Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

SOAL KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR BERKONTEKS BENGKULU Etika Budiarti1; Nyayu Masyita Ariani; Adi Asmara
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 9 No. 3 (2022): JULY
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v9i3.3582

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan soal-soal kemampuan penalaran matematis materi bangun ruang sisi datar berkonteks Bengkulu yang terstandar: yang valid, memiliki keterbacaan baik,  memiliki tingkat kesukaran dan indeks daya beda baik. Penelitian ini yang dilaksanakan pada tahun ajaran 2020/2021 ini mengikuti alur  Tessmer. Subjek ujicoba adalah siswa kelas VIII SMP di Bengkulu. Sebelum prototipe soal dibuat, dilakukan analisis siswa, kurikulum, materi dan konteks. Telaah dan revisi soal dilakukan pada tahap experts review. Soal ditelaah oleh 3 orang validator dari sisi konten, konstruk, dan bahasa. Komentar dan saran validator pada proses validasi menjadi acuan untuk revisi soal. Hasil analisis validasi akhir para validator menunjukkan bahwa soal telah valid. Proses one to one pada 3 orang siswa kelas VIII yang  masing-masing berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah, Tergambar dari proses one to one bahwa maksud soal dapat terbaca oleh siswa. Bukti empirik mengenai tingkat kesukaran dan indeks daya beda butir soal diperoleh pada tahap small group, dengan cara mengujicobakan soal yang telah valid dan memiliki keterbacaan yang baik kepada 31 siswa kelas VIII SMP di Bengkulu.  Skor siswa terhadap soal tersebut dianalisis secara kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa 8 soal dikembangkan dikategorikan terstandar. Soal-soal ini dapat digunakan untuk melatih kemampuan penalaran matematis siswa SMP. Kata Kunci: Soal matematika, kemampuan penalaran matematis, konteks Bengkulu, bangun ruang sisi datar  Abstract The purpose of this research was to produce standardized items on mathematical reasoning abilities in the Bengkulu context of flat-sided geometry: those that were valid, had good clarity appeal, had a difficulty level and a good discrimination index. This research, which was conducted in the 2020/2021 academic year, follows the Tessmer’ model. The test subjects were students of class VIII SMP in Bengkulu. Before the items prototype was made, an analysis of students, curriculum, material and context was carried out. The review and revision of the items were carried out at the experts review stage. The items were reviewed by 3 validators in terms of content, construct, and language. The validator's comments and suggestions in the validation process become a reference for revision of the questions. The results of the final validation analysis of the validators, showed that the questions were valid. One to one process for 3 students of class VIII, each of which has high, medium, and low abilities. It is illustrated from the one to one process that the meaning of the questions can be read by students. Empirical evidence regarding the level of difficulty and discrimination index of items was obtained at the small group stage, by testing items that were valid and had good readability to 31 grade VIII SMP students in Bengkulu. Student scores on these items were analyzed quantitatively. The results of the analysis showed that the 8 items developed were categorized as standardized. These items can be used to exercise the mathematical reasoning skills of junior high school students. Keywords: Item test of mathematics, mathematical reasoning ability, Bengkulu context, flat-sided geometry
JARIMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN PADA ANAK DI DESA AIR MELES Anjas Prasetiyo; Ivan Achmad Nurcholis; Risnanosanti Risnanosanti; Rahmat Jumri; Adi Asmara
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 3 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bengkulu adalah salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa. Di Desa Air Meles Bawah terdapat permasalahan siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan operasi hitung perkalian bilangan. Operasi hitung perkalian sebagai penjumlahan secara berulang. Rendahnya kemampuan siswa kemungkinan dipengaruhi oleh teknik pembelajaran yang kurang efektif, serta belum optimal pengembangan penerapan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Solusinya adalah penulis menyiapkan program kerja penggunaan operasi tangan atau dikenal dengan jarimatika untuk membantu operasi perkalian agar dapat memudahkan anak-anak menghitung perkalian yang sering kali dilupakan dan sulit bagi mereka untuk mengoperasikannya. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah lembar kerja siswa berupa seperti angket, wawancara, dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah anak-anak yang mengikuti bimbingan belajar pada masing – masing kelas, sebanyak kurang lebih 30 orang anak. Setelah menggunakan jarimatika terdapat kenaikan untuk jawaban yang benar. Kemudian peningkatan kecepatan untuk menyelesaikan masalah matematika operasi perkalian, sudah terdapat peningkatan yang penulis rasakan jika diberi soal secara lisan tentang perkalian maka anak-anak sudah mulai terbiasa dengan jarimatika sehingga penyelesaian masalah matematika pun cepat terselesaikan. Kata Kunci: jarimatika, perkalian, desa air meles bawah
School Assistance Program Through Accreditation At SD Muhammadiyah 1 Bengkulu City Adi Asmara; Risnanosanti Risnanosanti; Winda Ramadianti; Nyayu Masyita Ariani; Selvi Riwayati; Masri Masri; Rahmat Jumri
DIKDIMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): DIKDIMAS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT  VOL 1 NO 2 August 2022
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.337 KB) | DOI: 10.58723/dikdimas.v1i2.28

