Claim Missing Document
Check
Articles

Found 48 Documents
Search
Journal : Mimbar PGSD Undiksha

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ICI BERBANTUAN LKS OPEN-ENDED TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V SD I G. A. Tri Agustiana, Pt. Siskawati, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.817

Abstract

Abstrak Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dianjurkan untuk mengunakan model pembelajaran  ICI berbantuan LKS open-ended. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan  antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ICI berbantuan LKS open-ended dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD gugus VI Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 195 orang. Sampel kelas dari penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No 1 Kampung Baru sebanyak 29 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD No 2 Kampung Baru sebanyak 29 orang sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan cara pengundian. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian eksperimental semu dengan pola ”The Non-Equivalent Post-Test Only Control Group Design”. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh dengan tes uraian. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan secara keseluruhan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ICI berbantuan LKS open-ended dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Perbedaan tersebut dilihat dari hasil skor kemampuan pemecahan masalah matematika diperoleh thitung lebih besar dari ttabel (thitung=5,61>ttabel=2,021) pada taraf signifikansi 5%. Dengan kata lain, model pembelajaran ICI berbantuan LKS open-ended berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.   Kata kunci: ICI, Open-ended, pemecahan masalah matematika.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD GUGUS VI KECAMATAN BANJAR I G. A. Tri Agustiana, Ike Rasmianti, Gd. Raga,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1370

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran metode pembelajaran problem posing dan siswa yang mengikuti metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar di Gugus VI Kecamatan Banjar. Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperiment dengan desain penelitian ?non-equivalent posttest only control group design?. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas IV di gugus VI kecamatan Banjar yang terdiri dari 6 sekolah. Pengambilan sampel ditentukan mengunakan teknik random sampling dengan sampel penelitian 27 orang siswa kelas IV di SD N Banyuseri sebagai kelas eksperimen dan 38 orang siswa kelas IV di SD N 3 Kayuputih sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini didapatkan dari metode tes. Data yang didapatkan dari metode tes dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian pada tes kemampuan pemecahan masalah matematika siswa menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran problem posing sebesar 73,76. Sedangkan rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional sebesar 62,05. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan thitung>ttabel (thitung=3,03>ttabel=2,00). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode pembelajaran problem posing dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode pembelajaran konvensional. Dengan demikian, metode problem posing berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SD di gugus VI Kecamatan Banjar tahun pelajaran 2012/2013.     Kata-kata kunci : problem posing, kemampuan pemecahan masalah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERPADU TIPE CONNECTED BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD I G. A. Tri Agustiana, I Gd. Agus Mayga Putra, I Nym. Murda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.918

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran terpadu tipe connected berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pengajaran langsung (direct instruction). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus IV, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 186 orang. Sampel kelas dari penelitian ini yaitu siswa kelas IVA sebanyak 28 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IVB SD N 1 Taro sebanyak 28 orang sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan cara pengundian. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian eksperimental semu dengan pola ”Non Equivalent Post-test Only Control Group Design”. Data hasil belajar siswa diperoleh dengan tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan secara keseluruhan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran terpadu tipe connected berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pengajaran langsung (direct instruction). Perbedaan tersebut dilihat dari hasil skor hasil belajar IPA siswa diperoleh thitung lebih besar dari ttabel (thitung=3,815>ttabel=2,021) pada taraf signifikansi 5%. Dengan kata lain, model pembelajaran terpadu tipe connected berbantuan media gambar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pengajaran langsung (direct instruction). Kata-kata kunci: Model Connected, Gambar, Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBASIS KONSEP TRI PRAMANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SDN 1 SANGSIT I G. A. Tri Agustiana, S. Md. Nata Putra A, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.784

