Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENGELOLAAN POTENSI DESA PESISIR MELALUI KEGIATAN BUDIDAYA IKAN Hayati Soeprapto; Heri Ariadi
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 8: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.487 KB)

Abstract

Kegiatan budidaya ikan di wilayah pesisir merupakan contoh aplikasi kegiatan usaha agrobisnis produktif yang dapat dikembangkan.. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi masyarkat melalui kegiatan pengembangan potensi desa pesisir., dan melihat respon dari masyarakat setelah dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat ini. Pengabdian ini dilakukan di Desa Jeruksari Kabupaten Pekalongan pada bulan November 2021 dengan kegiatannya adalah penyuluhan dan praktik tentang pengelolaan potensi Desa Jeruksari. Hasil dari kegiatan pengabdian ini rata-rata masyarkat merasa cukup puas berdasarkan dari hasil wawancara langsung dengan mereka. Masyarakat juga merasa mendapatkan ilmu baru dan merasa senang dapat melakukan praktik langsung secara kolaboratif dengan tim dosen penyuluh. Berdasarkan analisa, dari kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan yaitu masyarakat merasa teredukasi dari adanya rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat ini dan respon masyarakat juga sangat positif serta mereka merasa sangat diuntungkan terutama dari segi penambahan wawasan pengetahuan di bidang budidaya perairan
ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN KERAMBA ADAPTIF DI WILAYAH PESISIR Heri - Ariadi; Hayati Soeprapto; Juita Lusiana Sihombing; Wafiq Khairina
JURNAL PERIKANAN TROPIS Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpt.v9i2.3964

Abstract

Fish farming with adaptive cages is an alternative for developing fishery business activities in coastal areas. The purpose of this study was to analyze the potential for developing adaptive fish cages farming as a form of adaptation to the impact of tidal flooding and climate change. This research was conducted in Bandengan Village, Pekalongan City from July to August 2022. The research method used was descriptive qualitative with purposive sampling and then a SWOT analysis was carried out. The results showed that the water quality parameters at the aquaculture location were still feasible and suitable for fish farming activities. Then, for harvest productivity indicators, it was still quite appropriate and profitable for this operational business cycle. Furthermore, from the analysis of internal business factors identification, 6 elements of strength and 4 elements of weakness affected the operation of fish farming. Meanwhile, from the identification of external business factors, there were 5 elements of opportunity and 2 elements of threats that could affect the operational aquaculture cycle. From the results of SWOT matrix analysis, by comparing the elements of business opportunities, weaknesses, strengths, and threats, a comparison point was obtained between 2.04 and 1.38, or it was in first quadrant in SWOT matrix, meaning good strength to be developed further. In conclusion, fish farming activities with the concept of adaptive cages were very feasible and profitable to be developed in coastal areas that are vulnerable to tidal flooding and climate change effects.Key words: Coastal, Climate change, Development, Fish aquaculture, SWOT
The Effect of Avicennia marina Leaf Extract Addition To the Artificial Feed On the Growth of Litopenaeus vannamei Linayati - Linayati; Leonardus Bayu Nugroho; Tri Yusufi Mardiana; Hayati Soeprapto; Muhammad Zulkham Yahya
Sains Akuakultur Tropis : Indonesian Journal of Tropical Aquaculture Vol 7, No 1 (2023): SAT edisi Maret
Publisher : Departemen Akuakultur FPIK UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/sat.v7i1.16447

Abstract

Mangrove leaves contain abundant bioactive compounds that can optimize the growth of shrimp. This research examined the effect of adding Avicennia marina leaves to feed on the growth and FCR of Whiteleg shrimp and determined the optimal dose. Whiteleg shrimp seeds of PL-20 were used in experiments that employed RAL method with 4 treatments and 3 replications. Different doses of Avicennia marina leaf extract were used: (A) 125 ppm/500 g feed, (B) 175 ppm/500 g feed, (C) 225 ppm/500 g feed (D). The feed amounted to 3% of the total biomass per treatment every day administered in 5 meals daily for 30 days. The most optimal dose for the growth of shrimp was 225 ppm/500 g (D) with an absolute growth of 7.71 g and FCR of 1.27. However, the treatment did not affect the SR of shrimp for its value reached 100% in all treatments. The parameters of water quality were temperature of 27.4–30⁰C, DO 6.3 – 7.9, salinity 13–15 ppt, and pH 7.5 – 7.8. Keywords: Avicennia marina, Growth, Litopenaeus vannamei 
Kajian Kualitas Air Sungai Meduri Pekalongan Akibat Pembuangan Limbah Cair Batik Berdasarkan Indikator Biologi Mahardhika Nur Permatasari; Heri Ariadi; Benny Diah Madusari; Hayati Soeprapto
Journal of Aquaculture Science Vol 6 No 2 (2021): Journal of Aquaculture Science
Publisher : Airlangga University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31093/joas.v6i2.198

