Articles
Program DASHAT: Strategi Pemerintah Simeulue sebagai Upaya Penanganan Stunting
Afriandi, Fadli;
Rahmadani, Saumi
Bahasa Indonesia Vol 6 No 1 (2025): JAPS April 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46730/japs.v6i1.196
Stunting is a health issue in children, particularly toddlers, characterized by impaired physical and brain development due to prolonged nutritional deficiencies. Due to sectoral egos among government agencies and inadequate socialization efforts, addressing stunting remains a significant challenge. Simeulue Regency faces numerous obstacles and is among the regions with the highest stunting rates in the area. The aim of this study is to identify the strategies employed by the Simeulue Government to reduce stunting. This research uses a qualitative approach, collecting data through documentation and observation techniques. The findings reveal that the Simeulue Government has implemented the Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) program. This program includes sub-programs such as Ayah Susi, Ma Andong, and Maninting, which are philosophically rooted in the local language of the region. These strategies have successfully reduced stunting rates in Simeulue Regency. This success is evidenced by the fact that Simeulue Regency was awarded the best recognition in Aceh for addressing stunting in 2024
Politik Keamanan: Pengakuan Identitas Primordial Dalam Resolusi Konflik Kasus Aceh dan Papua
Afriandi, Fadli;
Ariyadi, Fachriza;
Abdillah, Ligar;
Latif, Ikhwan Rahmatika;
Rahmawati, Rahmawati
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jim.v8i4.2024.%p
Tulisan ini mempunyai misi untuk melihat usaha yang dilakukan oleh pemerintah pusat untuk menciptakan keamanan di Aceh dan Papua khususnya melihat kepada resolusi konflik. Tulisan ini merupakan kajian politik kemanan yang melihat penggunaan identitas primordialisme sebagai alat dalam resolusi konflik yang terjadi di Aceh dan Papua. Argumen utama dalam penelitian ini adalah dalam memperoleh keamanan di Aceh dan Papua menggunakan resolusi konflik yang berorientasi kepada pengakuan identitas primordial. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan instusionalisme. Dalam mengumpulkan data digunakan beberapa teknik seperti studi dokumen, dan webinar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konflik Aceh dan Papua dapat meredam dipengaruhi dengan adanya kesepakatan pengakuan identitas, Aceh memperoleh pengakuan dalam identitas agama sedangkan Papua berdasarkan  kesukuan (Orang Asli Papua/OAP). Pengakuan dan pelaksanaan identitas agama di Aceh dan Papua dapat dilihat dengan implementasi UU Pemerintah Aceh dan UU Otonomi Khusus bagi Papua yang mengakomodir pelaksanaan syariat Islam dan OAP pada bidang keberadaan majelis, pendidikan, peradilan, politik dan pemerintahan.Kata kunci: resolusi konflik; identitas; Aceh; Papua; keamanan
Politik Keamanan Lingkungan: Pengetahuan Lokal Dalam Perlindungan Populasi Bening Lobster Di Masyarakat Nelayan
Aripin, Nurasma;
Afriandi, Fadli;
Marefanda, Nodi;
Marlizar, Desi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.308-318
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan lokal yang dimiliki masyarakat nelayan dalam menjaga keamanan lingkungan khususnya populasi lobster. Dalam tulisan ini difokuskan dengan memotret praktik-praktik yang dilakukan oleh masyarakat nelayan dalam melindungi keberadaan benih bening lobster (puerulus). Argumen utama dalam penelitian ini adalah dengan pengetahuan lokal yang dimiliki oleh masyarakat nelayan menciptakan ekosistem bening lobster yang berkelanjutan. Penelitian ini merupakan kajian kualitatif dengan menggunakan teori Ekologi Budaya dari Julian H. Steward. Teori ini menjelaskan bahwa interaksi manusia dengan lingkungan menciptakan pengetahuan lokal sehingga menjalin hubungan mutualisme diantara keduanya. Data penelitian terdiri dari data primer yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemerintah, lembaga adat, nelayan, dan pelaku usaha lobster sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui jurnal ilmiah dan media massa online. Hasil penelitian menemukan bahwa ada beberapa praktik pengetahuan lokal yang berdampak dalam pelestarian bening lobster yaitu penangkapan bening lobster merupakan kegiatan degradasi progresif terhadap lobster, penjualan bening lobster tidak memiliki nilai instrinsik, pertumbuhan bening lobster lebih baik di alam daripada dipenangkaran, dan penggunaan alat tangkap tradisional dalam menangkap lobster.