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi hasil belajar IPA pada siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran model konvensional, 2) deskripsi hasil belajar IPA pada siswa kelompok eksperimen yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis konsep Tri Pramana, dan (3) perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis konsep Tri Pramana dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional pada siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2012/2013 di SDN 1 Sangsit. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SDN 1 Sangsit yang berjumlah 81 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) Hasil belajar IPA pada siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran model konvensional diperoleh rata-rata skor 18,95 dan berada pada kategori tinggi, 2) hasil belajar IPA pada siswa kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis konsep Tri Pramana diperoleh rata-rata skor 25,05 dan berada pada kategori sangat tinggi, dan 3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis konsep Tri Pramana dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional pada siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2012/2013 di SDN 1 Sangsit (thit > ttab, thit = 8,188 dan ttab = 2,00).   Kata-kata kunci: Inkuiri terbimbing, Tri Pramana, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS V DI GUGUS VIII KECAMATAN BULELENG I G. A. Tri Agustiana, Kd. A. Permana Dewi, Made Sulastri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.840

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran generatif dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA kelas V tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus VIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 111 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD No. 1 Paket Agung yang berjumlah 34 orang dan kelas V SD No. 2 Paket Agung yang berjumlah 34 orang. Data hasil kemampuan berpikir kritis dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran generatif dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA kelas V tahun pelajaran 2012/2013. Perbandingan perhitungan rata-rata hasil kemampuan berpikir kritis IPA kelompok eksperimen adalah 36,74 lebih besar dari rata-rata hasil kemampuan berpikir kritis IPA kelompok kontrol adalah 25,53. Adanya perbedaan menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran generatif berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional kelas V SD Gugus VIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013.   Kata kunci: Generatif, Kemampuan Berpikir Kritis IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI SD GUGUS VI KECAMATAN BULELENG I G. A. Tri Agustiana, Ni Md. Dewi Margadhyta, Md. Suarjana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1234

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan prestasi belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan  model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus VI, Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 190 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 31 orang di SD No. 1 Kampung Baru sebagai kelompok eksperimen dan SD No. 3 Kampung Baru yang berjumlah 30 orang sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan teknik simple random sampling.  Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian eksperimen semu non equivalent post-test only control group design. Data prestasi belajar siswa diperoleh dengan tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Perbedaan tersebut dilihat dari hasil skor prestasi belajar IPA siswa diperoleh lebih besar dari (thitung = 20,6 > ttabel = 2,021; ά=0,05) pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian, model pembelajaran quantum teaching berpengaruh lebih baik terhadap prestasi belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata-kata kunci: model pembelajaran quantum teaching dan prestasi belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERORIENTASI NATURE OF SCIENCE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI SD GUGUS V KABUPATEN BULELENG I G.A. Tri Agustiana, Ni Pt. Kusuma Dewi, Md. Sumantri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.747

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berorientasi Nature of Science (NOS) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. Rancangan penelitian kuasi eksperimen ini menggunakan Non Equivalent Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus V Kabupaten Buleleng 2012/2013 yang berjumlah 145 siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel yang terpilih, yaitu SD No. 1 Sari Mekar yang berjumlah 31 orang sebagai kelompok eksperimen dan SD No. 2 Sari Mekar yang berjumlah 27 orang sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh: hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi (rata-rata = 22,87), hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong tinggi (rata-rata = 19,00), terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berorientasi NOS dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung (thitung = 3,455 > ttabel = 2,000). Dengan demikian, kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berorientasi NOS menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran langsung. Kata kunci: model pembelajaran berorientasi Nature of Science, hasil belajar IPA  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TPS BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA SD I G. A. Tri Agustiana, I Pt Eka Aryawan, Syahruddin,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1384

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran TPS berbasis kearifan lokal dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas V Gugus I Kartini Kecamatan Kubutambahan. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan  desain posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah semua SD yang ada di Gugus I Kartini Kecamatan Kubutambahan khusunya siswa kelas V yang berjumlah 113 orang, sedangkan sampel penelitian adalah SDN 8 Kubutambahan dan SDN 1 Bukti sebanyak 49 orang yang diambil secara random. Data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan  uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran TPS berbasis kearifan lokal dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model konvensional pada mata pelajaran IPS siswa kelas V pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013 SD Gugus I Kartini Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Hal ini ditunjukkan oleh thitung 13,86>ttabel 2,021. Skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif TPS berbasis kearifan lokal yaitu 17,56 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model konvensional yaitu 13,68 yang berada pada kategori sedang. Hal itu berarti model pembelajaran TPS berbasis kearifan lokal menunjukan hasil belajar yang lebih baik daripada model konvensional.   Kata-kata kunci :  model think pair share, kearifan lokal, hasil  belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI DI DESA KALIBUKBUK I Gst.A. Tri agustiana, Ni Wyn. Rumpi Adnyani, Drs. I Nym Wirya
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.875

