Claim Missing Document
Check
Articles

Model Pembelajaran Discovery Learning Meningkatkan Keterampilan Eksperimen pada Pembelajaran IPA Hesti Jamiliyah; Gamaliel Septian Airlanda
Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika) Vol. 2 No. 1 (2019): Januari
Publisher : Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (999.71 KB)

Abstract

Alfiandi. (2015). Peningkatan Keterampilan Menyusun Hipotesis melalui Model Pembelajaran Discovery Learning Siswa Kelas V SD Negeri 04 Kesambi Mejobo Kudus Tahun Ajaran 2014/2015. Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Devia. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Eksperimen. Eko. (2015). Peningkatan Keterampilan Proses dan Hasil Belajar IPA Menggunakan Model Discovery Learning pada Siswa Kelas III SD Lanteng Baru Tahun Ajaran 2015/2016. Universitas Negeri Yoyakarta. Hosnan. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Jakarta: Ghalia Indonesia. Kemendikbud. (2013). Materi Pelatihan Guru, Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Koballa. (2010). Science Instruction in the Middle and Secondary Schools. Pearson : USA Kunandar. (2014). Penilaian Autentik (Penilaian Hasil Belajar Siswa berdasarkan Kurikulum2013). Jakarta: PT RajaGrafindo persada. Sani. (2014). Pembelajaran Saintifik untuk Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara. Slameto. (2015). Metodologi Penelitian dan Inovasi Pendidikan. Salatiga: Satya Wacana University Press. Susilowati. (2014). Pembelajaran IPA pada Kurikulum 2013, “Workshop Penguatan Content Knowledge Keintegrasian Materi IPA SMP Kelas VII untuk mengatasi Hambatan Guru IPA dalam Implementasi kurikulum 2013” Yogyakarta. Trianto. (2010). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Prenada Media Group.
Penerapan Project Based Learning untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Dyana Indri Hapsari; Gamaliel Septian Airlanda; Susiani Susiani
Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika) Vol. 2 No. 1 (2019): Januari
Publisher : Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.954 KB)

Abstract

This study aims to improve the motivation to learn mathematics through the application of project based learning (PjBL) models for the fiffth grade students. The PjBL learning model is a contextual learning model using projects as media so that it is expected to change the way students learn independently by increasing the learning motivation and creativity of students. This research is an action research which consists of two cycles. The results showed that the PjBL learning model was carried out by steps; a) find basic questions, b) compile project plans, c) compile and carry out project activities, d) monitor project progress, e) assess project outcomes, f) evaluate experience. In this study it was found that the PjBL model has been shown to increase mathematics learning motivation by 8%, ie 75% in cycle 1 and increased 83% in cycle 2. Based on the results of the study, the implementation of project based learning can increase motivation to learn mathematics. Therefore, project based learning is recommended to be applied in mathematics learning.
Penerapan model problem based learning berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis Intan Budiarti; Gamaliel Septian Airlanda
Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika) Vol. 2 No. 1 (2019): Januari Special Issues
Publisher : Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.968 KB)

Abstract

This study aims to improve critical thinking skills through the application of a Problem Based Learning based on local wisdom. This research is a classroom action research conducted in two cycles with planning, implementation, observation, and reflection stages. Data collection instruments use question instruments, observation sheets, documentation, and field notes. The subject of the study was the fourth grade students of SDN Salatiga 02. The results showed an increase in critical thinking skills as indicated by the data in the pre cycle of 41%, in the first cycle increased by 68.18%, and in the second cycle increased by 81.81%. Increasing critical thinking skills also affects the students learning outcomes. This is indicated by the learning outcomes on Indonesian language in pre cycle, cycle I, and cycle II, are 41%, 68%, and 86%. Furthermore, the learning outcomes of IPS in pre cycle, cycle I, and cycle II are 25%, 68%, and 86%.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Inquiry Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Thomas Andre Setiawan; Gamaliel Septian Airlanda
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5751

