Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

HAMBATAN KURIKULUM MERDEKA DI KELAS IV SDN 3 APUAN Wulan Dewi, Luh Made Ayu; Astuti, Ni Putu Eni
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka
Publisher : STKIP Suar Bangli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.778 KB) | DOI: 10.59789/rarepustaka.v4i2.128

Abstract

Perubahan kurikulum merupakan suatu keniscayaan, perubahan kurikulum dimaknai dengan pengembangan kurikulum memang harus dilaksanankan karena merupakan tuntutan jaman. Namun dalam implementasinya perubahan atau pengembangan kurikulum, dari kurikulum 2006 (KTSP) ke kurikulum 2013 mengalami permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji masalah penerapan Kurikulum Merdeka yang dihadapi sekolah, guru dan siswa. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, sumber data dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan siswa SDN 3 Apuan. Teknik pengumpulan data dengan kajian dokumen, observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Analisis data digunakan model interaktif, keabsahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa Permasalahan penerapan kurikulum 2013: (1) Sering bergantinya regulasi dan revisi peraturan yang berulang, belum meratanya pelatihan pada guru, belum lengkapnya sarana dan prasarana, buku pegangan guru dan buku pegangan siswa, perubahan budaya ilmiah, gerakan literasi sekolah dan supervisi internal belum optimal; (2) Belum semua guru ikut pelatihan, guru belum memahami substansi Kurikulum Merdeka, guru masih kesulitan dalam menyusun RPP, dan menerapkan dengan model pembelajaran yang sesuai pendekatan saintifik, literasi dalam pembelajaran dan standar penilaian masih dirasa sulit dan rumit oleh guru; (3) Permasalah yang dihadapi siswa yaitu siswa kebanyakan dari keluarga menengah ke bawah dengan dukungan belajar dari orang tua yang kurang. Siswa terbiasa pasif mendengarkan penjelasan guru, butuh waktu untuk menjadi aktif mencari dan mempelajari materi. Beban belajar siswa bertambah dari 46 jam menjadi 50 jam belajar dalam seminggu membuat siswa menjadi jenuh. Buku pegangan siswa jumlahnya masih kurang dan buku sumber belajar lainnya jumlahnya masih terbatas, menjadikan proses KBM kurang bisa optimal
SATUA BALI DIGITAL : SEBUAH PENGEMBANGAN BAHAN BACAAN LITERASI BERBASIS SELF DIRECTED LEARNING BERBANTUAN MEDIA FLIP PDF Darma, I Wayan; Astuti, Ni Putu Eni
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka
Publisher : STKIP Suar Bangli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v5i2.169

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui kebutuhan siswa dan guru sekolah dasar di Kecamatan Rendang terhadap bahan bacaan literasi. (2) Membuat prototipe Satua Bali Digital berbasis self directed learning berbantuan media flip pdf. (3) Mengetahui hasil validasi Satua Bali Digital berbasis self directed learning berbantuan media flip pdf. Model penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan lima langkah yaitu (1) identifikasi potensi masalah, (2) pengumpulan data, (3) penyusunan bahan bacaan, (4) validasi bahan bacaan, dan (5) revisi bahan bacaan. Pengeumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan angket. Berdasarkan pembahasan dapat disimpulkan bahwa (1) kebutuhan siswa dan guru sekolah dasar di Kecamatan Rendang terhadap bahan bacaan literasi adalah buku satua digital yang bisa dibaca melalui gawai dan dapat dibaca kapanpun. (2) Prototipe satua bali digital berbasis self directed learning berbantuan media flip pdf terdiri atas (a) Sampul buku; (b) Bagi-bagian buku yang meliputi kata pengantar, daftar isi, isi cerita, dan daftar pustaka. (3) Hasil validasi satua bali digital berbasis self directed learning berbantuan media flip pdf tergolong sangat valid.
PENERAPAN PERANGKAT PEMBELAJARAN OPERASIONAL KONKRET DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR IPA DI SDN 1 BUAHAN Astuti, Ni Putu Eni; Pradnyana, Putu Beny; Mertayasa, I Putu
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka
Publisher : STKIP Suar Bangli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v5i2.183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Hasil Belajar dan Motivasi Belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri 2 Buahan Tahun Pelajaran 2018/2019 dengan Penerapan Perangkat Pembelajaran Operasional Konkret (Ditinjau Dari Teori Perkembangan Kognitif Piaget). Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV, yang terdiri dari 5 orang siswa. Objek penelitian ini adalah Pembelajaran Operasional Konkret (Ditinjau Dari Teori Perkembangan Kognitif Piaget), hasil belajar dan Motivasi belajar siswa kelas IV. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes dan kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan Pembelajaran Operasional Konkret (Ditinjau Dari Teori Perkembangan Kognitif Piaget) dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri 2 Buahan dengan hasil belajar siklus I mencapai 56% dan motivasi belajar mencapai 81% sedangkan pada siklus II hasil belajar IPA mencapai 80% dan motivasi belajar IPA mencapai 97%.
Science Education Optimization: Evaluating the Impact of Science Kits on Improving Teacher Competence: Optimasi Pendidikan Sains: Evaluasi Dampak Kit IPA pada Peningkatan Kompetensi Guru Darmayanti , Ni Wayan Sri; Suantara, I Wayan; Astuti, Ni Putu Eni; Partini, Ni Ketut Sri; Wulandari, Kadek Yuni; Dari, Ni Komang Ayu Ulan
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2024): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v13i1.1609

