Articles
Pengembangan Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Mobile di SMK
Mooduto, Riskawati;
Djamen, Arje Cerullo;
Liando, Olivia Eunike Selvie
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 2 No. 4 (2022): EduTIK : Agustus 2022
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v2i4.5822
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis mobile dalam mata pelajaran bahasa indonesia di SMK Anugrah Tondano yang memiliki peran penting dalam proses pembelajaran. Media Pembelajaran dapat membantu proses belajar siswa dalam proses mengajar yang pada gilirannya dapat mempertinggi hasil belajar yang dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk membuat Media Pembelajaran Bahasa Indonesia yang dapat membantu guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Media Pembelajaran ini menggunakan Metode MDLC (Multimedia Development Life Cycle) dengan enam tahapan yaitu: Pertama Konsep (concept), Kedua Perancangan (Design), Ketiga Pengumpulan Bahan (Material Collecting), Keempat Pembuatan (Assembly), Kelima Pengujian (Testing), dan Distribusi (Distribution). Hasil Penelitian ini menunjukkan tahap-tahap proses pembuatan aplikasi Media Pembelajaran. Yang nantinya Media Pembelajaran ini, dapat membantu siswa dalam belajar Bahasa Indonesia dan juga membantu guru dalam proses mengajar. Adanya Media Pembelajaran ini diharapkan dapat membantu proses belajar mengajar Bahasa Indonesia.
Pengembangan Media Pembelajaran Praktikum Jaringan Komputer di Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Samalukang, Inry Paskawati;
Liando, Olivia Eunike Selvie;
Paat, Wensi Ronald Lesli
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 2 No. 4 (2022): EduTIK : Agustus 2022
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v2i4.5827
Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran mata kuliah praktikum jaringan komputer dijurusan PTIK Universitas Negeri manado. Pengembangan media pembelajaran ini menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC), yang terdiri dari 6 tahap yaitu, Concept, Design, Material Collecting, Assembly, Testing, dan Distribution. Penelitian ini menghasilkan sebuah media pembelajaran mata kuliah praktikum jaringan komputer dijurusan PTIK Universitas Negeri Manado yang telah diuji dengan menggunakan metode Blackbox Testing dan mendapatkan hasil yang baik sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran selama masa pandemi berlangsung.
Persepsi Siswa Dalam Pembelajaran Daring di SMK
Watae, Gilbert;
Mewengkang, Alfrina;
Liando, Olivia Eunike Selvie
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 1 (2025): EduTIK : Februari 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v2i4.5829
Dikarenakan mewabahnya virus corona di Indonesia saat ini, kegiatan pembelajaran dilakukan secara online untuk mencegah penyebaran Covid-19. Seperti yang terjadi di SMK N 2 Tondano, Siswa memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dalam menghadapi perubahan baru yang berdampak tidak langsung penyerapan pembelajaran secara teori dan praktik. Dalam hal ini kesadaran siswa akan era digital akan meningkat dan diperlukan survei kesadaran siswa di SMKN2 Tondano. Survei ini merupakan bagian dari survei deskriptif kuantitatif terhadap persepsi siswa terhadap pembelajaran online di SMKN2 Tondano. Survei menggunakan metode one-shot, dan kuesioner survei berbentuk skala Likert. Hasil data persepsi siswa terhadap pembelajaran online di SMK N 2 Tondano menunjukkan bahwa pembelajaran online diterima dengan sangat baik oleh sebagian besar siswa. Oleh karena itu, penerapan pembelajaran online saat ini sangat efektif untuk hasil belajar siswa di SMK N2 Tondano.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Simulasi Komunikasi Digital Siswa SMK
Haminu, Rizky Wahyudi;
Komansilan, Trudi;
Liando, Olivia Eunike Selvie
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 2 No. 6 (2022): EduTIK : Desember 2022
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v2i5.5983
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dan ada tidaknya pengaruh hasil belajar siswa pada pembelajaran simulasi dan komunikasi digital pada kelas yang diajarkan dengan model Problem Based Learning di SMK Negeri Tumpaan. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental. Rancangan penelitian ini adalah Posttest Only Control Group Design. Populasi adalah semua siswa kelas X Multimedia yang berjumalah 110 siswa dan teknik pengambilan sampel dengan cara random sampling, sampel yang diambil berjumlah 50 siswa yang terdiri dari 2 kelas, masing-masing kelas terdiri dari 25 siswa. Data di ambil dan dikumpulkan dari tes akhir sesudah diterapkan pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning. Berdasarkan uji normalitas data menggunakan Chi Kuadrad, ternyata kedua kelas terdistribusi normal. Berdasarkan uji homogenitas data dengan menggunakan uji F, ternyata diperoleh Fhitung lebih kecil dari Ftabel. Dimana harga Fhitung = 1,019 dan Ftabel = 1,98. Jadi varians (ragam) dari kedua kelas dapat dianggap sama atau kedua kelas tersebut homogen. Kemudian pengujian hipotesis dengan menggunakan statistik uji t, diperoleh hasil perhitungan adalah: thitung = 2,6341 > ttabel = 2,013 dengan demikian H0 ditolak pada taraf nyata 0,05 dan menerima H1. Hal ini artinya ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model Problem Based Learning dan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan cara belajar konvensional.
