak penting. Artikel ini memaparkan tentang perspektif OCD di kalangan praktisi kesehatan dan olahraga-bagaimana tanggapan mereka tentang cara diet baru ini dikaji secara ilmu kesehatan dan ilmu olahraga. Subyek penelitian yang digunakan adalah para dosen dan dokter yang bertugas di Fakultas Olahraga dan Kesehatan sebanyak 15 orang. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan interview guide. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif.
PENCEGAHAN DAN PENANGANAN CEDERA PADA ATLET SEPAK TAKRAW I Ketut Semarayasa
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cedera atau luka adalah sesuatu kerusakan pada struktur atau fungsi tubuh yang dikarenakan suatu paksaan atau tekanan fisik maupun kimiawi. Cedera dimaknai sebagai peristiwa kekerasan yang mengenai (jaringan) tubuh secar tiba-tiba, keras dan intensif. Cedera yang sering dialami atlit sepak takraw, seperti cedera pada lutut, cedera punggung bawah, cedera pergelangan kaki, dan cedera pergelangan tangan. Namun pencegahan dan penangganan yang dilakukan atlit atau pelatih belum maksimal. Banyak faktor yang penyebab terjadinya cedera pada atlit sepak takraw. Sehingga perlu adanya cara pencegahan dan penanganan untuk meminimalisir terjadinya cedera pada atlit sepak takraw.Cedera pada atlit sepak takraw adalah cedera pada sistem otot dan rangka tubuh yang disebabkan oleh aktivitas yang dilakukan, baik ketika atlit tersebut melakukan servis, smash, block, heading maupun ketika melakukan passing. sehingga dapat menimbulkan cacat, luka dan rusak pada otot atau sendi serta bagian lain dari tubuh. Cedera jika tidak ditangani dengan cepat dan benar dapat mengakibatkan gangguan atau keterbatasan fisik. Bahkan bagi atlit cedera ini bisa berarti istirahat yang cukup lama dan mungkin harus meninggalkan sama sekali hobi dan profesinya.Pencegahan dan penanganan cedera pada atlit sepak takraw yang cepat dan professional akan dapat membantu mempertahankan dan juga meningkatkan performa atlit sehingga bisa mencapai prestasi yang maksimal. Dengan memahami pentingnya pencegahan dan penanganan cedera dalam olahraga sepak takraw, maka sudah sepatutnya kita sebagai pembina, dan pelatih harus mengenal dan paham tentang pencegahan dan penanganan cedera pada atlit sepak takraw.Kata-kata kunci: pencegahan, epnanganan, cedera, atlit sepak takraw
Co-Authors , I Nyoman Kanca Ahmad Altaf Aksara, I Made Dwi Altaf, Ahmad Amiariasti, Ni Kadek Andi Setiawan Apriyani, Komang Artana, Komang Budi Artanayasa, Wayan Astini, Putu Sri Darsana Family, Gede Deffa Ade Darsana Dian Rahmawati Dian Rahmawati Dimas Prayoga Doni, I Made Drs. I Made Danu Budhiarta,M Pd. . Eryanto, Komang Irfan Tri Eri Evendi, Yuhendar Fredi Dwi Saputra Galang Mahardhika, Gede Dejan Gede Budi Darmayasa . Gusti Ayu Tri Pratiwi . Hanafi, Rahma Hanggara, Rizky Hendra Mashuri I Dewa Kompyang Wijana Sidan I Gede Ari Suandiana I Gede Berata I Gede Suwiwa I Gede Wardi Arta Putra . I Gst Lanang Agung Parwata I Gusti Ngurah Putra Darmaja . I Gusti Putu Agus Yogaswara . I Kadek Edi Agus Saputra I Kadek Yasa I Ketut Iwan Swadesi I Komang Bayu Tirta I Komang Kartika . I Komang Putra Mahendra I Komang Subrata . I Komang Sukarata Adnyana I Komang Sukarata Adnyana I Made Ary Prayatna . I Made Doni I Made Rajat Sanjaya . I Made Satyawan I MadeSujana I Nengah Lembo Sugandi . I Nyoman Kanca I Nyoman Suardana I Nyoman Tos Pasek Wiguna I Putu Darmayasa I Putu Hendra Widiyasa . I Putu Panca Adi I Putu Suardika . I Wayan Artanyasa I Wayan Muliarta I Wayan Muliartha Ida Bagus Putu Oka Mahendra Jata Wira, I Putu Nala Kadek Ratna Kadek Suta Kusuma Jaya Kadek Yogi Parta Lesmana Karin Preayani, Ketut Ketut Gede Suartha Jaya Dana Sadu . Ketut Karin Preayani Ketut Peri Ardiasa Komang Budi Satriawan . Komang Wibaawa Kusuma Jaya, Kadek Suta Luh Putu Tuti Ariani M.Or S.Pd I Ketut Budaya Astra . Made Agus Dharmadi Mahardika, I Putu Adi Mahendra, I Komang Putra Mashi, Moh. Mashiruddin Molo, Valerianus MS Prof. Dr. I Wayan Rai . Mucksir, Agus Mukaromah, Alfi Maisatul Ni Kadek Ana Sugitawati . Ni Kadek Rani Puspa Nirmala Sari Ni Ketut Lira Prakentristiari . Ni Luh Putu Spyanawat Ni Luh Putu Spyanawati Ni Luh Wariningsih . Ni Nyoman Muliartini, Ni Nyoman Ni Putu Ayu Sri Indah Wati . Ni Putu Dwi Sucita Dartini Nita Peranita Oka Mahendra, Ida Bagus Putu Pariadi, Luh Putu Berliana Pasek Wiguna, I Nyoman Tos Peby Gunarto Prabawanata, I Kadek Angga Pradipta, I Komang Yoga Wahyu Prayoga, Dimas Prof. Dr. I Wayan Rai, MS . Putra, I Kadek Nuprianta Putu Bayu Sastrawan Putu Gandadi Wijitatma . Putu Merta Adi Kusuma Jaya Rahma Hanafi S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sri Suryani Suandiana, I Gede Ari Suardana, I Kadek Yogi Sukarata Adnyana, I Komang Suratmin Thedimus Bapor Valerianus Molo Wahjoedi Wahjoedi Wahjoedi Wahjoedi Wahjoedi2, Wahjoedi Wasti Danardani Wibaawa, Komang Widianto, Ketut Wiraguna, I Nengah Yasa, I Gede Windu Yasa, Made Aldi Darma Yasir Hidayat Yasir Hidayat