Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

REVITALISASI MORAL GENERASI MUDA DAN ANGKA PERNIKAHAN DINI MELALUI SOSIALISASI NILAI-NILAI AGAMA DAN BUDAYA DI DESA GAPUK LOMBOK BARAT Yorman, Yorman; Hadi, Heri Sopian; Irhas, Irhas; Zulkipli, Zulkipli
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 7, No 4 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v7i4.26826

Abstract

Abstrak: Angka pernikahan dini yang tinggi sering kali dihubungkan dengan rendahnya pemahaman moral, nilai agama, dan budaya di kalangan generasi muda. Revitalisasi moral melalui sosialisasi nilai agama dan budaya dapat menjadi salah satu solusi untuk menurunkan angka pernikahan dini dan memperbaiki kualitas kehidupan keluarga di masa depan. Revitalisasi moral melalui sosialisasi nilai agama dan budaya menawarkan solusi signifikan untuk menurunkan angka pernikahan dini dan memperbaiki kualitas kehidupan keluarga di masa depan. Pendidikan yang berbasis nilai-nilai agama dan budaya dapat memberikan perspektif yang lebih baik mengenai pentingnya kesiapan mental dan finansial sebelum memutuskan untuk menikah. Pendidikan berbasis nilai-nilai agama dan budaya memainkan peran krusial dalam memberikan perspektif yang lebih baik tentang pentingnya kesiapan mental dan finansial sebelum memutuskan untuk menikah. Dengan memanfaatkan ajaran agama dan budaya dalam pendidikan, kita dapat membantu generasi muda membuat keputusan pernikahan yang lebih bijaksana dan bertanggung jawab, sehingga meningkatkan kualitas hubungan keluarga di masa depan.Abstract: High rates of early marriage are often associated with low understanding of morals, religious values and culture among the younger generation. Moral revitalization through the socialization of religious and cultural values can be one solution to reduce the rate of early marriage and improve the quality of family life in the future. Moral revitalization through the socialization of religious and cultural values offers a significant solution to reducing the rate of early marriage and improving the quality of family life in the future. Education based on religious and cultural values can provide a better perspective regarding the importance of mental and financial readiness before deciding to get married. Education based on religious and cultural values plays a crucial role in providing a better perspective on the importance of mental and financial readiness before deciding to get married. With utilizing religious and cultural teachings in education, we can help the younger generation make wiser and more responsible marriage decisions, thereby improving the quality of family relationships in the future.
PERBADINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MTS DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN EXTROVERT DAN INTROVERT (STUDI MULTI SITUS DI KABUPATEN LOMBOK BARAT) Hadi, Heri Sopian; Subki, Subki
Jurnal of Math Tadris Vol 1 No 1 (2021): Journal of Math Tadris (jMt)
Publisher : Mathematic Education Departement, State Islamic University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.541 KB) | DOI: 10.55099/jmt.v1i1.3

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan hasil belajar matematika siswa MTs yang berkepribadian extrovert dan introvert pada materi pecahan. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII di 6 (enam) MTs di Kabupaten Lombok Barat yang memiliki kepribadian extrovert dan introvert. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket dan tes. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu besarnya Thitung adalah 7,979 dan Ttabel adalah 1,979 maka THitung ≥ TTabel dengan nilai 7,979 ≥ 1,979 dengan taraf signifikansi 5%, sehingga H0 ditolak. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan hasil belajar matamatika siswa MTs ditinjau dari tipe kepribadian extrovert dan introvert (studi multi situs di Kabupaten Lombok Barat). Adapun saran yang diajukan dalam penelitian ini yaitu guru diharapkan untuk lebih mengenal secara mendalam tentang tipe kepribadian yang dimiliki siswa sehingga guru dapat memilih metode ataupun model pemebelajaran yang sesuai sehingga dapat membantu siswa mencapai hasil belajar yang maksimal  
Kemampuan Berpikir Komputasional Mahasiswa dalam Mengaplikasikan Metode Simpleks untuk Menyelesaikan Masalah Program Linear M. Gunawan Supiarmo; Heri Sopian Hadi; Gilang Primajati
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 6 No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v6i2.8095

