Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

REDUKSI KETIDAKNYAMANAN KEHAMILAN TRIMESTER III MELALUI SENAM YOGA Beti Nurhayati; Farida Simanjuntak; Marni Br. Karo
Binawan Student Journal Vol. 1 No. 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.421 KB) | DOI: 10.54771/bsj.v1i3.82

Abstract

Kehamilan merupakan pertemuan antara ovum dengan sperma yang melibatkan perubahan fisik maupun psikologis. Selama hamil tidak jarang ibu mengalami ketidaknyamanan seperti sering buang air kecil 50%, keputihan 15 %, konstipasi 40%, perut kembung 30%, bengkak pada kaki 20%, kram pada kaki 10%, sakit kepala 20%, striae gravidarum 50%, hemoroid 60%, sesak nafas 60% dan sakit punggung 70%. Upaya untuk mengatasi ketidaknyamanan tersebut melalui relaksasi yang sesuai yaitu senam yoga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Reduksi ketidaknyamanan kehamilan trimester III melalui senam yoga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu hamil trimester III yang mengikuti senam yoga. Pengambilan menggunakan teknik Random Sampling, dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian terdapat reduksi ketidaknyamanan masa kehamilan trimester III melalui senam yoga (p value = 0,004). Kesimpulan dari penelitian ini adalah senam yoga berpengaruh mengurangi ketidaknyamanan masa kehamilan Trimester III.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN PREMENSTRUASI SINDROM PADA MAHASISWI DIII KEBIDANAN Christin Yael Sitorus; Puri Kresnawati; Hainun Nisa; Marni Br Karo
Binawan Student Journal Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.099 KB) | DOI: 10.54771/bsj.v2i1.109

Abstract

Premenstrual syndrome (PMS) merupakan sekumpulan keluhan dari gejala fisik, emosional, dan perilaku yang terjadi pada wanita reproduksi, berlangsung 7-14 hari sebelum menstruasi akibat perubahan hormon yang berhubungan dengan siklus ovulasi. Gejala yang sering dirasakan adalah perubahan mood, nyeri sendi atau otot, dan nyeri perut. PMS pada wanita usia subur di Indonesia masih sangat tinggi, yaitu 95% memiliki satu gejala sindrom premenstruasi, sehingga dapat mengganggu aktivitas dan konsentrasi belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan aktifitas fisik dengan kejadian premenstrual sindrom pada mahasiswi DIII Kebidanan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah mahasiswa DIII Kebidanan STIKes Medistra Indonesia. Data premenstruasi sindrom diperoleh dari formulir SPAF (Shortened Premenstrual Assesment Form) dan data aktivitas fisik d dari formulir kuesioner recall aktivitas fisik 24 jam. Hasil penelitian terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan kejadian premenstrual sindrom pada mahasisiwi DIII kebidanan (p value = 0,006). Kesimpulan dari penelitian ini adalah aktifitas fisik berpengaruh mengurangi premenstrual sindrom pada mahasiswa DIII Kebidanan STIKes Medistra Indonesia.
SOSIALISASI VAKSINASI COVID 19 SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN IMUNITAS FISIK DI MASA ADAPTASI BARU COVID 19 Marni Br Karo; Lina Indrawati; Kiki Deniati; Ernauli Meliyana
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.6.1.158-161.2022

