Claim Missing Document
Check
Articles

Development Of A Stem-Based E-Pocket Book As A Learning Media On Green Chemistry Materials At MAN 2 Jambi City Navalia Wardani; Muhammad Naswir; Afrida Afrida
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8121

Abstract

e-pocket book, also known as a digital pocketbook, is a combination of a pocketbook and a digital book that is small in size and contains all the information needed by the reader. This e-pocket book is developed using a STEM (science, technology, engineering, and mathematics) approach. This research aims to determine the feasibility of the STEM-based e-pocket book according to subject matter experts and media experts, to assess the evaluation of chemistry subject teachers, and to understand the students' responses to the developed media. This research is a development study using the Lee & Owens development model. The research instruments used were interview sheets and questionnaires. The analysis techniques used are qualitative data analysis and quantitative data analysis. The results of the media expert validation were 4.46 and the material expert 4.54, indicating that the produced STEM-based e-pocket book is suitable for use. The results of the teacher assessments and student responses from the STEM-based e-pocket book on green chemistry were categorized as very good, with an average score of 4.54 and a student response percentage of 88.62%, thus it can be concluded that it can be used as a learning medium
Pelatihan Penyusunan Modul Kimia Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru SMA di Sungai Penuh Jambi Aulia Sanova; Wilda Syahri; Yusnidar Yusnidar; Afrida Afrida
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 3 No. 3 (2022): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v3i3.5994

Abstract

This service program aims to provide knowledge and increase teacher competence in compiling teaching materials in modules based on local wisdom by integrating elements of the cultural habits of the local community. The methods were done by training with technical lectures, discussions, questions - answers, and assignments. This service program was attended by 12 science teachers at SMAN 2 Sungai Penuh. The evaluation form of this program was in the form of a response to the usefulness and impact obtained from the activity results through the distribution of questionnaires and using a question-and-answer method with qualitative descriptive techniques to determine the strategy for implementing the ethnoscience module in the classroom learning process. The results showed that the teacher understood and strongly agreed that ethnoscience was integrated into the lesson. Furthermore, the teacher could draft teaching materials containing local wisdom in learning modules.
Community Economic Empowerment With Maize Cultivation In Nagari Tuik Iv Koto Mudiek, Batang Kapas District, South Coast Regency: Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Dengan Budidaya Jagung Di Nagari Tuik Iv Koto Mudiek Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan Yonny Arita Taher; Afrida Afrida; Yulfi Desi; Bustari Badal; Inawaty Sidabalok; Asnurita; Meriati
Journal of Community Service and Application of Science Vol. 1 No. 2 (2022): JOURNAL OF COMMUNITY SERVICE AND APPLICATION SCIENCE (JCSAS)
Publisher : KPN Kopertis X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/vg89ph81

Abstract

The community service carried out by the Ekasakti Padang University Team is in the Nagari Tuik area, Batang Kapas District. the northern part of the South Coast District. The community, in general, is farming, because the agricultural land is very large, namely 256 ha. There are still many people who cultivate rice fields, but not many have cultivated corn which further increases income. Because the base price of corn is more stable than the base price of grain. The base price of flat corn alone is between Rp. 2500 – Rp. 5000 a kilo. In addition, corn can be processed into various products such as steamed brownies made from corn and sweet corn pudding. This service socializes the cultivation of sweet corn plants and their processing so that they can increase people's income and increase knowledge about corn cultivation. Knowledge increased from 24.6% to 80.6%. And people's income also increased with the production of steamed brownies with a selling price per unit of Rp. 2,500. BEP will be achieved only when 123 pieces are produced. So if it is produced more than that, it has already benefited. With this sweet corn cultivation program, it can be a community empowerment program
IMPLEMENTASI SYNTHESIA AI DALAM PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI LITERASI DIGITAL GURU Febbry Romundza; Afrida Afrida; Asmiyunda Asmiyunda; Hendra Hendra; Dwi Rahayu Siregar; Fadilla Ulfah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i2.5453