Abstract

The Community Service Program (PPM) which was carried out aims to assist SD Muhammadiyah 1 Bengkulu City in compiling an IASP 2020-based accreditation form. In 2022, reaccreditation will be carried out. Based on the results of interviews with school principals and teachers, the school accreditation preparation team did not fully understand the 2020 IASP, the deadline for preparation for accreditation in the near future, insufficient physical evidence, incomplete accreditation guidelines, schools did not have time to conduct self-evaluations and lack of coordination. and communication between individuals and teams. Based on this, it is necessary to carry out assistance activities in preparation for accreditation. The method used is discussion and question and answer. The subject of this community service is the team that composes the accreditation form for SD Muhammadiyah 1 Bengkulu City. This activity has been carried out for 4 meetings, which include the socialization of IASP 2020, filling out accreditation forms, presenting the results of filling out forms, and evaluating forms. During this service activity, all teams have carried out the form preparation activities well. The result of this service activity is that SD Muhammadiyah 1 Bengkulu City has completed all components of the accreditation form and met the internal quality standard values.
BIMBINGAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD PADA MATERI PECAHAN DI KELURAHAN PENURUNAN Messy Mayori; Winda Ramadianti; Rahmat Jumri; Risnanosanti; Adi Asmara; Mardiah Syofiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 3 No. 1 (2023): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan di seluruh jenjang pendidikan tingkat SD hingga perguruan tinggi. Matematika adalah salah satu mata pelajaran yang memiliki peranan penting. Matematika juga sering dianggap sebagai mata pelajaran yang paling sulit dipahami oleh siswa. Oleh karena itu, perlu diadakan bimbingan belajar agar siswa dapat memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan materi pelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini menggunakan metode ceramah. Kegiatan bimbingan belajar ini bertujuan supaya siswa – siswi dapat meningkatkan motivasi dan munumbuhkan minat belajar serta dapat mengatasi kesulitan belajar dalam pembelajaran matematika sehingga siswa dapat mencapai hasil belajar yang optimal. Hasil kegiatan bimbingan belajar yang telah dilaksanakan adalah siswa senang dan tumbuh semangat belajar. Kata Kunci: Pembelajaran, Pecahan, Bimbingan
Utilization of Building Blocks for Fun Elementary Mathematics Learning Wella Ananda; Mardiah Syofiana; Selvi Riwayati; Risnanosanti Risnanosanti; Rahmat Jumri; Adi Asmara; Winda Ramadianti
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol 7 No 3 (2023): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta (DIS) Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/je.v7i3.773

Abstract

Utilization of geometric blocks in elementary mathematics learning can increase students' interest and activeness in learning mathematics. This activity aims to explore the use of geometric blocks as a fun learning medium in elementary mathematics learning. The method used is a descriptive approach through observation, interviews, and documentation. The target of the activity is 29 grade 5 students at SD Negeri 38 Bengkulu City. The results of the activity show that the use of geometric blocks in elementary mathematics learning can increase students' interest and activeness in learning. Students are more interested and enthusiastic in participating in learning. The use of geometric blocks can also improve understanding of mathematical concepts. Students can easily visualize and understand geometric concepts such as cubes, beams and prisms. This activity makes an important contribution to the development of innovative and fun elementary mathematics learning. Utilization of building blocks as learning media can be used as an effective alternative to increase students' interest and achievement in mathematics.
CYBERLEARNING AND TEACHER QUALITY: A HOLISTIC APPROACH TO ENHANCING EDUCATION IN INDONESIA, TEACHER READINESS FOR CYBERLEARNING Mas'ud Muhammadiah; Merliana Trince; Andi Hamsiah; Adi Asmara; Mohammad Ahmad Bani Amer
International Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 3 (2023): NOVEMBER
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Recently, Indonesia has witnessed a remarkable transformation in its educational landscape, driven by the increasing integration of technology into teaching and learning processes. This shift towards cyberlearning has been a pivotal catalyst in reshaping education dynamics within the nation. This paper delves into an extensive research endeavor that explores the profound relationship between cyberlearning and teacher quality and its subsequent impact on the overall quality of education in Indonesia. Our study, set in the past, delves into a comprehensive examination of teachers' readiness for the digital era. It explores how educators have navigated the transition towards cyberlearning and the challenges and opportunities this transformation presents. We delve into the past landscape of teacher preparation and their ability to harness the potential of technology in their classrooms. As we voyage into the past, we aim to unearth critical insights into the evolution of teacher readiness for cyberlearning and how it has influenced the educational fabric of Indonesia. The past becomes a portal through which we dissect the foundations of this transformation, providing valuable lessons and insights for the future of education in Indonesia.
The Effect of Teacher Skills and Availability of Learning Resources on Mathematics Problem Solving Skills at High Schools in West Java Nanny Mayasari; Nanang Nanang; Asri Nurhafsari; Adi Asmara; Yuni Syifau Rohmah
West Science Social and Humanities Studies Vol. 2 No. 06 (2024): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v2i06.1030

