Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

ANALISIS KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA DENGAN TEMAN SEBAYA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Musliah, .; ., Purwanti; ., Yuline
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran dan informasi objektif mengenai keterampilan komunikasi siswa di sekolah dengan teman sebaya kelas XI di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian analisis isi. Sampel penelitian ini adalah 103 siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi siswa di sekolah dengan teman sebaya kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya mencapai 66,66 % masuk kedalam kategori rentang penilaian cukup. Hal ini menunjukkan bahwa siswa belum maksimal memiliki kemampuan berkomunikasi dengan teman yang usianya sebaya di lingkungan sekolah. Kata Kunci : Keterampilan Komunikasi, Sekolah, Teman Sebaya Abstract: This study aims to gain insight and objective information regarding the communication skills of students in school with peers in class XI at SMA Negeri 1 Sungai Raya Kubu Raya. The research method used is descriptive method with content analysis research form. The sample was 103 students. The result showed that the communication skills of students in school with peers in class XI State Senior High School 1 Kubu Raya Raya River reached 66.66% into categories range sufficient assessment. This indicates that students have not been up to have the ability to communicate with a friend who was the same age in the school environment. Keywords: Communication Skills, School, Peers
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MELALUI LARI ESTAFET PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Buan, Adrya; ., Yuline; Lestari, Sri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 3 (2016): Maret 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan umum dalam penelitian ini adalah: Untuk Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Lari Estafet Pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK.Negeri Pembina Ngabang Kabupaten Landak. Penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki proses pembelajaran motorik kasar melalui lari estafet pada anak usia 5-6 tahun di TK.Negeri Pembina Ngabang Kabupaten Landak. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus. Pada setiap siklus dilaksanakan 2 (dua) kali pertemuan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian tindakan kelas terhadap 20 orang dengan prosedur penelitian terdiri dari: persiapan, pelaksanaan, pengamatan atau observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan motorik kasar melalui lari estafet pada anak usia 5-6 tahun di TK.Negeri Pembina Ngabang Kabupaten Landak. Persentase ketuntasan yang di tentukan peneliti adalah 100%. Hal ini dapat dibuktikan dari siklus pertama pertemuan 1 dan 2 anak belum memiliki kecepatan saat berlari dan anak belum memiliki kelincahan saat berlari, serta anak belum memiliki keseimbangan saat berlari, yakni dengan kategori cukup sedangkan pada siklus kedua pertemuan kedua semua anak tuntas dalam kecepatan saat berlari dan memiliki kelincahan saat berlari, serta anak memiliki keseimbangan saat berlari yakni dengan kategori baik.   Kata Kunci : Kemampuan Motorik Kasar, Lari Estafet   Abstract: The general objective of this research is: To Improve Motor Ability Through Rough Run Relay On Childhood 5-6 Years in Pembina TK.Negeri Ngabang Kabupaten Landak. This study was done to improve the process of learning gross motor via a relay in children aged 5-6 years in TK.Negeri Pembina Ngabang Kabupaten Landak. This classroom action research was conducted in two cycles. At each cycle conducted two (2) meetings. The method used is descriptive method with a form of action research on 20 people with the research procedure consisted of: preparation, execution, observation or observation, and reflection. The results showed that an increase in gross motor via a relay in children aged 5-6 years in TK.Negeri Pembina Ngabang Kabupaten Landak. The percentage of completeness is determined by researchers is 100%. This is evident from the first cycle of meetings 1 and 2 children do not have the speed when running and the children do not have the agility when running, and children do not have a balance while running, namely with enough categories while in the second cycle of the second meeting all the children thoroughly in speed when running and have the agility when running, and children have a balance when running the good category.   Keywords: Motor Ability Rough, Run Relay
STUDI KASUS PESERTA DIDIK YANG MELAKUKAN BULLYING PADA KELAS X SEKOLAH MENENGAH ATAS Andreas, .; ., Yuline; Yusuf, Abas
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 11 (2016): Nopember 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk membantu mengatasi perilaku bullying peserta didik di kelas X SMA Negeri 2 Sungai Raya. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan bentuk penelitian studi kasus. Subjek kasus dalam penelitian ini adalah dua orang. Teknik pengumpulan data komunikasi langsung, observasi langsung dan studi dokumenter. Alat pengumpul data pedoman wawancara, pedoman observasi dan buku kasus. Hasil dari penelitian subjek kasus I bersikap acuh tak acuh . Faktor penyebab keinginan untuk mencoba sesuatu yang baru dan subjek kasus ingin mencari teman. Karakteristik subjek kasus II lemah gemulai, dan pasif didalam kelas, sering menganggu saat belajar. Faktor penyebab Keinginan untuk mencoba sesuatu yang baru, Keinginan diterima teman, Cari perhatian. Bantuan untuk subjek kasus I dan II yaitu Konseling Behavioral dan Rasional Emotif Terapi (RET).   Kata Kunci: peserta didik, melakukan  bullying, kelas X SMA Abstrak: This study aims to help deal with bullying behavior of learners in grade X SMAN 2 Sungai Raya. This research method is descriptive form of a case study. Subjects in this study is a case of two people. Direct communication of data collection techniques, direct observation and documentary studies. Data collector interview, observation and book cases. The results of the study subjects I cases irresponsive. Factors causing the desire to try something new and the subject of the case wanted to make friends. Characteristics II case subject graceful, and passively in the classroom, often disrupting the current study. Factors causing the desire to try something new, acceptable desire friend's attention. Help for case subjects I and II, namely counseling and Rational Emotive Behavioral Therapy (RET).   Keywords: learners, doing the bullying, class X SMA
