Perkembangan bahasa anak usia dini merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak yang menjadi dasar bagi kemampuan komunikasi, kognitif, dan sosial pada tahap perkembangan selanjutnya. Namun, masih ditemukan anak usia dini yang mengalami keterlambatan perkembangan bahasa, yang salah satunya disebabkan oleh kurang optimalnya stimulasi dan interaksi verbal di lingkungan keluarga. Rendahnya pengetahuan orang tua mengenai pentingnya stimulasi bahasa sejak dini serta keterlibatan orang tua yang masih terbatas dalam proses komunikasi sehari-hari turut memengaruhi kondisi tersebut (Wulandari et al., 2022). Interaksi orang tua dengan anak sering kali hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, tanpa disertai stimulasi bahasa yang terarah seperti mengajak anak berbicara, membacakan cerita, atau merespons ucapan anak secara aktif. Akibatnya, anak tidak memperoleh kesempatan yang cukup untuk mengembangkan kemampuan bahasa reseptif dan ekspresif secara optimal (Psimawa, Nirmala and Hartono, 2023). Kondisi ini dapat berdampak pada rendahnya kemampuan anak dalam mengekspresikan ide, berinteraksi sosial, serta memahami bahasa di kemudian hari. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang efektif melalui peningkatan peran dan keterlibatan orang tua dalam memberikan stimulasi bahasa yang sesuai dengan tahap perkembangan anak, sehingga perkembangan bahasa anak usia dini dapat tercapai secara optimal (Ikhtiarani, Amalyani and Nuzuly Ramadhanty, 2024). Untuk menelaah peran orang tua dalam menstimulasi perkembangan bahasa anak usia dini berdasarkan hasil kajian berbagai penelitian, khususnya melalui pola asuh, interaksi verbal, dan pemberian stimulasi yang konsisten di lingkungan keluarga. Tinjauan ini memakai beberapa sumber meliputi studi pencaarian sistematis database terkomputerisasi (Pubmed dan Google Shcoolar) yang diambil dalam waktu 5 tahun terakhir dari tahun 2020-2025. Artikel yang diperoleh dalam melakukan pencarian yaitu 40 jurnal, tetapi setelah dilakukan telaah artikel dan disesuaikan dengan judul berjumlah 13 jurnal. Kriteria dalam menemukan kunci penelusuran literature review yaitu “Perkembangan bahasa”, “stimulasi”,, dan “pola asuh”.