Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan e-Modul Materi Kimia Hijau Berbasis Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Heyzine Flipbook Berorientasi Kemampuan Berpikir Kritis Putri Roudhoh; Wilda Syahri; Afrida Afrida; Muhammad Haris Effendi Hasibuan; Febbry Romundza
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4141

Abstract

Pembelajaran kimia dalam kursus mandiri menekankan pentingnya keterampilan berpikir kritis, bertujuan untuk membantu siswa memahami konsep secara mendalam dan menghubungkannya dengan masalah dunia nyata. Namun, pengamatan menunjukkan bahwa pemahaman siswa tentang kimia hijau masih kurang memadai, dan media pembelajaran yang ada tidak dapat mendukung pengembangan keterampilan ini secara memadai. Studi ini bertujuan untuk merancang modul elektronik kimia hijau berdasarkan pembelajaran berbasis masalah (PBL) dan buku flip Heyzine, serta mengevaluasi kelayakan, kepraktisan, dan umpan balik siswa. Studi ini menggunakan model penelitian dan pengembangan Lee & Owens, yang mencakup lima fase: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan kuesioner dengan pakar bidang studi, pakar media, guru, dan siswa. Modul elektronik tersebut menerima peringkat yang sangat tinggi dari pakar bidang studi (4,75 poin, 94%) dan pakar media (4,36 poin, 87,1%). Para guru menilai kepraktisan e-modul ini setinggi 97%, dan umpan balik siswa juga sangat positif, dengan 97% dinilai untuk bimbingan individu dan 98% untuk bimbingan kelompok. Berdasarkan hasil ini, kami merekomendasikan penggunaan e-modul pembelajaran berbasis proyek (PBL) yang didukung oleh Heyzine Flipbook sebagai media pembelajaran yang efektif untuk mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa.
Pengembangan LKPD Berbasis Problem Based Learning pada Materi Kimia Hijau Berorientasi Literasi Sains dan Hasil Belajar Robiatul Adawiyah; Muhammad Naswir; Firdiawan Ekaputra; Afrida Afrida; Kriswantoro Kriswantoro
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4142

Abstract

Kondisi pembelajaran kimia hijau disekolah saat ini masih berpusat pada guru, yang mengakibatkan literasi sains dan pencapaian hasil belajar murid belum tergarap secara maksimal. Selain itu, kurangnya media ajar yang bersifat kontekstual serta berorientasi pada penyelesaian masalah menghambat siswa dalam mengaitkan konsep materi kimia hijau dengan fenomena kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi kimia hijau berorientasi literasi sains dan hasil belajar, serta menguji kelayakan dan respon siswa. Penelitian produk ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model Lee & Owens, meliputi tahapan analisis kebutuhan, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil uji validasi memperlihatkan tingkat kelayakan yang sangat tinggi, yakni 95% dari ahli media, 92% dari ahli materi, dan 88% dari guru, yang dikategorikan sangat layak. Respon siswa dalam uji coba juga tercatat sangat baik, yakni 91,52 pada uji satu-satu (one to one trial) dan 90,67% pada uji coba kelompok kecil (small group trial) yang menunjukan bahwa LKPD terbukti layak dan dapat dijadikan altenatif media pembelajaran yang efektif.
Pengembangan Bahan Ajar e-Modul dan Pemanfaatan Quizizz untuk Instrumen Penilaian Berbasis PBL-Deep Learning pada Materi Sistem Periodik Unsur Berorientasi Kemampuan Literasi Sains Murid SMA Sarah Wulandari; Zurweni Zurweni; Febbry Romundza; Haryanto Haryanto; Afrida Afrida
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4185

Abstract

Kendala murid dalam menginterpretasikan konsep ilmiah pada materi Sistem Periodik Unsur yang bersifat abstrak serta belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran digital dalam pembelajaran kimia menjadi dasar dilakukannya penelitian ini. Studi ini berupaya untuk mengembangkan e-modul berbantuan Quizizz yang dikembangkan melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan prinsip-prinsip pendekatan deep Learning pada materi Sistem Periodik Unsur untuk mendukung kegiatan pembelajaran yang menekankan interaksi aktif serta mendukung peningkatan pemahaman literasi sains murid. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model Lee & Owens yang terdiri atas beberapa tahapan, yaitu: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek yang terlibat dalam studi ini mencakup ahli materi, ahli media, guru kimia, serta murid kelas XI di SMAN 11 Muaro Jambi. Instrumen pengumpulan data meliputi validasi dan angket respons murid, yang kemudian diolah secara kuantitatif dengan metode persentase. Temuan penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat layak, dengan hasil validasi ahli materi sebesar 94,45%, ahli media 97%, serta penilaian guru mencapai 93,34%. Selain itu, uji coba kepada murid, baik pada uji coba one to one maupun kelompok kecil, menunjukkan respons yang sangat positif dengan persentase masing-masing 90% dan 93,12%. Mengacu pada temuan tersebut, media yang dikembangkan dapat dinyatakan telah memenuhi kriteria validitas dan kelayakan untuk digunakan sebagai pendukung pembelajaran yang dapat membantu murid memahami materi Sistem periodik Unsur secara lebih efektif.
Pengembangan Media Pembelajaran PowerPoint Berbantuan Canva Berbasis Problem Based Learning Berorientasi Meningkatkan Motivasi Belajar Materi Sistem Periodik Unsur NoviLiani Astriya; Haryanto Haryanto; Yusnidar Yusnidar; Epinur Epinur; Afrida Afrida
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4190

