Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Lesson Study untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Kusuma, I Komang Nada; Astuti, Ni Putu Eni; Numertayasa, I Wayan; Widayani, Ni Made
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i2.51318

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh proses pembelajaran yang dikembangkan oleh guru selalu menggunakan metode konvensional dan metode tersebut selalu diterapkan dalam semua pertemuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan lesson study untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV dalam penerapan kurikulum merdeka. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan 21 siswa kelas IV. Metode pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan hasil belajar siswa kelas IV di SD Negeri 6 Pempatan dinyatakan meningkat. Hal ini dibuktikan dari peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II. Siklus I (jumlah 1450, rata-rata 69, daya serap 69%, ketuntasan belajar 70%) dan siklus II (jumlah 1675, rata-rata 80, daya serap 80%, ketuntasan belajar 96%). Data menunjukan rata-rata daya serap 11% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 26%. Maka, penerapan lesson study dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas IV. Implikasi penelitian ini diharapkan kepada guru untuk mempertimbangkan penerapan lesson study dan kegiatan diferensiasi dalam pembelajaran di kelas lain.
PENERAPAN STRATEGI ACTIVE KNOWLEDGE SHARING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI 3 SULAHAN Mawarensa, Ismi Arum; Numertayasa, I Wayan; Astuti, Ni Putu Eni
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka
Publisher : STKIP Suar Bangli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v6i2.206

Abstract

Abstract This classroom action research was conducted to improve social studies learning outcomes for fourth grade students at Public Elementary School 3 Sulahan by using an active knowledge-sharing strategy. The factors that cause low learning outcomes are the lack of student participation in ongoing teaching and learning activities, but the use of appropriate methods and strategies during the learning process can be one of the factors that influence student learning activities. Grade IV students at Public Elementary School 3 Sulahan, totaling 23 students, were the subjects of this study. Meanwhile, the object of this research is active knowledge-sharing learning strategies and learning outcomes of social studies class IV Public Elementary School 3 Sulahan. The research data was collected using a method consisting of observation, testing, and documentation, which was then analyzed using a shooting technique with a 70% shot. The results of the pre-test showed an average score of 60.39, and the proportion of completeness was 26.09%. The results of the first cycle showed an average of 69.57 with 52.17% completeness. The results of cycle II get an average of 85.61 with 86.96% completeness. The findings from the analysis of this study mean that learning using an active knowledge-sharing strategy has increased the social studies learning outcomes of fourth grade students at Public Elementary School 3 Sulahan. Keywords: Active knowledge sharing strategies, Learning outcomes
Potret Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Sekolah Mandiri Berubah Astuti, Ni Putu Eni; Lasmawan, I Wayan; Suastra, I Wayan; Kusuma, Komang Nada
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v7i3.60476

Abstract

Penerapan kurikulum merdeka membawa banyak perubahan termasuk berbagai persoalan didalam implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka pada jalur mandiri berubah di SD. Tujuan penelitian untuk menganalisis implementasi kurikulum merdeka pada sekolah mandiri berubah. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah guru-guru SD. Objeknya adalah implementasi kurikulum merdeka. Pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Data dianalisis dalam bentuk persentase dan dikategorikan sesuai nilai yang diperoleh. Hasil penelitian menyatakan implementasi kumer di SD berada pada kategori rendah. Didalam implementasinya, penelitian menemukan persepsi guru terhadap konsep implementasi kurikulum jalur mandiri berubah tidak selaras dengan pemerintah. Hal ini dibuktikan saat merancang pembelajaran dimana guru mengambil dan menggunakan perangkat ajar yang disediakan oleh pemerintah secara utuh tanpa mempertimbangkan kebutuhan siswa, sekolah, dan karakteristik mata pelajaran serta lingkungan tempat tinggal siswa. Implementasi tersebut berakar dari pemaham guru yang mempersepsikan bahwa pemerintah sudah menyediakan perangkat pembelajaran dan hanya tinggal menggunakannya saja  pada pada sekolah mandiri berubah. Guru untuk merancang perangkat ajar sendiri, melakukan evaluasi pada implementasi kurmer yang sudah berjalan, berdiskusi dengan ahli kurikulum, dan melaksanakan workshop kepada guru-guru tentang kurmer, serta memanfaatkan platform merdeka mengajar.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER PADA ELEMEN BERKEBHINEKAAN GLOBAL DI KELAS IV SDN 3 ABIANSEMAL Astuti, Ni Putu Eni; Dewi, Ni Made Kusuma
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 5 No 2 (2024): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v5i2.1631