Implementasi Kebijakan Tata Kelola Parkir di Gerai Minimarket Alfamidi dan Indomaret Kota Palu
Ariyadi, Fachriza;
Afriandi, Fadli
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jim.v8i4.2024.%p
Tulisan ini merupakan kajian tentang implementasi kebijakan tata kelola parkir di Kota Palu khususnya pada polemik retribusi parkir dan persoalan juru parkir liar yang terjadi di gerai minimarket Alfamidi dan Indomaret di Kota Palu. Tulisan ini berupaya menganalisis mengapa masih terdapat petugas parkir berseragam resmi dari pemerintah dan juru parkir liar yang meminta retribusi parkir di lokasi bebas parkir atau parkir gratis. Tulisan ini menggunakan teori George C. Edwards III dalam melihat bagaimana kebijakan tata kelola parkir tersebut diimplementasikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analis data dilakukan dengan tahapan kondesasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan tata kelola parkir di Kota Palu secara umum sudah cukup baik dilihat dari faktor Komunikasi (Communication) sudah dilakukan sosialisasi dan pendampingan khusus juru parkir. Sumber Daya (Resources) terkait sumber daya manusia dan alokasi anggaran masih kurang dan belum cukup memenuhi kebutuhan dalam implementasi kebijakan. Disposisi atau Sikap (Disposition) pelaksana kebijakan sudah memahami dan menerima dengan baik serta dapat melaksanakan kebijakan dengan baik pula. Struktur Birokrasi (Bureaucratic structure) masih belum adanya regulasi teknis (SOP) yang ditemukan secara detail merujuk pada mekanisme dalam pengelolaan perparkiran serta masih lemahnya pengawasan.Kata kunci: Implementasi Kebijakan, Kebijakan Publik, Tata Kelola Parkir, Retribusi Parkir, Juru Parkir LiarÂ
Program DASHAT: Strategi Pemerintah Simeulue sebagai Upaya Penanganan Stunting
Afriandi, Fadli;
Rahmadani, Saumi
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 6 No 1 (2025): JAPS April 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46730/japs.v6i1.196
Stunting is a health issue in children, particularly toddlers, characterized by impaired physical and brain development due to prolonged nutritional deficiencies. Due to sectoral egos among government agencies and inadequate socialization efforts, addressing stunting remains a significant challenge. Simeulue Regency faces numerous obstacles and is among the regions with the highest stunting rates in the area. The aim of this study is to identify the strategies employed by the Simeulue Government to reduce stunting. This research uses a qualitative approach, collecting data through documentation and observation techniques. The findings reveal that the Simeulue Government has implemented the Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) program. This program includes sub-programs such as Ayah Susi, Ma Andong, and Maninting, which are philosophically rooted in the local language of the region. These strategies have successfully reduced stunting rates in Simeulue Regency. This success is evidenced by the fact that Simeulue Regency was awarded the best recognition in Aceh for addressing stunting in 2024
Voting Behavior Of Indigenous Minorities In Local Elections: Kampa Community In Pasaman
Afriandi, Fadli;
Latif, Ikhwan Rahmatika;
Abdillah, Ligar;
Ariyadi, Fachriza;
Nugroho, Sapto Setyo
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 9, No 2 (2025): Oktober 2025, Jurnal Trias Politika
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33373/jtp.v9i2.7951
Voting behavior is an important part of the democratic process which can investigate the factors that influence constituents in choosing leaders. The purpose of this paper is to find out how the voting behavior of indigenous minority communities in determining leaders. The indigenous minority community is the object of research, which means that the community is part of the indigenous ethnic element but because of its origin from another area, it is considered a migrant. The main argument of this paper is that Kampa people choose regional heads influenced by sociological factors based on the social environment. This research is a qualitative study using the Social Circle Theory by George Simmel. In this study, data was collected using primary data through direct interviews, and secondary data was collected through scientific journals and online mass media. The results of the study found that the voting behavior of the Kampa community was influenced by first, namely political preferences which vote based on considerations from traditional leaders, second geopolitics where geographically the area inhabited is the majority of Minangkabau tribes, and third based on socio-economic structures that influence rational reasons for choosing regional heads.
Socialization Of Black Campaign Prevention On Social Media For Generation Z In Facing The 2024 Election: Sosialisasi Pencegahan Black Campaign di Media Sosial Bagi Generazi Z Dalam Menghadapi Pemilu 2024
Afriandi, Fadli;
Marlizar, Desi;
Nabilla Kesha, Cut
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Edisi Januari 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51771/jukeshum.v5i2.907
General Elections are a pillar of democracy which is the main mechanism in the process of changing power. In the election process, community participation has a significant impact on the process of government legitimacy. Generation Z is one of the people participating in the 2024 elections. Generation Z is a generation of Digital Natives where they grew up in the digital era and are accustomed to using digital technology, one of which is obtaining information and communication on social media. Even though social media is a popular platform, the information provided cannot provide accurate and correct information. This service aims to provide education to students of SMAN 8 Takengon Unggul regarding efforts to prevent black campaigns on social media so that the 2024 Election will be of high quality. This activity uses the socialization method through lectures containing introductory material, potential threats, information verification, and efforts to prevent black campaigns that can be carried out. The results of this service show that there has been a change in students' knowledge in responding to campaign information on social media, which was initially minimal and easy to believe, becoming more selective and verifying the information obtained first. This service activity also has a significant impact on increasing digital literacy and critical thinking in obtaining election-related information.