Abstract

Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Indonesia, sudah dimulai sejak 13 Januari 2021. Namun harus diakui bahwa masih banyak pro-kontra / perbedaan persepsi di masyarakat. Terlebih lagi banyak yang meragukan tentang Vaksinasi COVID-19 ini. Oleh karena itu, sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah dalam upaya Vaksinasi COVID-19, dapat secara langsung memberikan penyuluhan mengenai Vaksinasi COVID-19. Meningkatkan pengetahuan masyrakat tentang manfaat vaksinasi dapat mempengaruhi perilaku untuk dapat menerima vaksinasi COVID 19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Vaksinasi Covid 19. Program ini dilaksanakan pada tanggal 24 April 2021 dalam bentuk sosialisasi melalui penyuluhan langsung ke masyarakat dengan memperhatikan protokal kesehatan. Tim dosen yang melakukan pengabdian mengharapkan kesadaran masyarakat untuk menerima vaksinasi sebagai peningkatan imunitas terhadap Covid-19. Kata kunci: Covid-19, vaksinasi, imunitas, adaptasi baru, sosialisasi ABSTRACT The implementation of The COVID 19 Vaccination in Indonesia, has started since January, 13, 2021. However it must be admitted that there are stull many pros and cons / differences in perception in the community. Moreover, many doubt about this COVID-19 vaccination. Therefore, as a form of support for the Government’s program in the COVID 19 vaccination effort, we can directly provide counseling regarding COVID-19 vaccination. Increasing public knowledge about the benefit of vaccination can affect behavior to be able to receive COVID 19 vaccination. The purpose ofg this community service activity is to increase public knowledge about COVID 19 vaccination. This program was carried out on April 24, 2021 in the form of socialization through direct counseling to the community by paying attention to the health protocol. The team of lecturers who do the service expect public awareness to receive vaccination as an increase in immunity against COVID 19. Keywords: Covid 19, vaccination, immunity, new adaptation, socialization
CEGAH PENYEBARAN VIRUS COVID-19 DENGAN PERILAKU SEHAT PADA REMAJA MELALUI GERAKAN 5M DAN MENINGKATKAN IMUNITAS MENGGUNAKAN BAHAN ALAMI Marni Br Karo; Farida Mentalina Simanjuntak; Rotua Suriany Simamora
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.6.1.82-86.2022

Abstract

Sebuah survey yang dilakukan oleh UNICEF 4000 remaja terkait covid-19 menunjukkan masih ada remaja (25%) yang tidak tahu sama sekali tentang Covid-19 dan yang tahu gejala penyakit ini, namun belum tahu cara pencegahan. Hal ini terjadi karena informasi yang kurang di dapatkan oleh remaja, dan sebagian besar masih belum melakukan physical distancing. Covid-19 merupakan pandemi yang telah mengakibatkan tingginya angka mortalitas di berbagai belahan dunia. Pengetahuan mengenai pandemi Covid-19 yang baik dan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya mencegah penularan Covid-19 penting untuk diterapkan. Gerakan 5M dan meningkatkan imunitas menggunakan bahan alami salah satu upaya pencegahan Covid-19. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang gerakan 5M dan peningkatan imunitas menggunakan bahan alami. Program ini dilaksanakan pada tanggal 17 Maret 2020 dalam bentuk penyuluhan kesehatan kepada remaja melalui online dengan jumlah peserta 54 orang dan aktif mengajukan pertanyaan pada sesi diskusi. Team yang melakukan pengabdian mengharapkan peran serta remaja dalam penerapan gerakan 5M dan penggunaan bahan alami untuk peningkatan imunitas sebagai upaya pencegahan Covid-19. Kata kunci: covid-19, imunitas, bahan alami ABSTRACT A survey conducted by UNICEF 4000 teenagers related to covid-19 showed that there are still teenagers (25%) who do not know anything about Covid-19 and who know the symptoms of this disease, but do not know how to prevent it. This happens because of the lack of information received by teenagers, and most of them still have not done physical distancing. Covid-19 is a pandemic that has resulted in high mortality rates in various parts of the world. Good knowledge about the Covid-19 pandemic and clean and healthy living behavior as an effort to prevent the transmission of Covid-19 is important. The 5M movement and increasing immunity using natural ingredients is one of the efforts to prevent Covid-19. The purpose of this community service activity is to increase knowledge and awareness of teenagers about the 5M movement and increase immunity using natural ingredients. This program was carried out on March 17, 2020 in the form of health counseling to teenagers via online with 54 participants by asking questions in the discussion session. The team of lecturers who do the service expects the participation of youth in the implementation of the 5M movement and the use of natural ingredients to increase immunity as an effort to prevent Covid-19. Keywords: covid-19, immunity, natural ingredients
EFEKTIVITAS MERENDAM KAKI DIAIR GARAM UNTUK MENURUNKAN DERAJAT EDEMA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Riyen Sari Manullang; Shifa Rahmania; Farida Mentalina; Marni Br Karo Karo
Binawan Student Journal Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v4i2.576

