p-Index From 2021 - 2026
6.185
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Reaktor : Buletin Pengelolaan Reaktor Nuklir Wiraraja Medika: Jurnal Kesehatan JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) JPS Unimus Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Wiyata : Penelitian Sains dan Kesehatan JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Jurnal SMART Kebidanan JURNAL MEDIA KESEHATAN Metafora: Education, Social Sciences and Humanities Journal Avicenna : Journal of Health Research SEMAR Archives of The Medicine and Case Reports Proceeding Biology Education Conference Jurnal Kolaboratif Sains Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Praniti Jurnal Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal of Creative Student Research Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Manajemen dan Bisnis (JMB) Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran JUSTITIABLE - Jurnal Hukum Universitas Bojonegoro Jurnal Medika Nusantara Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi Nursing Applied Journal Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Compromise Journal : Community Proffesional Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Inovasi Kesehatan Global Prosiding Seminar Nasional Unimus Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan International Journal of Geography, Social, and Multicultural Education (IJGSME) Jurnal Bakti Humaniora Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Proceeding of The International Conference on Mathematical Sciences, Natural Sciences, and Computing Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Medica Majapahit JPKM Cahaya Negeriku Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PERAN KELUARGA DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN SISWA SMK TENTANG PERNIKAHAN DINI DI MASA PANDEMI COVID 19 Nur Sri Atik; Endang Susilowati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1355

Abstract

Abstrak Pernikahan  usia  dibawah normal menjadi salah satu isu yang tercantum dalam SDGs. Kementerian PPPA juga melaporkan  adanya peningkatan  angka  perkawinan  anak  selama  pandemi Covid-19. Kondisi kesejahteraan yang menurun telah memaksa orang tua membiarkan anaknya menikah. Penutupan sekolah ketika situasi ekonomi memburuk juga membuat banyak  anak  dianggap sebagai beban keluarga. Hal ini terbukti dari adanya 34.000 permohonan dispensasai kawin yang diajukan kementrian Agama pada Januari hingga Juni 2020. Perkawinan anak menambah risiko  yang  harus  dihadapi  anak selama pandemi, selain peningkatan kekerasan dan permasalahan mental pada anak. Hasil studi pendahuluan di salah satu SMK Kabupaten Semarang diketahui bahwa setiap tahun rata-rata 1-2 orang siswa mengundurkan diri dari sekolah dengan alasan untuk menikah.Jenis penelitian ini adalah Explanatory research dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelajar di SMK Tarunatama Kabupaten Semarang. Sampel dan teknik sampling  menggunakan probability sampling sebanyak 152 orang. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner, analisis data dilakukan secara univariat dan analisis bivariat uji Kendall Tau dengan bantuan SPSS 16.Kesimpulan dari penelitian ada hubungan antara peran orang tua dengan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini dengan nilai signifikansi adalah 0,000 (0,05). Saran yang diajukan diharapkan keluarga dapat menambah informasi mengenai peran penting sebagai keluarga dalam mendidik anak selama masa pandemi sehingga pengetahuan remaja tentang dampak pernikahan dini bisa semakin meningkat.
Faktor yang Mempengaruhi Pemeriksaan Antenatal Care: Literature Review: Factors Affecting Antenatal Care Examination: Literature Review Ima, Imamatul Husniyah; Atika Zahria Arisanti; Endang Susilowati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i7.2358