Branding Desa Mandiri Sampah: Wujudkan Tata Kelola Sampah yang Berkelanjutan di Gampong Drien Rampak, Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat
Ikhsan, Ikhsan;
Saputra, Akmal;
Hajad, Vellayati;
Latif, Ikhwan Rahmatika;
Afriandi, Fadli;
Lestari, Yeni Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 6, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35308/baktiku.v6i2.10561
This community service program in Drien Rampak Village, Johan Pahlawan Aceh Barat, aimed to establish a sustainable waste management system through the "Branding Desa Mandiri Sampah" approach. Initial assessments revealed low community awareness and participation in waste management, with only 40% of households aware of its importance and 30% practicing waste separation. Through a series of educational outreach and training sessions on waste separation and composting techniques, the program significantly improved these figures. Post-program evaluations showed a remarkable increase in awareness to 85% and household participation in waste separation rose to 70%. Additionally, 50% of households adopted composting practices, with 40% successfully producing stable compost for domestic use. Despite these achievements, challenges such as technical difficulties in composting remain, highlighting the need for ongoing support and education. This initiative demonstrated that community-based approaches can foster substantial behavioral changes, making Drien Rampak Village a model for sustainable waste management that can be replicated in other rural areas.
Edukasi mangrove: upaya peningkatan literasi bagi kelompok perempuan kawasan konservasi mangrove Aceh Jaya
Rahmawati, Rahmawati;
Afriandi, Fadli;
Lisdayanti, Eka
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25959
Abstrak Ekosistem mangrove memiliki peran penting bagi lingkungan pesisir, diantaranya sebagai sumber pangan dan sumber ekonomi bagi masyarakat. Keberlanjutan ekosistem mangrove sangat dipengaruhi oleh pengelolaan yang dilakukan dengan melibatkan masyarakat, khususnya kelompok perempuan. Perempuan merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memegang peranan penting dalam menjaga kelestarian dan keberlanjutan ekosistem pesisir. Oleh sebab itu perempuan harus memahami dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan pengelolaan mangrove. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi dan mensosialisasikan fungsi dan manfaat mangrove sebagai upaya pelestarian mangrove Aceh Jaya kepada kelompok perempuan sejumlah 15 orang di sekitar kawasan tersebut yang terdiri dari 12 orang perempuan dan 3 orang aparatur gampong. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode diskusi partisipatif. Antusiasme dan partisipasi perempuan dalam kegiatan tersebut terlihat dari hasil pretest dan post test yang dilakukan terhadap pemahaman mangrove menjadi sangat tinggi dari rata rata skor 54 poin menjadi 86 poin atau meningkat sebesar 70 persen setelah dilakukannya kegiatan edukasi tentang menjaga dan melestarikan mangrove dan sangat membantu meningkatkan literasi dalam upaya pelestarian mangrove. Kata kunci: edukasi; mangrove; perempuan. Abstract Mangrove ecosystems have an essential role for the coastal environment, including as sources of nourishment and economic resources for the community. The sustainability of mangrove ecosystems is strongly influenced by management carried out by involving the community, especially women's groups. Women are one of the community groups that play an important role in maintaining the preservation and sustainability of coastal ecosystems. Therefore, women must understand and participate in mangrove management activities. This service activity aims to educate and socialize the functions and benefits of mangroves as an effort to preserve Aceh Jaya mangroves to a group of 15 women around the area consisting of 12 women and 3 gampong officials. This activity was carried out using the participatory discussion method. The enthusiasm and participation of women in these activities can be seen from the results of the pretest and post test conducted on mangrove understanding to be very high from an average score of 54 points to 86 points or increased by 70 percent after the implementation of educational activities about maintaining and preserving mangroves and greatly helping to increase literacy in mangrove conservation efforts. Keywords: educate; mangrove; women.
Optimalisasi Peningkatan Pengetahuan Tentang Kesehatan Remaja Melalui Kegiatan Edukasi Pada Siswa SMP Negeri 32 Maluku Tengah
Putri Azizah;
Fadli Afriandi
PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54259/pakmas.v5i2.3582
Adolescents represent the largest demographic group in Indonesia and are in a transitional developmental phase that makes them vulnerable to various health issues, including reproductive health and anemia. The lack of knowledge among adolescents about reproductive health and the high prevalence of anemia among adolescent girls have become serious concerns. According to data from the Indonesian Ministry of Health, the prevalence of anemia among adolescents aged 15-24 years reaches 32%, with a higher proportion among girls. To address this issue, a community service program was conducted in Negeri Saleman to enhance students' knowledge of reproductive health and anemia prevention at SMP Negeri 32 Central Maluku. This activity took place on August 12, 2024, involving 77 participants. The intervention included education on the importance of reproductive health, anemia prevention, and ways to address health issues among adolescents. This initiative proved effective in increasing adolescents' knowledge and understanding, as well as improving reproductive health indicators and preventing anemia among adolescent girls. The program had a positive impact by raising awareness and providing valuable knowledge that benefits adolescent health in the future.