Pengaruh Model Pengembangan Media Pembelajaran Prakarya untuk Siswa SMP
Repi, Yunni Metiha;
Wonggo, Djafar;
Liando, Olivia Eunike Selvie
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 2 No. 6 (2022): EduTIK : Desember 2022
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v2i5.5984
Media pembelajaran merupakan alat atau perantara yang berguna untuk memperlancar proses belajar mengajar, serta memperlancar komunikasi antara guru dan siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran prakarya dan mengetahui tingkat kelayakan dari media pembelajaran yang dikembangkan. Metodologi yang dipakai dalam pengembangan media pembelajaran ini adalah MDLC (Multimedia Development Life Cycle), pengujian media pembelajaran meliputi pengujian apla testing dan beta testing. Pengujian alpa testing dilakukan oleh satu orang ahli media dan satu orang ahli materi dan untuk pengujian beta testing dilakukan secara langsung yang meliputi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sonder. Hasil dari penelitian adalah telah dikembangkan media pembelajaran prakarya. Pengujian alpa testing yang melibatkan ahli media dan ahli materi, menyatakan bahwa media pembelajara ini baik dengan rata-rata skor 3.60 dari ahli media dan ahli materi menyatakan baik dengan rata-rata skor 3.21. sedangkan untuk pengujian beta testing yang melibatkan 25 siswa sebagai responden memberi skor dengan rata – rata 3.60 dengan kategri baik’. Sehinnga media pembelajaran ini layak digunakan untuk membantu guru dalam proses belajar mengajar.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Komputer dan Jaringan Dasar Siswa SMK
Paat, Wensi Ronald Lesli;
Pardanus, Rudy Harijadi Wibowo;
Liando, Olivia Eunike Selvie;
Lolowang, Sharon
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 2 No. 6 (2022): EduTIK : Desember 2022
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v2i6.6308
Tujuan penelitian penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar komputer dan jaringan dasar siswa kelas X TKJ SMK Negeri 3 Tondano menggunakan model Project Based Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang terdiri dari empat pertemuan dalam satu siklus. Data diperoleh dari setelah dilakukan Tindakan berupa penerapan model pembelajaran Project Based Learning dengan hasil belajar siswa mencapai nilai minimal ≥75 dan presentase ketuntasan belajar paling sedikit 80% dari siswa yang tuntas belajar. Subjek dalam penelitan ini yaitu siswa kelas X TKJ SMK Negeri 3 Tondano yang berjumlah 23 siswa. Pada kondisi awal diberikan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa sebelum menggunakan model Project Based Learning. Berdasarkan data yang diperoleh pada saat pre-test hanya 5 siswa yang tuntas belajar dengan presentase ketuntasan 22%. Pada siklus I dengan menggunakan model Project Based Learning terjadi peningkatan sebanyak 15 siswa dinyatakan tuntas dengan presentase ketuntasan 65%. Sedangakan pada siklus II hasil belajar siswa meningkat, sebanyak 22 siswa dinyatakan lulus dengan presentase ketuntasan 96%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar komputer dan jaringan dasar siswa kelas X TKJ SMK Negeri 3 Tondano.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Simulasi dan Komunikasi Digital
Kaseroan, Emelia;
Sumual, Herry;
Liando, Olivia Eunike Selvie
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2023): EduTIK : Februari 2023
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v2i6.6340
Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui pengaruh hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model Problem Based Learning pada mata pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital kelas X di SMK Negeri 3 Tondano. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperiment (eksperimen semu) dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X TKJ SMK Negeri 3 Tondano berjumlah 38 siswa. Data dalam penelitian ini diambil dan dikumpulkan dari tes awal (Pre-test) sebelum diterapkan model Problem Based Learning dan tes akhir (Post-test) sesudah diterapkan model Problem Based Learning. Berdasarkan uji normalitas data menggunakan uji Shapiro-Wilk, kedua sampel berdistribusi normal. Berdasarkan uji homogenitas data menggunakan SPSS, diperoleh kedua kelas memiliki varians yang sama atau homogen. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan statistik uji t diperoleh . Maka keputusan 95% hasil belajar siswa yang diajar model Problem Based Learning berbeda dengan hasil belajar siswa yang diajar model konvensional. Berdasarkan hasil post-test kelas eksperimen dengan kelas kontrol jatuh dalam wilayah kritis maka ditolak dan diterima. Dari hasil analisis tersebut, peneliti bisa menyimpulkan jika hasil belajar siswa pada kelas yang diajar model Problem Based Learning lebih positif dibandingkan dengan siswa pada kelas yang diajar model konvensional.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Hasil Belajar Desain Grafis Percetakan Siswa SMK