Abstract

Pada ibu hamil trimester III sering timbul edema pada kaki. Sekitar 80% ibu hamil trimester III memiliki edema kaki, karena adanya tekanan uterus yang menghambat aliran balik vena dan adanya tarikan gravitasi. Penanganan dapat secara alamiah dengan merendam kaki menggunakan air garam, dengan cara merendamkan kaki pada air garam sedalam 10-15 cm diatas mata kaki untuk meningkatkan aliran darah. Penelitian ini untuk mengetahui efektifitas merendam kaki di air garam untuk mengurangi derajat edema pada ibu hamil trimester III selama masa pandemi Covid-19. Metode penelitian quasy eksperimental dengan satu kelompok, sampel berjumlah 15 responden, menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitiannya observasi dan analisa data dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada efektifitas merendam kaki di air garam untuk mengurangi derajat edema pada ibu hamil trimester III selama masa pandemi Covid-19 di dengan nilai p value 0,000,  terdapat penurunan derajat edema pada ibu hamil trimester setelah dilakukan rendam kaki diair garam.
Training on Making Hand Sanitizers Made from Local Plants to Prevent the Spread of Covid-19 (Case Study in Kambu District Kendari City) Satya Darmayani; Bestfy Anitasari; Sutiharni Sutiharni; Resy Nirawati; Marni Br Karo
Carmin: Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Borneo Research and Educatin Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.211 KB) | DOI: 10.59329/carmin.v3i1.52

Abstract

This activity is expected to be a solution to prevent the spread of Corona Virus Disease (Covid-19), which is becoming a global pandemic. This effort is expected to provide additional knowledge to the community about how to make, function, and component, the practice of making and using hand sanitizers made from natural non-alcoholic, and non-toxic ingredients from local plants that are easy to obtain. This activity was carried out in September 2022. Counseling begins with the presentation of material through interactive presentations and discussions with the target subject. Then the counseling continued with the practice of making and using hand sanitizers made from local plants: lime, mint leaves, and aloe vera gel. The activity's success can be said to be successful because it is seen from the participation of the target audience, namely 75% of the targeted minimum of 60%, and the implementation of all community service procedures thoroughly and adequately by the implementing committee of community service activities.
Meningkatkan Pelayanan KIA Dan Kesehatan Reproduksi Melalui Telekonseling Pada Era Covid-19 Marni Br Karo; Ajeng Shifa Nurani; Renince Siregar; Tetty Rina Aritonang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 2 No. 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jpmbp.v2i02.309

Abstract

Covid-19 atau Corona Virus Disease adalah wabah penyakit yang berasal dari daerah Wuhan di Negara Cina pada awal tahun 2020. Penyebarannya sangat luas sehingga dengan cepat sampai ke Negara Indonesia. Dalam menghadapi wabah bencana non alam COVID-19 ini dilakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk pencegahan penularan Covid-19. Kondisi ini menyebabkan dampak terhadap kelangsungan pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk pelayanan KIA dan kesehatan reproduksi. Untuk itu, dalam menghadapi pandemi covid 19 ini. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada para masyarakat khususnya ibu hamil, bersalin, nifas, bayi dan balita, serta pasangan usia subur untuk memantau kesehatannya melalui telekonseling tanpa khawatir datang ke faskes diera covid-19 ini. Kegiatan diilaksanakan melalui metode daring (On line by Zoom Meeting) dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab kepada seluruh peserta. Hasil dari pengabdian ini, jika dilihat berdasarkan jumlah nilai pretest dan posttest adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dari sebelumnya 49,6% menjadi 91,7%. Hasil diskusi terdapat peningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pelayanan KIA dan kesehatan reproduksi melalui telekonseling pada era covid-19, Selain itu para masyarakat diharapkan dapat memahami tentang meningkatkan pelayanan KIA dan kesehatan reproduksi dan dapat memberikan informasi kepada keluarga dan khalayak khususnya ibu hamil, bersalin, nifas, bayi dan balita, serta pasangan usia subur.
Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja Di Era Pandemic COVID-19 Marni Br Karo Karo; Farida Mentalina Simanjuntak; Riyen Sari Manullang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jpmbp.v3i02.497