Abstract

IPA merupakan salah satu mata pelajaran di SD yang membekali siswa untuk mampu berpikir kritis. Namun dibutuhkan strategi yang tepat agar siswa mampu berpikir kritis dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui keefektivitasan model pembelajaran Problem Based Learning dan Inquiry Learning terhadap kemampuan berpikir kritis IPA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian kuasi eksperimen untuk melihat hubungan sebab akibat dari efektivitas dari model pembelajaran Problem Based Learning dan Inquiry Learning. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes (observasi dan rubrik penilaian) dengan teknik analisis data berupa uji normalitas data dengan statistik parametrik, uji homogenitas, uji beda mean dan pengujian hipotesis. Simpulan penelitian ini didasarkan pada perhitungan uji T menggunakan teknik Independent sample T-test dengan nilai uji T yaitu sebesar 3,482 dengan taraf signifikansi 2-tailed sebesar 0,001 dan df sebesar 53. Maka Ho ditolak sedangkan Ha diterima karena nilai probabilitasnya < 0,05, dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif secara signifikan dibandingkan dengan model pembelajaaran Inquiry Learning dalam meningkatkan kemampuan berpkir kritis pada materi IPA kelas V.
Media DIA RAJA (Audio Visual Aksara Jawa) Pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa di Sekolah Dasar Cristian Aditya Tanwuijaya; Gamaliel Septian Airlanda
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6136

Abstract

Mata pelajaran dalam bahasa jawa dianggap sebagai mata pelajaran yang rumit, mereka kurang memahami dalam membaca tulisan terkait aksara jawa dan penggunaan media terkesan terbatas sehingga siswa belum mampu memahami materi aksara. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio visual yang dapat digunakan oleh siswa kelas V Sekolah Dasar untuk belajar materi aksara Jawa. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Kutowinangun 08 Salatiga. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan Research and Development (R & D). Desain pengembangan media pada penelitian ini adalah menggunakan prosedur pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi oleh Sukmadinata. Penulis menyesuaikan model penelitian dan pengembangan Sukmadinata dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation & Evaluation). Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data kuantitatif dan deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah lembar yang berisi butiran pernyataan. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil uji validasi oleh ahli media diperoleh skor sebesar 96%, oleh ahli materi diperoleh skor 90%, dan oleh ahli Bahasa diperoleh skor 98%. Hasil angket respon siswa diperoleh presentase sebesar 95.66%. Rata-rata nilai pretest yang diperoleh siswa yaitu 28.89 dan nilai posttest diperoleh 84.72. Dari hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa hasil presentase uji validasi masuk dalam kategori “Sangat Tinggi” dan hasil presentase respon siswa masuk dalam kategori “sangat menarik” sehingga pemahaman peserta didik dalam memahami materi pembelajaran sebelum dan sesudah menggunkan media pembelajaran audiovisual materi aksara jawa terdapat peningkatan yang signifikan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PEDAGOGI GURU TK DAN SD MELALUI BIMBINGAN TEKNIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SATUAN PENDIDIKAN DI WILAYAH SUMOGAWE Kurniawan, Mozes; Setyaningtyas, Eunice Widyati; Dwikurnaningsih, Yari; Radia, Elvira Hoesein; Septian Airlanda, Gamaliel; Wardani, Krisma Widi; Lauterboom, Mariska
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jms.v4i32024p243-254

Abstract

Pengembangan kurikulum yang efektif melibatkan proses analisis, desain, implementasi, dan evaluasi yang sistematis. Untuk memenuhi pencapaian tujuan dan keberlanjutan pendidikan di satuan pendidikan, maka, kurikulum akan ditinjau dan diubah. TK Setyo Asih, TK Bethesda dan SD Negeri Sumogawe 01 mengungkapkan berbagai permasalahan dalam proses implementasi kurikulum baru. Dasar pemikiran tersebutlah yang menjadi latar belakang pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang diinisiasi oleh tim dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Fakultas Teologi Universitas Kristen Satya Wacana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan pola adaptasi kurikulum baru. Hasilnya sangatlah memuaskan, guru-guru terbantu dalam pemahaman: a) Paradigma Baru Pendidikan; b) Pembuatan Tujuan dan Asesmen Pembelajaran; c)Pembelajaran Berdiferensiasi; d) Penyusunan Modul Ajar; e) Profil Pelajar Pancasila; f) Perancangan dan Asesmen Project Pembelajaran; g) Integrasi Profil Pelajar Pancasila dengan Rancangan Projek Pembelajaran. Selain itu, bimbingan teknis ini menghasilkan kelengkapan perangkat pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka di SD Negeri Sumogawe 01.
UPAYA PENINGKATAN KREATIVITAS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGGER KELAS II SD NEGERI TEGALREJO 04 SALATIGA Putri, Febriana Sholikhah; Airlanda, Gamaliel Septian
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 13, No 2 (2023): Malih Peddas, Volume 13, Nomor 2
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v13i2.17035

