Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Studi Fenomenologi: Pengalaman Siswa yang Mengalami Bullying di SMP Negeri 5 Cikarang Utara Seisha, Kikana Aulia; Nabilah, Nisa Marwa; Putri, Riska Subhianti; Kadang, Yulta
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i2.20481

Abstract

ABSTRACT Bullying is a social phenomenon that is increasingly receiving attention, especially the verbal, physical and psychological impacts experienced by victims. Bullying is divided into 2, namely, verbal bullying and physical bullying. This research aims to explore the experiences of students who experience bullying at SMPN 5 Cikarang Utara. Using a qualitative approach with a phenomenological design, the researcher conducted in-depth interviews. This research was carried out at North Cikarang 5 State Junior High School. The sampling technique used purposive sampling with a total of 8 respondents. There are 5 themes resulting from this research, namely: 1) Forms of bullying experienced by students who experience bullying 2) Verbal, physical and psychological impacts on students who experience bullying 3) Effects of bullying on students who experience bullying 4) The importance of social support for students who experience bullying 5) Coping mechanisms used by students against bullying. In addition, they expect social support from friends to help them overcome the experience. These findings reveal the importance of attention and support from the social environment in reducing the negative impact of bullying. Keywords: Bullying Experience, Impact of Bullying, Phenomenological.  ABSTRAK Bullying merupakan fenomena sosial yang semakin mendapat perhatian, terutama dampak verbal, fisik dan psikologis yang dialami korban. Bullying dibagi menjadi 2 yaitu, bullying verbal dan bullying fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman siswa yang mengalami bullying di SMPN 5 Cikarang Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, peneliti melakukan wawancara mendalam (Indepth Interview).Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Cikarang Utara. Teknik sampelnya menggunakan purposive sampling dengan jumlah 8 responden. Hasil tema dari penelitian ini ada 5 yaitu: 1) Bentuk-bentuk bullying yang dialami oleh siswa yang mengalami bullying 2) Dampak verbal, fisik dan psikologis terhadap siswa yang mengalami bullying 3) Akibat bullying pada siswa yang mengalami bullying 4) Pentingnya dukungan sosial pada siswa yang mengalami bullying 5) Mekanisme koping yang dilakukan siswa terhadap bullying. Selain itu, mereka mengharapkan dukungan sosial dari teman untuk membantu mereka mengatasi pengalaman tersebut. Temuan ini mengungkapkan pentingnya perhatian dan dukungan dari lingkungan sosial dalam mengurangi dampak negatif bullying. Kata Kunci: Pengalaman Bullying, Dampak Bullying, Fenomenologi.
Stres Kerja dan Korelasinya dengan Kinerja Perawat di RS X Putri, Amanda; Tilawah, Koriah; Kadang, Yulta; Hidayat, Wahyu
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 4 (2026): Volume 6 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i4.22156

Abstract

ABSTRACT Job stress is a factor that can have a significant impact on nurse performance, especially in high-stress environments such as emergency room, ICU, and pediatric ward. Because nurses have a crucial role in health services, their performance is very important to be studied in order to maintain and improve the quality of health services. This study aims to analyze the correlation between job stress and the performance of nurses who work in emergency rooms, ICUs, and pediatric wards. This study applies a correlational method through  a cross-sectional approach  which was carried out in December 2024. About 41 nurses working in these three units were selected as samples using purposive sampling techniques. Then the data was collected through a questionnaire on work stress and nurse performance, then analyzed with a Gamma test. The study showed that the majority of nurses experienced job stress in the mild category,with 22 respondents (53.7%). Meanwhile, the performance of nurses was mostly good, with 30 respondents (73.2%). Statistical analysis yielded a Gamma value of -0.649, indicating a moderate to strong relationship. In addition, a p-value of 0.030, lower than the significance level of 0.05, shows that the relationship is statistically significant.  Based on the results of the study, it can be concluded that job stress has a significant relationship with the performance of nurses in the emergency room, ICU, and pediatric ward. Keywords: Job Stress, Nurse Performance, Emergency Room (ER), Intensive Care Unit (ICU), Pediatric Ward.  ABSTRAK Stres kerja adalah sebuah faktor yang bisa sangat berdampak pada kinerja perawat, terutama di lingkungan dengan tingkat stres tinggi seperti IGD, ICU, dan ruang rawat inap anak. Karena perawat mempunyai peran krusial dalam pelayanan kesehatan, performa mereka menjadi sangat penting untuk dikaji guna menjaga hingga meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara stres kerja dengan kinerja perawat yang bertugas di IGD, ICU, dan ruang rawat inap anak. Studi ini menerapkan metode korelasional melalui pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan tanggal Desember 2024. Sekitar 41 perawat yang bekerja di ketiga unit ini dipilih sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling. Lalu data dikumpulkan melalui kuesioner stres kerja dan kinerja perawat, kemudian dianalisis dengan uji Gamma. Dari penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas perawat mengalami stres kerja dalam kategori ringan, yakni sejumlah 22 responden (53,7%). Sedangkan, kinerja perawat sebagian besar tergolong baik, sejumlah 30 responden (73,2%). Analisis statistik menghasilkan nilai Gamma senilai -0,649, mengindikasikan hubungan sedang hingga kuat. Selain itu, nilai p-value senilai 0,030, lebih rendah dari tingkat signifikansi 0,05, memperlihatkan bahwa hubungan tersebut signifikan secara statistik.  Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa stres kerja terdapat hubungan signifikan dengan kinerja perawat di IGD, ICU, dan ruang rawat inap anak. Kata Kunci: Stres Kerja, Kinerja Perawat, Instalasi Gawat Darurat (IGD), Intensive Care Unit (ICU), Ruang Rawat Inap Anak.
Hubungan Peran Kader Puskesmas Dan Pengetahuan Pasien Tb Terhadap Kesembuhan Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Cibatu Bekasi Rokhmatuloh, Ade; Purba, Evniwani; Kadang, Yulta
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i3.22781

Abstract

TB Paru merupakan penyakit menular yang masuk ke dalam salah satu kategori penyakit berbahaya dan menjadi salah satu penyakit penyebab kematian di dunia setelah Human Immunodeficiency Virus (HIV). Metode yang di pakai oleh peneliti dalam melakukan penelitian ini dengan menggunakan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 79 dan teknik Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Non Probability Sampling dengan pendekatan Purposive Sampling dan menggunakan instrumen yang digunakan adalah dengan lembar Kuesioner. Hasil uji statistik dengan menggunakan Uji Chi-Square menunjukkan bahwa P-value = 0,001 (p0,05) dari nilai fisher exact test karena ada sel dengan frekuensi harapan kurang dari 5, maka dapat diartikan bahwa H0 ditolak yang berarti terdapat hubungan antara Peran Kader dengan Kesembuhan Pasien TB Paru. Kesimpulan yang didapatkan dalam penelitian ini bahwa terdapat hubungan yang signifikan terhadap peran kader puskesmas pada kesembuhan penderita dengan Tuberkulosis Paru di puskesmas Cibatu, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.