Abstract

Masa remaja merupakan masa storm and stress, karena remaja menghadapi banyak tantangan baik dari diri mereka sendiri (biopsychosocial factors) maupun lingkungan (environmental factors). Apabila remaja tidak mempunyai keahlian buat mengalami bermacam tantangan tersebut, mereka bisa berakhir pada bermacam permasalahan kesehatan yang begitu kompleks akibat dari perilaku berisiko yang mereka jalani. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pemahaman dan kesadaran pada remaja agar menyadari pentingnya mempelajari ilmu mengenai kesehatan reproduksi  yang dapat berdampak pada perilaku hidup sehat. Kegiatan diilaksanakan melalui metode daring (On line by Zoom Meeting) dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab kepada seluruh peserta. Hasil dari pengabdian ini, jika dilihat berdasarkan jumlah nilai pret-test dan post-test adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dari sebelumnya 68% menjadi 92%. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan terdapat peningkatkan pengetahuan masyarakat tentang edukasi kesehatan reproduksi remaja di era COVID-19, Selain itu para remaja diharapkan dapat memahami tentang menjaga kesehatan reproduksinya dan dapat memberikan informasi kepada keluarga dan khalayak khususnya para remaja.
KEPATUHAN PERAWAT DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI RSU UKI TAHUN 2021 Anita Sriwaty Pardede; Marni Br Karo Karo; Titus Tambaib
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i2.708

Abstract

Corona Virus -19 (Covid -19) merupakan virus yang berbahaya, tingginya tingkat kematian di Indonesia termasuk pada tenaga medis maupun tenaga kesehatan yang ada di Rumah Sakit. Kematian sebenarnya dapat dicegah jika penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang benar terutama masker bedah dan sarung tangan untuk menutup celah distribusi penularan Covid -19. Penelitian ini untuk mengetahui Kepatuhan Perawat dalam Penggunaan APD Pada Masa Pandemi Covid-19 Di RSU UKI Tahun 2021. Penelitian menggunakan cross sectional design, dengan sampel 107 Perawat yang dianalisis menggunakan Chi Square. Hasilnya adalah Variabel yang berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD adalah umur, pendidikan, masa kerja pengetahuan, motivasi, sikap, kepribadian dan pelatihan Perawat.
Hubungan antara Pengetahuan, Sikap, dan Media Massa terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Remaja Putri di SMA YPK Merauke Karmiati Karmiati; Marni Br Karo; Titus Tambaip; Erni Agit Ekawati
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 13, No 3 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v13i3.2804

Abstract

Teenagers are a group of people who are at risk of experiencing reproductive health problems. The aim of this research was to assess the relationship between knowledge, attitudes and mass media on reproductive health behavior at SMA YPK Merauke. This research uses an analytical observational research design with a cross sectional approach. With the total sampling technique, a sample of 80 respondents was obtained, the independent variables (knowledge, attitudes and mass media) and the dependent variable (reproductive health behavior) used a questionnaire. The Chi-Square statistical test was used to determine the relationship between variables. The results of the research show that there is a relationship between knowledge and reproductive health behavior (p value = 0.003), there is no relationship between attitudes and reproductive health behavior (p value = 0.964), and there is a relationship between media access and reproductive health behavior (p value = 0.006) . There is a need for health counseling and education for adolescents regarding reproductive health issues, and there is also a need for supervision and attention from parents and teachers.Keywords : knowledge, attitudes, mass media, reproductive health behavior