Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

THE ROLE OF DIGITAL TECHNOLOGY IN PRESERVING LOCAL WISDOM OF CIRENDEU TRADITIONAL VILLAGE: PERSPECTIVE STUDENT PMM 3 UPI Mutiara saputri; Asmah Amir; Jusman
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol. 2 No. 2 Edisi April 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i2.584

Abstract

This study aims to examine how digital technology plays a role in preserving local wisdom in the Cirendeu Traditional Village from the perspective of students of the Independent Student Exchange Program (PMM) 3, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through interviews, observations, and literature studies. The results of the study indicate that digital technology has a significant role in the documentation, education, and promotion of local culture in the Cirendeu Traditional Village through social media, websites, and other digital-based applications. The obstacles faced in the implementation of digital technology are the limited infrastructure and digital literacy of the local community. Therefore, collaboration is needed between students, academics, and the community in developing more effective strategies to utilize digital technology in preserving local culture
PENGARUH METODE INKUIRI MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII DI SMPN SATAP 5 PALAKKA Salmauliana, Salmauliana; Amir, Asmah; Suharman, A.
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.44660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh metode inkuiri menggunakan media video terhadap hasil belajar siswa Bahasa Indonesia, serta mengevaluasi sejauh mana metode ini dapat meningkatkan hasil belajar dan efektivitas media video dalam pembelajaran. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan memberikan rekomendasi untuk penerapan metode dan media dalam pengajaran. penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimental. Adapun objek penelitian di SMPN Satap 5 Palakka. Dengan responden sebanyak 35 siswa yang terdiri dari 18 siswa dari kelas VII A dan 17 siswa dari kelas VII B. Teknik analisis data menggunakan bantuan excel dan SPSS 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh metode inkuiri menggunakan media video terhadap peningkatan hasil belajar siswa dengan nilai signifikannya yaitu 0,000 < 0.05 dan Thitung sebesar 2,1925 lebih besar dari Ttabel yaitu 2,0345 sehingga H1 diterima dan H0 ditolak maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh metode inkuiri menggunakan media video terhadap peningkatan hasil belajar siswa.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Accelerated Instruction Menggunakan Aplikasi Capcut terhadap Peningkatan Hasil Belajar pada mata Pelajaran Informatika SMA Negeri 3 Bone Ihsan, Ahmad Nurul; Amir, Asmah; Islamiah, Andi Rezki
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1085

Abstract

Tujuan dari penelitian ini, untuk mengetahui model pembelajaran kooperatif tipe team accelerated instruction menggunakan aplikasi CapCut yang mana hasil yang diperoleh efektif terhadap peningkatan hasil belajar pada pelajaran informatika kelas X SMA Negeri 3 Bone dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran informatika setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team accelerated instruction menggunakan aplikasi CapCut di kelas X.3 SMA Negeri 3 Bone. Jenis penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif quasi eskperimen. Teknik Pengumpulan datanya yaitu pretest dan posttest dan dokumentasi. Jumlah data yang diolah merupakan data sampel siswa kelas X.2 jumlahnya 34 siswa dan kelas X.3 jumlahnya 36 siswa. Teknik pengumpulan sampelnya purposive sampling. Adapun dari hasil analisis deskriptif yaitu hasil belajar siswa pada kelas X.3 sebagai kelompok eksperimen dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe team accelerated instruction menggunakan aplikasi CapCut, dibagi 6 kelompok yang terdiri dari 6 siswa pada tiap kelompok. Nilai rata-rata yang tertinggi ada pada kelompok 4 dengan rata-rata nilai 85,00, kelompok 2 hasilnya 84,17, kelompok 3 memiliki hasil nilai 80,83, kelompok 1 dan kelompok 5 memiliki rata-rata yang sama yaitu 80,00 dan untuk hasil uji normalitas dan homogenitas diperoleh datanya tidak berdistribusi normal dan homogen. Dengan uji hipotesis pada hasil uji paired sample pretest dan postest diperoleh hasil sig (2-tailed) 0,000 nilai signifikan pada 2 kelompok yaitu dengan hasil yang sama 0,000 artinya lebih kecil dibandingkan 0,05. Dapat disimpulkan model pembelajaran kooperatif tipe team accelerated instruction menggunakan aplikasi CapCut efektif terhadap peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran informatika kelas X.3 SMA Negeri 3 Bone.
Penggunaan Canva terhadap Kegiatan Refleksi Kesenian Daerah oleh Mahasiswa PMM 3 Inbound UPI Julianih, Julianih; Amir, Asmah; Muldiyana, Muldiyana
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2244