Abstract

Students' understanding of global diversity at SDN 3 Abiansemal has begun to develop, but is still limited. Students tend to still be in groups with friends with similar backgrounds, and the application of diversity values ​​is conveyed more theoretically than practically. Based on these problems, researchers want to know the application of the character education program to the Pancasila profile of global diversity elements at SD N 3 Abiansemal. This research aims to analyze the implementation of a character education program on elements of global diversity in class IV at SDN 3 Abiansemal. The research method used is qualitative with a descriptive approach, involving observation and interviews. The subjects of this research were teachers and students of class IV SD N 3 Abiansemal. The data analysis process is carried out through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions from the information obtained during observation. This research uses primary data sources as the main material. The results show that the character education program in class IV of SDN 3 Abiansemal succeeded in increasing students' understanding of local culture and attitudes of tolerance. Extracurricular activities, such as traditional dance and crafts, as well as the integration of P5 material, strengthen the values ​​of mutual cooperation and mutual respect. Project activities and interactive discussions develop intercultural communication and strengthen the sense of community, preparing students to face social and cultural challenges.
Dampak Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Karakter Siswa Di SD Negeri 4 Tiga Amanda, Sang Ayu Putu Gita; Numertayasa, I Wayan; Astuti, Ni Putu Eni
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 6 No 1 (2025): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v6i1.1784

Abstract

Excessive use of gadgets among Elementary School Students greatly affects their character development both in the school environment and in their daily lives. This study aims to describe the effect of gadget use on the development of students' character in terms of responsibility, caring, discipline and respect for students at Elementary School 4 Tiga. This type of research is qualitative with the Miles and Huberman data analysis method using observation, interview and questionnaire techniques. The research instruments used were observation sheets, interview guidelines and questionnaire distribution using Google form. The results of the first study showed that gadget use reduces students' responsibility in completing assignments and carrying out obligations. Second, students become less concerned about others, showing a tendency towards individualism. Third, gadget use causes decreased discipline, difficulty managing time, and decreased spiritual awareness. Fourth, students show decreased respect, communication ethics, and social skills. The impact of gadget use shows the importance of supervision and character development in the learning process.
Analisis Kesulitan Guru Sekola Dasar dalam Pembuatan Media Pembelajaran Mahardika, Pande Komang Yogi; Astuti, Ni Putu Eni; Numertayasa, I Wayan
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 4 (2025): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i4.10311

Abstract

Media pembelajaran berperan penting dalam menciptakan proses belajar yang menarik, interaktif, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesulitan guru SD Negeri 2 Sumita dalam membuat media pembelajaran, mencakup persepsi, hambatan internal dan eksternal, serta strategi yang digunakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik triangulasi digunakan untuk meningkatkan keabsahan data melalui kombinasi observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki persepsi positif terhadap media pembelajaran, namun implementasinya terhambat oleh keterbatasan keterampilan teknologi, rendahnya kreativitas, beban administrasi, serta minimnya fasilitas dan pelatihan. Strategi yang dilakukan guru antara lain belajar mandiri, berkolaborasi, serta memanfaatkan bahan lokal dan media sederhana. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pendekatannya yang holistik, karena mengkaji kesulitan guru lintas mata pelajaran dan berbagai jenis media pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan institusional dan pelatihan berkelanjutan agar guru mampu menjadi inovator dalam menciptakan pengalaman belajar yang relevan dan adaptif terhadap tuntutan abad ke-21
Kesulitan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS di Sekolah Dasar Andika, I Putu Bayu; Astuti, Ni Putu Eni; Darmayanti, Ni Wayan Sri
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 4 (2025): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i4.10323

