Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Sistem Pengendalian Inventory pada UMKM Warung Awi Makanan Khas Selatpanjang Hery Haryanto; Winston Winston
Pemberdayaan Masyarakat : Jurnal Aksi Sosial Vol. 1 No. 4 (2024): Desember : Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aksisosial.v1i4.942

Abstract

Warung Awi is a micro, small, and medium enterprise (MSME) that has been operating since 2009 and has become one of the leading culinary destinations in Batam City. However, the business has encountered various challenges, particularly in managing raw material inventory. Therefore, it is crucial for Warung Awi to adopt a more effective and efficient inventory management system. One approach to address this issue is by implementing the Economic Order Quantity (EOQ) and Reorder Point (ROP) methods. Data collection was conducted using both primary and secondary methods, including transaction records and interviews with the business owner. The results of this study produced a web-based system that assists the owner in managing inventory. The implementation of this system received positive feedback from the owner, as it significantly improved efficiency in inventory recording and management.
Uji Efektivitas Beberapa Sumber Amelioran terhadap Peningkatan Serapan NP dan Produktivitas Jagung Manis (Zea mays var. saccharata) di Tanah Pasiran Nur Atiqah Hamdi; Hery Haryanto; Wahyu Astiko
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i1.6228

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas beberapa sumber amelioran terhadap peningkatan serapan NP tanaman dan produktivitas jagung manis (Zea mays var. saccharata) di tanah pasiran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di Moncok Karya, Kelurahan Pejeruk Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, dan Laboratorium Mikrobiologi, Laboratorium Fisika dan Kimia Tanah Fakultas Pertanian Universitas Mataram dari bulan Februari sampai Juni 2024. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dengan rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 3 ulangan yang terdiri dari yaitu A0 (tanpa amelioran) AA (amelioran arang sekam padi), AK (amelioran kompos), AS (amelioran pupuk kandang sapi) dan AP (amelioran pupuk subur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas beberapa sumber amelioran dengan perlakuan pupuk kandang sapi memberikan nilai tertinggi pada masing-masing parameter pengamatan.
Evaluasi Penerapan Pengendalian Hama Terpadu Petani Padi (Oryza sativa) dalam Program P4 di Kabupaten Lombok Barat Dewi Pitriana; Hery Haryanto; Kisman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i1.6587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan tindakan petani dalam mengendalikan organisme tanaman, serta mengetahui tingkat penerapan pengendalian hama terpadu tanaman padi di Kabupaten Lombok Barat. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif menggunakan wawancara dengan pengumpulan data dengan teknik wawancara dan kuesioner. Penelitian ini melibatkan 30 responden yang berasal dari 2 kelompok tani yang tersebar di Kecamatan Narmada dan Kediri. Data hasil wawancara menggunakan kuesioner diolah dengan menghitung persentase berdasarkan perbandingan antara frekuensi jawaban responden dan jumlah petani/responden, kemudian disusun dalam bentuk tabel.Untuk penilain interpetasi responden terhadap tingkat penerapan PHT digunakan teknik skoring yang diukur menggunakan skala likert (1-4). petani padi di kabupaten Lombok Barat meliputi budidaya tanaman sehat pada kategori sangat tinggi dengan nilai persentase 80%, pemanfaatan musuh alami pada kategori sedang dengan nilai persentase 35%, pengamatan berkala pada kategori sangat tinggi dengan nilai persentase 82%, dan petani ahli PHT dalam kategori sangat tinggi dengan nilai persentase 86% sesuai dengan kuesioner yang telah ditujukan kepada para koresponden.
Penerapan Penggunaan Agen Hayati Trichoderma dalam Program Pemberdayaan Petani Pemasyarakatan PHT pada Tanaman Padi di Kecamatan Pringgasela dan Pringgabaya Lombok Timur Baiq Nona Erdianti; Hery Haryanto; Kisman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i1.6617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program pemberdayaan petani dalam pemasyarakatan PHT (P4) dari pemerintah dapat berdampak positif terhadap pemahaman penggunaan agen hayati Trichoderma pada tanaman padi di Kecamatan Pringgasela dan Pringgabaya Lombok Timur dan untuk mendeskripsikan penggunaan agen hayati Trichoderma dapat mengendalikan hama penyakit pada tanaman padi di Kecamatan Pringgasela dan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif yang merupakan metode untuk menjelaskan suatu variabel, fenomena, gejala, atau keadaan secara sistematis, faktual, dan akurat (Hamdi et al., 2015). Penerapan agen hayati Trichoderma dalam program P4 memberikan dampak positif terhadap pemahaman penggunan agen hayati Trichoderma pada tanaman padi di Kecamatan Pringgasela dan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur, bahwa program P4 dari pemerintah tujuanya sangat baik dan berdampak positif terhadap peningkatan pengetahuan petani dalam menggunakan agen hayati Trichoderma dengan mendapatkan indeks skor 50,8% dalam kategori tinggi namun masih kurang terampil dalam pembuatan dan penerapan Trichoderma. Penggunaan agen hayati Trichoderma dalam mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman padi di kecamatan Pringgasela dan Pringgabaya Lombok Timur mendapatkan indeks skor 49,75% dalam kategori sedang dengan memberikan gambaran bahwa penggunaan agen hayati Trichoderma hanya mampu menekan perkembangan patogen dan memberikan kesehatan yang baik pada tanaman padi.
ANALISA KEBIJAKAN PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2017-2021 TERKAIT ANCAMAN PENGANGGURAN PASCA KENAIKAN INFLASI Alex Alex; Joycelin Joycelin; Michelle Selvia Liu; Selvia Eka Marliana; Shelvi Shelvi; Hery Haryanto
EKONOMIKA45 :  Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan Vol. 10 No. 1 (2022): Desember : Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/ekonomika45.v10i1.491