Abstract

Latar Belakang: Kunjungan pada pelayanan Antenatal minimal 6x yaitu 2x di Trimester 1, 1x di Trimester 2, dan 3x di Trimester 3. Minimal 2x diperiksa dokter saat kunjungan 1 di Trimester 1 dan saat kunjungan ke 5 di Trimester 3. Rendahnya pengetahuan ibu hamiltentang kunjunganANC akanmenyebabkan rendahnya pengetahuanpartisipasi ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan. Ada dua faktor yang mempengaruhi pengetahuan kehamilan yaitu internal dan eksternal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktoryang mempengaruhi pemeriksaan antenatal care berdasarkan hasil dari penelitian terdahulu. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode Literatur review menggunakan beberapa media elektronikGoogle Scholar, Pubmeddibatasi yaitu 10 tahun terakhir dari tahun 2011-2021. Artikel yang digunakan membahasfaktor yang mempengaruhi pemeriksaan antenatal care. Hasil: dari 23 artikel ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan Perilaku Kunjungan ANC. Ibu hamil disarankan untuk meningkatkan kesadaran dalam melakukankunjungan antenatal care. Kesimpulan: Terdapat 23 artikel nasional maupun internasional didapatkanfaktor yang mempengaruhi pemeriksaan antenatal care merupakan sebab kurangnya pengetahuan, sikap atau persepsi ibu, dukungan petugas kesehatan, dan dukungan keluarga. Seseorang akan sadar manfaat dan patuh dalam pengetahuan pemeriksaan kehamilan akan memberikan perilaku kesehatan yang baik.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pencegahan Kehamilan tidak diinginkan pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Pertama : Literature Review: The Relationship Between Health Education and the Prevention of Unwanted Pregnancies in Young Women in Junior High Schools : Literature Review Amalia Salfadila; Emi Sutrisminah; Endang Susilowati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3550

Abstract

Latar belakang: Kehamilan tidak diinginkan pada remaja merupakan permasalahan global yang perlu diperhatikan. Penelitian ini menjelaskan pengetahuan kesehatan seksual dan reproduksi yang benar bagi remaja untuk memberdayakan dalam pengambilan keputusan yang sehat. Tinjauan sistematis ini telah dirancang untuk meninjau studi kasus yang menyelidiki pengaruh pendidikan kesehatan seksual. Tujuan: Pengaruh pendidikan kesehatan seksual terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri disekolah menengah pertama tentang pencegahan kehamilan tidak diinginkan. Metode: Penulis menggunakan metode Literature Review. Dilaksanankan dengan mengikuti beberapa tahap menganalisis secara relevan dari beberapa study penelitian dengan Scoping Riview. Study penelitian dicari dengan menggunakan database yaitu Google Schoolar, Pubmed, Scopus, Publish or Perish dengan menggunakan kata kunci “kehamilan tidak diinginkan, pencegahan, pengaruh Pendidikan Kesehatan seksual, pengetahuan, sikap remaja putri” dan diseleksi menggunakan kriteria didapat 14 artikel ilmiah. Hasil: Meningkatkan proses dan keberlanjutan intervensi yang ditujukan untuk mengurangi masalah kehamilan tidak diinginkan dan ketidaksetaraan kesehatan di kalangan remaja. Pengetahuan di pengaruhi oleh berbagai faktor yaitu usia, peran orang tua, teman sebaya. Dan faktor lainya seperti pengalaman pribadi, pengaruh orang lain dianggap penting, pengaruh kebudayaan, media massa, lembaga pendidikan dan lembaga agama, serta faktor emosional. Kesimpulan: Sikap remaja dibagi menjadi dua sikap negative dan sikap positif terhadap kehamilan usia remaja. Terdapat 8 Jurnal yang mengatakan ada hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang kehamilan usia remaja dan 6 jurnal mengatakan tidak ada hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang kehamilan usia remaja.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Balita : Scoping Review: Factors That Affect The Development of Toddler : Scoping Review Fasaliva Avisha; Endang Susilowati; Isna Hudaya
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4111

