Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN KAHOOT BERBASIS HYPERMEDIA PADA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V DI SDN 1 KELAYU UTARA Niswatul Fitriani; Muhammmad Sururuddin; Husnul Mukti; Doni Septu Marsa Ibrahim
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35213

Abstract

The main problem in this study is the low mathematics learning outcomes of fifth-grade students caused by conventional learning methods and the lack of interactive media utilization among Phase C students at SDN 1 Kelayu Utara. This study aims to determine the effect of using Kahoot-based hypermedia learning media on the mathematics learning outcomes of Phase C students at SDN 1 Kelayu Utara. The research employed an experimental method with a one-group pretest–post-test design. The sample consisted of all 26 fifth-grade students at SDN 1 Kelayu Utara. Data were collected by administering pretests and post-tests in the form of multiple-choice questions. Data analysis was conducted using a normality test with the Lilliefors method and a hypothesis test using a t-test. The results showed that the pretest scores ranged from 30 to 75 with an average of 57.2, while the post-test scores ranged from 50 to 85 with an average of 69.4. Based on the normality test results, the pretest data showed that lcalculated < ltable (0.177 < 0.220), and the post-test data showed that lcalculated < ltable (0.198 < 0.220), indicating that the data were normally distributed. Furthermore, the hypothesis test results showed that tcalculated > ttable (6.982 > 2.120), meaning that the alternative hypothesis (Ha) was accepted and the null hypothesis (Ho) was rejected. Therefore, it can be concluded that the use of Kahoot-based hypermedia learning media has a significant effect on improving the mathematics learning outcomes of fifth-grade students at SDN 1 Kelayu Utara.
UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI PENANAMAN NILAI RELIGIUS DALAM KULTUR SEKOLAH DI SDN 3 SUKAMULIA TIMUR nurfaridah, fathin; Parhanuddin, lalu; mukti, husnul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33853

Abstract

This study aims to investigate: (1) the process of character building implemented at SD Negeri 3 Sukamulia Timur, (2) the development of students’ character through the internalization of religious values, and (3) the supporting and inhibiting factors in the process of character building. This research employs a qualitative approach with the principal, homeroom teachers, Islamic education teachers, and several sixth-grade students as research subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The findings reveal that: (1) the process of students’ character building at SD Negeri 3 Sukamulia Timur is carried out in a structured and consistent manner through habituation activities based on religious values that are integrated into the school culture, supported by extracurricular activities designed to strengthen positive values in shaping students’ character; (2) the internalization of religious values covers aspects of faith, worship, and morality, implemented through role modeling and habituation methods, such as the recitation of Asmaul Husna, short verses, daily prayers, congregational prayer, imtaq and almsgiving, the 5S principle, and Islamic commemoration events (PHBI); (3) supporting factors include a conducive environment, consistent positive habituation, and effective communication and collaboration between school and parents. Conversely, inhibiting factors include students’ limited understanding of religious values, lack of intrinsic motivation, inadequate facilities and infrastructure, digital distractions, as well as unsupportive family and social backgrounds.
Pengembangan Audiobook berbasis Web IPAS untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar Alwi, Mijjahamudin; Mukti, Husnul; Putriani, Dwiyana; Fadilah, Dina
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.6882

