Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan Pegawai Pada UPT Puskesmas Griya Antapnai Kota Bandung Kartika Nida Faizah; Affandi Iss; Rusman Frendika
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i1.5895

Abstract

Abstract. In current era of globalization, development of the world is growing rapidly. Human resources (HR) requires humans as the center to achieve the success of every business undertaken. This study aims to determine the effect of communication on employee performance at UPT Griya Antapani Health Center, Bandung City. The population in this study amounted to 30 samples. In this study, the sampling technique used was nonprobability sampling with the technique taken, namely saturated sampling (census). The collection of data used in this research is observation, interviews, and questionnaires. The research method used is descriptive and verification method by operating the calculations using the SPSS 25.0 program. The results of this study indicate that the communication variable at UPT Puskesmas Griya Antapani Bandung City is in the Good category with an average value of 104.2. And employee performance variables are in the Good category with an average value of 118.1. As well as the results of the research on communication variables partially Test (t) there is a positive relationship to employee performance and the simple linear regression test shows a significant effect, namely 0.003 <0.05. Abstrak. Di era globalisasi sekarang ini, perkembangan dunia semakin pesat. Sumber daya manusia (SDM) mengaharuskan manusia sebagai pusat untuk tercapainya keberhasilan setiap usaha yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Komunikasi terhadap kinerja pegawai di UPT Puskesmas Griya Antapani Kota Bandung. Populasi dalam penelitian ini berjumlah sampel 30 sampel. Dalam penelitian ini, teknik sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik yang diambil yaitu sampling jenuh (sensus). Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan kuesioner. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif dengan mengoprasikan perhitunganya menggunakan program SPSS 25.0. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel komunikasi pada UPT Puskesmas Griya Antapani Kota Bandung berkategori Baik dengan nilai rata-rata sebesar 104,2. Dan variabel kinerja pegawai berkategori Baik dengan nilai rata-rata sebesar 118,1. Serta hasil penelitian variabel komunikasi secara parsial Uji (t) terdapat hubungan positif terhadap kinerja pegawai dan uji regresi linear sederhana menunjukkan adanya pengaruh signifikan yaitu 0,003<0,05.
Pengaruh Self-Efficacy dan Motivasi Kerja terhadap Kepuasan Kerja di Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung Septian Putra Setiawan; Rusman Frendika; Indra Fajar Alamsyah
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i1.5997

Abstract

Abstract. The Manpower Office, which has 64 employees, is a government-owned company that provides work program services needed by the community. The phenomenon related to Self-Efficacy is that not all employees of the Manpower Office are confident in their own abilities and understanding in carrying out their work. The purpose of this study was to determine self-efficacy, work motivation, job satisfaction, and determine the magnitude of the influence of self-efficacy and work motivation on job satisfaction in the Department of Labor, Bandung. The method used in this research is the association strategy approach through correlation test, regression, t test and kd test for each variable. The results showed that the employees of the Bandung City Manpower Service had high levels of self-efficacy, very high work motivation, and very satisfied job satisfaction. Self-efficacy and work motivation are positively related to employee job satisfaction, meaning that when an employee believes in his abilities, the employee will be increasingly motivated to give his best performance in the company in order to get high job satisfaction. There is a significant influence between self-efficacy and work motivation on job satisfaction of 49.4%. This means that the higher the level of self-efficacy and work motivation of an employee, the higher the job satisfaction of the employee. Abstrak. Dinas tenaga Kerja yang pegawai nya berjumlah 64 orang ini adalah perusahaan yang bergerak di lingkungan pemerintahan yang menyediakan layanan jasa program kerja yang dibutuhkan oleh masyarakat. Fenomena terkait dengan Self-Efficacy yaitu tidak semua pegawai dinas tenaga kerja yakin akan kemampuan diri sendiri dan pemahaman dalam menjalankan pekerjaannya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui self-efficacy, motivasi kerja, kepuasan kerja, dan mengetahui besarnya pengaruh self-efficacy dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja di dinas tenaga kerja kota bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitudengan pendekatan strategi asosiasi melalui pengujian korelasi, regresi, uji t dan uji kd masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukan bahwa pegawai dinas tenaga kerja kota bandung memiliki tingkat self-efficacy yang tinggi, motivasi kerja yang sangat tinggi, dan kepuasan kerja sangat puas. Self-efficacy dan Motivasi Kerja berhubungan secara positif terhadap kepuasan kerja pegawai, yang artinya ketika seorang pegawai yakin akan kemampuan yang dimilikinya pegawai tersebut akan semakin termotivasi untuk memberikan performa terbaiknya di perusahaan agar mendapatkan kepuasan kerja yang tinggi. Terdapat pengaruh yang signifikan antara self-efficacy dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja sebesar 49,4%. Artinya semakin tinggi tingakt self-efficacy dan motivasi kerja seorang pegawai maka akan meningkatkan kepuasan kerja pegawai.
Pengaruh Organizational Citizenship Behavior (OCB) terhadap Kinerja Karyawan Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan Unit Kesehatan Hewan Luthfi Hadi Candra; Rusman Frendika
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i1.6059