Abstract

Latar Belakang: Pada regional Asia Tenggara/South-East Asia Regional (SEAR) dilaporkan World Health Organization (WHO) tahun 2018 bahwa prevalensi tertinggi ketiga dengan gangguan perkembangan dan pertumbuhan sebesar 28,7% adalah Indonesia. Gangguan perkembangan merupakan masalah yang perlu diperhatikan bagi suatu negara, karena setiap anak berhak mencapai perkembangan yang optimal sebagai generasi penerus bangsa. Namun, faktor kejadian yang berpengaruh pada perkembangan belum secara pasti diketahui. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor tersebut berdasarkan hasil studi literatur sebelumnya. Metode: Dalam penelitian ini menggunakan metode scoping review dengan database seperti Google Scholar Sciencedirect dan Pubmed, pada publikasi 10 tahun terakhir yaitu tahun 2012-2022. Hasil: Didapatkan 11 artikel yang membahas tentang faktor yang dapat berpengaruh terhadap perkembangan pada balita. Kesimpulan: Diperlukannya perhatian khusus bagi setiap keluarga yang mempunyai anak untuk mengontrol perkembangan supaya tidak terjadi keterlambatan. Adapun beberapa faktor pendukung keterlambatan diantaranya pemberian stimulasi, pengasuhan, sosial ekonomi keluarga, pendidikan ibu, penggunaan gadget, pemberian ASI Eksklusif, gangguan pendengaran dan lingkungan rumah
Pengaruh Pola Asuh dan Stimulasi Orang Tua terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini: Literatur Review: The Influence of Parenting Style and Parental Stimulation on Early Childhood Language Development: A Literature Review Firda Amalia Pramesti; Endang Susilowati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10455