Abstract

Sungai Meduri yang mengalir di desa ngaliyan, pandanarum, tirto, tegal dowo dan jeruk sari merupakan salah satu di kabupaten pekalongan yang diindikasikan tercemar oleh limbah batik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas sungai Meduri ditinjau dari aspek fisika (suhu, kecerahan, TSS dan kedalaman), aspek kimia (DO, pH, BOD, Cr6+, Minyak dan Fenol) dan aspek biologi (plankton).  Penelitian ini dilakukan pada bulan mei-juni 2015. pengambilan sampel dilakukan sebanyak  3 kali dengan interval waktu 2 minggu sekali. Komunitas Plankton di Sungai Meduri terdiri dari kelas Barcillariophyceaea, Chlorophycea, Chyanophyceae, Rotatoria dan Entomostraca. Kelimpahan berkisar antara 1104-5393, Indeks keanekaragaman (H') berkisar antara 1,011-1,885, Nilai indeks Keanekaragaman terendah pada staisu. bila nilai indeks keanekaragamn berkisar antara 1-1,5 menandakan perairan dalam kondisi tercemar sedang sampai berat Indeks keseragaman (E) berkisar antara 0,564-0,978 dan indeks Dominasi berkisar antara 0,022-1,000.pada sungai Meduri tidak ada biota yang mendominasi.  Kandungan Biological Oxygen Demand (BOD) di perairan Sungai Meduri memiliki nilai yang melebihi baku mutu air kelas III. Berdasarkan PP RI No. 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas dan Pengendalian Pencemaran Air, Baku mutu air kelas III untuk parameter BOD adalah 3 mg/l. Nilai Cr6+  dan Minyak masih berada dibawah baku mutu air kelas III yaitu 0,05 mg/l dan 1000 mg/l. Sedangkan nilai fenol paling tinggi terdapat pada stasiun 3 dan 4 yaitu 0,11mg/l  dan 0,07 mg/l, baku mutu nilai fenol adalah 1 mg/l.
The abundance of Microcystis sp. on intensive shrimp ponds Hayati Soeprapto; Heri Ariadi; Ubad Badrudin; Petrus H.T Soedibya
Depik Vol 12, No 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.899 KB) | DOI: 10.13170/depik.12.1.30433

Abstract

Microcytis sp is plankton species that is detrimental in shrimp pond ecosystems. The purpose of this study was to detect the abundance of plankton and the presence of Microcystis sp. in the waters of vaname shrimp (L. vannamei) aquaculture ponds. The research method used is descriptive quantitative and qualitative with added analysis of dynamic modeling systems. The results showed that pond water quality conditions were still good enough for shrimp farming activities with details of dissolved oxygen 4.01-6.17 mg/L, pH 7.7-7.9, salinity 20‰, temperature 27.050-28.250C, nitrate 0.01-0.15 mg/L, phosphate 0.05-0.20 mg/L, brightness 25-35 cm. For the classification of plankton found among them are from the Bacillariophyceae class, there are the genera Skeletonema sp., Cyclotella sp., Coscinodiscus sp., and Amphipora sp., from the Chlorophyceae class, there are the genera Chlorella sp., Oocystis sp., and Clamydomonas sp., from the Cyanophyceae class. the genus Oscillatoria sp., Microcystis sp., and Anabaenopsis sp. The plankton diversity index (H') was obtained between 0.01-0.33 and the uniformity index (E) was obtained between 0.10-0.50, meaning that the condition of the pond waters is still quite good and there are minimal indications of pollution. The abundance of Microcystis sp. obtained between 0.2x104-0.6x104 cell/ml. from the results of dynamic modeling analysis it is shown that the abundance of Microcystis sp. in pond waters is influenced by the value of the productivity level of the waters and the process of grazing organisms. The results of this study can be concluded that the plankton abundance rate found in ponds ranges from 0.4x104-1.9x104 cell/ml which consists of 10 genera and 3 classes of plankton. Then Microcystis sp. its presence was found in 3 ponds with abundance rate ranging from 0.2x104-0.6x104 cell/ml.Keywords:CultivationGenusGrazingModelWaters
Pelatihan Pembuatan Probiotik Dalam Rangka Meningkatkan Produktivitas Budidaya Ikan Lele di Desa Purworejo Kabupaten Pekalongan Tri Yusufi Mardiana; Linayati Linayati; M Bahrus Syakirin; Hayati Soeprapto; Ashari Fahrurrozi; Wijianto Wijianto; Nila Oktaviani; Abi Ardana; Shella Pratama; Benny Diah Madusari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 2, No 1 (2022): Jurnal PKM Balida Indonesia
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pkmbelida.v2i1.73