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk menghadirkan media pembelajaran inovatif berbasis audiobook yang mampu meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPAS serta menjawab tantangan kebutuhan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi digital abad ke-21.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran audiobook berbasis web pada mata pelajaran IPAS terhadap minat belajar peserta didik kelas V yang valid, praktis dan efektif. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan R & D (Research & Development) dengan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan utama, yaitu (Analysis, Desaign, Development, Implementation, and Evaluation). Model ini dipilih karena memiliki tahapan sederhana namun jelas dan mudah dipahami. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas V di SDN 1 Kalijaga Baru dengan jumlah siswa sebanyak 26 orang. Tekhnik pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan lembar minat belajar. Hasil Uji Validitas ahli media mendapatkan Skor 65 dengan skor interval 54,40 < X ≤ 67,20, dalam kategori “Baik”. Hasil uji ahli materi mendapatkan skor 55, dengan skor intervalnya X > 46,2, dalam kategori “Sangat Baik”. Hasil uji kepraktisan respon guru mendapatkan skor 46 dengan skor intervalnya X > 42, termasuk dalam ketegori “Sangat Praktis”. Hasil uji Kepraktisan respon dari 26 siswa menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menilai media pembelajaran audiobook berbasis web sangat praktis, dengan 16 siswa “Sangat Baik” dengan skor intervalnya X > 37,8, selain itu sebanyak 8 siswa masuk dalam kategori “Baik” dengan skor intervalnya 0,6 < X ≤ 37,8, dan 2 siswa dengan kategori “Cukup” dengan skor intervalnya 23,4 < X ≤ 30,6. Hasil Uji Efektifitas berdasarkan Uji N-Gain diperoleh nilai rata-rata skor sebesar 0,946 atau setara dengan 94,60% dalam bentuk persentase, di mana N-Gain >0,70 dikategorikan “tinggi”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran audiobook berbasis web pada mata pelajaran IPAS terhadap minat belajar peserta didik kelas V yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria Valid, Praktis dan efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa.
Penerapan Metode Pembelajaran Penemuan Terbimbing (Guided Discovery) Untuk Meningkatkan Minat Belajar Statistika B. Fitri Rahmawati; Husnul Mukti; Zidni Zidni; Suhupawati Suhupawati
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 8 No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v8i2.5688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode penemuan terbimbing untuk meningkatkan minat dan aktivitas belajar siswa pada mata kuliah statistika pada siswa pendidikan sejarah. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas Kemmis dan Taggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi untuk mengukur penerapan metode penemuan terbimbing dan aktivitas belajar siswa serta angket untuk mengukur minat siswa. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, baik kuantitatif maupun kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan minat dan aktivitas belajar siswa. Pada siklus I, keterlaksanaan metode pembelajaran mencapai 75%. Meningkat menjadi 80% pada siklus kedua; aktivitas belajar siswa mencapai 60% dan pada siklus II 80%. Minat siswa mencapai 60% dan meningkat menjadi 80% pada siklus II. Hasil penelitian ini menyiratkan praktik mengajar bahwa metode penemuan terbimbing dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengembangkan minat siswa dan menyediakan lingkungan belajar yang kondusif untuk aktivitas, keterlibatan, dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Discovery Learning Pada Pembelajaran Ipas Kelas IV Arifanisa; Mijahamuddin Alwi; Arif Rahman Hakim; Husnul Mukti
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 9 No. 2 (2025): Vol IX Edisi II 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, namun praktik pembelajaran IPAS di lapangan masih didominasi pendekatan konvensional yang membuat siswa pasif dan kurang termotivasi. Minimnya penggunaan media pembelajaran inovatif dan ketergantungan pada buku teks cetak menciptakan suasana belajar yang monoton dan tidak menarik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan, kelayakan, dan kepraktisan media pembelajaran interaktif berbasis Discovery Learning pada pembelajaran IPAS kelas IV. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IV SDN 1 Pringgabaya. Sampel terdiri dari ahli media, ahli materi, dan 21 peserta didik kelas IV. Instrumen penelitian berupa lembar validasi dan angket dengan skala Likert. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kuantitatif dianalisis menggunakan rumus persentase kelayakan. Hasil: Validasi ahli tampilan dan ahli materi menunjukkan persentase kelayakan masing-masing 84% dan 84% (kategori sangat layak). Penilaian guru mencapai 86% (sangat layak). Uji coba skala kecil memperoleh 94% dan uji coba skala besar mencapai 95% (sangat layak). Kesimpulan: Media pembelajaran interaktif berbasis Discovery Learning terbukti sangat layak dan praktis untuk pembelajaran IPAS kelas IV, mampu meningkatkan minat, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran.
PENGEMBANGAN LKPD IPAS BERBASIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SDN 1 SEKARTEJA Buhairatul Amni; Muhammad Husni; Yul Alfian Hadi; Husnul Mukti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4688

Abstract

This study aims to develop teaching materials for LKPD IPAs Based on the ProblemBased Learning (PBL) Model on IPAs content for fourth grade students of SDN 1Sekarteja. This study is a type of Research and Development (R&D) research withreference to the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation,Evaluation) development model. The instruments in this development research usevalidation sheets and student response questionnaires. The validation results frommedia experts with a total score of 72 which is in the range of X> 67.08 so that itcan be categorized as "very good" and for material experts with a total score of 27which is in the range of X> 25.2 so that it can also be categorized as "very good".The results of the overall student response questionnaire got a score of 715 with anaverage of 32.5 so that it is in the range of X> 29.28 with the category of "very good".Meanwhile, the data from the analysis of students' critical thinking skills increasedafter the product trial with a value above the KKM (> 70) of 18 students, whilestudents who obtained a value below the KKM (≤ 70) were 4 students out of a totalof 22 students. From the initial data, there were 16 students whose scores werebelow the KKM (< 70) and 10 other students whose scores were above the KKM (≤70). So it can be concluded that the product in the form of LKPD IPAS Based on theProblem Based Learning (PBL) Model is suitable for use as teaching materials inclassroom learning.
Pengembangan Bahan Ajar IPAS Berbasis Ekologi Pada Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar SDN 2 Lepak Timur Apriani, Rina; Alwi, Mijhamuddin; Mukti, Husnul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17854