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yangsignifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran sains teknologimasyarakat (STM) dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensionalpada siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2012-2013 di Desa KalibukbukKecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah eksperimensemu (quasi experiment). Dengan rancangan penelitian menggunakan nonequavalen post-test only control group design. Adapun populasi yang digunakandalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri di Desa Kalibukbuk diKecamatan Buleleng sebanyak 106 orang siswa. Selanjutnya sampel penelitianditentukan dengan teknik random sampling Sampel yang terpilih, yaitu SD No.2Kalibukbuk yang berjumlah 24 orang sebagai kelompok eksperimen dan SD No.3Kalibukbuk yang berjumlah 23 orang sebagai kelompok kontrolMetode pengumpulandata dan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yakni tes objektif.Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistikdeskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data yangdidapat nilai rata-rata siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaranSTM lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata siswa yang mengikutipembelajaran konvensional (X2 = 24,37>X2 14,13). Selain itu hasil analisis uji-tdiperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung =8.60 >ttabel = 2.02) iniberarti bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yangbelajar dengan model sains teknologi masyarakat (STM) dan siswa yang belajardengan model konvensional. Dengan demikian model pembelajaran STMberpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V semester genap tahunpelajaran 2012-2013 di Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng Kabupaten BulelngKata kunci: model pembelajaran STM, hasil Belajar IPA
Penerapan Metode Demonstrasi dengan Menggunakan Media Gambar Berseri untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Narasi Siswa Kelas V Semester 1 SDN 3 Dencarik Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/ 2013 ., Ni Komang Sukerti; ., I Gusti Ayu Tri Agustiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis narasi siswa setelah penerapan metode Demonstrasi dengan menggunakan media gambar berseri untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas V Semester 1 SDN 3 Dencarik Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu tahap perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 3 Dencarik yang terdiri dari 16 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi, dan (2) tes. Data dianalisis dengan menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Demonstrasi dengan menggunakan media gambar berseri untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas V Semester 1 SDN 3 Dencarik Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Keterampilan menulis narasi siswa meningkat dari siklus I sebesar 64,0% ke siklus II sebesar 72,5% dari kriteria sedang menjadi tinggi. Hasil akhir penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi dengan menggunakan media gambar berseri untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas V Semester 1 SDN 3 Dencarik Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Kata Kunci : Kata kunci : metode demonstrasi, media gambar seri, dan keterampilan menulis. This study aims to determine the improvement of students' narrative writing skills demonstration after the application of the method using radiant image media to improve the skills of writing narrative fifth grade students at SDN 3 Semester 1 Dencarik Gugus Banjar, Buleleng Academic Year 2012/2013. This research is claasroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of four phases: planning, action, observation and evaluation, and reflection. The subjects were fifth grade students of SD N 3 Dencarik which consists of 16 people. Data in this study was conducted using (1) observation, and (2) test . Data were analyzed using descriptive quantitative. The results showed that the application of the method of demonstration by using media images beamed to improve the skills of writing narrative fifth grade students at SDN 3 Dencarik Gugus Banjar, Buleleng Academic Year 2012/2013. Narrative writing skills of students increased from the first cycle of 64.0 % to 72.5 % for the second cycle of the criteria was to be high. The final results of this study indicate that the application of the method of demonstration by using media images beamed to improve the skills of writing narrative fifth grade students at SDN 3 Dencarik Gugus Banjar, Buleleng Academic Year 2012/2013.keyword : demonstration methode, radiant image media, narrative writing skills
Co-Authors Abhyasari, Ni Putu Adnyani, Ni Nyoman Trisna Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Alexander Hamonangan Simamora Alexander Hamonangan Simamora Ambaraputri, I A Anggia Pramesty Devi Anggreni, Ni Made Dyan Ardika, Ngurah Putu Arsa Putra, Gede Yoga Mahardika Artini, Ni Nengah Nopi Astiwi, Kadek Perdinna Tri Astrayani, Ni Kadek Liana Ayu Ari Rahmayanti Basilius Redan Werang Buana Rosnata, Ni Putu Feby Mulia Cahyani, Ni Luh Paramita Chandan, Desak Gede Hari Gopi Cintia, Gusti Ketut Tri Pramana Crisiana, Ni Komang Winda Delima, Kadek Desak Putu Agung Yuliana Kasuma Dewi Desak Putu Parmiti Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Gede , Firstia Wirabrata Dewa Nyoman Sudana Dewe Gede Firstia Dewi, Ketut Ella Ariseptiani Fournica Dewi Dewi, Luh Monik Septiani Dewi, Ni Luh Wayan Rata Dharmayanti , Putu Ari Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Dwi Arini, Ni Kadek Ayu Dwi Safitri, Meri Ery, Ni Kadek Dwi Gede Nugraha Sudarsana Gede Wira Bayu Giriani, Ni Putu Handayani, Ni Luh Putu Ayu Evi I Gde Wawan Sudatha I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Yoga Ariana I Gede Yoga Ariana I Kadek Suryaadnyana I Ketut Gading I Ketut Gading I Ketut Supir I Komang Adi Prayoga I Komang Wahya Sudhyatmika I Made Citra Wibawa I Made Ngurah Mahesa Pamayun I Nengah Arya Dana Putra I Nyoman Laba Jayanta Ibrahim, Musimin Ida Ayu Lingga Komala Sari Ida Ayu Made Indah Padmitasari Ida Ayu Made Indah Padmitasari Ignatius I Wayan Suwatra Ignatius I Wayan Suwatra Janatul Aliah Jummita Jummita Jummita Jummita Jummita, Jummita Kadek Ari Dwiarwati Kadek Perdinna Tri Astiwi Kadek Suardani Kadek Suardani Ketut Gading Ketut Pudjawan Komang Sri Purniasih Krismantara, I Made Luh Putu Sri Lestari Luhur Bayuaji, Luhur M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . Mahendra, Dewa Gede Rai Megantari, Komang Ayu Muhammad Adnan Pramono Musimin Ibrahim Ngurah Putu Ardika Ni Kadek Arsita Tirtadewi Ni Kadek Ayu Dwi Arini Ni Kadek Riski Febriani Ni Ketut Kris Primayonita Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Komang Sukerti . Ni Luh Ayu Nita Darmayanti Ni Luh Ayu Nita Darmayanti Ni Luh Pande Oki Wardani Ni Luh Putu Ayu Evi Handayani Ni Luh Wayan Rata Dewi Ni Made Dwi Sukmawati Ni Made Sita Rahayu Ni Made Wiyasmei Gyanthi Ni Made, Gayatri Dewi Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Trisna Adnyani Ni Putu Giriani Ni Putu Yuliana Santini Putri Ni Wayan Martiningsih Ni Wayan Rati Ni Wayan Yuna Kharismayani Noviani, Ketut Ari Pahmi, Samsul Pranata, I Kadek Adi Pranyani, Ni Komang Ayu Indah Pratiwi, Ni Komang Tryani Darma Primayonita, Ni Ketut Kris Putri, Ni Putu Ikka Putu Aditya Antara Putu Ari Dharmayanti Putu Krisna Dewi Putu Rahayu Ujianti Rahayu, Desak Made Sri Ribawa, I Gede Anyar Rosnata, Ni Putu Feby Mulia Buana Rudiana Agustini S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. Saputra, I Made Arista Sastra Suputra, Kadek Agus Laksana Upadani, Ni Made Widani, Ni Kadek Tri Widani, Ni Kadek Tri Widiasmini, Ni Luh Eni Widyastika, Gede Eri Winawatiningsih, Gusti Ayu Wirabrata, Dewa Gede Firstia Wiradarma, Kadek Wulandini, Ni Putu Wina Yasa, I Ketut Dena Yuli, Ni Kadek Yulia Astuti Dewi, Ni Luh Putu