Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Edukasi Diabetes Mellitus Terhadap Kemampuan Deteksi Dini Diabetes Mellitus Pada Remaja Di SMP Negeri 1 Tumpang Pebri Triwandika; Nurul Pujiastuti; Tri Nataliswati; Hurun Ain
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.517

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat, termasuk pada usia remaja. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran remaja dalam mengenali gejala dini serta faktor risiko DM berpotensi menunda deteksi dini dan pencegahan. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kesehatan sejak usia sekolah. Untuk mengetahui pengaruh edukasi Diabetes Mellitus terhadap kemampuan deteksi dini Diabetes Mellitus pada remaja di SMP Negeri 1 Tumpang. Penelitian ini menggunakan quasi experiment pre and post-test control group design.Jumlah responden sebnayak 80 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24) dan ADA Diabetes Risk Test. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Ranked Sign Test dan Mann Whitney U. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan gejala DM, kemampuan mengenali risiko pribadi, sikap waspada, dan keinginan melakukan pemeriksaan dini pada kelompok perlakuan setelah diberikan edukasi (p < 0,05). Sebaliknya, pada kelompok kontrol tidak ditemukan perbedaan bermakna antara pretest dan posttest (p > 0,05). Oleh karena itu edukasi Diabetes Mellitus menggunakan booklet dan media PowerPoint efektif meningkatkan kemampuan deteksi dini Diabetes Mellitus pada remaja. Edukasi kesehatan berbasis sekolah direkomendasikan sebagai strategi pencegahan DM sejak usia dini.
Pengaruh Kombinasi Distraksi Cerita Bergambar dan Dukungan Orang Tua Untuk Mengurangi Kecemasan Anak Pre operasi di IBS RS Lavalette Malang Christiani, Cornelia Fransisca; Pujiastuti, Nurul; Astuti, Erlina Suci; Wiyono, Joko
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jumantik.v11i1.25351

Abstract

Anxiety in children, if not addressed promptly, can interfere with their eating, drinking, and sleeping needs; therefore, it should not be ignored and must be managed immediately to prevent adverse effects on the child’s healing process. This study aims to determine the effect of a combined intervention of picture story distraction and parental support in reducing preoperative anxiety in children. This research employed a quasi-experimental design with a pre-test and post-test nonequivalent control group. The sample consisted of 34 school-aged children (6– 12 years old) selected through purposive sampling. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. The results showed that in the intervention group, the mean pre-test anxiety score was 50.67, with a range of 41.60 to 68.40, which significantly decreased to a post-test mean score of 25.99, ranging from 23.34 to 28.40. A p-value of 0.000 (< 0.05) indicated a significant effect of the combined intervention in reducing preoperative anxiety in children. The results of the study showed a decrease in anxiety scores after the combined therapy was administered. This approach can be utilized by nurses as a non-pharmacological strategy to create a more comfortable preoperative environment for children.