Abstract

Abstract: This research aims to develop ecology-based Natural and Social Sciences (IPAS) teaching materials for fifth grade students at SDN 2 Lepak Timur. The research model used is the ADDIE development model which includes analysis, design, development, implementation and evaluation stages. The research subjects consisted of three experts (materials, media and language) and 25 fifth grade students. Data collection techniques used interviews, observation, questionnaires and documentation, while data analysis was carried out descriptively quantitatively using a Likert scale. The research results showed that the teaching materials developed received an average rating from display/media experts of 83 (very good category), material experts of 82 (good category), and language experts of 82 (good category). Student responses reached 92% in the very good category. This proves that the developed ecology-based science and science teaching materials are suitable for use in learning, able to increase students' understanding of the concept of ecosystem balance, and provide a more contextual and meaningful learning experience. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis ekologi pada siswa kelas V SDN 2 Lepak Timur. Model penelitian yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari tiga ahli (materi, media, dan bahasa) serta 25 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan skala Likert.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memperoleh penilaian rata-rata dari ahli t ampilan/media sebesar 83 (kategori sangat baik), ahli materi sebesar 82 (kategori baik), dan ahli bahasa sebesar 82 (kategori baik). Respon siswa mencapai 92% dengan kategori sangat baik. Hal ini membuktikan bahwa bahan ajar IPAS berbasis ekologi yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran, mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep keseimbangan ekosistem, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan bermakna.
Dampak Buku Mewarnai Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Kemampuan Calistung Siswa Kelas 2 SDN 1 Kalijaga Selatan Ochsania, Bina; Mukti, Husnul; Ramdan, Ahmad Yasar; Yazid, Muhammad
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.19871

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to produce a product in the form of a coloring book based on differentiated learning and to see the impact of the book on students’ abilities in learning to read, write, and count (calistung) based on the diversity of learning styles of students in grade 2 of elementary school, by using Civics learning materials as the material used in the coloring book. The research method used in this research is Reseach and Development (R&D), with the ADDIE model. The final result of this research is a coloring book based on differentiated learning on the reading, writing, and arithmetic abilities of the 2nd grade students of SDN 1 Kalijaga Selatan. Based on the analysis of the results of the material experts and media experts on the product developed, it was categorized as Very Good from both the material results and the valid results of the media. And based on the result of the questionnaire responses of the students given to 25 students, a total score of 229 was obtained from a maximum of 250. The average score per student was 9,16. If converted into a percentage, the result was 91,6%, which is included in the Very Practical category. Increase in the average value 80,60 points before treatment to 82,48 points after treatment still provides an indication that the method applied was able to provide a positive impact on students learning outcomes. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilakan produk berupa buku mewarnai berbasis pembelajaran berdiferensiasi dan untuk melihat dampak buku tersebut terhadap kemamapuan peserta didik dalam pembelajaran calistung (membaca, menulis, berhitung) berdasarkan keanekaragaman gaya belajar peserta didik di kelas 2 Sekolah Dasar, dengan menggunakan materi pelajaran PKN sebagai materi yang digunakan dalam buku mewarnai tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D), dengan model ADDIE. Hasil akhir dari penelitian ini berupa buku mewarnai berbasis pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan calistung peserta didik di kelas 2 SDN 1 Kalijaga Selatan. Berdasarkan analisis hasil validasi tim ahli materi dan ahli media terhadap produk yang dikembangkan memperoleh kategori Sangat Baik. Dan berdasarkan hasil angket respon peserta didik yang diberikan kepada 25 peserta didik, diperoleh total skor keseluruhan sebesar 229 dari maksimal 250. Jika dikonversikan kedalam bentuk persentase, diperoleh hasil sebesar 91,6%, yang termasuk dalam kategori Sangat Praktis. Peningkatan nilai rata-rata dari 80,60 poin sebelum diberikan perlakuan menjadi 82,48 poin setelah diberikan perlakuan, hal ini tetap memberikan indikasi bahwa metode yang diterapkan mampu memberikan dampak positif terhadap hasil belajar peserta didik.
Pengaruh Status Sosial Ekonomi Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV MI NW Kelayu Jorong Husna, Agustina Maulidiana; Hadi, Yul Alfian; Mukti, Husnul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17804