Abstract

Mata pelajaran kimia seperti sistem periodik unsur-unsur menciptakan motivasi belajar siswa yang rendah karena pembelajaran hafalan, dan alat pembelajaran yang ada saat ini belum mengoptimalkan dorongan tersebut. Studi ini mengembangkan media pembelajaran PowerPoint yang dibantu oleh Canva berdasarkan Problem Based Learning (PBL) untuk memotivasi siswa belajar tentang sistem periodik unsur-unsur dan untuk menilai validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya. Penelitian dan pengembangan (R&D) dalam studi ini mengikuti model Lee & Owens (2004): analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan penilaian. Studi ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif untuk menganalisis data dari uji coba kelompok kecil yang melibatkan 10 mahasiswa SMAN Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti. Hasil yang valid dan praktis dihasilkan, dengan skor validasi materi dan media masing-masing 4,6 dan 4,7, penilaian guru 4,46, dan 420 uji coba kelompok kecil dengan tingkat keberhasilan 93%. Hasil ini menunjukkan bahwa materi pembelajaran PowerPoint berbasis PBL yang didukung Canva dapat memotivasi siswa untuk mempelajari Tabel Periodik Unsur.
Pengembangan E-Lkpd Berbasis Proyek Materi Kimia Hijau dengan Pemanfaatan Sampah Organik Berorientasi Kreativitas Murid SMA El Syifa Choirunisa; Afrida Afrida; Firdiawan Ekaputra; Epinur Epinur; Zurweni Zurweni
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4238

Abstract

Penelitian ini didasari oleh hasil observasi awal yang menunjukkan tantangan murid dalam menghubungkan konsep kimia dengan aktivitas sehari-hari serta kecenderungan pasif pada kegiatan belajar, yang juga dipengaruhi oleh media pembelajaran yang diterapkan masih bersifat konfesional. Studi ini bertujuan untuk membuat e-LKPD berbasis proyek dengan memanfaatkan limbah organik yang berfokus pada kreativitas murid SMA. Pendekatan Research and Development (R&D) digunakan dalam penelitian ini dengan model pengembangan Hannafin dan Peck yang mencakup fase analisis kebutuhan, desain, serta pengembangan dan pelaksanaan. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah murid kelas X Fase E di SMAN 8 Kota Jambi. Instrumen penelitian terdiri dari angket validasi dari pakar materi, pakar media, penilaian dari guru, dan angket terkait respon murid yang dianalisis dengan cara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-LKPD yang dikembangkan memperoleh tingkat kelayakan sebesar 90,33% dengan kategori sangat layak berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media. Selain itu, e-LKPD tersebut juga mendapatkan respons yang sangat baik dari murid, sehingga layak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kimia hijau berbasis proyek.
Pengembangan e-Modul Materi Senyawa Hidrokarbon Berbasis Problem Based Learning Di Sma/Ma Ersia Kartika Putri; Epinur Epinur; Afrida Afrida
Syntax Idea Vol. 8 No. 3 (2026): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntaxidea.v8i3.14576

Abstract

This study aims to examine the development process, feasibility, teacher assessment, and student response toward a Problem Based Learning (PBL)-based e-Module on Hydrocarbon Compounds. This is a development research study employing the Lee & Owens model with five stages. The subject of this study were student of class XI A at MAN 2 Bungo. Data collection instruments include interview sheets, student needs analysis questionnaires. validation sheets from subject matter experts and media experts, teacher assessment questionnaires, and student response questionnaires. Data were analyzed using qualitative and quantitative descriptive methods. The findings reveal that the e-Module was developed through a series of stages, beginning with the analysis of student needs and characteristics, the design of flowcharts and storyboards, the development process using Canva Design and Heyzine Flipbook applications, and finally the implementation through small group trials. The average score from the subject matter expert validation was 4.4 (Excellent), media expert validation was 4.5 (Excellent), teacher assessment was 4.8 (Excellent), and student responses reached 90% (Excellent). The researcher recommends applying PBL-based e-Modules to other subject areas using a variety of applications, with simpler and more adaptive designs that accommodate different student learning styles. Additionally, large-scale trials and effectiveness tests are recommended for future research to measure the actual impact of e-Modules on the learning process.