Abstract

ABSTRACTThe rapid development of Artificial Intelligence (AI) has created new opportunities in education, particularly in the development of digital learning media. One of the most innovative applications is Synthesia AI, a platform that enables the creation of animated learning videos with virtual avatars and multilingual automated narration. This study aims to implement the use of Synthesia AI in developing animated instructional videos as an effort to improve teachers’ digital literacy competence. The research employed a descriptive qualitative approach with several stages: needs analysis, teacher training in using Synthesia AI, video production, and evaluation through observation, questionnaires, and interviews. The results indicated that more than 85% of teachers reported increased confidence in creating digital media, 78% were able to design appropriate learning scripts for AI-based videos, and 82% successfully produced animated instructional videos that were engaging, interactive, and curriculum-oriented. Furthermore, teachers’ digital literacy competence improved in four aspects: technological literacy, information literacy, media literacy, and digital pedagogy. These findings highlight that the integration of AI can serve as a practical and innovative solution for teachers to deliver more adaptive, creative, and relevant learning experiences that meet the needs of 21st-century students.Keywords : Synthesia AI, animated instructional video, digital literacy, teachers, artificial intelligence.ABSTRAKPerkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang baru dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan media pembelajaran digital. Salah satu aplikasi yang inovatif adalah Synthesia AI, sebuah platform yang memungkinkan pembuatan video animasi pembelajaran dengan avatar virtual dan narasi otomatis multibahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan penggunaan Synthesia AI dalam pembuatan video pembelajaran animasi sebagai upaya meningkatkan kompetensi literasi digital guru. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tahapan: analisis kebutuhan, pelatihan guru dalam penggunaan Synthesia AI, produksi video pembelajaran, serta evaluasi melalui observasi, angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 85% guru merasa lebih percaya diri dalam membuat media digital, 78% mampu menyusun naskah pembelajaran yang sesuai untuk diintegrasikan ke dalam video AI, dan 82% menghasilkan video pembelajaran animasi yang dinilai menarik, interaktif, dan sesuai kurikulum. Selain itu, kompetensi literasi digital guru meningkat pada aspek teknologi, informasi, media, dan pedagogi digital. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan AI dapat menjadi solusi praktis dan inovatif bagi guru untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih adaptif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan siswa abad ke-21.Kata kunci : Synthesia AI, video pembelajaran animasi, literasi digital, guru, kecerdasan buatan
PENGARUH PENGALAMAN KERJA DAN PRESTASI KERJA KARYAWAN TERHADAP PROMOSI JABATAN PT. TELKOM INDONESIA PADANG Rina Febriani; Yulihardi Yulihardi; Afrida Afrida; Amrullah Amrullah; Ikhsan F
Jurnal Menara Ekonomi : Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi Vol 11, No 2 (2025): VOLUME XI NO. 2 APRIL 2025
Publisher : Jurnal Menara Ekonomi : Pelatihan dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/me.v11i2.8248