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine whether parents' socioeconomic status influences fourth-grade students' learning motivation at MI NW Kelayu Jorong. This research was quantitative. The design used was correlation. The research location was at MI NW Kelayu Jorong, Jorong Village, Selong District. The population consisted of all fourth-grade students at MI NW Kelayu Jorong. The sample used was a saturated sample because all members of the population were used as samples, consisting of 31 students from two classes: Class IVA and Class IVB. Data collection techniques used were questionnaires, observation, and documentation. The Shapiro-Wilk test was used to test for data normality. The normality test showed that the population was normally distributed. The hypothesis was calculated using a simple linear regression test and an F-test. Based on the results of the normality test, the data were found to be normally distributed. The simple linear regression hypothesis test yielded Y = 111.278 + 0.006, and the F-test showed a calculated F of 13.944 with a significance level of 0.001 <0.05 at the 5% significance level. Therefore, Ha is accepted and Ho is rejected. This indicates a significant influence between parents' economic conditions and students' learning motivation. This study recommends that teachers, parents, and students consistently support each other in the educational process to achieve optimal learning outcomes. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengeruh status sosial ekonomi orang tua terhadap motivasi belajar siswa kelas IV MI NW Kelayu Jorong. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain dalam penelitian yang digunakan adalah Korelasi. Tempat penelitian ini di MI NW Kelayu Jorong, Desa Jorong Kecamatan Selong. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa kelas IV MI NW Kelayu Jorong. Sampel yang digunakan adalah sampel Jenuh karena semua anggota populasi digunakan sebagai sampel terdiri dari dua kelas yaitu kelas IVA dan IVB sebanyak 31 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi dan dokumentasi. Uji prasyarat yang digunakan adalah Saphiro-Wilk untuk menguji normalitas data, berdasarkan uji normalitas diperoleh bahwa populasi terdistribusi normal. Perhitungan hipotesis menggunakan uji regresi linier sederhana dan uji F. Berdasarkan hasil uji normalitas diproleh bahwa data berdistribusi normal. Sedangkan hasil uji hipotesis regresi linier sederhana adalah Y = 111.278 + 0,006 dan Uji F menunjukkan F hitung didapat sebesar 13,944 dengan sig 0,001 < dari 0,05 pada taraf signifikansi 5% dengan demikian, Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kondisi ekonomi orang tua terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menyarankan agar guru, orang tua, dan siswa secara konsisten saling mendukung dalam proses pendidikan untuk mencapai hasil belajar yang optimal.
Makna Bahasa Sasak di Era Global: Kajian Kesopanan Berbahasa Siswa di SD Negeri 1 Sukadana Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur Innayatussoliha, Baiq Ulya; Habibuddin; Mukti, Husnul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.18062

Abstract

Abstract: This study was motivated by the declining interest in using the Sasak language due to the dominance of Indonesian, foreign languages, and the influence of digital media. The purpose of this research was to describe the meaning and function of base alus Sasak, explain the process of preserving and maintaining base alus Sasak, and analyze its impact at SD Negeri 1 Sukadana. The research employed a qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data validity was tested using source triangulation, technique triangulation, and time triangulation. The data analysis involved four stages: data collection, data reduction, data presentation, and data verification. The results showed that the use of the Sasak language, particularly base alus, was still practiced in daily school communication, especially in interactions between teachers and students. Teachers used Sasak as an additional medium of communication alongside Indonesian, particularly when explaining topics related to local culture or giving moral guidance. Efforts to preserve and maintain base alus at school were carried out through local content subjects, extracurricular activities, and habitual use of base alus in both formal and informal settings, such as traditional games, storytelling, and religious events. The impact of these efforts was the increased awareness among students of the importance of preserving local languages as part of their cultural identity. Abstrak: Penelitian ini dilatar belakangi oleh menurunnya minat penggunaan bahasa Sasak akibat dominasi bahasa Indonesia, bahasa asing dan pengaruh media digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan arti dan fungsi base alus Sasak, menjelaskan proses pelestarian dan pemertahanan base alus Sasak dan menganalisis dampak pelestarian dan pemertahanan base alus Sasak di SD Negeri 1 Sukadana. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan tringualasi sumber, tringualasi teknik dan tringualasi waktu. Analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Sasak, khususnya base alus, masih dipraktikkan dalam komunikasi sehari-hari warga sekolah, terutama dalam interaksi antara guru dan siswa. Guru memanfaatkan bahasa Sasak sebagai media komunikasi tambahan selain bahasa Indonesia, terutama saat menjelaskan materi yang berkaitan dengan budaya lokal atau ketika memberikan nasihat moral kepada siswa. Upaya pelestarian dan pemertahanan base alus di sekolah dilakukan melalui mata pelajaran muatan lokal, kegiatan ekstrakurikuler, serta pembiasaan penggunaan base alus dalam kegiatan formal maupun nonformal seperti permainan tradisional, mendongeng, dan kegiatan keagamaan. Sedangkan dampak yang ditimbulkan yaitu meningkatnya kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga bahasa daerah sebagai identitas budaya.