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah yaitu melatih masyarakat membuat probiotik sendiri untuk menunjang pertumbuhan ikan lele sehingga pertumbuhannya semakin cepat dan menciptakan peluang usaha bagi masyarakat. Pengabdian dilaksanakan pada tanggal 3 Agustus dan 18 Agustus 2022 bertempat di Balai Desa Purworejo Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan. Penyuluhan dan pelatihan meliputi pentingnya probiotik bagi budidaya ikan lele, pembuatan probiotik bonggol pisang dan pelatihan aplikasi penambahan probiotik pada pakan.Pelatihan diikuti oleh 10 warga desa dengan peran aktif dari warga. Diharapkan dari kegiatan ini masyarakat bisa mengaplikasikan probiotik dalam budidaya ikan lele sehingga produktivitas bisa meningkat.
Pelatihan Pembuatan Aquascape Sebagai Salah Satu Ide Usaha Mandiri Bagi Karang Taruna di Desa Purworejo Kabupaten Pekalongan Wijianto Wijianto; M. Bahrus Syakirin; Tri Yusufi Mardiana; Linayati Linayati; Benny Diah Madusari; Hayati Soeprapto; Heri Ariadi; Azhari Fahrurrozi; Maghfiroh *; Fatchul Huda; Ma’ruf Dwi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 2, No 2 (2022): Jurnal PKM Balida Indonesia
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pkmbelida.v2i2.109

Abstract

Aquascape merupakan seni dalam membuat dan menata komponen biotik dan abiotik dalam akuarium. Saat ini aquascape sudah banyak dijadikan hobi dan sudah banyak yang menjadikannya sebagai usaha. Peluang usaha aquascape sangat besar, pasar aquascape memiliki konsumen dengan rentang yang sangat luas.Tujuan dari aquascape yaitu untuk menghadirkan keindahan bawah air. Pada pelaksanaan pengabdian ini dilakukan secara bertahap antara lain proses perijinan kepada pihak Desa Purworejo Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan dan pelatihan dengan masyarakat mitra yaitu Karang taruna Desa Purworejo. Rendahnya informasi dan belum adanya kegiatan secara lansgung terkait edukasi dan pelatihan aquascape membuat ekistensi dari aquascape menjadi tenggelam. Akibatnya aquascape jarang dan kurang dilirik oleh masyarakat kususnya pemua karang taruna. Permasalahan diatas dapat diatasi dengan memberikan edukasi dan pelatihan aquascape secara langsung. Solusi dari rencana pengabdian adalah untuk memberikan penyuluhan tentang aquascape dan pelatihan pembuatan aquascape secara langsung. Kegiatan pelatihan ini diharapkan karang taruna dapat meningkatkan ketertarikan karang taruna terhadap aquascape. Meningkatkan motivasi karang taruna untuk membuka usaha di bidang aquascape dan memahami prinsip aquascape.
Pemanfaatan Bahan Alami untuk Pencegahan Penyakit Ikan di Desa Purworejo, Sragi Kabupaten Pekalongan Linayati Linayati; Tri Yusufi Mardiana; Ashari Fahrurrozi; Hayati Soeprapto; Abi Ardana; M Zulkham Yahya; Yuyun Suprapti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 2, No 2 (2022): Jurnal PKM Balida Indonesia
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pkmbelida.v2i2.110