Abstract

Kesenian daerah merupakan aspek penting yang mencerminkan identitas budaya bangsa Indonesia, namun tantangan globalisasi dan modernisasi mengancam kelestariannya, terutama di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 3 Inbound Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam memahami dan melaksanakan refleksi kesenian daerah, serta menganalisis pemanfaatan platform desain grafis Canva dalam kegiatan tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, penelitian ini melibatkan 27 mahasiswa dan mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi. Hasil menunjukkan bahwa 60% mahasiswa memilih presentasi manual, sementara 40% menggunakan Canva, yang dilengkapi dengan video. Mahasiswa yang menggunakan Canva merasa lebih percaya diri dan mampu menyajikan informasi secara visual yang menarik, sedangkan mereka yang memilih metode manual menghargai interaksi langsung dengan audiens. Meskipun ada tantangan dalam penggunaan teknologi, hasil penelitian ini menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pendidikan untuk meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap kesenian daerah. Diharapkan, penelitian ini dapat memberikan wawasan bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif dalam konteks pelestarian budaya dan meningkatkan keterampilan digital mahasiswa.
Efektivitas Penggunaan Platform Pembelajaran Digital Wizer.Me terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA Negeri 26 Bone Firdani, Mirna Okta; Amir, Asmah; S, jusman
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2388

Abstract

Tujuan Penelitian Untuk mengetahui hasil belajar dan efektivitas penggunaan platform pembelajaran digital dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Bahasa Indonesia SMAN 26 Bone. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian eksperimen semu. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 26 Bone. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas X E1, X E2, X E3, dan X E4 dengan total 115 siswa. Sedangkan, sampel yang digunakan dalam penelitian ini hanya kelas X E1 15 siswa dan X E2 15 siswa. Variabel dalam penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu variabel bebas (independent) dan variabel terikat (dependent). Instrumen dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Lembar Observasi, Lembar Tes, dan Lembar Dokumentasi. Dalam penelitian kuantitatif, teknik analisa data yang digunakan adalah uji statistik. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis statistik yang terdiri dari dua jenis, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan platform pembelajaran digital Wizer.me lebih efektif dan meningkatkan hasil belajar dibandingkan dengan siswa yang tanpa menggunakan platform pembelajaran digital Wizer.me pada pembelajaran Pendidikan Bahasa Indonesia siswa kelas X SMA Negeri 26 Bone. Nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan dari 58,86% naik menjadi 66,33%. Skor rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan platform pembelajaran digital Wizer.me 78,13% lebih tinggi dari pada yang hanya menggunakan media konvensional 70,53%.
Analisis Pemanfaatan Media Audio-Visual dan Dampaknya Terhadap Minat Belajar Siswa di SDN 110 Lura Aliya Asy’arie; Asmah Amir; A. Suharman
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss3pp517-524

Abstract

Learning media is essential to increase student interest and learning effectiveness. Interactive and technology-based learning, such as digital apps, videos and animations, can make the classroom dynamic and fun. This attracts students' attention and encourages them to actively participate in the learning process. According to research, effective use of learning media in the education curriculum can significantly increase students' interest in learning. This research uses descriptive qualitative research which means looking at the process of events before coming to a conclusion and aims to describe and understand the phenomenon being studied. Data is collected through documentation, interviews and direct observation or observation, this research also collects information through analyzing existing literature to gain a more comprehensive understanding of the phenomenon being discussed. The utilization of audio-visual media in educational technology is an important breakthrough that can increase elementary school students' interest in learning. It offers a combination of visual and audio elements that can attract students' attention more effectively than traditional methods such as textbooks or lectures. The utilization of audio-visual media in educational technology shows significant potential for primary school students to increase their interest in learning. By presenting subject matter through images, videos and sound, the learning process becomes more interesting and interactive, which helps to reduce student boredom and increase their engagement in the classroom.
PENYULUHAN TENTANG STUNTING PADA ANAK DI DESA PAKKASALO, KECAMATAN SIBULUE, KABUPATEN BONE -, Isdar; Hikmah, Andi Aenil; A. Bohang, A. Rezky; -, Nurfadillah; Seftyaningsi, Dian; Alam, Fajar; Jumadil Ashar, Nopri; Pratiwi, Adinda; -, Riswan; Amir, Asmah
JURNAL SINERGI Vol. 5 No. 2 (2023): SINERGI
Publisher : FT-USNI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59134/sinergi.v5i2.587