Abstract

Abstract. Organizational Citizenship Behavior is a form of behavior that is an individual choice and initiative in increasing the efficiency of organizational performance. Employee performance is a result achieved by individuals in carrying out their duties and responsibilities. The purpose of this study was to see the effect of Organizational Citizenship Behavior on Employee Performance of the South Bandung Livestock Cooperative (KPBS) Pangalengan Animal Health Unit. And (KPBS) Pangalengan Animal Health Unit is a unit tasked with treating and breeding cattle owned by breeders. This study used a quantitative method, in determining the sample in this study using a saturated sample technique of 30 employees. The data collection technique used was a questionnaire by distributing it via the Google form. The analysis technique used is simple linear regression. The results of this study indicate that Organizational Citizenship Behavior has a positive effect on Employee Performance which is equal to 29.3%, which means that the factor that influences Employee Performance from the Organizational Citizenship Behavior dimension is the Conscientiousness dimension, where as many as 16 out of 30 respondents are always present at work and Sportmanship , where as many as 20 out of 30 respondents have high patience in dealing with problems and do not complain when doing work. Abstrak. Organizational Citizenship Behavior merupakan suatu bentuk perilaku yang merupakan pilihan dan inisiatif individual dalam meningkatkan efisiensi kinerja organisasi. Kinerja Kayawan merupakan suatu hasil yang dicapai oleh Individu dalam melaksanakan tugas dengan tanggung jawabnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh Organizational Citizenship Behavior Terhadap Kinerja Karyawan Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan Unit Kesehatan Hewan. Dan (KPBS) Pangalengan Unit Kesehatan Hewan merupakan Unit yang bertugas untuk mengobati, mengembang biakan sapi yang dimiliki oleh peternak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dalam menentukan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh sebanyak 30 orang karyawan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner dengan menyebarkan melalui google form. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear sederhana. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Organizational Citizenship Behavior berpengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan yaitu sebesar 29,3%, yang artinya faktor yang mempengaruhi Kinerja Karyawan dari dimensi Organizational Citizenship Behavior adalah dimensi Conscientiousness, dimana sebanyak 16 dari 30 responden selalu hadir di tempat kerja dan Sportmanship, dimana sebanyak 20 dari 30 responden memiliki kesabaran yang tinggi dalam menghadapi masalah dan tidak mengeluh pada saat mengerjakan pekerjaan.
Pengaruh Perilaku Sikap Kerja terhadap Kinerja Pelayanan Karyawan di Asstro Highlands Ciater Qurrota Ayun; Rusman Frendika; Firman Shakti Firdaus
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i1.6192