Abstract

Perkembangan bahasa anak usia dini merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak yang menjadi dasar bagi kemampuan komunikasi, kognitif, dan sosial pada tahap perkembangan selanjutnya. Namun, masih ditemukan anak usia dini yang mengalami keterlambatan perkembangan bahasa, yang salah satunya disebabkan oleh kurang optimalnya stimulasi dan interaksi verbal di lingkungan keluarga. Rendahnya pengetahuan orang tua mengenai pentingnya stimulasi bahasa sejak dini serta keterlibatan orang tua yang masih terbatas dalam proses komunikasi sehari-hari turut memengaruhi kondisi tersebut (Wulandari et al., 2022). Interaksi orang tua dengan anak sering kali hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, tanpa disertai stimulasi bahasa yang terarah seperti mengajak anak berbicara, membacakan cerita, atau merespons ucapan anak secara aktif. Akibatnya, anak tidak memperoleh kesempatan yang cukup untuk mengembangkan kemampuan bahasa reseptif dan ekspresif secara optimal (Psimawa, Nirmala and Hartono, 2023). Kondisi ini dapat berdampak pada rendahnya kemampuan anak dalam mengekspresikan ide, berinteraksi sosial, serta memahami bahasa di kemudian hari. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang efektif melalui peningkatan peran dan keterlibatan orang tua dalam memberikan stimulasi bahasa yang sesuai dengan tahap perkembangan anak, sehingga perkembangan bahasa anak usia dini dapat tercapai secara optimal (Ikhtiarani, Amalyani and Nuzuly Ramadhanty, 2024). Untuk menelaah peran orang tua dalam menstimulasi perkembangan bahasa anak usia dini berdasarkan hasil kajian berbagai penelitian, khususnya melalui pola asuh, interaksi verbal, dan pemberian stimulasi yang konsisten di lingkungan keluarga. Tinjauan ini memakai beberapa sumber meliputi studi pencaarian sistematis database terkomputerisasi (Pubmed dan Google Shcoolar) yang diambil dalam waktu 5 tahun terakhir dari tahun 2020-2025. Artikel yang diperoleh dalam melakukan pencarian yaitu 40 jurnal, tetapi setelah dilakukan telaah artikel dan disesuaikan dengan judul berjumlah 13 jurnal. Kriteria dalam menemukan kunci penelusuran literature review yaitu “Perkembangan bahasa”, “stimulasi”,, dan “pola asuh”.
Hubungan Kurang Energi Kronis (KEK) pada Masa Kehamilan Dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) Widya Nita Suprabawati; Endang Susilowati; Meiranny, Arum
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, Angka Kematian Ibu (AKI) masih cukup tinggi. Kekurangan energi dalam jangka waktu lama menjadi salah satu penyebab kematian ibu (KEK). Wanita KEK hamil jika lingkar lengan atas (LiLA) kurang dari 23,5 cm. Wanita hamil dan menderita KEK lebih besar kemungkinannya untuk melahirkan bayi dengan berat badan sangat rendah (BBLR). Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Mangunsari dan laporan Pemantauan Kesehatan Masyarakat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) terdapat 125 kasus KEK di Puskesmas Mangusari selama tiga tahun dari tahun 2022 hingga 2024. KEK pada tahun 2022 sebanyak 35 kasus, tahun 2023 sebanyak 46 kasus dan tahun 2024 sebanyak 44 kasus. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan KEK dan bayi baru lahir dengan BBLR yang tercatat dalam rekam medis Puskesmas Mangunsari pada bulan Mei 2024 sebanyak 64 responden. Teknik sampling menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa dari 64 responden di Puskesmas Mangunsari mayoritas memiliki karakteristik usia 20–35 tahun (84,3%), multipara (62,5%) dan kadar Hb >11 gr/dL (70,3%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi-Square diperoleh nilai p-value antara KEK dengan kejadian BBLR sebesar 0,008<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kekurangan energi kronis (KEK) pada masa kehamilan dengan kejadian berat bayi lahir rendah (BBLR).
Co-Authors Amalia Salfadila Ana Aryanti Andarini Permata Cahyaningtyas Ari Siswati Aris Wintolo Arum Meiranny Aryanti Musyarfah Atik Pujirahayu Atika Zahria Arisanti Dais Maesadillah dian oktaviani Dina Lestari Eka Fanti Sulistiyaningsih Elfi Susanti V. H. Emi Sutrisminah Ernanin Dyah Wijayanti Etika Dewi Kusumaingtyas Eva Nurhidayati Fasaliva Avisha Fatma Andini Fera Tiara Sari Firda Amalia Pramesti Firna Fhadianna Fitri Nur Shofa Hardiany, Dewi Hendra Rohman Herawati Himatul Khoeroh Holyness Nurdin Singadimedja Ima, Imamatul Husniyah Intan Tri Lestari Is Susiloningtyas Isna Hudaya Isna Muhammad Fathoni Iva Gamar Dian Pratiwi Kadarusmanto Kadarusmanto Khoirotun Nisa Khunelis Khunelis Kisty Syakilatih Fauzah Kuhnelis Laelatul Gorro M. Masykuri Maryam Maryam Maryam Maryam Maryam Maryani Maryani meiranny, arum Melisa Melisa Muchammad Husni Mupliha Mupliha Nabila Salsabina Itha Ishmah Aurora Nadia Eka Khaerunnisa Nadya Indah Yohanita Nisa Nur Hayati Novrian Salwa Nunung Febriyaningsih Nur Sri Atik Nurhidayah Nurhidayah Nurlela Purnamasari purwadi purwadi Puspa Dwi Lestari Putri Isna Fatmawati Putri Marsanda R. Mendrika Vatosoa Idealy Rifa Ulfah Ghina Rita Sumiati Ningsih Riyanti Riyanti Rizha Yunia Lestari Dewi Rizka Ayu Halimatussyafaah Roisa Nur Wakhidah Sentot Budi Rahardjo Sri Raharjo Saptono Putro Sri Retno Dwi Ariani Sri Setyowati Sri Sukarsi Sri Sukarsih Sukriyah Kustanti Moerad Surniah Surniah Surni’ah Surni’ah Thania Alfi Gina Insani Tiara Nurwanti tiara, Fera Tika Arniza Meidina Tyas Andreani Vivi Meitasari Wahyu Unggul Widodo Widi Astuti Widya Nita Suprabawati Windiani Windiani Zaitun Na’im