Abstract

Inflation and unemployment are the most important performance descriptions in a country's macro economy, the difficulty in overcoming these two problems is not only experienced by developing countries, but also experienced by developed countries. The relationship between the inflation rate and the unemployment rate affects the mix of fiscal and monetary policy decisions of a country to achieve better economic conditions. The existence of a trade-off that occurs between inflation and unemployment is known as the Phillips Curve. However, an interesting phenomenon that often occurs in Indonesia is when the unemployment rate is high, the inflation rate is still high. This study aims to analyze the decision making of the provincial government of DKI Jakarta in terms of responding to the threat of an increase in the unemployment rate after the increase in the inflation rate by using time series data over a span of 5 years, starting from 2017-2021.
Produksi Pupuk Organik dengan Teknologi Bio-EM4 oleh Petani Jambu Mete di Dusus Lendang Mamben Desa Anyar Kecamatan Bayan Lombok Utara I Ketut Ngawit; Jayaputra; Bambang Budi Santoso; Anjar Pranggawan Azhari; Hery Haryanto
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i1.187

Abstract

Produktivitas jambu mete di Dusun Lendang Mamben, Desa Anyar, Kecamatan Bayan, Lombok Utara sangat rendah karena tidak pernah dipelihara intensif, akibat langkanya ketersediaan pupuk dan adanya persepsi petani yang keliru, bahwa jambu mete mampu beradaptasi pada bebagai tipe agroklimat sehingga tanah yang paling marginal bisa ditanami. Karena masalah itu maka dilakukan program pelatihan dan pendampingan yang tujuan utamanya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani memproduksi pupuk organik dan mengelola tanah tegakan jambu metenya dengan mengusahakan berbagai jenis tanaman semusim. Kegiatan pelatihan dan pendampingan berlangsung dengan baik dan lancar. Pengetahuan dan keterampilan petani memproduksi pupuk organik meningkat, terbukti dari tingkat partisipasi dan antusiasme petani yang semula rendah setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan dapat ditingkatkan menjadi cukup tinggi. Aplikasi beberapa tindak agronomi secara intensif seperti aplikasi pupuk organik 15 - 20 ton ha-1 dengan pupuk NPK Ponska 75 - 150 kg ha-1, memberikan hasil total bobot buah gelondong pohon-1 dan total bobot nut pohon-1 signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan aplikasi NPK Ponska 300 kg ha-1 tanpa aplikasi pupuk organik. Perlu terus dilanjutkan memproduksi pupuk organik, karena nilai jual produk tersebut terus meningkan sejalan dengan semakin berkembangnya usaha budidaya tanaman. Dosis aplikasi pupuk organik padat untuk tanaman jambu mete 25 ton ha-1 yang diaplikasikan setelah pengolahan tanah.
Pelatihan dan Pendampingan Kelompok Wanita Tani Pucuk Merah Mengelola Limbah Kandang Ternak Sapi dan Ayam Petelur Menjadi Pupuk Organik di Desa Sukadana Bayan Lombok Utara NTB I Ketut Ngawit; Bambang Budi Santoso; Jayaputra; Irwan Muthahanas; Hery Haryanto
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i1.188

Abstract

Masalah yang dihadapi petani di Dusun Sukadana, Desa Sukadana, Kecamatan Bayan, Lombok Utara adalah pupuk langka dan harganya mahal. Usaha untuk mengatasi dampak fenomena kelangkaan pupuk adalah mengelola sumber bahan baku pupuk alternatif seperti kotoran hewan dan limbah kandang ternak menjadi pupuk organik. Sehubungan dengan masalah tersebut, maka dilaksanakan pelatihan dan pendampingan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani membuat pupuk organik dari bahah baku yang tersedia cukup berlimpah di sekitar mereka. Kegiatan dilaksanakan dengan metode tindak partisipatif selama 5 bulan, melalui beberapa tahap yaitu, identifikasi masalah, penentuan kelompok tani sasaran, pelaksanaan program, monitoring dan evaluasi. Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan berjalan lancar dan sekses, terbukti dari tingginya partisipasi dan antusias petani peserta untuk memproduksi pupuk organik dan mengaplikasikan pada beberapa jenis tanaman. Aplikasi budidaya lorong (allay cropping) pada tanah tegakan kelapa dengan tanaman kacang tanah, bawang merah, kacang panjang dan jagung sebagai tanaman lorong yang diberi pupuk organik dosis 25 ton ha-1, mampu meningkatkan status kesuburan tanah dan hasil kelapa yang semula hanya 6.375 - 8.960 butir ha-1 tahun-1, menjadi 20.577 - 22.746 butir ha-1 tahun-1 dan frekuensi panen kelapa meningkat menjadi 7- 9 kali panen tahun-1. Disarankan dosis aplikasi pupuk organik dari hasil kegiatan ini 25 ton ha-1 dengan waktu aplikasi setelah pengolahan tanah.
Pendampingan Pembuatan Silase di Dusun Mongge 2, Desa Sukadana, Lombok Tengah Dwi Noorma Putri; Aluh Nikmatullah; Suprayanti Martia Dewi; Anjar Pranggawan Azhari; Amrul Jihadi; Hery Haryanto
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i1.195