Abstract

Keberhasilan suatu   organisasi   tidak hanya bergantung   pada   sumber daya alam yang tersedia, tetapi juga kualitas sumber daya manusia. Peran sumber daya manusia adalah merencanakan, melaksanakan dan  mengendalikan organisasi tersebut. Untuk menghasilkan kinerja karyawan sesuai dengan  keinginan perusahaan, maka perusahaan dapat memberikan promosi jabatan kepada karyawan yang memiliki kinerja yang baik. Penelitian ini didesain untuk meneliti tentang Pengaruh Pengalaman Kerja dan Prestasi Kerja Karyawan Terhadap Promosi Jabatan PT. Telkom Indonesia Padang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan pengujian hipotesis yang diusulkan. Pengujian hipotesis dengan menggunakan model regresi linear berganda. populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Telkom Indonesia Padang dalam penelitian ini adalah sebanyak 73 karyawan dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 73 orang yaitu karyawan, dimana metode pengambilan sampel yaitu Metode Sampel Jenuh Hasil penelitian secara parsial Pengalaman Kerja memiliki nilai thitung 2.492 ttabel 1,661 dan nilai sig 0, 015 0,05. Artinya H1 diterima dan H0 di tolak. Maka dapat disimpulkan bahwa  Pengalaman Kerja berpengaruh positif dan siginifikan terhadap Promosi Jabatan Karyawan  PT Telkom Indonesia Padang . Prestasi Kerja memiliki nilai thitung  2.908 ttabel 1,661 dan nilai sig 0. 0050,05, artinya H2 diterima dan H0 di tolak. Maka dapat disimpulkan bahwa  Prestasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Promosi Jabatan Karyawan  PT Telkom Indonesia Padang . hasil uji F diketahui bahwa nilai Fhitung 10.118 dari Ftabel 2,72 dan signifikasi F = 0,000 lebih kecil dari 0,05, artinya H3 diterima dan H0 ditolak. Dapat dikatakan bahwa  Pengalaman Kerja dan  Prestasi Kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Promosi Jabatan. Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa Sebaiknya Peneliti menyarankan agar perusahaan memperhatikan  Pengalaman Kerja, karna penunjang promosi jabatan adalah Pengalaman Kerja, juga harus memperhatikan  Prestasi Kerja karna  Prestasi Kerja tersebut tentunya dapat mempengaruhi Promosi Jabatan.Kata Kunci: Pengalaman Kerja, Prestasi Kerja Dan Promosi Jabatan  
Pengembangan e-Modul Berbasis Augmented Reality (AR) Berorientasi Kemampuan Literasi Digital Siswa pada Materi Bentuk Molekul Meylana Mahardhika Aryomiati; Afrida Afrida; Febbry Romundza; Isra Miharti; Firdiawan Ekaputra
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i3.4370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e‑Modul berbasis Augmented Reality (AR) berorientasi pada kemampuan literasi digital siswa pada materi bentuk molekul. Hal ini karena hasil dari wawancara dan analisis siswa SMA 6 Muaro Jambi mengungkapkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan sekolah masih belum optimalnya, serta masih kurangnya bahan ajar modul digital mampu meningkatkan pemahaman topik bentuk molekul bersifat abstrak selama proses pembelajaran. membuat siswa belum memahami konsep bentuk molekul yang abstrak dalam proses pembelajaran. Literasi digital diterapkan melalui penggunaan teknologi digital dan fitur interaktif selama proses pembelajaran. Bahan ajar e-Modul berbasis AR untuk mengetahui hasil kelayakan produk berdasarkan validasi para ahli, pendidik, maupun respon siswa. Pengembangan menggunakan pendekatan pengembangan model pengembangan Lee & Owens (2004) dengan tahapan yang meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas XI-2 SMA Negeri 6 Muaro Jambi. Instrumen penilaian berupa lembar wawancara, angket validasi ahli media, angket validasi ahli materi, angket penilaian guru, dan angket respon siswa. Analisis data dilakukakn secara kualitatif fan kuantitatif dengan teknik presentase. Diperoleh data hasil menunjukkan bahwa e‑Modul berbasis AR memperoleh persen validasi ahli media sebesar 94,7% termasuk sangat layak, serta validasi ahli materi sebesar 95,7% sangat layak. Penilaian guru mencapai persentase sebesar 87,5% dan respon siswa sebesar 88,6% yang keduanya termasuk dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, e‑Modul berbasis AR berorientasi kemampuan literasi digital siswa pada materi bentuk molekul dinyatakan layak untuk digunakan sebagai media pembelajran kimia. Perluasan pemanfaatan e-Modul berbasis AR berorientasi meningkatkan literasi digital memiliki keunggulan siswa bisa mengakses materi melalui perangkat digital, menggunakan fitur AR dengan 3D yang lebih konkret, serta kemampuan menampilkan konsep abstrak dalam bentuk visual 3D sehingga lebih mudah dimengerti oleh siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Contextual Teaching and Learning terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA pada Pembelajaran Kimia Materi Sistem Periodik Astri Wahyuni; Haryanto Haryanto; Firdiawan Ekaputra; Zurweni Zurweni; Afrida Afrida
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.6.1.2026.1314

Abstract

This study was motivated by the low level of students’ learning motivation in the topic of the Periodic System of Elements, which is caused by the abstract and complex nature of the material as well as the limited use of engaging and contextual learning media. This research aimed to develop an interactive learning media integrated with the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach and to determine its feasibility, students’ responses, and its effectiveness in improving learning motivation. The research employed a Research and Development (R&D) method using the Lee and Owens model, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The developed product was an interactive learning media based on Genially, incorporating text, images, videos, animations, quizzes, and the seven components of CTL. The trial subjects were Grade X students, conducted through one-to-one and small group evaluations. The research instruments included validation questionnaires, student response questionnaires, and learning motivation questionnaires. The results indicated that the developed media was highly feasible, with student responses reaching 86.6% in the one-to-one test and 87.6% in the small group test, both categorized as very good. Furthermore, students’ learning motivation increased significantly from 50.7% to 79%, categorized as high. These findings imply that the integration of interactive media with the CTL approach can effectively enhance students’ learning motivation by providing meaningful, contextual, and engaging learning experiences. Therefore, this media can be used as an alternative instructional tool to support chemistry learning, particularly in improving students’ motivation in understanding abstract concepts such as the Periodic System of Elements.
Pengembangan Video Pembelajaran Animasi Berbasis Contextual Teaching Learning pada Materi Termokimia Berpotensi Meningkatkan Literasi Sains Emika Br Ginting; Afrida Afrida; Febbry Romundza; Haryanto Haryanto; Muhammad Haris Effendi Hsb
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.6.1.2026.1509

