Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Pemasaran Online UMKM melalui E-Commerce untuk Peningkatan Ekonomi Desa Berdaya di Lombok Tengah: Optimalisasi Pemasaran Online UMKM melalui E-Commerce untuk Peningkatan Ekonomi Desa Berdaya di Lombok Tengah Irmawati, Budi; Hidayati, Lilik; Hery Haryanto; Hendra Ahmad Yani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13894

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk mengatasi kesenjangan kompetensi digital di kalangan UMKM Desa Berdaya, Ungga Lombok Tengah, yang memiliki potensi ekonomi tinggi namun belum mampu memanfaatkan e-commerce secara optimal sebagai alat pemasaran. Kondisi awal menunjukkan literasi digital yang rendah, keterampilan branding, kemampuan pembuatan konten, dan pemanfaatan pasar, yang berarti kegiatan pemasaran UMKM masih mengandalkan metode konvensional. Program layanan dirancang menggunakan pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan melalui tahapan penilaian kebutuhan, sosialisasi, pelatihan pemasaran digital dan e-commerce, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa semua peserta berhasil membuat dan mengelola toko online, meningkatkan kualitas konten digital melalui fotografi dan deskripsi produk yang memenuhi standar e-commerce, serta aktif memperbarui katalog online mereka. Selain peningkatan kompetensi teknis, sekitar 60–85% peserta menunjukkan kemajuan signifikan dalam aktivitas pemasaran digital, dan beberapa di antaranya mengalami peningkatan transaksi. Dengan demikian, kegiatan ini telah terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital, memperkuat strategi pemasaran, dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan bagi UMKM.
Implementasi Model EOQ dan Reorder Point sebagai Upaya Efisiensi Pengelolaan Persediaan UMKM Grind Now Venia Joecy; Hery Haryanto
Jurnal Pelayanan Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember:Jurnal Pelayanan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/jpm.v2i4.2705

Abstract

This community service activity was conducted at Grind Now Coffee Bar, an MSME in Batam City’s food and beverage sector, to address challenges in managing raw material inventory, which often led to inaccurate stock records, shortages, and overstocking, affecting daily operations and efficiency. The program aimed to improve inventory management by applying the Economic Order Quantity (EOQ) and Reorder Point (ROP) models, providing a systematic and measurable approach to procurement. Activities included detailed observation of operational practices, interviews with staff to understand current challenges, collection of data on raw material usage and purchasing patterns, and the implementation of a website-based inventory control system to streamline record-keeping and monitoring. The results showed that EOQ and ROP models helped determine optimal order quantities and appropriate reorder timing, while the inventory system improved organization, reduced errors, and enabled real-time stock monitoring. Overall, this intervention enhanced decision-making, promoted operational efficiency, and supported the sustainability and competitiveness of Grind Now Coffee Bar.
Identifikasi Hama Pengorok Daun pada Beberapa Varietas Tanaman Alpukat di Dataran Tinggi Sembalun Lombok Timur Dewi Rizki Amalia; Bambang Supeno; Hery Haryanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/05knqj26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hama pengorok daun pada beberapa varietas tanaman alpukat di Dataran Tinggi Sembalun Lombok Timur. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2025 hingga September 2025. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik survey pada kebun miliki petani yang ditanami tujuh varietas alpukat. Ketujuh varietas tersebut adalah Varietas Hass, Lamb Hass, Pinkerton, Red Vietnam, Miki, Aligator, dan Malama. Hasil penelitian ditemukan hanya satu spesies hama pengorok daun pada ketujuh varietas alpukat. Spesies hama pengorok daun alpukat dikelompokkan ke dalam ordo Lepidoptera, Famili Gracillariidae, Genus Phyllocnistis. dan Spesies Phyllocnitis spp. Rata-rata intensitas serangan pada ketujuh varietas adalah 15,26 ± 6,73 % dengan kategori intensitas serangan sedang Serangan tertinggi terdapat pada Varietas pinkerton dengan tingkat serangan 29,49% dan tingkat serangan terendah pada Varietas Lamb Hass dengan tingkat serangan 10,33 %. Jumlah populasi larva hama pengorok daun adalah 280 individu dengan rerata 40 individu per ranting.
Penyuluhan Teknik Budidaya dan Perawatan Tanaman Kopi Arabika dan Robusta dengan Sistem Agroforestri di Desa Sapit Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur Mohammad Alwi Shahab; I Gusti Ngurah Ariawan Assasandi; Ade Rezkika Nasution; Farah Ainun Jamil; Hery Haryanto
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15289

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam teknik budidaya dan perawatan tanaman kopi arabika dan robusta melalui pendekatan sistem agroforestri di Desa Sapit, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur. Desa Sapit memiliki potensi agroekologi yang sangat mendukung pengembangan kopi, namun produktivitas masih rendah akibat keterbatasan pengetahuan teknis petani. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi lapang, dan pelatihan praktis yang melibatkan satu kelompok tani dengan jumlah 30 responden. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata skor pengetahuan peserta dari 48,7 (kategori rendah) menjadi 78,3 (kategori tinggi) atau meningkat sebesar 60,8%. Tingkat pemahaman terhadap sistem agroforestri meningkat dari 36,7% menjadi 86,7%. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengadopsi teknologi baru, terutama pada aspek pemangkasan produktif, pengendalian hama terpadu, dan integrasi tanaman naungan. Program penyuluhan terbukti efektif dalam mentransfer pengetahuan dan teknologi budidaya kopi berbasis agroforestri kepada petani lokal.