Abstract

Abstract. Astro highlands ciater As a place to relax with family, colleagues or relatives, vacation activities, family time and business activities. offers culinary delights amidst the coolness of the tea gardens. Asstro Highlands Ciater in the form of work attitude behavior in the ability to socially relate to fellow employees has not gone well, there is a lack of respect for one another. Based on this phenomenon, the problems in this study are formulated as follows: (1) How is the work attitude of the employees at Astro Highlands Ciater? (2) How is the service performance of the employees at Astro Highlands Ciater? (3) How much influence does work attitude behavior have on employee service performance at Astro Highland Ciater?. This research uses descriptive and verification analysis methods and operates the calculations using the IBM SPSS Version 25.0 program. Respondents in this study were Asstro Highlands Ciater employees, totaling 73 people. The variables studied in this study are work attitude behavior (X) and employee service performance (Y). Data collection was carried out by field research (Field Research) and library research (Library Research). The results of this study conclude that: (1) Asstro Highlands Ciater Employee Service Attitude Behavior is included in the "Good" category, (2) Asstro Highlands Ciater Employee Service Performance is included in the "Very Good" category, (3) Based on the results of the study there is an influence positive and significant relationship between work attitude behavior and employee service performance has a low effect. Keywords: Work Attitude Behavior, Employee Service Performance, Asstro Highlands Ciater Abstrak. Asstro highlands ciater Sebagai tempat bersantai dengan keluarga, rekan kerja, atau kerabat, kegiatan liburan, family time maupun kegiatan berbisnis. menawarkan sajian kuliner di tengah sejuknya kebunteh. Asstro Higlands Ciater berupa tingkah laku sikap kerja dalam kemampuan berhubungan sosial dengan sesama karyawan belum berjalan dengan baik, terdapat rasa kurang menghormati satu sama lain. Berdasarkan fenomena tersebut, maka permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: (1) Bagaimana perilaku sikap kerja karyawan pada Asstro Highlands Ciater? (2) Bagaimana kinerja pelayanan karyawan pada Asstro Highlands Ciater? (3) Seberapa besar pengaruh perilaku sikap kerja terhadap kinerja pelayanan karyawan pada Asstro Highland Ciater ?. Peneleitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan verifikatif dan mengoprasikan perhitungannya menggunakan program IBM SPSS Versi 25,0. Responden pada penelitian ini yaitu Karyawan Asstro Highlands Ciater, yang berjumlah 73 orang. Variabel yang dikaji pada penelitian ini yaitu Perilaku Sikap Kerja (X) dan Kinerja Pelayanan Karyawan (Y). Pengumpulan data dilakukan dengan penelitian lapang (Field Research) dan studi kepustakaan (Library Research). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa : (1) Perilaku Sikap Kerja Pelayanan karyawan Asstro Highlands Ciater termasuk ke dalam kategori “Baik”, (2) Kinerja Pelayanan Karyawan Asstro Highlands Ciater termasuk pada kategori “Sangat Baik”, (3) Berdasarkan hasil penelitian terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Perilaku Sikap Kerja terhadap Kinerja Pelayanan Karyawan berpengaruh rendah. Kata Kunci : Perilaku Sikap Kerja, Kinerja Pelayanan Karyawan, Asstro Highlands Ciater
Pengaruh Self Efficacy terhadap Kinerja Karyawan pada PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Cabang Kantor Utama Bandung Annisa Dwiyanti Solihah; Rusman Frendika
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i1.6227

Abstract

Abstract. Self-Efficacy is a high or low confidence of an employee to achieve success in the tasks and responsibilities given in his work. Performance is the result of work in quality and quantity achieved by an employee in carrying out his duties in accordance with the responsibilities given to him. This study aims to find out, namely 1) To find out self-efficacy at PT Chanel Nugraha Ekakurir Bandung main office branch 2) To determine employee performance at PT Jalan Nugraha Ekakurir Bandung main office branch 3) To find out how much influence self-efficacy has on employee performance at PT Jalan Nugraha Ekakurir Bandung main office branch. The type of research used is quantitative research with descriptive analysis methods. In operating the calculations using the SPSS program version 25.0. The variables in this study are Self Efficacy and Employee Performance. Collection of data obtained through observation and questionnaires. The sampling technique is saturated sampling. The respondents of this study were employees of the all support team at PT Jalur Nugraha Ekakurir, the Bandung main office branch, with a total of 67 employees. The results of this study concluded that: 1) Self-Efficacy at PT Jalan Nugraha Ekakurir, the Bandung main office branch, is strong. 2) Employee performance at PT Jalur Nugraha Ekakurir, the Bandung main office branch, is strong. 3) There is a positive and significant influence of self-efficacy on employee performance at PT Jalan Nugraha Ekakurir Bandung main office branch with a contribution of 57.8%. Keywords: Self Efficacy, Employee Performance. Abstrak. Self Efficacy merupakan suatu tinggi rendahnya kepercayaan seseorang karyawan untuk mencapai keberhasilan dalam tugas dan tanggung jawab yang diberikan dalam pekerjaannya. Kinerja merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui yaitu 1) Untuk mengetahui self efficacy di PT Jalur Nugraha Ekakurir cabang kantor utama Bandung 2) Untuk mengetahui kinerja karyawan pada PT Jalur Nugraha Ekakurir cabang kantor utama Bandung 3) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh self efficacy terhadap kinerja karyawan di PT Jalur Nugraha Ekakurir cabang kantor utama Bandung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode analisis deskriptif. Dalam mengoperasikan perhitungannya menggunakan program SPSS versi 25.0. Variabel dalam penelitian ini yaitu Self Efficacy dan Kinerja Karyawan. Pengumpulan data yang diperoleh melalui observasi dan kuesioner. Teknik penarikan sampel adalah sampling jenuh. Responden penelitian ini adalah karyawan tim all support PT Jalur Nugraha Ekakurir cabang kantor utama Bandung yang berjumlah 67 orang karyawan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Self Efficacy di PT Jalur Nugraha Ekakurir cabang kantor utama Bandung kuat. 2) Kinerja Karyawan di PT Jalur Nugraha Ekakurir cabang kantor utama Bandung kuat. 3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan self efficacy terhadap kinerja karyawan di PT Jalur Nugraha Ekakurir cabang kantor utama Bandung dengan kontribusi pengaruh sebesar 57,8%. Kata Kunci: Self Efficacy, Kinerja Karyawan.
Pengaruh Komunikasi Interpersonal terhadap Kinerja Karyawan Departemen Produksi PT. Serena Harsa Utama Kabupaten Bandung Barat Silvi Nurkholifah; Rusman Frendika; Allya Roosallyn Assyofa
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i1.6366