Abstract

Stunting pada anak adalah masalah kesehatan global yang mempengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan anak. Stunting terjadi ketika anak mengalami hambatan pertumbuhan sejak dalam kandungan hingga usia 5 tahun, yang dapat mengakibatkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan kualitas hidup anak. Stunting adalah status gizi yang didasarkan pada indeks PB/U atau TB/U dimana dalam standar antropometri penilaian status gizi anak, hasil pengukuran tersebut berada pada ambang batas (Z-Score) <-2 SD sampai dengan -3 SD (pendek) dan <-3 SD (sangat pendek). Stunting yang telah tejadi bila tidak diimbangi dengan catch-up growth (tumbuh kejar) mengakibatkan menurunnya pertumbuhan, masalah stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan meningkatnya risiko kesakitan, kematian dan hambatan pada pertumbuhan baik motorik maupun mental. Beberapa faktor penyebab stunting yaitu praktik pemberian kolostrum dan ASI eksklusif, pola konsumsi anak, dan penyakit infeksi, akses dan ketersediaan bahan makanan serta sanitasi dan kesehatan lingkungan. Upaya pencegahan dan pengurangan stunting harus dilakukan sejak dini, dengan fokus pada gizi seimbang, sanitasi yang baik, dan perawatan yang optimal. Hanya melalui kolaborasi yang kuat dan komitmen bersama, stunting pada anak dapat dicegah dan generasi masa depan dapat tumbuh dengan sehat dan berpotensi penuh.
EDUKASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN LITERASI DIGITAL SISWA DI SDN 119 BELALANG jannah, febri raudatul jannah; Amir, Asmah; B., Ahmad Nurul Ihsan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42895

Abstract

Program pengabdian Mahasiswa KKN Tematik Universitas Muhammadiyah Bone bertujuan meningkatkan keterampilan literasi digital siswa di SDN 119 Belalang melalui edukasi penggunaan media sosial. Edukasi ini mencakup pemahaman tentang privasi, keamanan, dan etika komunikasi di dunia maya, dengan metode observasi dan dokumentasi untuk memantau perkembangan siswa. Di SDN 119 banyak siswa yang aktif menggunakan media sosial, namun kurang memahami risiko etika, keamanan, dan dampaknya di dunia digital. Minimnya literasi digital membuat mereka rentan terhadap perundungan siber, hoaks, dan informasi tidak pantas. Selain itu, kurangnya pengawasan di rumah dan sekolah mengakibatkan siswa tidak memiliki panduan yang jelas dalam menggunakan media sosial dengan aman. Program ini bertujuan memberikan siswa dengan pemahaman keterampilan digital serta menumbuhkan sikap kritis dan etis dalam berinteraksi online. Keberhasilan program terlihat dari keaktifan siswa dalam diskusi dan evaluasi materi melalui pertanyaan langsung. Sebagian besar siswa dapat mengelola akun media sosial dengan aman, menghindari hoaks, dan melindungi privasi online. Banyak juga yang dapat mengidentifikasi risiko di dunia maya dan mengajukan pertanyaan relevan. Dengan demikian, program ini berhasil meningkatkan literasi digital siswa di SDN 119 Belalang.
PENGARUH MODEL BLENDED LEARNING MELALUI APLIKASI QUIPPER SCHOOL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS XI IPA MA AS’ADIYAH MATTIROWALIE Faslan, Zul; Suhardiman, Suhardiman; Amir, Asmah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model blended learning melalui aplikasi quipper school terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas XI IPA MA As’adiyah Mattirowalie. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperimental Design dengan bentuk Nonequivalent control group design. Sampel penelitian ini adalah 22 siswa kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan 19 siswa kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen pembelajaran menggunakan model blended learning melalui aplikasi quipper school, sedangkan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Metode pengumpulan data menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh penggunaan model blended learning melalui aplikasi quipper school terhadap hasil belajar siswa. Hal tersebut ditunjukkan oleh hasil analisis uji independent samples test menggunakan aplikasi SPSS versi 23. Taraf signifikansi 0,05 menunjukkan Pvalue (sig. (2-tailed)) sebesar 0,000 < 0,05. Dan diperoleh thitung > ttabel yaitu 8,220 > 2,086. Artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Dan diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa (post-test) pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu 80,32 dari pada rata-rata hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu 51,32.
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM PADA MATA KULIAH STRATEGI PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PENDIDIKAN SEMESTER IV UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BONE Nirmalasari, Nirmalasari; Amir, Asmah; B, Ahmad Nurul Ihsan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa tentang pembelajaran flipped classroom serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat pembelajaran flipped classroom pada mata kuliah strategi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini melibatkan mahasiswa teknologi pendidikan semester IV sebagai subjek utama penelitian yang telah mengikuti perkuliahan dengan pembelajaran flipped classroom. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap materi melalui pembelajaran flipped classroom. Tingkat kepuasan mahasiswa juga cukup tinggi, dengan banyakyang menyatakan bahwa pembelajaran ini membantu mereka dalam mempersipkan diri sebelum kelas, meningkatkan motivasi, serta hasil belajar mereka yang meningkat. Partisipasi aktif mahasiswa dalam diskusi di kelas juga cukup baik, sebagian besar menyatakan bahwa pembelajaran flipped classroom ini meningkatkat interaksi antara mahasiswa dan doses maupun sesama teman. Adapun, yang menjadi faktor pendukung mencakup akses materi yang mudah, waktu belajar sebelum kelas yang fleksibel, koneksi internet yang memadai. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat meliputi teknologi dan akses internet yang tidak mendukung, kesulitan dalam manajemen waktu, kualitas materi yang disediakan. Secara keseluruhan, temuan ini mengindikasikan bahwa flipped classroom memiliki potensi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.