Abstract

Berpikir komputasioal adalah kemampuan untuk memecahkan masalah melalui prinsip komputasi yang penting dikuasai mahasiswa. Salah satu masalah matematika yang sering kali menuntut mahasiswa untuk berpikir secara komputasional adalah masalah-masalah yang berkaitan dengan program linear dalam mencari solusi optimal permasalahan yang memiliki kendala-kendala tertentu. Beberapa metode penyelesaian masalah program linear antara lain metode simpleks, metode dualitas, dan metode pemrograman dinamis. Metode simpleks menggunakan konsep iterasi dan pertukaran variabel untuk menemukan solusi optimum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir komputasional mahasiswa dalam mengaplikasikan metode simpleks pada penyelesaian masalah program linear. Metode penelitian ini menggunaka deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek yang dilibatkan adalah 16 mahasiswa semester III Program Studi Pendidikan Matematika.  Teknik analisis dilakukan melalui tahapan antara lain reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan mahasiswa dalam melakukan penyelesaian masalah matematika hanya dapat memenuhi indikator dekomposisi dan pengenalan pola. Artinya mahasiswa memiliki kemampuan yang terbatas pada tahap penyederhanaan masalah dan menyusun strategi penyelesaian. Shingga pencapaian indikator tersebut menjadi dasar bahwa mahasiswa memiliki kemampuan berpikir komputasional yang rendah.
Pentingnya Pendidikan Bagi Anak, Remaja, Dan Pemuda: Sosialisasi Di Forum Anak Desa Salut Dan Desa Mumbulsari Elyakim Nova Supriyedi Patty; Reny Refitaningsih Peby Ria; Heri Sopian Hadi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat IPTEKS Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Rajawali Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan sosialisasi "Pentingnya Pendidikan Bagi Anak, Remaja, Dan Pemuda" dilakukan dengan tujuan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pendidikan di kedua desa. Narasumber dari universitas dan pendamping LSM memberikan wawasan yang mendalam kepada peserta, yang terdiri dari anak-anak, remaja, dan pemuda. Hasil dari kegiatan ini mencerminkan peningkatan kesadaran peserta akan pentingnya pendidikan dalam meningkatkan kualitas hidup, memajukan ekonomi keluarga, menghindari perilaku negatif, dan menciptakan masa depan yang lebih baik. Peserta juga berkomitmen untuk mengutamakan pendidikan daripada kegiatan-kegiatan lain. Kegiatan sosialisasi ini penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait peran pendidikan dalam mengatasi tantangan sosial dan ekonomi. Diharapkan bahwa dengan pemahaman yang lebih baik ini, anak-anak, remaja, dan pemuda di kedua desa akan lebih termotivasi untuk mengejar pendidikan tinggi dan meningkatkan peluang mereka untuk masa depan yang lebih cerah.
PENTINGNYA PENDIDIKAN 12 TAHUN DESA JAGARAGA KECAMATAN KURIPAN LOMBOK BARAT Irhas, Irhas; Hadi, Heri Sopian; Patty, Elyakim Nova Supriyedi
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 8, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v8i1.29239