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahu penggunaan model pembelajaran treffingger yang dapat meningkatkan berpikir kreatif peserta didik, sehingga diharapkan siswa dapat tertarik dan memunculkan ide-ide baru yang dapat meningkatkan berpikir kreatif. Jenis penelitian yang digunakan yaitu PTK ( Penelitian Tindakan Kelas) dengan menggunakan metode siklus. (Sugiyono, 2019) Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode siklus yang dimulai dari prasiklus, siklus 1 dan siklus 2. Sumber data berasal dari peserta didik dan guru kelas II, penelitian menggunakan dua jenis data yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan teknik dokumentasi, pengamatan, dan penugasan atau tes. Setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran treffingger nilai rata-rata mengalami peningkatan dari 48 menjadi 52 dengan persentase yang masih 70% yaitu hanya mencakup 60% pada prasiklus kemudian mengalami kenaikan pada siklus 1 dengan persentase 65%. Pada siklus II, nilai rata-rata mengalami peningkatan dari 53 pada siklus I menjadi 61, dengan persentase sebesar 65% naik menjadi 77% mendapat nilai 70%. Hasil kolaborasi antara peneliti dengan guru kelas merefleksi bahwa penerapan model treffingger sudah maksimal karena persentase kreativitas pada siklus 2 sudah mencapai 77% yang dimana mendapatkan hasil lebih dari yang ditentukan.
UPAYA PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR IPA TEMA 4 SUBTEMA 1 DENGAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING SISWA SD KELAS 4 Saputro, Laras Erninda; Airlanda, Gamaliel Septian
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.71

Abstract

Kegiatan belajar mengajar di SD Negeri Tegalrejo 05 masih belum mencapai tujuan yang diinginkan. Fakor yang menyebabkan belum tercapainya tujuan pembelajaran disebabkan oleh metode mengajar guru yang masih konvensional, oleh sebab itu dilakukan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar muatan IPA menggunakan model Mind Mapping. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, teknik tes dan non tes. Teknik Analisis menggunakan teknik deskriptif komparatif dan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Mind Mapping mampu meningkatkan proses dan hasil belajar IPA. Hasil pada hasil belajar menunjukkan bahwa pada pra siklus tingkat ketuntasanpeserta didik sebesar 32,7%, untuk siklus I tingkat ketuntasan sebesar 62,9%, dan siklus II tingkat ketuntasan meningkat sebesar 77,8%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Mind Mapping dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPA kelas 4 SD Negeri Tegalrejo 05
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS 5 TEMA 6 SUBTEMA 3 DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING Pamungkas, Guntur Hendra; Harjono, Nyoto; Airlanda, Gamaliel Septian
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.76

Abstract

Jenis peneitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) pada kelas 5 di Sekolah Dasar Negeri Tegalrejo 02 Salatiga tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar IPA dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5 Sekolah Dasar Negeri Tegalrejo 02 Salatiga berjumlah 27 siswa terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan dengan karakteristik siswa yang berbeda-beda.Tindakan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dua siklus dimana masing-masing siklus terdapat 3 kali pertemuan. Hasil belajar siswa pada pra siklus hanya (52%) 13 siswa yang masuk kategori tuntas dan (48%) 14 siswa yang belum tuntas, setelah melakukan tahap siklus I mengalami kenaikan menjadi (63%) 17 siswa yang masuk kategori tuntas dan (37%) siswa yang belum tuntas. Karena belum mencapai indikator keberhasilan sebanyak 80% maka dilakukanlah tindakan siklus II dan hasil belajar mengalami peningkatan kembali menjadi (89%) 24 siswa yang tuntas dan (11%) 3 siswa yang belum tuntas
APPLYING MATH REVIEW GAME METHOD IN ORDER TO INCREASE COGNITIVE LEARNING OUTCOMES AND STUDENTS INVOLVEMENT LEVEL IN MATHEMATIC LESSON Christian Plenden, Di Ohanes Richi; Airlanda, Gamaliel Septian
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.282