Abstract

Abstract. Employees are the most important component in a company, so employee performance is seen as the main indicator in the progress of the company. One of the factors that affect the performance of these employees is interpersonal communication. Interpersonal communication is verbal and nonverbal interaction between two or more people who depend on each other. Interpersonal communication is very much needed by employees, especially for employees of the food production division, because in this field it requires cooperation between divisions so that when miscommunication occurs, it will result in many products failing or not worth selling. This study uses a survey method. This type of causal associative research uses a descriptive and verification approach with quantitative data. The sampling technique used the saturated sample technique, namely the number of respondents was 53 employees. Collecting data using a questionnaire with a Likert measurement scale. The data analysis method used is validity and reliability test, correlation coefficient (R), regression test, coefficient of determination (R2), significance of t test with SPSS 26 application. The results of this study indicate that interpersonal communication variables have a significant, positive and very strong on employee performance. Two variables have been tested in stages or together showing the results that the interpersonal communication variable (9.987) partially has a strong relationship to the employee performance variable. The value of the coefficient of determination (R2) for the interpersonal communication variable is 66.2%. Abstrak. Karyawan merupakan komponen paling penting dalam sebuah perusahaan, sehingga kinerja karyawan dipandang sebagai indikator utama dalam kemajuan perusahaan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan tersebut yaitu komunikasi interpersonal. Komunikasi interpersonal adalah interaksi verbal dan nonverbal antara dua atau lebih orang yang saling bergantung satu sama lain. Komunikasi interpersonal sangat dibutuhkan oleh karyawan terutama pada karyawan bagian produksi pangan, karena pada bidang tersebut membutuhkan kerjasama antar divisi sehingga ketika terjadi miskomunikasi, akan menghasilkan banyak produk gagal atau tidak layak jual. Penelitian ini menggunakan metode survei. Jenis penelitian asosiatif kausal dengan menggunakan pendekatan deskriptif dan verifikatif dengan data kuantitatif. Teknik sampel menggunakan teknik sampel jenuh yakni jumlah responden sebanyak 53 orang karyawan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala pengukuran Likert. Metode analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas, koefisien korelasi (R), uji regresi, koefisien determinasi (R2), signifikansi uji t dengan aplikasi SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel komunikasi interpersonal memiliki pengaruh yang signifikan, positif dan sangat kuat terhadap kinerja karyawan. Dua variabel telah di uji secara bertahap maupun bersama-sama menunjukkan hasil bahwa variabel komunikasi interpersonal (9,987) secara parsial memiliki hubungan yang kuat terhadap variabel kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (R2) untuk variabel komunikasi interpersonal sebesar 66,2%.
Pengaruh Self-Esteem terhadap Kinerja Pegawai pada Pusat Pengembangan Kompetensi Jalan, Perumahan, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (Pusbangkom Jpw) Kota Bandung Dewi Aprilyana Widyaningrum; Rusman Frendika
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i1.6433