Abstract

Pemanfaatan antibiotik dalam pengendalian penyakit ikan dapat menyebabkan resistensi yang berbahaya. Untuk itu perlu langkah pengendalian penyakit ikan dengan menggunakan bahan alami yang ramah lingkungan. Penambahan bahan alami dapat aplikasikan untuk mencegah terserangnya ikan terhadap penyakit seperti daun ketapang, daun pepaya, daun sirih, lidah buaya, dan bahan alami lainnya yang aman untuk ikan. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memahamkan masyarakat terhadap kehadiran penyakit pada ikan, bahaya resistensi antibiotic serta bahan alami yang dapat digunakan untuk mencegah kehadirah penyakit pada ikan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan pelatihan dengan penyampaian penjelasan materi tentang penngendalian penyakit ikan menggunakan bahan alami diteruskan dengan pelatihan secara langsung,  dan tanya jawab serta diskusi. Hasil Kegiatan pengabdian menunjukan peningkatan pengetahuan masyarakat dari 40 menjadi 80 dengan range nilai 0 -100 berdasarkan hasil kuisioner.
Kelimpahan plankton Prorocentrum sp. pada tambak intensif udang vaname (Litopenaeus vannamei) Heri Ariadi; M.B. Syakirin; Tri Yusufi Mardiana; Hayati Soeprapto; Linayati Linayati; Benny Diah Madusari

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/agx.v14i2.3668

Abstract

Introduction: Prorocentrum sp. is one of the harmful algae genera that often grows in the aquatic ecosystems of vaname shrimp (L. vannamei) ponds. The purpose of this study was to determine the abundance and dynamics of the Prorocentrum sp. during the shrimp culture period of vaname shrimp (L. vannamei) in intensive ponds. Method: This research was conducted on 4 ponds with a size of 3,200 m2 and a stocking density of 120 fish/m2. The research variables observed were water quality parameters and Prorocentrum sp. which is carried out every 7 days during the shrimp cultivation periods. Result: Based on the results of study, the water quality parameters during the shrimp culture period tend to be stable, except for the water pH parameters which have relatively high afternoon pH fluctuations. Prorocentrum sp. genera during the shrimp culture period, the plankton genus was the most dominant compared to other genera of the Dinoflagellate class. The dynamics of the Prorocentrum sp. abundance on the intensive pond, there was a significant correlation between the solubility of TAN (Total Ammonia Nitrogen) content of 74.8% and the water temperature of 83.3%. Conclusion: The abundance dynamics of Prorocentrum sp. genera during aquaculture period of vaname shrimp (L. vannamei) fluctuated dynamically following the solubility trend of TAN (Total Ammonia Nitrogen) levels and water temperature flux in the pond ecosystem
Strategi Pengembangan Budi Daya Ikan pada Keramba Adaptif di Wilayah Pesisir: Studi Kasus di Kota Pekalongan Ariadi, Heri; Soeprapto, Hayati; Sihombing, Juita Lusiana; Khairina, Wafiq; Khristanto, Arief
Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 9, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Research Center for Marine and Fisheries Socio-Economic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/marina.v9i1.11643

Abstract

Budidaya ikan dengan keramba adaptif merupakan salah satu alternatif pengembangan kegiatan usaha perikanan di wilayah pesisir. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi pengembangan budidaya ikan keramba adaptif sebagai bentuk adaptasi terhadap dampak banjir rob dan perubahan iklim. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bandengan Kota Pekalongan pada bulan Juli-Agustus 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan purposive sampling kemudian dilakukan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter kualitas air di lokasi budidaya masih layak dan sesuai untuk kegiatan budidaya ikan. Kemudian untuk indikator produktivitas panen masih cukup tepat dan menguntungkan jika siklus bisnis operasional ini. Selanjutnya dari analisis identifikasi faktor internal usaha, 6 unsur kekuatan dan 4 unsur kelemahan berpengaruh terhadap operasional budidaya ikan. Sedangkan dari identifikasi faktor bisnis eksternal, terdapat 5 elemen peluang dan 2 elemen ancaman yang dapat mempengaruhi siklus budidaya operasional. Dari hasil analisis matriks SWOT dengan membandingkan unsur peluang usaha, kelemahan, kekuatan, dan ancaman diperoleh titik perbandingan antara 2,04 dan 1,38, atau jika dimasukkan ke dalam matriks SWOT berada pada kuadran pertama atau kekuatan yang baik untuk menjadi dikembangkan lebih lanjut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kegiatan budidaya ikan dengan konsep keramba adaptif sangat layak dan menguntungkan untuk dikembangkan di wilayah pesisir yang rentan terhadap banjir rob dan dampak perubahan iklim