Abstract

Kesulitan belajar merupakan salah satu tantangan utama dalam proses pendidikan, khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran IPAS di SD Negeri 3 Bangbang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Partisipan terdiri atas seluruh siswa dan wali kelas dari kelas I hingga VI, serta enam orang tua siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Sampel siswa ditentukan berdasarkan peringkat akademik, yaitu dua siswa dengan capaian tertinggi dan dua dengan capaian terendah di setiap kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar disebabkan oleh kombinasi faktor internal, seperti rendahnya motivasi, kurangnya kepercayaan diri, serta kebiasaan dan kesiapan belajar yang belum optimal; dan faktor eksternal, seperti metode pembelajaran yang monoton, keterbatasan sarana, minimnya dukungan orang tua, dan pengaruh negatif teknologi. Penelitian ini menawarkan kebaruan melalui pendekatan holistik yang menganalisis faktor internal dan eksternal secara terpadu serta meninjau dampaknya terhadap prestasi dan dinamika belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penanganan kesulitan belajar memerlukan kerja sama antara guru, sekolah, orang tua, dan siswa.
PENERAPAN STRATEGI ACTIVE KNOWLEDGE SHARING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI 3 SULAHAN Mawarensa, Ismi Arum; Numertayasa, I Wayan; Astuti, Ni Putu Eni
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v6i2.206

Abstract

Abstract This classroom action research was conducted to improve social studies learning outcomes for fourth grade students at Public Elementary School 3 Sulahan by using an active knowledge-sharing strategy. The factors that cause low learning outcomes are the lack of student participation in ongoing teaching and learning activities, but the use of appropriate methods and strategies during the learning process can be one of the factors that influence student learning activities. Grade IV students at Public Elementary School 3 Sulahan, totaling 23 students, were the subjects of this study. Meanwhile, the object of this research is active knowledge-sharing learning strategies and learning outcomes of social studies class IV Public Elementary School 3 Sulahan. The research data was collected using a method consisting of observation, testing, and documentation, which was then analyzed using a shooting technique with a 70% shot. The results of the pre-test showed an average score of 60.39, and the proportion of completeness was 26.09%. The results of the first cycle showed an average of 69.57 with 52.17% completeness. The results of cycle II get an average of 85.61 with 86.96% completeness. The findings from the analysis of this study mean that learning using an active knowledge-sharing strategy has increased the social studies learning outcomes of fourth grade students at Public Elementary School 3 Sulahan. Keywords: Active knowledge sharing strategies, Learning outcomes
Analisis Kesulitan Guru Sekola Dasar dalam Pembuatan Media Pembelajaran Mahardika, Pande Komang Yogi; Astuti, Ni Putu Eni; Numertayasa, I Wayan
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 4 (2025): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i4.10311

Abstract

Media pembelajaran berperan penting dalam menciptakan proses belajar yang menarik, interaktif, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesulitan guru SD Negeri 2 Sumita dalam membuat media pembelajaran, mencakup persepsi, hambatan internal dan eksternal, serta strategi yang digunakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik triangulasi digunakan untuk meningkatkan keabsahan data melalui kombinasi observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki persepsi positif terhadap media pembelajaran, namun implementasinya terhambat oleh keterbatasan keterampilan teknologi, rendahnya kreativitas, beban administrasi, serta minimnya fasilitas dan pelatihan. Strategi yang dilakukan guru antara lain belajar mandiri, berkolaborasi, serta memanfaatkan bahan lokal dan media sederhana. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pendekatannya yang holistik, karena mengkaji kesulitan guru lintas mata pelajaran dan berbagai jenis media pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan institusional dan pelatihan berkelanjutan agar guru mampu menjadi inovator dalam menciptakan pengalaman belajar yang relevan dan adaptif terhadap tuntutan abad ke-21
Kesulitan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS di Sekolah Dasar Andika, I Putu Bayu; Astuti, Ni Putu Eni; Darmayanti, Ni Wayan Sri
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 4 (2025): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i4.10323

Abstract

Kesulitan belajar merupakan salah satu tantangan utama dalam proses pendidikan, khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran IPAS di SD Negeri 3 Bangbang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Partisipan terdiri atas seluruh siswa dan wali kelas dari kelas I hingga VI, serta enam orang tua siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Sampel siswa ditentukan berdasarkan peringkat akademik, yaitu dua siswa dengan capaian tertinggi dan dua dengan capaian terendah di setiap kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar disebabkan oleh kombinasi faktor internal, seperti rendahnya motivasi, kurangnya kepercayaan diri, serta kebiasaan dan kesiapan belajar yang belum optimal; dan faktor eksternal, seperti metode pembelajaran yang monoton, keterbatasan sarana, minimnya dukungan orang tua, dan pengaruh negatif teknologi. Penelitian ini menawarkan kebaruan melalui pendekatan holistik yang menganalisis faktor internal dan eksternal secara terpadu serta meninjau dampaknya terhadap prestasi dan dinamika belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penanganan kesulitan belajar memerlukan kerja sama antara guru, sekolah, orang tua, dan siswa.