Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Aplikasi Edukasi Literasi Asik “Lasik” Berbasis Android sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Siswa Kelas Rendah Sekolah Dasar Inklusif Aletha Gloria Latunussa; Gamaliel Septian Airlanda
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa aplikasi edukasi mengenai literasi dasar. Aplikasi ini diperuntukan bagi siswa kelas rendah sekolah dasar inklusif guna mengetahui tingkat kelayakan media yang dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah R&D (Research and Development). Menurut hasil studi pendahuluan, mengajar Bahasa Indonesia dan literasi di SD Tumbuh 3 memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Hal ini didukung dengan data observasi penelitian yang didapat bahwa terdapat dua siswa yang belum bisa membaca dan empat siswa yang masih lambat membaca di kelas Lower B, serta dua siswa yang belum bisa membaca di kelas Lower A. Peneliti bermaksud mengembangkan aplikasi edukasi LASIK (Literasi Asik) ini dengan tujuan meningkatkan motivasi peserta didik dalam berliterasi. Model penelitian yang digunakan yaitu Four-D yang meliputi Define, Design, Develop, and Disseminate. Pada tahap uji ahli diperoleh hasil sebagai berikut: 1) Persentase uji validasi ahli bahasa sebesar 79,23%, 2) Persentase uji validasi ahli media 87%, 3) Persentase uji validasi ahli materi sebesar 87,27%. Berdasarkan hasil uji validasi ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran aplikasi edukasi Literasi Asik “LASIK” berbasis android sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa kelas rendah sekolah dasar inklusif ini layak digunakan untuk menunjang pembelajaran literasi Bahasa Indonesia di sekolah dasar inklusif.
Pendampingan Penyusunan RPP Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif Guru SD Mawardi Mawardi; Wahyudi Wahyudi; Firosalia Kristin; Gamaliel Septian Airlanda
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.409 KB) | DOI: 10.24246/jms.v2i12021p143-153

Abstract

Learning is an activity designed by the teacher to help students find a new ability and or value. One indicator of a professional teacher is the extent to design the lessons well. The results of discussions with teachers from the Daerah Binaan 2 Korwilcam Toroh, Grobogan Regency, indicated that the teachers did not understand what, why and how to create lesson-plan based on critical and creative thinking. Based on that problem, the team conducted 1) to mentor teachers about what, why and how to create lesson-plan based on critical and creative thinking; 2) to assist the teacher in developing lesson-plan; 3) provide assistance to prepare lesson plans based on critical and creative thinking skills. Mentoring activities have been carried out on March 20-27 2021 with a number of meetings equivalent to 32 hours. The results of this mentoring is that 70.2% of elementary school teachers stated that the material presented by the resource persons was very useful for them.
Parents Empowerment: Seni Mendampingi Anak di Masa Belajar dari Rumah (BDR) Gamaliel Septian Airlanda; Mozes Kurniawan; Eunice Widyanti Setyaningtyas; Elvira Hoesein Radia; Krisma Widi Wardani
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.204 KB)

Abstract

Pada masa pandemi Covid-19 ini, pembelajaran cenderung dilakukan jarak jauh di rumah. Dengan meningkatnya keterlibatan orang tua dalam proses pendampingan anak Belajar Dari Rumah (BDR), meningkat pula tingkat kebutuhan pendampingan kepada orang tua untuk dapat mendampingi anak-anak belajar dengan efektif. Beberapa gejala yang muncul seperti kejenuhan orang tua dan anak, tingkat tekanan orang tua yang meningkat, komunikasi orang tua dan anak yang kurang kondusif, berkurangnya peluang penguatan pendidikan karakter dan sebagainya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini berbentuk penguatan kepada orang tua peserta didik pada: pendidikan karakter, komunikasi efektif, keterampilan membaca, seni kreativitas, dan penalaran ilmiah. Objek kegiatan yakni SDN Sumogawe 1 Kabupaten Semarang dan SDN Mangunsari 3 Kota Salatiga. Kedua lembaga pendidikan tersebut masih berjuang untuk melangsungkan pembelajaran di masa pandemi sehingga bisa lebih terintegrasi (orang tua, siswa & guru), bermakna dan menyenangkan. Kegiatan ini dilangsungkan dalam kurun waktu 12 bulan sejak perencanaan kegiatan hingga pelaporan hasil kegiatan.
Kolaborasi Pembelajaran Tematik Kontekstual Melalui Kesenian Tari Bali Gamaliel Septian Airlanda; Ketut Gede Bendesa
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1219.771 KB)

