Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Implementasi Supervisi Klinis dalam Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Amir, Asmah; Hajar, Andi
Attractive : Innovative Education Journal Vol. 4 No. 2 (2022): Attractive : Innovative Education Journal
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/aj.v4i2.331

Abstract

This research is a study on the implementation of clinical supervision in increasing the pedagogic competence of teachers of Islamic Religious Education subjects at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bone. The article was to find out how the urgency of the implementation of clinical supervision, its implementation strategy and the implications of clinical supervision on increasing the pedagogic competence of teachers of Islamic Religious Education subjects at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2. The researchers used qualitative research.The research instrument is the researcher as the main instrument. The collecting data used observation, interviews, and documentation. The processing technique uses qualitative data analysis which is carried out interactively and continuously through the process of data collection, data reduction, data presentation, and data verification or drawing conclusions. The results showed that the urgency of clinical supervision helps teachers in analyzing various problems and finding solutions in relation to various learning process activities. Meanwhile, the strategy for implementing clinical supervision of teachers is very important to be used to solve every problem, both in making the stages of Kegiatab Belajar Mengajar (KBM) planning, implementation and monitoring and evaluation. The implications of clinical supervision on increasing the pedagogic competence of teachers of Islamic Religious Education subjects at MAN 2 Bone have an impact on the understanding and skills of teachers in using and creating learning media. However, in the administration of learning and learning activities, there are still manye teachers who copy and paste the lesson plans (friends or from the previous year). In addition, only a small number of teachers use assessment instruments, and are not even able to compile and analyze assessments. This also has an impact on student achievement because learning activities are not carried out effectively and efficiently. Keywords: Clinical Supervision, Pedagogic Competence, Increasing Pedagogic Competence
SIPAKAINGE FIT: GAMIFIKASI BERNUANSA LOKAL UNTUK MEMBANGUN REMAJA BUGIS YANG TANGGUH DAN BERGIZI MELALUI PENDIDIKAN JASMANI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF STUNTING Santos, Maria Herlinda Dos; Amir, Asmah; Dos Santos, Hezron Alhim; Erawati, Rita; -, Nusrsyafikah; Alfyanti, Aryanindya Yuni
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 8, No 2 (2025): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v8i2.20574

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bone yang mencatat prevalensi 32,9% pada tahun 2024, jauh di atas rata-rata nasional. Remaja merupakan kelompok target penting dalam intervensi preventif karena fase ini krusial dalam pembentukan kesadaran gizi dan gaya hidup sehat jangka panjang. Integrasi nilai budaya Bugis, seperti Sipakainge (saling mengingatkan dalam kebaikan), ke dalam pendidikan jasmani melalui gamifikasi dapat menjadi strategi inovatif dan kontekstual dalam pencegahan stunting. Penelitian ini menggunakan desain sequential explanatory mixed methods, menggabungkan pendekatan kuantitatif (pre-test dan post-test, N = 130) serta kualitatif (wawancara dan FGD dengan siswa dan guru). Data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif dan komparatif, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik untuk menggali persepsi dan pengalaman terhadap aplikasi Sipakainge Fit. Analisis kuantitatif menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan kesadaran siswa dengan nilai rata-rata N-gain 0,9194 (91,94%), yang termasuk kategori efektivitas tinggi. Temuan kualitatif menegaskan bahwa siswa merasa aplikasi ini menarik, memotivasi, dan menyenangkan, sedangkan guru menilai Sipakainge Fit efektif dalam penyampaian materi, evaluasi, serta integrasi nilai budaya lokal dalam pendidikan jasmani. Sipakainge Fit merupakan aplikasi gamifikasi berbasis budaya lokal yang efektif dalam meningkatkan resiliensi, kesadaran gizi, dan kebugaran remaja. Inovasi ini berpotensi menjadi strategi preventif stunting yang berkelanjutan dan dapat direplikasi pada wilayah dengan konteks sosial-budaya serupa.