Abstract

The researchers used a quantitative descriptive approach. The objective of the study is to determine how well teachers use KIT media in science learning. Ten teachers at Elementary School 7 Manukaya were used as research subjects. The research objective is to determine how well teachers use KIT media in science learning. A questionnaire was used. Of the ten teachers who were assessed for improving their ability to use KIT media, eight received positive results, while the other two received less positive results. The researchers examined the data using the Gain Score scale. Overall, the average N-Gain improvement was 0.7, the interpretation percentage was 75%, and included in the moderate improvement category.
Analisis Gaya Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SD N 1 Cempaga Saputri, Ni Kadek Tina; Numertayasa, I Wayan; Astuti, Ni Putu Eni
AS-SABIQUN Vol 6 No 4 (2024): JULI
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/assabiqun.v6i4.5169

Abstract

This research examines "Analysis of Student Learning Styles in Class IV Indonesian Language Subjects at SD N 1 Cempaga". The aim of the research is to determine visual, auditory and kinesthetic learning styles, especially for class IV students in Indonesian Language subjects. This research used a qualitative method with the number of informants being 20 students. Data collection techniques are observation, interviews and documentation. The data analysis technique uses the Milles and Hubberman model, namely the technique of collecting data, reducing data, presenting data and drawing conclusions or reducing data. The results of the research found were that students' learning styles in the Indonesian language subject of class IV students at SD N 1 showed that there was a combination of VAK learning styles (Visual, Auditory and Kinesthetic). However, the tendency of each student is different, namely the learning style is a visual learning style with 50% or 10 students out of 20 students. Auditory learning style is 10% d or 2 students out of 20 students, and kinesthetic learning style is 40% or 8 students out of 20 students.
Tingkat Perhatian Guru Sekolah Dasar terhadap Kebutuhan Aspek Psikologis Siswa dalam Pembelajaran Astuti, Ni Putu Eni; Purnama Sari, Ni Putu Ari
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6437

Abstract

Kondisi psikologis siswa sangat penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan produktif, hal ini harus menjadi perhatian guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat perhatian guru sekolah dasar terhadap kebutuhan aspek psikologis siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang melibatkan para guru di SDN 3 Kawan Bangli, Provinsi Bali dengan menggunakan teknik observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhatian guru di Sekolah Dasar Negeri 3 Kawan berada pada katagori baik dalam memberikan perhatian terhadap kebutuhan fisik, dukungan sosial, pengembangan kemampuan berpikir kritis, dan mengasah kecerdasan emosional siswa. Pada aspek kebutuhan fisik, sebesar 71,5% telah mampu memberikan perhatian terhadap makanan siswa selama disekolah, memberikan saran tentang makanan apa yang baik untuk konsentrasi dan kesehatan, waktu istirahat dan berolahraga siswa tetap bugar dan bersemangat. Pada aspek dukungan sosial sebesar 79,6% guru telah mampu memberi motivasi dan dukungan sosial dalam keterlibatan positif pada  interaksi sosial peserta didik.Pada aspek pengembangan kemampuan berpikir kritis sebesar 79,5% guru telah memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan dalam pembelajaran. Pada aspek mengasah kecerdasan emosional, sebesar 76% guru telah mampu meningkatkan kemampuan siswa untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi sendiri dan orang lain serta menyesuaikan metode mengajar dengan kebutuhan tersebut.
Development of a Project Module for Strengthening Pancasila Student Profiles Containing Local Wisdom at SDN 6 Pempatan Sukawana, I Wayan; Numertayasa, I Wayan; Astuti, Ni Putu Eni
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v10i1.22582