Abstract

“Tematik” is the characteristic of education in elementary school in Indonesia. Non-formal education institutions become one of implementer for this learning model. Balinese people have built a kind of this educational perspective using “Balai Banjar” and “Sanggar” (art studio). Sanggar Tari Sekar Dewata is non formal institution which have problems, such as: 1) monotone learning model; 2) locked of human development; 3) high repetitions without innovations; 4) lost human potency. Participatory learning action as the way to higher education researcher become the part of Sanggar community. Its help the researcher to collab and give other perspectives of thematic contextual learning model. Based on this collaboration, founds that: 1) new model of learning give the positive changes; 2) bring the different perspectives of habit-based learning; 3) bring the sustainable collaboration of learning model reconstruction.
Model Pembelajaran Discovery Learning Meningkatkan Keterampilan Eksperimen pada Pembelajaran IPA Hesti Jamiliyah; Gamaliel Septian Airlanda
Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika) Vol. 2 No. 1 (2019): Januari
Publisher : Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (999.71 KB)

Abstract

Alfiandi. (2015). Peningkatan Keterampilan Menyusun Hipotesis melalui Model Pembelajaran Discovery Learning Siswa Kelas V SD Negeri 04 Kesambi Mejobo Kudus Tahun Ajaran 2014/2015. Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Devia. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Eksperimen. Eko. (2015). Peningkatan Keterampilan Proses dan Hasil Belajar IPA Menggunakan Model Discovery Learning pada Siswa Kelas III SD Lanteng Baru Tahun Ajaran 2015/2016. Universitas Negeri Yoyakarta. Hosnan. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Jakarta: Ghalia Indonesia. Kemendikbud. (2013). Materi Pelatihan Guru, Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Koballa. (2010). Science Instruction in the Middle and Secondary Schools. Pearson : USA Kunandar. (2014). Penilaian Autentik (Penilaian Hasil Belajar Siswa berdasarkan Kurikulum2013). Jakarta: PT RajaGrafindo persada. Sani. (2014). Pembelajaran Saintifik untuk Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara. Slameto. (2015). Metodologi Penelitian dan Inovasi Pendidikan. Salatiga: Satya Wacana University Press. Susilowati. (2014). Pembelajaran IPA pada Kurikulum 2013, “Workshop Penguatan Content Knowledge Keintegrasian Materi IPA SMP Kelas VII untuk mengatasi Hambatan Guru IPA dalam Implementasi kurikulum 2013” Yogyakarta. Trianto. (2010). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Prenada Media Group.
Penerapan Project Based Learning untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Dyana Indri Hapsari; Gamaliel Septian Airlanda; Susiani Susiani
Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika) Vol. 2 No. 1 (2019): Januari
Publisher : Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.954 KB)

Abstract

This study aims to improve the motivation to learn mathematics through the application of project based learning (PjBL) models for the fiffth grade students. The PjBL learning model is a contextual learning model using projects as media so that it is expected to change the way students learn independently by increasing the learning motivation and creativity of students. This research is an action research which consists of two cycles. The results showed that the PjBL learning model was carried out by steps; a) find basic questions, b) compile project plans, c) compile and carry out project activities, d) monitor project progress, e) assess project outcomes, f) evaluate experience. In this study it was found that the PjBL model has been shown to increase mathematics learning motivation by 8%, ie 75% in cycle 1 and increased 83% in cycle 2. Based on the results of the study, the implementation of project based learning can increase motivation to learn mathematics. Therefore, project based learning is recommended to be applied in mathematics learning.
Penerapan model problem based learning berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis Intan Budiarti; Gamaliel Septian Airlanda
Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika) Vol. 2 No. 1 (2019): Januari Special Issues
Publisher : Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.968 KB)