Abstract

Abstract. This study aims to find out how the influence of self-esteem on employee performance at the Competency Development Center for Roads, Housing and Regional Infrastructure Development (Pusbangkom Jpw) in Bandung City. The phenomenon that occurs in these agencies is that there are many employees who feel dissatisfied with their work because they feel that their responsibilities are not in accordance with their position and are also given a lot of tasks in a short time and even do tasks that are not theirs so that these employees often feel less than optimal with their abilities. carrying out tasks and employees feel that their abilities are not recognized by their superiors because they are given tasks that are not their duties. Another phenomenon is the discovery of a sense of discomfort among employees because of the attitude given or shown by superiors at the office because they feel underappreciated. The type of research used is quantitative research with a descriptive and verification approach. The data collection method used is by observing and questionnaires. The sample in this study were employees at the Center for Road, Housing and Regional Infrastructure Development (Pusbangkom Jpw) Competency Development Center in Bandung City. The results of this study concluded that 1) Self Esteem of Employees at the Competency Development Center for Roads, Housing, and Regional Infrastructure Development (Pusbangkom Jpw) in Bandung City has been running very well. 2) Employee performance at the Bandung City Road, Housing and Regional Infrastructure Development Center (Pusbangkom Jpw) is quite good. 3) There is a positive and significant influence of self-esteem on employee performance at the Bandung City Road, Housing and Regional Infrastructure Development Competency Development Center (Pusbangkom Jpw) with a contribution of 17.8%. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Self Esteem Terhadap Kinerja Pegawai Pada Pusat Pengembangan Kompetensi Jalan, Perumahan, Dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (Pusbangkom Jpw) Kota Bandung. Fenomena yang terjadi dalam instansi tersebut yaitu terdapat banyak pegawai yang merasa tidak puas dengan pekerjaannya karena merasa tanggung jawabnya tidak sesuai dengan jabatannya dan juga diberikan tugas yang banyak dalam waktu yang singkat bahkan mengerjakan tugas yang bukan miliknya sehingga pegawai tersebut sering merasa kurang optimal dengan kemampuannya dalam pengerjaan tugas dan pegawai merasa kemampuannya tidak diakui oleh atasannya karena diberikannya tugas yang bukan menjadi tugasnya. Fenomena lain yaitu ditemukannya rasa ketidaknyamanan diantara karyawan karena sikap yang diberikan atau yang ditunjukkan oleh atasan dikantor karena merasa kurang dihargai.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan melakukan observasi dan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai di Pusat Pengembangan Kompetensi Jalan, Perumahan, Dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (Pusbangkom Jpw) Kota Bandung. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa 1) Self Esteem dan kinerja para Pegawai di Pusat Pengembangan Kompetensi Jalan, Perumahan, Dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (Pusbangkom Jpw) Kota Bandung sudah berjalan dengan sangat baik. Terdapat pengaruh positif dan signifikan self esteem terhadap kinerja pegawai di Pusat Pengembangan Kompetensi Jalan, Perumahan, Dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (Pusbangkom Jpw) Kota Bandung dengan kontribusi pengaruh sebesar 17,8 %.
Pengaruh Beban Kerja dan Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja Karyawan PT KAI (Persero) Daop II Bandung Annisa Miftahul Maghfiroh; Rusman Frendika; Allya Roosallyn
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i1.6450