Abstract

This study aims to determine the needs of educators and students in implementing the Pancasila Student Profile Strengthening Project activities, as well as the prototype and results of the validity test of the Pancasila Student Profile Strengthening Project module containing Local Wisdom. This study uses quantitative descriptive methods and descriptive statistics with a development research design to the product revision stage. There are 5 stages in this research design, starting from the potential and problem stages, data collection, product preparation, product validation, product revision from the validation results. The subjects of this study were educators and students of grade IV at SD N 6 Pempatan with the object of development in the form of the Pancasila Student Profile Strengthening Project Module containing Local Wisdom. The validation carried out by experts came from ITP Markandeya Bali Lecturers and Grade IV Homeroom Teachers at SD N 6 Pempatan, the validation of the Module was analyzed with descriptive statistics using a Likert scale. The module design was approved with several revisions, including adjusting the cover color, font type on the cover, adding a cover to the student worksheet (LKPD) that needed to be revised. The results obtained in the development research of the Pancasila Student Profile Strengthening Project Module Containing Local Wisdom are categorized as very valid from the results of the expert validation test with an average score of 131 from the interval scale that has been set. The difference between this development research and previous development research can be seen from the contents of the developed module, resulting in a difference in the module validation score. This is influenced by the module validation standards that are adjusted to the curriculum used.
Pengembangan silabus penguatan pendidikan karakter berbasis profil pelajar pancasila Numertayasa, I Wayan; Kusuma, I Komang Nada; Astuti, Ni Putu Eni
Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) Vol. 5 No. 2 (2022): July
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/fundadikdas.v5i2.6260

Abstract

This study aims to (1) determine the needs of teachers in an effort to carry out character education strengthening activities, (2) develop a prototype of character education strengthening syllabus development based on Pancasila student profiles and (3) design components of syllabus development based on character education strengthening programs.  from the Ministry of Education and Culture.  This research method uses research and development design.  The location of this research is at SDN 6 Pempatan which is located in Banjar Pempatan, Pempatan Village, Rendang District, Karangasem Regency, Bali Province.  This research uses closed questionnaire and interview data collection techniques.  This study uses two data analysis techniques, namely descriptive qualitative and descriptive statistical analysis techniques.  Qualitative descriptive analysis technique was used to process the interview data.  Descriptive statistical analysis technique was used to process closed questionnaire data and the effectiveness of the syllabus through a questionnaire instrument.  The level of validity of the syllabus was analyzed by descriptive statistics using a Likert scale.  The results of this study are (1) teachers need a reference in the form of a syllabus to make it easier to carry out character education activities (2) The product validity results show a score of 76 so that it is in the definitely valid category.  These results prove that the prototype of the syllabus product for strengthening character education based on the Pancasila student profile is definitely feasible to use.
Evaluasi Program Pendidikan Karakter pada Elemen Bernalar Kritis di Sekolah Dasar Yuliantari, Ni Komang Ayu; Astuti, Ni Putu Eni
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8891

Abstract

Program profil pelajar pancasila pada elemen bernalar kritis merupakan hal paling penting dalam pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat perkembangan berpikir kritis siswa kelas III SD Negeri 1 Gelgel berdasarkan hasil wawancara dengan guru dan observasi langsung. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan obervasi partisipatif. Subjek penelitian ini terdiri dari guru wali dan siswa. Hasil penelitian ini mengungkapkan adanya kesenjangan antara persepsi guru dan realitas kemampuan berpikir kritis siswa kelas III SD. Meskipun 70% siswa dinilai mampu menarik kesimpulan, namun observasi menunjukkan bahwa siswa masih kesulitan dalam mengevaluasi informasi secara kritis dan cenderung menerima pendapat tanpa mempertanyakannya. Faktor-faktor seperti rasa takut akan kesalahan dan kurangnya latihan dalam menerapkan keterampilan berpikir kritis menjadi tantangan utama. Pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang mendukung keberanian siswa untuk berpikir kritis. Penelitian ini mengindikasikan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih sistematis untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa sejak dini.
Evaluasi Program Pendidikan Karakter pada Elemen Bernalar Kritis di Sekolah Dasar Yuliantari, Ni Komang Ayu; Astuti, Ni Putu Eni
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8891

Abstract

Program profil pelajar pancasila pada elemen bernalar kritis merupakan hal paling penting dalam pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat perkembangan berpikir kritis siswa kelas III SD Negeri 1 Gelgel berdasarkan hasil wawancara dengan guru dan observasi langsung. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan obervasi partisipatif. Subjek penelitian ini terdiri dari guru wali dan siswa. Hasil penelitian ini mengungkapkan adanya kesenjangan antara persepsi guru dan realitas kemampuan berpikir kritis siswa kelas III SD. Meskipun 70% siswa dinilai mampu menarik kesimpulan, namun observasi menunjukkan bahwa siswa masih kesulitan dalam mengevaluasi informasi secara kritis dan cenderung menerima pendapat tanpa mempertanyakannya. Faktor-faktor seperti rasa takut akan kesalahan dan kurangnya latihan dalam menerapkan keterampilan berpikir kritis menjadi tantangan utama. Pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang mendukung keberanian siswa untuk berpikir kritis. Penelitian ini mengindikasikan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih sistematis untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa sejak dini.