Abstract

This study aims to improve critical thinking skills through the application of a Problem Based Learning based on local wisdom. This research is a classroom action research conducted in two cycles with planning, implementation, observation, and reflection stages. Data collection instruments use question instruments, observation sheets, documentation, and field notes. The subject of the study was the fourth grade students of SDN Salatiga 02. The results showed an increase in critical thinking skills as indicated by the data in the pre cycle of 41%, in the first cycle increased by 68.18%, and in the second cycle increased by 81.81%. Increasing critical thinking skills also affects the students learning outcomes. This is indicated by the learning outcomes on Indonesian language in pre cycle, cycle I, and cycle II, are 41%, 68%, and 86%. Furthermore, the learning outcomes of IPS in pre cycle, cycle I, and cycle II are 25%, 68%, and 86%.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Inquiry Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Thomas Andre Setiawan; Gamaliel Septian Airlanda
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5751

Abstract

IPA merupakan salah satu mata pelajaran di SD yang membekali siswa untuk mampu berpikir kritis. Namun dibutuhkan strategi yang tepat agar siswa mampu berpikir kritis dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui keefektivitasan model pembelajaran Problem Based Learning dan Inquiry Learning terhadap kemampuan berpikir kritis IPA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian kuasi eksperimen untuk melihat hubungan sebab akibat dari efektivitas dari model pembelajaran Problem Based Learning dan Inquiry Learning. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes (observasi dan rubrik penilaian) dengan teknik analisis data berupa uji normalitas data dengan statistik parametrik, uji homogenitas, uji beda mean dan pengujian hipotesis. Simpulan penelitian ini didasarkan pada perhitungan uji T menggunakan teknik Independent sample T-test dengan nilai uji T yaitu sebesar 3,482 dengan taraf signifikansi 2-tailed sebesar 0,001 dan df sebesar 53. Maka Ho ditolak sedangkan Ha diterima karena nilai probabilitasnya < 0,05, dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif secara signifikan dibandingkan dengan model pembelajaaran Inquiry Learning dalam meningkatkan kemampuan berpkir kritis pada materi IPA kelas V.
Media DIA RAJA (Audio Visual Aksara Jawa) Pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa di Sekolah Dasar Cristian Aditya Tanwuijaya; Gamaliel Septian Airlanda
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6136

Abstract

Mata pelajaran dalam bahasa jawa dianggap sebagai mata pelajaran yang rumit, mereka kurang memahami dalam membaca tulisan terkait aksara jawa dan penggunaan media terkesan terbatas sehingga siswa belum mampu memahami materi aksara. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio visual yang dapat digunakan oleh siswa kelas V Sekolah Dasar untuk belajar materi aksara Jawa. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Kutowinangun 08 Salatiga. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan Research and Development (R & D). Desain pengembangan media pada penelitian ini adalah menggunakan prosedur pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi oleh Sukmadinata. Penulis menyesuaikan model penelitian dan pengembangan Sukmadinata dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation & Evaluation). Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data kuantitatif dan deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah lembar yang berisi butiran pernyataan. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil uji validasi oleh ahli media diperoleh skor sebesar 96%, oleh ahli materi diperoleh skor 90%, dan oleh ahli Bahasa diperoleh skor 98%. Hasil angket respon siswa diperoleh presentase sebesar 95.66%. Rata-rata nilai pretest yang diperoleh siswa yaitu 28.89 dan nilai posttest diperoleh 84.72. Dari hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa hasil presentase uji validasi masuk dalam kategori “Sangat Tinggi” dan hasil presentase respon siswa masuk dalam kategori “sangat menarik” sehingga pemahaman peserta didik dalam memahami materi pembelajaran sebelum dan sesudah menggunkan media pembelajaran audiovisual materi aksara jawa terdapat peningkatan yang signifikan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PEDAGOGI GURU TK DAN SD MELALUI BIMBINGAN TEKNIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SATUAN PENDIDIKAN DI WILAYAH SUMOGAWE Kurniawan, Mozes; Setyaningtyas, Eunice Widyati; Dwikurnaningsih, Yari; Radia, Elvira Hoesein; Septian Airlanda, Gamaliel; Wardani, Krisma Widi; Lauterboom, Mariska
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jms.v4i32024p243-254