Abstract

Abstract. Employee performance is all activities carried out by employees in providing the best and quality work for the company (Harahap and Tirtayasa, 2018). According to Reza and Arman (2021) employee performance can be influenced by workload where load is a determining variable and can explain the results of employee performance besides that according to Ali (2017) a variable that can affect performance is emotional intelligence possessed by employees where this ability It is very important for employees to have to maintain emotional stability and manage the emotions of employees. The results of this study conclude that: 1) The workload at PT KAI (Persero) Daop II Bandung is high because employees feel burdened with the existing workload. 2) The emotional intelligence of PT KAI (Persero) Daop II Bandung employees is quite good. 3) The performance of PT KAI (Persero) Daop II Bandung employees is quite good. 4) Partially, workload has a significantly negative effect on the performance of employees of PT KAI (Persero) Daop II Bandung. Partially, emotional intelligence has a significantly positive effect on the performance of PT KAI (Persero) Daop II Bandung employees. Simultaneously, workload and emotional intelligence have a strong relationship to employee performance and the direction of the relationship is negative for workload and positive for emotional intelligence, meaning that even though the workload is high, because employees have strong self-motivation, it will increase the performance of PT employees. KAI (Persero) Daop II Bandung Abstrak. Kinerja Karyawan merupakan seluruh aktivitas yang dilakukan oleh pegawai dalam memberikan hasil pekerjaan yang terbaik dan berkualitas untuk perusahaan (Harahap dan Tirtayasa,2018). Menurut Reza dan Arman (2021) kinerja karyawan dapat dipengaruhi oleh beban kerja dimana beban adalah sebagai variabel penentu dan dapat menjelaskan hasil dari kinerja karyawan selain itu juga menurut Ali (2017) variabel yang dapat mempengaruhi kinerja adalah kecerdasan emosional yang dimiliki oleh karyawan dimana kemampuan tersebut sangat penting untuk dimiliki oleh karyawan untuk tetap menjaga kestabilan emosional dan pengelolaan emosional dari para karyawan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Beban kerja yang ada di perusahaan PT KAI (Persero) Daop II Bandung tergolong tinggi karena karyawan merasa terbebani dengan beban kerja yang ada. 2) Kecerdasan emosional yang dimiliki oleh karyawan PT KAI (Persero) Daop II Bandung tergolong baik. 3) Kinerja yang dimiliki oleh karyawan PT KAI (Persero) Daop II Bandung tergolong baik. 4) Secara parsial beban kerja memiliki pengaruh negatif secara signifikan terhadap kinerja karyawan PT KAI (Persero) Daop II Bandung. Secara parsial kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif secara signifikan terhadap kinerja karyawan PT KAI (Persero) Daop II Bandung. Secara simultan beban kerja dan kecerdasan emosional memiliki hubungan yang kuat terhadap kinerja karyawan dan arah hubungan berarah negatif untuk beban kerja dan positif untuk kecerdasan emosional berarti semakin walaupun beban kerja yang diberikan tinggi tetapi karena para karyawan memiliki motivasi diri yang kuat maka akan meningkatkan kinerja karyawan PT KAI (Persero) Daop II Bandung
Pengaruh Work Life Balance terhadap Kepuasan Kerja Guru SMAN 1 Cikarang Pusat Farah Aqmarin Nadhifa; Rusman Frendika; Firman Shakti Firdaus
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i1.6492

Abstract

Abstract. In an effort to increase employee job satisfaction, the organization applies more work-life balance programs. The program is considered important because the organization is required to be able to commit in terms of work, activities outside of work and family. To harmonize work and family requires a good balance. This study aims to determine, namely 1) To determine the Work-Life Balance of Teachers at SMAN 1 Cikarang Pusat, 2) To determine Teacher Job Satisfaction at SMAN 1 Cikarang Pusat, 3) To determine the magnitude of the effect of Work-Life Balance on teacher Job Satisfaction at SMAN 1 Central Cikarang. The type of causal associative research, descriptive verification approach and quantitative data types. Collecting data obtained through observation and questionnaires. The sampling technique is saturated sampling. The respondents of this study were PNS teachers of SMAN 1 Cikarang Pusat, totaling 47 teachers. The results of this study conclude that: 1) Work Life Balance teachers at SMAN 1 Cikarang Pusat get an average score of 84.30% and receive support from families with the Personal Life Enhancement of Work (PLIW) dimension. 2) Job Satisfaction of teachers at SMAN 1 Cikarang Pusat got an average score of 85.74% happy with the current field of work with the dimensions of Enjoying Their Work. 3) The effect of work-life balance on teacher job satisfaction at SMN 1 Cikarang Pusat with a contribution of 42.6%, while the remaining 57.4% is influenced by other variables not examined by the author. Keywords: Work Life Balance, Teacher Job Satisfaction Abstrak. Dalam upaya meningkatkan kepuasan kerja pekerja, organisasi lebih menerapkan program work-life balance. Program tersebut dianggap penting karena dalam organisasi dituntut untuk mampu berkomitmen dalam hal pekerjaan, kegiatan diluar pekerjaan dan keluarga. Untuk menyelaraskan antara pekerjaan dan keluarga dibutuhkan adanya keseimbangan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui yaitu 1) Untuk mengetahui Work-Life Balance Guru di SMAN 1 Cikarang Pusat, 2) Untuk mengetahui Kepuasan Kerja Guru di SMAN 1 Cikarang Pusat, 3) Untuk mengetahui besarnya pengaruh Work-Life Balance terhadap Kepuasan Kerja guru di SMAN 1 Cikarang Pusat. Jenis penelitian asosiatif kausal, pendekatan desktiptif verifikatif dan jenis data kuantitatif. Pengumpulan data yang diperoleh melalui observasi dan kuesioner. Teknik penarikan sampel adalah sampling jenuh. Responden penelitian ini adalah Guru PNS SMAN 1 Cikarang Pusat yang berjumlah 47 orang guru. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Work Life Balance guru di SMAN 1 Cikarang Pusat mendapatkan rata-rata nilai sebesar 84,30% mendapat dukungan dari keluarga dengan dimensi Personal Life enchacement of Work (PLIW). 2) Kepuasan Kerja guru di SMAN 1 Cikarang Pusat mendapatkan rata-rata nilai sebesar 85,74% senang dengan bidang pekerjaan saat ini dengan dimensi Menyenangi Pekerjaannya. 3) Pengaruh work-life balanceterhadap kepuasan kerja guru di SMAN 1 Cikarang Pusat dengan kontribusi pengaruh sebesar 42,6% sedangkan sisanya 57,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh penulis. Kata Kunci: Work Life Balance, Kepuasan Kerja Guru
Pengaruh Efikasi Diri terhadap Kinerja Karyawan PT Ansori Jaya Cikarang Selatan Febianty Mira Gunawan; Rusman Frendika; Firman Shakti Firdaus
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i1.6724