ANALISIS PEMBELAJARAN DALAM MENGEMBANGKAN DIKEMANDIRIAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK PERTIWI 1 PONTIANAK Dewi, Citra; Asrori, M.; ., Yuline
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemandirian,  perencanaan, pelaksanaan, metode, media, evaluasi,  serta hambatan  guru dalam pembelajaran mengembangkan kemandirian  pada anak  usia 5-6 tahun di TK Pertiwi 1. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini  2 guru dan anak dikelompok B2. Dari hasil penelitian bahwa diperoleh perencanaan pembelajaran mengacu kepada Permendiknas Tahun 2009 dan disesuaikan dengan kurikulum nasional. Metode yang digunakan dalam mengembangkan kemandirian pada anak menerapkan metode bermain, karyawisata, bercerita, dan sebagainya, media yang digunakan dalam mengembangkan kemandirian anak yaitu menggunakan buku cerita bergambar, poster-poster Penelitian, televisi, tape recorder, dan sebagainya, perilaku yang ditunjukkan anak-anak kelas B2 dalam kemandiriannya terlihat sudah bisa mandiri seperti menyimpan sepatunya dirak sepatu, tas di loker, cuci tangan sendiri, dan lainnya, selain itu juga hambatan yang ditemui dalam mengembangkan kemandirian kepada anak hanya terdapat pada saat awal anak masuk sekolah karena anak pada saat itu memasuki lingkungan yang  baru. Kata kunci: Pembelajaran, Mengembangkan, Kemandirian.  Abstract: This study aimed to describe the self-reliance, planning, implementation, methods, media, evaluation, as well as barriers teachers in learning to develop independence in children aged 5-6 years in kindergarten Earth 1 This study used a descriptive method with qualitative approach. This research subject 2 teachers and children grouped B2. From the research that earned lesson plan refers to Permendiknas in 2009 and adapted to the national curriculum. The method used in developing independence in children applying methods of play, field trips, storytelling, and so on, the media used in developing the child's independence is to use picture books, research posters, television, tape recorder, and so on, the behavior shown children B2 grader in independence has been seen to be independent as Dirak shoe store shoes, bag in a locker, hand washing themselves, and others, but it is also the obstacles encountered in developing the children's independence is only found at the beginning of school children school as a child at the time entering a new environment. Keywords: : Learning, Developing, Independence.
ANALISIS PEMANFAATAN MEDIA DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI TK NEGERI PONTIANAK Pusapasari Saragih, Delima Rizki; ., Yuline; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 4 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media audio, visual, audiovisual, serta hambatan dalam pemanfaatan median pembelajaran di TK Negeri Pontianak. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan bentuk penelitiannya adalah penelitian survei (Survey Studies). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi tidak langsung dan teknik dokumenter. Alat pengumpulan data berupa angket dan dokumentasi. Analisis  data dalam penelitian ini menggunakan analisis persentase. Sampel penelitian ini adalah 30 guru yang ada di TK Negeri Pontianak. Berdasarkan perhitungan statistik diperoleh persentase pemanfaatan media sebesar 67,30% (kategori baik) dengan pemanfaatan media audio sebesar 62,78%  (kategori cukup) pemanfaatan media visual sebesar 74,67% (kategori baik)  pemanfaatan media audiovisual sebesar 64,44% (kategori cukup) dan hambatan dalam proses belajar mengajar sebesar 66,22% (kategori cukup).   Kata kunci: Pemanfaatan Media, Proses Belajar Mengajar Abstract: This study aimed to describe the use of audio media, visual, audiovisual, as well as in the use of median barriers of learning in kindergarten Pontianak State. The method used is descriptive method with quantitative approaches and forms of research is research survey (Survey Studies). Data collection technique used is the technique of indirect communication and documentary techniques. Data collection tools such as questionnaires and documentation. Analysis of the data in this study using percentage analysis. The sample was 30 teachers in kindergarten Pontianak State. Based on statistical calculations obtained by the percentage utilization of 67.30% media (both categories) with the use of audio media at 62.78% (category quite) the use of visual media by 74.67% (both categories) audiovisual media utilization of 64.44% ( categories enough) and barriers in the learning process by 66.22% (category enough).   Keywords: Use of Media, Teaching and Learning
MENANAMKAN KEJUJURAN MELALUI PERMAINAN CONGKLAK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN (F54009022), Merpina; ., Marmawi; ., Yuline
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian menanamkan kejujuran melalui permainan congklak pada anak usia 5-6 tahun sangatlah penting untuk kehidupan anak dimasa mendatang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan deskriptif. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa dalam perencanaan pembelajaran menanamkan kejujuran guru menanamkan disetiap poses pembelajaran dikelas, guru menggunakan media seperti menonton filem, membaca cerita dan bermain. Permainan yang digunakan dikelas yaitu permainan congklak. Selama proses permainan guru membimbing anak disertai dengan memberikan pujian, guru membimbing untuk berkata jujur dan bersikap jujur selama permainan. Mengelola kelas dengan baik agar anak tidak merasa bosan, serta melakukan evaluasi dan menyusun rangkuman dengan anak ketika akhir pembelajaran. Kata kunci: kejujuran, permainan congklak Abstract: The purpose of the study through the game congklak in still honesty in children aged 5-6 yearsis critical to a child's life in the future. The method used in this study is qualitative and descriptive approach. The result showed that the teachers' lesson plans honesty embed embed learning poses every class, teachers use media such as watching films, reading stories and playing. Games that use the class that congklak game. During the game the teacher guides the child is accompanied by giving compliments, teachers guide to telling the truth and being honest during the game. Manage classes well so that children do not get bored, as well as to evaluate and prepare a summary of the child when the end of the lesson. Key words: honesty, congklak game