Abstract

This research purposed to increasing cognitive learning outcomes and involvement level of Mountainview Christian Elementary School fifth grade students with applying active learning and review game method. The research that be done is Classroom Action Research which had two cycle. Data in this research gotten from observation, questionnaire, and test then analyzed in percentage form. Learning outcomes result analyzed based on the minimum completeness criteria percentage whether individual or general. The result of the research show that the student learning outcomes result in general increased. In the first cycle the students that pass the minimum completeness criteria was 85% and increased in the second cycle become 100% , the learning outcomes average in the first cycle is 9.23 increased in the second cycle become 9.73. learning outcomes that increased also followed by the increasing of student involvement level about 15% from the first cycle which is 54% categorized as enough become 77% in the second cycle categorized as active. From this research result concluded that the applying of active learning with review game could increasing cognitive learning outcomes and involvement level of the students.
Co-Authors Adiyatma, Yohanes Bhirowo Agustina Tyas Asri Hardini Agwianndini, Grace Aletha Gloria Latunussa Almahida Aureola Dywan Alvita Alvita Alvita, Alvita Ambar Indraswari Ambaryani Ambaryani Ananda Novita Riski Andri Wiyogo Ani Sri Susanti Asrian Cahyaningsih, Ratna Indah Cahyaningsih, Ratna Indah Choiriyah, Izma Nurul Choiriyah, Izma Nurul Christian Plenden, Di Ohanes Richi Christiani, Laurentia Cahyaning Cristian Aditya Tanwuijaya Damasus Fajar Nugroho Desy Fajar Priyayi Devina Inka Dewi Candra Wulansari Dewi, Intan Silvia Di Ohanes Richi Christian Plenden Dina Candra Anugrahwati Dina Rotua Valentina Banjarnahor Dwi Ajeng Febrina Dwi Yulianti Dyana Indri Hapsari Dyana Indri Hapsari Dywan, Almahida Aureola Efi Trianingrum Elisabeth Lanny Wijayaningsih Elvira Hoesein Radia Erika Ayu Anggraini Eunice Widyanti Setyaningtyas Faisal Miftakhul Islam Farhan Aldino Santoso Firosalia Kristin Fransiska Gadis Marcella Guntur Hendra Pamungkas Hardjono, Nyoto Hasyim, Hastiningsih Moch Hesti Jamiliyah Ikhwandari, Lely Afni Indri Anugraheni Intan Budiarti Ketut Gede Bendesa Kezia Febri Kristiani Krisma Widi Wardani Kristiani, Kezia Febri Kusuma, Prajna Angger Laksono, Tri Laras Erninda Saputro Lely Afni Ikhwandari Lestari, Yunita Retnani Mariska Lauterboom Marlinda Putri Maharani Martha Rumbarak Maulida Ilfin Muasaroh Mawardi Meike Paranna Melania Wahyu Novita Sari Mozes Kurniawan Muhammad Sholeh Novita Agnes Putrislia Nugroho, Alycia Novena Nugroho, Imam Wahyu Nyoto Hardjono Nyoto Harjono Nyoto Harjono, Nyoto Pamungkas, Guntur Hendra Pancaningrum, Dian Pandan Sari, Wuni Prajna Angger Kusuma Pramesthi, Dewi Widya Puji Anjaswari Puspitasari, Ripka Yuspin Putri Aryanti, Virli Dian Putri, Alfa Reza Silvia Putri, Febriana Sholikhah Putrislia, Novita Agnes Rahmawati, Shintya Ria Budi Astuti Ripka Yuspin Puspitasari Riski Tri Widyastuti Riski, Ananda Novita Risya Pramana Situmorang Rizki Sofyan Rizal Rochman, Abdi Rofiatun, Indah Rumbarak, Martha Safaah, Sekar Maula Santoso, Farhan Aldino Saputro, Laras Erninda Setyaningtyas, Eunice Widyati setyowati, wiwit tri setyowati, wiwit tri Sonia, Agata Elsa Suciati Sudarisman Susanto, Florentinus Susanto Susiani Susiani Talia, Nadia Terinathe, Jullienchy Irenne Thomas Andre Setiawan Tutut Rahmawati Tuzzahra, Lega Zulfi Fatma Wahyu Ferdiansyah Wahyudi Widyastuti, Riski Tri Wiyogo, Andri Yari Dwikurnaningsih Yusuf Darmawan