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep dan literasi sains murid pada materi Termokimia. Kondisi tersebut berkaitan dengan karakteristik materi yang abstrak dan kompleks, serta penggunaan media pembelajaran yang belum menarik dan belum dikaitkan secara optimal dengan konteks kehidupan sehari-hari. Kemajuan teknologi juga menuntut adanya pengalaman belajar yang lebih bermakna, visual, dan mudah diakses oleh murid. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi Termokimia serta mengetahui kelayakan media dan respon siswa terhadap penggunaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Lee dan Owens yang terdiri atas tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Produk yang dikembangkan berupa media video pembelajaran berbasis CTL yang memuat teks, gambar, animasi, dan soal latihan, serta mengintegrasikan tujuh komponen CTL. Subjek uji coba adalah siswa kelas XI Fase F2 SMA Negeri 8 Muaro Jambi pada uji coba satu-satu dan kelompok kecil. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video pembelajaran yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak berdasarkan validasi ahli materi dan ahli media. Respon siswa pada uji coba satu-satu dan kelompok kecil juga berada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, media video pembelajaran berbasis CTL layak digunakan sebagai media pendukung pembelajaran Termokimia di SMA. Media ini juga berpotensi membantu murid memahami konsep Termokimia yang abstrak melalui penyajian visual, animasi, dan keterkaitan materi dengan fenomena kehidupan sehari-hari.
Development of a Wizer.me Assisted Chemo-Entrepreneurship Based e-Worksheet on Freezing Point Depression Oriented Toward Students Creativity valina valina; Haryanto Haryanto; Afrida Afrida; Epinur Epinur; Firdiawan Ekaputra; Febbry Romundza
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11 No 1 (2026): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI MARET 2026
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/saintifik.v11i1.11514

Abstract

This study aims to find out the process of developing teaching materials, the level of conceptual feasibility based on the assessment of material experts, media experts, teacher assessments and student responses to e-LKPD of chemo-entrepreneurship-based  frozen point reduction material assisted wizer.me creativity-oriented. This research is a development research using the Lee & Owens model. The instruments used in this study include interview guidelines, student needs questionnaires, expert validation sheets, teacher assessment sheets, and student response questionnaires. The analysis techniques used are qualitative and quantitative data analysis, the results are validated by material experts and media experts. The results of the study show that the e-LKPD developed has met the feasibility criteria conceptually and procedurally. The validation of material experts obtained an average score of 4.58 or 91.6% (very feasible), the validation of media experts of 4.62 or 92.4% (very feasible), and the teacher's assessment of 4.56 or 91.2% (very feasible). The product trials were carried out through small group trials, each of which obtained a response percentage of 89.4% with the very good category. Based on the results obtained, it can be concluded that the e-LKPD of chemo-entrepreneurship-assisted  wizer.me creativity-oriented frozen point reduction material developed is declared feasible and very good for use in the chemistry learning process, especially frozen point reduction material. This media is able to help students understand the material contextually and the learning atmosphere is more interesting.
PENDEKATAN ETNOSAINS MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI KIMIA MATERI LARUTAN PENYANGGA Aulia Sanova; Afrida Afrida; Abu Bakar; HR Yuniarccih
Jurnal Zarah Vol. 9 No. 2 (2021): October, 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/zarah.v9i2.3814

Abstract

Hasil data penelitian PISA, kemampuan literasi kimia siswa di Indonesia termasuk ketegori rendah. Hal ini disebabkan masih kurang memanfaatkannya lingkungan sosial budaya sebagai sumber belajar, padahal pembelajaran kimia erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari dan juga berkenaan dengan konteks kearifan lokal yang perlu diwariskan secara turun-temurun dari satu generasi ke generasi lainnya melalui media pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana mengimplementasikan model pembelajaran Problem Based Learning dengan pendekatan ethnosains dan melihat apakah terdapat pengaruh terhadap kemampuan literasi kimia, khususnya pada materi Larutan Penyangga. Jenis penelitian adalah Pre Experiment Desain dengan bentuk one group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan soal tes essay untuk melihat kemampuan literasi kimia siswa. Teknik analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata persentase pelaksanaannya aktivitas belajar siswa belajar menggunakan model PBL sebesar 70,21%.dengan kategori baik dengan hasil rata-rata pretest dan posttest kemampuan literasi yaitu 51,4% dan 76,4%.dan hasil hipotesis menunjukkan thitung sebesar 10,4264 dan ttabel sebesar 2,1098 dengan taraf nyata α= 5%, maka dapat dikatakan aktivitas siswa dengan pendekatan etnosains melalui model PBL meningkatkan aktivitas siswa dan memberikan pengaruh terhadap kemampuan literasi kimia.