Abstract

Abstract. The achievement of a company goal is inseparable from good management involving reliable human resources. Human resources are the spearhead in the company to achieve company goals. Resources that have good quality can be seen from how they perform in the company. One of the factors for realizing good performance is that employees must also be aware of their abilities, this can be called Self-Efficacy. Employees with self-efficacy traits will easily do the work specified by the company. The formulation of the problem in this study is how the self-efficacy of employees at PT. Ansori Jaya, how is the performance of employees at PT. Ansori Jaya, how much influence does self-efficacy have on employee performance at PT. Ansori Jaya This study aims to determine the effect of self-efficacy on employee performance at PT. Ansari Jaya. This study uses a quantitative approach. The number of samples is 80 employees. Data collection was carried out through a survey using a questionnaire distributed to respondents. Data were analyzed using simple linear regression analysis and correlation using SPSS version 29 for Window as an analytical tool. The type of static used in this study is parametric statistics and the sampling technique used is non-probability sampling where all employees of PT. Ansori Jaya as a population and a sample of 80 people. The results of the study show that self-efficacy has a positive and significant effect on employee performance. This can be seen from the t count > t table (12.327 > 1.665) with a significant level of Ho or <0.05 which indicates that this study rejects Ho and accepts Ha with an effect of 66%. Abstrak. Tercapainya suatu tujuan perusahaan dikarenakan adanya manajemen yang baik yang melibatkan sumber daya manusia yang dapat diandalkan. Sumber daya manusia adalah garis terdepan dalam perusahaan untuk mencapai suatu tujuan perusahaan. Sumber daya yang memiliki kualitas baik dapat dilihat dari bagaimana kinerjanya dalam perusahaan. Salah satu faktor untuk mewujudkan kinerja yang baik yaitu karyawan juga harus menyadari akan kemampuan yang dimiliki, hal ini dapat disebut dengan Efikasi Diri. Karyawan dengan memiliki sifat efikasi diri akan merasa mudah untuk melakukan suatu pekerjaan yang ditentukan oleh perusahaan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana efikasi diri karyawan di PT. Ansori Jaya, bagaimana kinerja karyawan di PT. Ansori Jaya, seberapa besar pengaruh efikasi diri terhadap kinerja karyawan di PT. Ansori Jaya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri tehadap kinerja karyawan pada PT. Ansori Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel sebanyak 80 orang karyawan secara keseluruhan. Pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana dan korelasi dengan menggunakan SPSS versi 29 for Window sebagai alat analisis. jenis statik yang digunakan penelitian ini adalah statistik parametik dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dimana seluruh karyawan PT. Ansori Jaya sebagai populasi dan sampel berjumlah80 orang. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung > t tabel (12.327 > 1.665) dengan tingkat signifikan Ho atau < 0.05 yang menunjukan penelitian ini menolak Ho dan menerima Ha dengan pengaruh sebesar 66%.