Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT KOLABORASI KEMANUSIAAN PADA BENCANA BANJIR DI KABUPATEN WAJO Asyrafunnisa, Asyrafunnisa; Sufyaningsi, Ulfa; Yunding, Junaedi; Hijrah, Muh Fauzar Al-; Ratih, Ratih; Samsuddin, Samsuddin; Mansyur, Nurliana; Ahmad, Musfirah; Ashar, Jabal Rahmat; Wahab, Ali Akbar; Melansari, Nur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32824

Abstract

Banjir merupakan fenomena alam yang dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar kendali manusia, tidak mungkin untuk sepenuhnya mencegah terjadinya banjir. Oleh karena itu, fokusnya adalah pada pengurangan risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh banjir. Pengabdian masyarakat kepada korban banjir sangat penting karena memiliki banyak manfaat, seperti pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, pakaian, dan tempat tinggal. Selain itu kebutuhan Pendidikan dan sarana penunjang Pendidikan juga sangat diperlukan oleh anak sekolah yang terdampak banjir. Selain kebutuhan materil, bantuan berupa dukungan Psikologis juga sangat diperlukan, dimana banjir bisa menyebabkan trauma dan stress bagi para korban. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Sabbang Paru, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan khususnya pada salah satu sekolah yang terdampak dan jauh dari perkotaan, yang dilaksanakan pada tanggal 8 Juni 2024. Metode pengabdian yang dilakukan berupa difusi iptek yaitu pemberian bantuan berupa peralatan alat tulis, buku cerita dan papan tulis. Serta advokasi berupa pemberian edukasi tentang tanggap darurat bencana banjir, trauma healing pasca bencana dan juga games hiburan untuk memotivasi para siswa/siswi yang berdampak banjir. Pengabdian ini mendapat apresiasi dari masyarakat khususnya pihak sekolah yang berdampak banjir, bantuan diterima langsung oleh kepala sekolah dan beberapa perwakilan siswa. Motivasi dan keceriaan juga tampak dari siswa/siswi yang datang setelah diberikan motivasi untuk menggapai cita-cita melalui Pendidikan.
ANAEMIA DURING PREGNANCY: AN INTEGRATED REVIEW OF THREATS, IMPACTS, AND TREATMENT APPROACHES Dewi Hestiani K; Ulfa Sufyaningsi; Andi Suriyani
JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES Vol. 2 No. 01 (2024): FEBRUARY 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal anaemia, a condition in which haemoglobin levels drop during pregnancy, is a serious health problem especially in developing countries. The CDC identifies anaemia as haemoglobin levels below 11 gr/dl in the first trimester and less than 10.5 gr/dl in the second trimester, causing symptoms such as excessive fatigue, pale skin, and rapid heartbeat. Risk factors include young age, low education, low socioeconomic status, and deficiencies in micro-nutrients such as iron, vitamin B12 and folate. Anaemia in pregnancy risks prematurity, insufficient iron stores in the newborn, and even perinatal death. This study used a systematic approach in collecting relevant literature, emphasising the importance of a holistic approach in the management of maternal anaemia, including knowledge improvement, nutritional supplementation, and socioeconomic support. Results show that deficiencies in iron, other nutrients and pre-pregnancy factors play an important role in anaemia risk. With a global prevalence of 29.9% in women of reproductive age, this study calls for more effective and innovative intervention strategies to address maternal anaemia, including oral iron therapy, treatment of comorbidities and health education. In conclusion, maternal anaemia requires an integrated approach involving health services, family support and cultural adaptation to improve adherence and well-being of pregnant women and fetuses.