Siahaan, Doni Saputra;
Palilingan, Verry Ronny;
Liando, Olivia Eunike Selvie
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2023): EduTIK : Februari 2023
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v2i6.6453
Pendidikan memiliki dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat karena beberapa alasan, antara lain karena kemampuannya mengangkat martabat dan kualitas hidup bangsa. Pencapaian hasil belajar siswa merupakan tolak ukur keberhasilan pendidikan dalam kemajuan belajar mengajar di sekolah. Model pembelajaran merupakan salah satu yang berdampak pada hasil belajar siswa. Cara mengatasi rendahnya hasil belajar siswa adalah memanfaatkan model pembelajaran berbasis proyek. Model pembelajaran berbasis proyek dipilih karena berperan penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metode yang tepat dapat membuat proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Dengan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran yang lebih kompleks, realistik, dan mampu menghasilkan sesuatu, diharapkan model pembelajaran ini mampu melatih dan mengonstruksi kemampuan siswa. Peningkatan hasil belajar siswa merupakan tujuan dari model pembelajaran berbasis proyek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah siswa kelas XI SMK Cokroaminoto Kotamobagu dapat memperoleh nilai yang lebih baik pada kelas desain grafis percetakan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek. Penelitian tindakan kelas digunakan dalam penelitian ini, setiap siklus memiliki empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek dalam penelitian adalah siswa kelas XI SMK Cokroaminoto Kotamobagu, terdiri dari 22 siswa dengan rincian jumlah siswa laki-laki 4 orang dan perempuan 18 orang. Hasil akhir yang didapat adalah penggunaan model berbasis proyek tersebut dapat meningkatkan hasil belajar desain grafis percetakan siswa kelas XI SMK Cokroaminoto Kotamobagu.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pemrograman Dasar Siswa SMK
Tawelu, Dona Isabela;
Liando, Olivia Eunike Selvie;
Manggopa, Hiskia Kamang
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2023): EduTIK : Februari 2023
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v2i6.6455
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran melalui Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pemrograman Dasar Siswa Kelas X Multimedia SMK Eklesia Jailolo. Model Pembelajaran Berbasis Masalah adalah model pembelajaran yang diawali dengan pemberian masalah kepada peserta didik dimana masalah tersebut dialami atau merupakan pengalaman sehari-hari peserta didik. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik deskriptif terhadap data berupa dokumen hasil tes siswa dan daftar nilai yang didapat dari ulangan harian. Penelitian ini melalui 2 tahapan siklus yang mana pada akhir setiap siklus dilakukan tahapan test berupa Post Tes. Pada siklus I terdiri dari 6 kali pertemuan dan siklus II terdiri dari 6 kali pertemuan. Siklus I siswa mencapai hasil belajar 60% tuntas dan 40% tidak tuntas. Siklus II siswa mencapai hasil belajar 90% tuntas dan 10% tidak tuntas. Meningkatnya hasil belajar siswa dilihat pada tahap siklus II yaitu mencapai 90% tuntas dari jumlah 20 siswa. Dengan demikian pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional atau ceramah bervariasi.
Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pemrograman Dasar Siswa Kelas X TKJ di SMK Negeri 3 Tondano
Ginting, Irfan Tarius;
Palilingan, Verry Ronny;
Liando, Olivia Eunike Selvie
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 3 No. 2 (2023): EduTIK : April 2023
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v3i1.6768
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil belajar dan keaktifan siswa pada mata pelajaran Pemrograman Dasar siswa kelas X TKJ di SMK Negeri 3 Tondano dengan menggunakan model pembelajaran Berbasis Masalah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Subjek penelitian adalah siswa kelas X TKJ yang berjumlah 13 siswa. Setiap siklus memiliki empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, dalam penelitian terdapat 2 siklus dan setiap akhir siklus dilakukan refleksi terhadap tindakan yang diberikan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan lembar observasi, Lembar Tes, dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Berbasis Masalah pada mata pelajaran Pemrograman Dasar Dapat meningkatkan Hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari Hasil Tes ketuntasan siswa dari siklus I sebesar 15,3% meningkat pada siklus II sebesar 76,9% Dan Dapat dilihat dari lembar observasi bahwa rata-rata siswa semakin aktif pada siklus ke II. Jadi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan Hasil belajar siswa pada mata Pemrograman Dasar.