Abstract

This study investigates the influence of teacher ability and the availability of learning resources on mathematics problem-solving ability among high school students in West Java, Indonesia. Quantitative analysis was employed, utilizing survey questionnaires to gather data from a sample of 160 high school students. The study found significant positive relationships between teacher ability, learning resource availability, and mathematics problem-solving ability. Specifically, high-quality teaching and adequate provision of learning resources emerged as crucial factors contributing to students' problem-solving skills. The findings underscore the importance of investing in teacher training, professional development, and resource provisioning to enhance mathematics education outcomes in West Java.
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Eksposisi melalui Model Project Based Learning dengan Pendekatan Saintifik Ami Bunga Wulandari; Reni Kusmiarti; Adi Asmara
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1971

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi siswa kelas X SMKN 7 Kota Bengkulu melalui penerapan model project based learning dengan pendekatan saintifik. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Taggart yang terdiri dari dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dan dilaksanakan dalam dua siklus. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, dan rubrik penilaian keterampilan menulis. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dengan jumlah 26 siswa yang terdiri dari 18 siswa perempuan dan 8 siswa laki-laki. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah keterampilan menulis teks eksposisi. Waktu pelaksanaan penelitian ini pada semester 1 kelas X SMKN 7 Kota Bengkulu tahun pelajaran 2024/2025. Fokus penelitian ini adalah pada keterampilan menulis berdasarkan struktur teks dan kaidah kebahasaan teks eksposisi. Pada siklus I, hasil observasi menunjukkan bahwa siswa masih kurang tertarik dengan pembelajaran dan mengalami kesulitan dalam menulis teks eksposisi. Nilai rata-rata kelas pada siklus I adalah 75,50 dengan kelemahan utama pada aspek penggunaan konjungsi, tanda baca, dan pengembangan argumen yang kurang tepat dalam kerangka tulisan teks ekposisi. Meski demikian, pendekatan saintifik seperti membaca dan memahami contoh teks, menyusun kerangka tulisan serta proses mengamati, menanya, dan mengomunikasikan proyek saat diskusi kelompok mulai memperlihatkan hasil yang positif. Namun perolehan nilai rata-rata keterampilan menulis di siklus I masih belum maksimal sehingga dilakukan perbaikan pada siklus II. Hasil evaluasi tindakan di siklus II menunjukkan peningkatan secara signifikan dengan nilaai rata-rata menulis teks eksposisi meningkat menjadi dari sebelumnya 75,50 menjadi 84,54. Peningkatan terlihat pada seluruh aspek keterampilan menulis, meliputi isi karangan, struktur teks, pengorganisasian gagasan, penggunaan bahasa, dan mekanik. Kata kunci: keterampiilan menulis, teks eksposisi, project based learning
Engklek: Ethnomathematics-Based Traditional Games in The Development of Teaching Materials to Build Mathematical Literacy Skills Adi Asmara; Vera Septi Andrini; Yayang Alfian Juwanto; Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Rahmat Jumri; Ahmad Yani T
Journal of Pedagogi Vol. 1 No. 6 (2024): Journal of Pedagogi - December
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/rg2kny19

Abstract

Changes in Indonesia’s educational curriculum emphasize the importance of students' reasoning skills in mathematics. However, Indonesia's low ranking in the PISA assessment, particularly in mathematics, highlights students limited mathematical literacy. One major contributing factor is the fear and anxiety students feel towards mathematics, which is often viewed as intimidating. This study aims to review literature on the impact of integrating geometry-based mathematics learning with the traditional game engklek. The research method employed is a Systematic Literature Review (SLR) using the SALSA framework and a descriptive analysis approach. Data were gathered from 17 articles published between 2014 and 2024, covering reputable international journals, accredited national journals, and journals indexed by DOAJ and Copernicus. The analysis identified 9 articles reporting that geometry topics requiring reasoning and literacy skills are better understood by elementary and preschool students when taught through traditional games like engklek. Furthermore, 8 articles presented experimental studies showing that innovative designs integrating engklek into geometry instruction significantly improve problem-solving skills, numerical literacy, and geometric literacy. Effective instructional models for geometry learning include Realistic Mathematics Education (RME), RME with the Hypothetical Learning Trajectory (HLT) approach, PMRI, didactic designs, and the development of student worksheets (LKPD). This review concludes that integrating geometry learning with engklek ethnomathematics offers an engaging and culturally relevant approach to overcoming students’ fear of mathematics while improving their mathematical literacy and reasoning skills