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran penduduk Desa Jagaraga, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat, tentang pentingnya pendidikan 12 tahun. Berfokus pada anak-anak yang seringkali putus sekolah sebelum waktunya karena berbagai faktor, program ini menerapkan strategi sosialisasi berbasis diskusi interaktif yang melibatkan anak-anak dan orang tua. Pendekatan ini bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman yang lebih mendalam tentang manfaat menyelesaikan pendidikan menengah. Kegiatan ini dilakukan dalam empat tahap: 1) survei dan identifikasi kebutuhan, 2) penyusunan materi sosialisasi, 3) pelaksanaan sosialisasi, dan 4) evaluasi dan tindak lanjut. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan di kalangan orang tua dan anak-anak mengenai pentingnya pendidikan 12 tahun. Diskusi interaktif terbukti efektif dalam mengubah persepsi dan memotivasi masyarakat terhadap pencapaian pendidikan. Studi ini menyoroti  efektivitas diskusi interaktif berbasis masyarakat dalam mempromosikan kesadaran pendidikan, sebuah strategi yang belum banyak diterapkan di wilayah ini. Namun, studi ini juga menggarisbawahi perlunya intervensi lebih lanjut untuk mengatasi kendala ekonomi dan aksesibilitas yang masih menjadi tantangan besar bagi pencapaian pendidikan di Desa Jagaraga.Abstract: This community service activity aimed to increase awareness among residents of Jagaraga Village, Kuripan Subdistrict, West Lombok, about the importance of 12 years of education.  Focusing on children who often discontinue their education prematurely due to various factors, the program employed an interactive discussion-based socialization strategy involving both children and parents. This approach aimed to foster a deeper understanding of the benefits of completing secondary education. The activity was conducted in four stages: 1) survey and identification of needs, 2) preparation of socialization materials, 3) implementation of socialization, and 4) evaluation and follow-up.  Results indicated a significant increase in understanding among parents and children regarding the importance of 12 years of education. The interactive discussions proved effective in changing perceptions and motivating the community towards educational attainment. This study highlights the efficacy of community-based interactive discussions in promoting educational awareness, a strategy not widely implemented in this region. However, it also underscores the need for further interventions to address economic constraints and accessibility issues that remain significant challenges to educational attainment in Jagaraga Village
Analysis of Students' Thinking Structures Regarding Personality Types in Solving Mathematical Problems Through Defragmentation Hadi, Heri Sopian; Irhas, Irhas; Assa'ady, M. Chothibul Umam; Azhari, Haerulddin; Akbar, Lalu Ajimuliardi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 3 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i3.3359

Abstract

The extrovert-introvert personality type has different energy sources for the individual, which affects the difference in thinking structures that will be obtained in solving problems. The thinking structure is the internal representation of students' mental activities that describes the flow of solving mathematical problems. Therefore, the mistakes made by students in solving mathematical problems require proper resolution, one of which is defragmentation. The purpose of this research is to analyze students' thinking structures related to personality types in solving problems through defragmentation. The approach used in this research is qualitative with a descriptive research type. Subject selection was carried out using purposive sampling technique with criteria being students who have extrovert-introvert personality types regarding mistakes in understanding and transformation. The research data consisted of answers, recordings of semi-structured interviews, and students' think-aloud results. The analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that defragmentation can help students with extrovert-introvert personality types to understand mistakes and perform transformations to reorganize their thinking structure. This is evidenced by the completeness of students' thinking structures from the stages of reading, understanding, transforming, analyzing, and evaluating.
Pengaruh Penggunaan Video Tutorial Berbasis Teknologi Informasi dan Modul Ajar Terhadap Peningkatan Keterampilan Dasar Siswa SMKN 3 Mataram Hadi, Heri Sopian; Aranbi, Muhammad Defa; Supriatono, Herman; Isnain, M.Firdaus
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 6 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i6.3891

Abstract

This study aims to analyze the effect of using technology-based tutorial videos and teaching modules on improving the basic skills of students in the mechanical engineering program at SMK 3 Mataram. This research employs a quantitative approach with a quasi-experimental research design and a Nonequivalent Control Group Design. The study was conducted at SMK 3 Mataram with subjects from class X majoring in Mechanical Engineering, which is divided into two classes: Class X TPM (machining engineering) and Class X TPL (welding engineering), with data collection techniques gathered through pretests and posttests to measure the effect of the learning results before and after the treatment. Test results indicate that students who use video tutorials tend to achieve higher scores compared to those who only use teaching modules. This is because video tutorials are able to present material visually and auditorily, making it easier for students to understand abstract concepts and complex practical procedures.
Transformasi Digital Pembelajaran: Peran Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Kompetensi Pemecahan Masalah Matematika Hadi, Heri Sopian; Putri, Lara Aulia; Syahrian, Ekal; Lutfie, Muhammad Hilal Mumtaz; Islami, Guruh Restu
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 6 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i6.3892

