Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Website dan Aplikasi SIKAPAL bagi Panglima Laot Guna Meningkatkan Keefektifan Pelaporan Illegal Fishing Afriandi, Fadli; Rahmawati, Rahmawati; Ridho, Abdurrahman; Auliya, Resti; Hakimi, Akhramil
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 9 No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v9i2.23837

Abstract

Aceh Singkil has abundant marine fisheries resources, but illegal fishing activities that often occur for profit can damage the marine ecosystem and reduce the welfare of traditional fishermen. In Aceh Singkil there is the Panglima Laot traditional institution tasked with maintaining maritime security, but this task is not in line with the reality on the ground. To assist Panglima Laot in handling illegal fishing in Aceh Singkil, the Panglima Laot website and the SIKAPAL application are used to report illegal fishing activities. This method of community service is demonstration and direct practice. In carrying out this service there are five stages, namely planning, preparation, delivery of technical material, practicum and evaluation. With this activity, Panglima Laot Aceh Singkil has a traditional institutional platform which includes a feature for reporting illegal fishing activities. The SIKAPAL website and application also contribute to providing knowledge and information to the fishing community.
Implementasi Program Rehabilitasi Sosial bagi Penyandang Disabilitas Miskin di Kabupaten Aceh Barat Munawarah, Munawarah; Afriandi, Fadli
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol. 11 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/vh74m771

Abstract

Social rehabilitation for persons with disabilities serves as anessential strategy to expand access to basic rights and economic participation. This study examines how such a program is carried out in West Aceh by applying Edward III’s implementation perspective, emphasizing communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. A qualitative descriptive approach was used through interviews, observations, and document review involving implementing officials and recipients of assistance. The results show that program execution generally aligns with formal procedures, yet communication between the Social Service Office and field facilitators remains uneven. Resource allocation is still constrained, particularly in staffing capacity, budget availability, and logistical support. Implementers tend to demonstrate supportive attitudes, but the outcomes of assistance vary, with assistive equipment yielding more sustained benefits than short-term food support. The bureaucratic mechanism also faces fragmentation, limiting coordination across agencies. Overall, the social rehabilitation initiative in West Aceh represents progress, though further refinement in communication flow, resource strengthening, professional competence, and inter-institutional synergy is required to enhance program consistency and long-term effectiveness.
Analisis Implementasi Kebijakan Pengelolaan Limbah Kelapa di Wilayah Pulau Terluar: Studi Kasus Simeulue Afriandi, Fadli; Afifa, Nur Sukma; Saputri, Elsa; Marlizar, Desi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i1.2025.470-479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan pengelolaan limbah kelapa di wilayah pulau terluar yakni Pulau Simeulue. Tulisan ini membahas mengenai permasalahan pengelolaan limbah kelapa di Pulau Simeulue dan bagaimana pelaksanaan kebijakan dari pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dengan melihat pengelolaan limbah dari PT. Green Enterprises dan CV. Rezeki Bersama, studi literatur melalui jurnal dan media massa, wawancara melalui informan yang bersangkutan serta pengambilan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan terakhir penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan bahwa Pemerintah Daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup sudah melaksanakan kebijakan dengan cukup baik dengan melakukan sosialisasi pemantauan dan pembinaan rutin kepada perusahaan kelapa. Namun sampai saat ini pelaku usaha sering terlambat dalam melakukan pelaporan Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) setiap enam bulan sekali kepada Dinas Lingkungan Hidup sehingga mereka tidak mengetahui apakah kegiatan pengelolaan limbah sudah memenuhi standar kelayakan atau belum. Kondisi ini belum ada tindakan berupa penegasan atau pemberian sanksi kepada perusahaan yang tidak melakukan pelaporan setiap enam bulan sekali.
Edukasi mangrove: upaya peningkatan literasi bagi kelompok perempuan kawasan konservasi mangrove Aceh Jaya Rahmawati Rahmawati; Fadli Afriandi; Eka Lisdayanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25959

Abstract

Abstrak Ekosistem mangrove memiliki peran penting bagi lingkungan pesisir, diantaranya sebagai sumber pangan dan sumber ekonomi bagi masyarakat. Keberlanjutan ekosistem mangrove sangat dipengaruhi oleh pengelolaan yang dilakukan dengan melibatkan masyarakat, khususnya kelompok perempuan. Perempuan merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memegang peranan penting dalam  menjaga  kelestarian dan keberlanjutan ekosistem pesisir. Oleh sebab itu perempuan harus memahami dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan pengelolaan mangrove.  Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi dan mensosialisasikan fungsi dan manfaat mangrove sebagai upaya pelestarian mangrove Aceh Jaya kepada kelompok perempuan sejumlah 15 orang di sekitar kawasan tersebut yang terdiri dari 12 orang perempuan dan 3 orang aparatur gampong. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode diskusi partisipatif. Antusiasme dan partisipasi perempuan dalam kegiatan tersebut terlihat dari hasil pretest dan post test yang dilakukan terhadap pemahaman mangrove menjadi sangat tinggi dari rata rata skor 54 poin menjadi 86 poin atau meningkat sebesar 70 persen setelah dilakukannya kegiatan edukasi tentang menjaga dan melestarikan mangrove dan sangat membantu meningkatkan literasi dalam upaya pelestarian mangrove. Kata kunci: edukasi; mangrove; perempuan. Abstract Mangrove ecosystems have an essential role for the coastal environment, including as sources of nourishment and economic resources for the community. The sustainability of mangrove ecosystems is strongly influenced by management carried out by involving the community, especially women's groups. Women are one of the community groups that play an important role in maintaining the preservation and sustainability of coastal ecosystems. Therefore, women must understand and participate in mangrove management activities.  This service activity aims to educate and socialize the functions and benefits of mangroves as an effort to preserve Aceh Jaya mangroves to a group of 15 women around the area consisting of 12 women and 3 gampong officials. This activity was carried out using the participatory discussion method. The enthusiasm and participation of women in these activities can be seen from the results of the pretest and post test conducted on mangrove understanding to be very high from an average score of 54 points to 86 points or increased by 70 percent after the implementation of educational activities about maintaining and preserving mangroves and greatly helping to increase literacy in mangrove conservation efforts. Keywords: educate; mangrove; women.