Abstract

Pengembangan kurikulum yang efektif melibatkan proses analisis, desain, implementasi, dan evaluasi yang sistematis. Untuk memenuhi pencapaian tujuan dan keberlanjutan pendidikan di satuan pendidikan, maka, kurikulum akan ditinjau dan diubah. TK Setyo Asih, TK Bethesda dan SD Negeri Sumogawe 01 mengungkapkan berbagai permasalahan dalam proses implementasi kurikulum baru. Dasar pemikiran tersebutlah yang menjadi latar belakang pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang diinisiasi oleh tim dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Fakultas Teologi Universitas Kristen Satya Wacana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan pola adaptasi kurikulum baru. Hasilnya sangatlah memuaskan, guru-guru terbantu dalam pemahaman: a) Paradigma Baru Pendidikan; b) Pembuatan Tujuan dan Asesmen Pembelajaran; c)Pembelajaran Berdiferensiasi; d) Penyusunan Modul Ajar; e) Profil Pelajar Pancasila; f) Perancangan dan Asesmen Project Pembelajaran; g) Integrasi Profil Pelajar Pancasila dengan Rancangan Projek Pembelajaran. Selain itu, bimbingan teknis ini menghasilkan kelengkapan perangkat pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka di SD Negeri Sumogawe 01.
Co-Authors Adiyatma, Yohanes Bhirowo Agustina Tyas Asri Hardini Agwianndini, Grace Aletha Gloria Latunussa Almahida Aureola Dywan Alvita Alvita Alvita, Alvita Ambar Indraswari Ambaryani Ambaryani Ani Sri Susanti Asrian Cahyaningsih, Ratna Indah Cahyaningsih, Ratna Indah Choiriyah, Izma Nurul Choiriyah, Izma Nurul Christian Plenden, Di Ohanes Richi Christiani, Laurentia Cahyaning Cristian Aditya Tanwuijaya Damasus Fajar Nugroho Desy Fajar Priyayi Devina Inka Dewi Candra Wulansari Dewi, Intan Silvia Di Ohanes Richi Christian Plenden Dina Candra Anugrahwati Dina Rotua Valentina Banjarnahor Dwi Ajeng Febrina Dwi Yulianti Dyana Indri Hapsari Dyana Indri Hapsari Dywan, Almahida Aureola Efi Trianingrum Elisabeth Lanny Wijayaningsih Elvira Hoesein Radia Erika Ayu Anggraini Eunice Widyanti Setyaningtyas Faisal Miftakhul Islam Farhan Aldino Santoso Firosalia Kristin Fransiska Gadis Marcella Guntur Hendra Pamungkas Hardjono, Nyoto Hasyim, Hastiningsih Moch Hesti Jamiliyah Ikhwandari, Lely Afni Indri Anugraheni Intan Budiarti Ketut Gede Bendesa Kezia Febri Kristiani Krisma Widi Wardani Kristiani, Kezia Febri Kusuma, Prajna Angger Laksono, Tri Laras Erninda Saputro Lely Afni Ikhwandari Lestari, Yunita Retnani Mariska Lauterboom Marlinda Putri Maharani Maulida Ilfin Muasaroh Mawardi Meike Paranna Melania Wahyu Novita Sari Mozes Kurniawan Muhammad Sholeh Novita Agnes Putrislia Nugroho, Alycia Novena Nugroho, Imam Wahyu Nyoto Hardjono Nyoto Harjono Nyoto Harjono, Nyoto Pamungkas, Guntur Hendra Pancaningrum, Dian Pandan Sari, Wuni Prajna Angger Kusuma Pramesthi, Dewi Widya Puji Anjaswari Puspitasari, Ripka Yuspin Putri Aryanti, Virli Dian Putri, Alfa Reza Silvia Putri, Febriana Sholikhah Putrislia, Novita Agnes Rahmawati, Shintya Ria Budi Astuti Ripka Yuspin Puspitasari Riski Tri Widyastuti Riski, Ananda Novita Risya Pramana Situmorang Rizki Sofyan Rizal Rochman, Abdi Rofiatun, Indah Rumbarak, Martha Safaah, Sekar Maula Santoso, Farhan Aldino Saputro, Laras Erninda Setyaningtyas, Eunice Widyati setyowati, wiwit tri setyowati, wiwit tri Sonia, Agata Elsa Suciati Sudarisman Susanto, Florentinus Susanto Susiani Susiani Talia, Nadia Terinathe, Jullienchy Irenne Thomas Andre Setiawan Tutut Rahmawati Tuzzahra, Lega Zulfi Fatma Wahyu Ferdiansyah Wahyudi Widyastuti, Riski Tri Wiyogo, Andri Yari Dwikurnaningsih Yusuf Darmawan