Abstract

This research aims to determine the role of information technology in enhancing mathematical problem-solving competencies. This study uses a qualitative approach with a case study type. The subjects of this research include teachers and students who are directly involved in digital-based mathematics learning using instructional videos. Data collection techniques were conducted through semi-structured interviews, data analysis, and documentation. Data analysis was carried out through several stages including data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the analysis show that digital transformation in mathematics learning, particularly through the use of digital media such as learning videos on YouTube, can enhance students' understanding of concepts and their ability to solve mathematical problems, especially on topics that require visualization such as gradients. Although information technology offers various advantages, such as ease of access to learning and more engaging material presentation, its success is still influenced by factors such as the availability of devices, internet connectivity, student motivation, and the active role of teachers in providing guidance and encouragement. Thus, the success of integrating technology in mathematics learning heavily relies on the combination of appropriate digital media, adequate infrastructure support, and consistent teacher mentoring.
Pemberdayaan Guru Paud dalam Metode Bermain dan Belajar Kreatif di Kecamatan Suralaga Hadi, Heri Sopian; Taufik, Muhammad; Muharris, Muharris
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 8 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i8.1541

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter, kecerdasan, dan keterampilan sosial anak. Namun, kondisi di Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, menunjukkan sebagian besar guru PAUD belum memiliki kompetensi memadai dalam menerapkan metode bermain kreatif sehingga pembelajaran cenderung monoton dan kurang menstimulasi perkembangan anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan guru PAUD melalui peningkatan pemahaman, keterampilan, dan kreativitas dalam merancang pembelajaran berbasis bermain. Metode pelaksanaan meliputi empat tahap, yaitu: (1) persiapan dengan identifikasi kebutuhan guru dan analisis sarana belajar; (2) pelatihan berbasis praktik pembuatan media edukatif dari bahan daur ulang; (3) pendampingan intensif dalam penyusunan serta implementasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) berbasis bermain kreatif; dan (4) evaluasi melalui pre-test, post-test, serta observasi kelas. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman guru sebesar 35% mengenai konsep bermain kreatif serta keterampilan dalam membuat media sederhana. Anak-anak terlihat lebih aktif, antusias, dan berkembang dalam aspek motorik, kognitif, serta sosial-emosional melalui kegiatan variatif. Pendampingan mendorong guru lebih percaya diri dan inovatif, sementara evaluasi memperlihatkan perbaikan signifikan kualitas pembelajaran. Kesimpulannya, program ini efektif menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, sekaligus menghadirkan model pembelajaran kreatif yang kontekstual dan berkelanjutan untuk meningkatkan mutu PAUD di Suralaga.
Peningkatan Gaya Hidup Aktif Anak Desa Jonggat Melalui Kegiatan Olahraga Karate Terstruktur Azhari, Haeruddin; Yusup, Novandi Firdaus; Ari, M. Azy’; Hamzah, Hamzah; Hadi, Heri Sopian
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 8 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i8.1543

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan gaya hidup aktif anak-anak di Desa Jonggat melalui kegiatan olahraga karate yang dilaksanakan secara terstruktur, dengan sasaran peningkatan kebugaran jasmani, keterampilan bela diri, motivasi berolahraga, serta pembentukan karakter positif seperti disiplin, tanggung jawab, dan rasa percaya diri. Metode pelaksanaan dibagi menjadi tiga tahap, yaitu persiapan yang diawali dengan survei kebutuhan dan koordinasi dengan pemerintah desa, sekolah, dan orang tua; pelaksanaan selama enam minggu dengan frekuensi dua kali per minggu, mencakup pemanasan dinamis, teknik dasar (kihon), jurus dasar (kata), permainan motorik, dan sesi pembinaan karakter; serta evaluasi menggunakan indikator kinerja melalui Physical Activity Questionnaire for Children (PAQ-C), observasi keterampilan, kuesioner motivasi, dan wawancara orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan aktivitas fisik, penguasaan teknik dasar, dan motivasi berolahraga di luar jadwal latihan, disertai perubahan perilaku positif pada kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa percaya diri anak. Kesimpulannya, karate terstruktur efektif mendorong pola hidup aktif sekaligus membentuk karakter anak, serta layak direplikasi di wilayah lain dengan dukungan komunitas dan pemangku kepentingan lokal.