Abstract

Desa Sukadana merupakan salah satu desa penyangga di Kawasan KEK Mandalika. Sebagian besar warga masyarakat berkerja sebagai petani dan peternak. Namun karena di wilayah itu tanahnya merupakan tanah vertisol, pada musim kemarau tanah menjadi sangat kering. Hal ini diperparah dengan sulitnya mendapatkan air untuk irigasi. Hal ini berakibat ternak pada musim kemarau kesulitan mendapatkan pakan hijauan. Tim pengabdian Fakulta Pertanian, Universitas Mataram melakukan pendampingan tentang pembuatan pakan awetan Silase kepada kelompok tani Belar Jaya 2 di dusun Mongge 2 Desa Sukadana. Silase dibuat dari hijauan berupa sampah batang dan daun jagung manis hasil penelitian mahasiswa KKN MBKM dan batang tembakau. Masyarakat sangat antusias menerima pelatihan dan pendampingan ini karena dapat membantu mereka memenuhi pakan ternak disaat musim kemarau datang.
Pengaruh Konsentrasi Pestisida Nabati Daun Paitan (Tithonia diversifolia) terhadap Populasi dan Intensitas Serangan Hama Kumbang (Epilachna sp.) pada Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) di Sembalun Selpia Paolina; M. Sarjan; Hery Haryanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7159

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan tanaman musiman termasuk salah satu komuditas hortikultura, Salah satu faktor kegagalan panen dalam budidaya kentang adalah keberadaan hama utama seperti hama kumbang (Epilachna sp.) petani umumnya mengandalkan pestisida kimia untuk pengendalian hama ini, tetapi penggunaan pestisida kimia yang berlebihan dalam budidaya kentang dapat memicu resistensi hama, pencemaran lingkungan, dan dampak negatif pada kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pestisida nabati daun paitan (Tithonia diversifolia) terhadap serangan hama kumbang (Epilachna sp.) pada tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) serta hasil produksinya di Sembalun. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 konsentrasi perlakuan P0 (0% : Tanpa perkuan), P1 (3% : 30 ml/1000 ml air ), P2 (4% : 40 ml/1000 ml air), P3 (5% : 50 ml/1000 ml air), P4 (6% : 60 ml/1000 ml air), dan P5 (7% : 70 ml/1000 ml air) dan empat ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak daun paitan terbukti efektif menekan populasi dan intensitas serangan hama kumbang Epilachna sp., Pestisida nabati ini bekerja melalui mekanisme racun kontak dan pernapasan. Penggunaan pestisida ini juga cendrung dapat meningkatkan hasil jumlah dan berat umbi. Dengan demikian, pestisida nabati daun paitan potensial sebagai alternatif ramah lingkungan dalam pengendalian hama kentang.
Pengaruh Berbagai Konsentrasi Pestisida Nabati Daun Paitan (Tithonia diversifolia) terhadap Pengendalian Hama Ulat Grayak (Spodoptera litura F.) pada Tanaman Edamame (Glycine max (L.) Merril) Yati; Muhammad Sarjan; Hery Haryanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh penggunaan beberapa konsentrasi ekstrak daun paitan (Tithonia diversifolia) terhadap hama ulat grayak (Spodoptera litura F.). Percobaan ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2024 di Desa Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Parameter yang diamati adalah populasi hama, intensitas serangan, jumlah polong dan berat polong. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan yang terdiri dari P0 (Kontrol), P1 (Ekstrak Paitan 30 ml/1000 ml air), P2 (Ekstrak paitan 40 ml/1000 ml air), P3 (Ekstrak Paitan 50 ml/1000 ml air), P4 (Ekstrak Paitan 60 ml/1000 ml air), dan P5 (Ekstrak Paitan 70 ml/1000 ml air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pestisida nabati (paitan) mampu menekan populasi dan intensitas serangan hama ulat grayak. Penggunaan konsentrasi ekstrak 30 ml/1000 ml air (P1) sudah mampu memberikan pengaruh yang berbeda dengan perlakuan control (P0). Ada kecenderungan semakin tinggi konsentrasi yang diberikan maka kemampuan dalam menekan perkembangan populasi maupun intensitas serangan hama semakin tinggi begitu juga sebaliknya.